Connect with us

Berita Anime & Manga

Review Assassination Classroom Episode 3

Published

on

[alert-warning]Contains Spoilers![/alert-warning]

Maaf Anda Melihat Iklan

GwiGwi.com – Dikarenakan adanya masalah terorisme yang menimpa Jepang minggu lalu, Episode ini harus diundur dan memang itulah pilihan terbaik dikarenakan tema episode ini yang cukup merefleksikan kejadian minggu lalu. Kalau begitu dimulai saja Review-nya.

Setelah kedatangan Karasuma-Sensei sebagai guru olahraga terbaru, Koro-Sensei yang tadinya juga mengajar olahraga harus digantikan. Tentu saja hal itu membuatnya sedih karena para murid lebih memilih manusia yang mengajar mereka dibandingkan alien yang bergerak secepat Mach 20 :v. Karasuma-Sensei akan lebih fokus mengajarkan para murid 3-E cara menggunakan pisau dan pistol dengan benar.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/21_zps8tdurju6.jpg

Pelajaran pun selesai dan saat akan kembali ke kelas, Nagisa melihat sosok seseorang yang ia kenal. Ternyata murid itu juga kenal dengan Nagisa. Murid yang dikenal dengan nama Karma itu baru saja bebas dari suspensinya dan rupanya ia sudah lumayan mengetahui situasi kelas 3-E. Karma juga sudah mengetahui siapa Koro-Sensei dan sebagai murid yang baik, ia pun mendatangi Koro-Sensei dan menyalaminya. Koro-Sensei juga membalas salam Karma. Saat itu juga tentakel Koro-Sensei meledak dan Koro-Sensei langsung melepas tentakelnya dan menghindar.

Ternyata Karma telah menempelkan potongan pisau Anti-KoroSensei di tangannya. Yang lain pun terkejut melihat aksi Karma tersebut. Hari Pertama kembali di kelas 3-E dan Karma lah yang pertama kali telah melukai Koro-Sensei. Karma juga telah bertekad menjadi murid yang akan membunuh Koro-Sensei.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/24_zpsoycpkwge.jpg

Di kelas, Koro-Sensei terihat murung karena ia sedang mencoba menonjok tembok dengan tentakelnya yang empuk. Yang lain pun terganggu karena mereka sedang mengerjakan kuis. Karma juga sedang mengobrol dengan murid di belakang dan membuat keributan. Koro-Sensei pun memarahi mereka tetapi Karma sudah selesai dan ia melanjutkan dengan memakan Gelato milik Koro-Sensei yang ia ambil dari ruang guru. Koro-Sensei pun mendatangi Karma untuk mengambil kembali Gelato miliknya tetapi tiba-tiba salah satu tentakelnya meledak lagi karena terkena peluru Anti-KoroSensei. Dan Karma tidak akan berhenti hingga Koro-Sensei terbunuh.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/26_zpsixin86rj.jpg

Meski Karma pintar, Koro-Sensei tau kalau Karma tidak dihentikan, Karma akan terus melanjutkan tindakannya. Saat pulang Nagisa ditemui dua murid dari kelas lamanya. Nagisa pun dimaki-maki oleh kedua murid itu tetapi kemudian Karma datang dan kedua murid itu langsung pergi. Karma juga menanyakan Nagisa berbagai informasi yang diketahuinya. Semakin banyak infromasi mengenai Koro-Sensei yang diketahui Karma, Karma juga semakin semangat dalam membunuh Koro-Sensei.

Baca Juga:  Review Film The Suicide Squad, Sajian Aksi Solid nan Menyenangkan

Keesokan harinya saat Koro-Sensei masuk, ia melihat para murid sedang menatap meja guru yang diatasnya terdapat sebuah gurita yang ditusuk mati. Karma langsung mengaku gurita itu miliknya dan meminta Koro-Sensei untuk membawa gurita tadi ke mejanya. Karma memiliki niat untuk menyerang Koro-Sensei tetapi Koro-Sensei punya rencana lain. Gurita tadi dimasak mengunakan roket yang Koro-Sensei pinjam dari tentara Jepang menjadi Takoyaki. Koro-Sensei juga memperingatkan setiap kali Karma mencoba membunuh, Koro-Sensei akan membalas dengan kebaikan. Dan itulah yang terjadi selama satu hari penuh.

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/29_zps5zgviujy.jpg

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/30_zpsln5ymavl.jpg

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/31_zpsleuyscgg.jpg

Karma akhirnya memikirkan cara baru untuk membunuh Koro-Sensei di tempat yang sunyi, yaitu di pinggir tebing. Nagisa datang menghampiri Karma dan mengajaknya mengobrol. Koro-Sensei pun datang dan bergabung dalam percakapan mereka. Saat itu juga, Karma terpikirkan cara membunuh Koro-Sensei yang cukup efektif. Ia pun terjun dari tebing dengan pikiran bahwa Koro-Sensei akan menyelamatkannya.

Saat terjatuh, kita diperlihatkan masa lalu Karma sebelum ia dipindahkan ke kelas 3-E. Karma ternyata dari dulu memang sering berkelahi tetapi karena nilainya yang bagus, Seorang guru membelanya. Tetapi saat Karma menghajar salah satu murid yang pintar, guru yang tadi membelanya langsung memarahinya karena telah membahayakan posisinya. Dan akhirnya Karma dipindahkan ke kelas E yang akhirnya membuat Karma hampir membunuh guru tersebut.

Dan tiba-tiba Karma terjatuh di jaring yang telah dibuat Koro-Sensei dengan tentakelnya. Koro-Sensei telah membuat jaring tadi lengket sehingga Karma tidak bisa bergerak. Saat itu juga, Karma sadar kalau kepribadian guru dari Koro-Sensei tidak bisa dihilangkan. Koro-Sensei akhirnya membawa Karma kembali ke atas. Karma juga akan tetap mencoba membunuh Koro-Sensei tetapi dengan niat yang baik.

Bisa dibilang episode ini adalah episode terlucu dari ketiga episode yang sudah tayang. Meskipun diundur, episode ini tidak mengecewakan. Dan semoga Episode berikutnya akan tetap semakin lucu dan semakin menarik. Jadi ikuti terus ya aksi para murid 3-E dan juga Koro-Sensei ^^.

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
1 Comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Rachmawati Oktavia
Rachmawati Oktavia
4 years ago

di dorama ini nga ada toyotomi hideyoshi ya?

Berita Anime & Manga

Game Smartphone ‘Tales of Luminaria’ Dapatkan Anime Dengan Streaming oleh Funimation

Published

on

GwiGwi.com – Funimation mengumumkan pada hari Kamis bahwa studio anime Kamikaze Douga sedang memproduksi adaptasi anime untuk game smartphone Tales of Luminaria dari Bandai Namco Entertainment untuk seri Tales of Luminaria. Anime ini berjudul Tales of Luminaria the Fateful Crossroad. Funimation akan menayangkan anime.

Maaf Anda Melihat Iklan

Funimation juga mengumumkan pemeran anime berbahasa Inggris, dan juga mengumumkan tiga pemeran karakter Jepang:

Ryohei Arai/Aaron Dismuke sebagai Leo Fourcade
Miho Okasaki/Cristina Vee sebagai Celia Arvier

Dawn M. Bennett sebagai Michelle Bouquet

Suzie Yeung sebagai Yelsy Tw'Elteu Huainaz'jin

Jamie Marchi sebagai Vanessa Morax

Mikha Solusod sebagai Lucien Dufaure

Ricco Fajardo sebagai Maxime Hasselmans

Colleen Clinkenbeard sebagai Lisette Regnier

Kaito Takeda/Eric Vale sebagai Hugo Simon

Baca Juga:  Video Baru Anime 'PuraOre! Pride of Orange' Pratinjau Tarian Kemenangan dan Hoki Es

J. Michael Tatum sebagai Agustus Wallenstein

Kaca Caitlin sebagai Alexandra von Sonne

Christopher R. Sabat sebagai Bastien Forge

Monica Rial sebagai Laplace

Pabrik Daman sebagai Gaspard Herbet

Bryn Apprill sebagai Amelie Laurence

Clifford Chapin sebagai Falk

Jason Liebrecht sebagai Edouard Rouquier

Cherami Leigh sebagai Lydie Delacroix

Brandon Potter sebagai Raoul

Megan Shipman sebagai Ana-Maria Marschner

Brittney Karbowski sebagai Charles

 

Game ini “segera hadir”.

Game role-playing Tales of Arise baru-baru ini diluncurkan untuk PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series X|S, dan PC melalui Steam pada 10 September di Barat dan pada 9 September di Jepang.

Sumber: Funimation (Liam Dempsey)

ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Berita Anime & Manga

Light Novel ‘Reincarnated as a Sword’ Mendapat Adaptasi Anime

Published

on

GwiGwi.com – Gentosha mengkonfirmasi pada hari Jumat bahwa seri novel ringan Reincarnated as a Sword (Tensei Shitara Ken Deshita) karya Yuu Tanaka dan LLO ke-12 menginspirasi anime televisi. Pengumuman itu datang di band jaket sampul volume novel ringan ke-12.

Maaf Anda Melihat Iklan

Ilusrator novel LLO, seniman manga spin-off Hinako Inoue, dan seniman manga utama Tomowo Maruyama menggambar ilustrasi berikut untuk merayakan berita tersebut:

Seri novel ringan telah mencapai lebih dari 1,8 juta eksemplar yang beredar.

Sinopsis:

Bereinkarnasi sebagai senjata hidup dengan kenangan kehidupan masa lalunya, tetapi bukan namanya, pedang ajaib menyelamatkan seorang gadis buas muda dari kehidupan perbudakan. Fran, gadis bertelinga kucing, menjadi pemiliknya, dan hanya ingin tumbuh lebih kuat, sementara pedang ingin tahu mengapa dia ada di sini. Bersama-sama, perjalanan duo aneh baru saja dimulai! Adaptasi manga dari seri novel ringan hit ini menampilkan karya seni yang menawan oleh seniman manga Tomowo Maruyama, dan pasti akan dinikmati oleh penggemar yang ada waralaba serta semua pembaca baru yang siap untuk kisah fantasi yang tajam.

Baca Juga:  Game 'Heaven Burns Red' Rilis Video Promo dan Detail Cerita

 

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Berita Anime & Manga

Anime Pendek ‘Summer Ghost’ dari Ilustrator loundraw Mengungkap Lebih Banyak Pemeran & Staf, Manga, Novel

Published

on

GwiGwi.com – Summer Ghost, debut penyutradaraan ilustrator loundraw (I want to eat your pancreas, Josee, The Tiger and the Fish, Vivy -Fluorite Eye's Song-), mengumumkan lebih banyak pemeran dan anggota staf, adaptasi manga, dan dua novel di Jumat. Proyek ini juga meluncurkan visual utama baru oleh loundraw:

Anggota pemeran yang baru diumumkan adalah:

Maaf Anda Melihat Iklan
Miyuri Shimabukuro sebagai Aoi Harukawa, siswa tahun kedua yang berurusan dengan intimidasi dalam sistem klik sekolah menengah
Nobunaga Shimazaki sebagai Ryō Kobayashi, seorang siswa tahun ketiga yang merupakan anggota populer dari tim bola basket, tetapi sekarang menghadapi penyakit yang bahkan tidak dia ceritakan kepada teman-temannya.

Rina Kawaei sebagai Ayane Satō, “musim panas hantu”

Selain pianis terkenal internasional Akira Kosemura, Itoko Toma, Guiano, and Hideya Kojima berkontribusi pada soundtrack.

Yoshi Inomi akan meluncurkan adaptasi manga di Tonari no Young Jump layanan pada 8 Oktober, dan volume manga akan dikirimkan pada 19 November. Penulis naskah anime (dan novelis terkenal) Otsuichi menulis novelisasi yang memperluas cerita, dan itu akan dikirimkan pada 29 Oktober. Selain itu, novel asli spin-off Ichinose Yūna ga Uiteiru (Yūna Ichinose Is Floating), yang mengambil motif “kembang api dan hantu”, akan dikirimkan pada tanggal 26 November.

Baca Juga:  Video Promo Jepang Anime Fena: Pirate Princess Mengungkapkan 8 Pemeran - Berita

Kisah pendek dikembangkan dari satu ilustrasi yang loundraw telah menggambar. Tomoya, Aoi, dan Ryō adalah siswa SMA yang bertemu secara online. Sebuah legenda urban berbicara tentang “musim panas hantu,” seorang gadis roh yang muncul saat kembang api dinyalakan.

Tomoya tidak bisa menjalani kehidupan yang dia bayangkan untuk dirinya sendiri. Aoi tidak dapat menemukan tempatnya di dunia. Masa depan Ryō yang dulu bersinar tiba-tiba menjauh. Masing-masing memiliki alasan sendiri untuk perlu bertemu musim panas hantu. Pada malam musim panas ketika hidup dan mati berpapasan, kemana masing-masing emosi mereka akan membawa mereka?

Chiaki Kobayashi berperan sebagai karakter utama Tomoya Sugisaki, seorang siswa tahun ketiga dengan nilai bagus. Namun, ia enggan mengikuti ujian masuk perguruan tinggi karena lebih suka menggambar.

Selain mengarahkan, loundraw juga merancang desain karakter asli, dan Studio datar, studio loundraw didirikan pada tahun 2019, menjiwai. Hirotaka Adachi, lebih dikenal sebagai novelis Otsuichi, menulis skenario. Jalur Unggulan sedang merencanakan dan memproduksi proyek, dan Gambar Avex sedang mendistribusikan.

Anime pendek ini akan dibuka di Jepang pada 12 November.

 

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

CryptoTab Browser

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

1
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x