Connect with us

Gaming

Rev. NOiR Kembali Dipamerkan di State of Play, Rilis 2027 untuk PS5, Xbox Series, dan PC

Published

on

Konami dan ILCA kembali memperkenalkan Rev. NOiR, JRPG terbaru yang membawa pemain dalam petualangan fantasi untuk menyelamatkan dunia dari sebuah bencana misterius. Game ini kembali dipamerkan melalui ajang PlayStation State of Play, lengkap dengan trailer terbaru yang memperlihatkan lebih banyak gambaran mengenai dunia dan gameplay-nya.

Rev. NOiR dijadwalkan meluncur pada 2027 untuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan PC melalui Steam. Selain trailer baru, Konami juga membagikan informasi tambahan mengenai game tersebut melalui presentasi khusus bertajuk Konami Press Start.

Cerita Rev. NOiR mengambil latar di sebuah dunia yang sejak zaman dahulu berada di bawah pengawasan Determinant, sebuah kekuatan di langit yang menetapkan berbagai aturan astral demi menjaga keseimbangan dan perdamaian. Namun, sistem tersebut kembali menghadapi ancaman ketika datangnya musim Lightfall semakin dekat.

Di tengah situasi tersebut, seorang pemuda bernama Asch yang tinggal di sebuah desa terpencil bertemu dengan Finé dan pengawalnya, Diana. Asch kemudian menemukan sebuah petunjuk dari astral ordinance yang memintanya untuk “menyelamatkan banyak orang”.

Petunjuk tersebut akhirnya membawa Asch bergabung dalam perjalanan Finé untuk mencari Provitons, makhluk misterius yang dipercaya memiliki hubungan dengan fenomena Lightfall. Perjalanan tersebut kemudian membawa mereka menghadapi berbagai ancaman yang dapat mengancam keberlangsungan dunia.

Namun, semakin jauh perjalanan mereka, Asch dan Finé mulai mempertanyakan takdir yang telah ditentukan bagi mereka. Konsep tersebut menjadi salah satu bagian utama dari cerita Rev. NOiR, di mana para karakter harus menentukan apakah kehidupan mereka akan mengikuti kehendak ilahi atau ditentukan oleh pilihan mereka sendiri.

Asch digambarkan sebagai pemuda pendiam yang perlahan menemukan tujuan hidupnya melalui perjalanan dan hubungan yang ia bangun dengan orang-orang di sekitarnya. Sementara itu, Finé merupakan seorang cleric muda yang mampu menggunakan Rainbow Astria, kekuatan yang dipercaya dapat menghentikan Lightfall. Ia memiliki kepribadian ceria, penuh rasa ingin tahu, serta menyimpan keinginan untuk menjelajahi dunia di luar tempat tinggalnya.

Keduanya kemudian ditemani Diana dan Kross. Diana adalah prajurit Astrian Order yang ditugaskan melindungi Finé dan sangat menghormatinya sebagai seorang “Saint”. Sementara Kross merupakan gunner dari Lysrian City Guards yang ditugaskan menjadi pemandu rombongan.

Dari sisi gameplay, trailer terbaru juga memperlihatkan sistem pertarungan action RPG dengan elemen strategi. Pertarungannya terlihat cukup cepat dan flashy, sehingga menjadi salah satu aspek yang menarik untuk dinantikan.

Dengan tema mengenai takdir, kehendak ilahi, dan pilihan manusia, Rev. NOiR menjanjikan sebuah petualangan JRPG yang tidak hanya berfokus pada aksi, tetapi juga perjalanan para karakter dalam menentukan masa depan mereka sendiri. Game ini akan hadir pada 2027 untuk PS5, Xbox Series X|S, dan PC melalui Steam.

Advertisement

Gaming

Fate/EXTRA Record Akhirnya Umumkan Jadwal Rilis Global pada Januari 2027

Published

on

Fate/extra Record Akhirnya Umumkan Jadwal Rilis Global Pada Januari 2027

Setelah melewati proses pengembangan yang cukup panjang, Fate/EXTRA Record akhirnya mendapatkan kepastian mengenai jadwal rilis globalnya. Remake dari Fate/EXTRA tersebut akan diluncurkan pada 28 Januari 2027 untuk PlayStation 4, PlayStation 5, Nintendo Switch, Nintendo Switch 2, dan PC melalui Steam.

Untuk versi fisik, Fate/EXTRA Record juga akan tersedia di PS5, Switch 2, dan Switch melalui XSEED Games serta Marvelous Europe. Game ini akan menghadirkan voice-over dalam bahasa Jepang, sementara pilihan subtitle yang tersedia mencakup Inggris, Prancis, Italia, Jerman, Spanyol, Jepang, Korea, Mandarin Tradisional, dan Mandarin Sederhana.

Pre-order Fate/EXTRA Record juga telah dibuka dengan beberapa pilihan edisi. Standard Edition dibanderol US$59,99, sementara versi Nintendo Switch 2 memiliki harga US$69,99.

Bagi kolektor, tersedia Limited Edition dengan harga US$89,99 atau US$99,99 untuk Switch 2. Edisi tersebut hanya tersedia dalam format fisik dan menawarkan sejumlah bonus menarik, termasuk SteelBook, soundtrack tiga disc yang berisi total 75 lagu, serta Material / Art and Concept Book.

Fate/extra Record Akhirnya Umumkan Jadwal Rilis Global Pada Januari 2027

Buku tersebut memuat berbagai materi visual dari proses pengembangan game, termasuk ilustrasi karakter, desain dungeon, dan konsep lainnya. Sementara itu, pemain yang lebih memilih format digital dapat membeli Digital Deluxe Edition dengan harga US$79,99 untuk konsol maupun PC.

Digital Deluxe Edition mencakup game utama serta Fate/EXTRA Arranged Background Music Pack. Konten tersebut memungkinkan pemain memutar aransemen musik dari Fate/EXTRA original melalui phonograph yang tersedia di area My Room.

Selain musik tambahan, edisi digital tersebut juga memberikan tiga set kostum, yaitu Beach Style, Night Style, dan Festival Style, bersama soundtrack serta art book digital sebagai bonus.

Dari sisi gameplay, Fate/EXTRA Record kembali membawa pemain menuju Moon Holy Grail War, sebuah pertarungan yang mempertemukan 128 pasangan Master dan Servant di dunia digital SE.RA.PH yang tersembunyi di bulan.

Sebagai seorang Master, pemain harus menjelajahi berbagai dungeon untuk memperkuat Servant sekaligus mengumpulkan informasi mengenai lawan. Salah satu elemen penting dalam perjalanan tersebut adalah mengungkap True Name dari Servant musuh untuk memahami kemampuan dan identitas mereka.

Sistem pertarungan menggabungkan command battle dengan elemen deck-building. Pemain perlu menyusun strategi dan memilih kartu yang sesuai dengan kemampuan Servant, karena setiap karakter memiliki gaya bertarung serta karakteristik yang berbeda.

Dengan peningkatan visual, konten tambahan, serta sistem pertarungan yang diperbarui, Fate/EXTRA Record menjadi remake yang cukup dinantikan oleh penggemar seri Fate. Game ini akan hadir secara global pada 28 Januari 2027 untuk PS4, PS5, Nintendo Switch, Nintendo Switch 2, dan PC melalui Steam.

 

Continue Reading

Gaming

Crimson Desert Umumkan DLC Pertama Charting the Unknown, Hadir Oktober 2026

Published

on

Crimson Desert Umumkan Dlc Pertama Charting The Unknown, Hadir Oktober 2026

Pearl Abyss resmi mengumumkan Charting the Unknown, DLC cerita pertama untuk Crimson Desert. Menariknya, pemain tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan konten baru tersebut karena DLC ini dijadwalkan rilis pada 15 Oktober 2026 dengan harga Rp289.000.

Pengumuman tersebut turut memperlihatkan sejumlah konten baru yang akan hadir dalam Charting the Unknown. DLC ini tidak hanya menghadirkan cerita tambahan, tetapi juga memperluas eksplorasi di dunia Pywel melalui perjalanan menggunakan kapal, area bawah laut, musuh baru, serta berbagai pertarungan tambahan.

Salah satu fitur terbesar dalam DLC ini adalah kemampuan pemain untuk memiliki dan mengendalikan kapal sendiri. Dengan kapal tersebut, pemain dapat meninggalkan pesisir Pywel dan berlayar menuju berbagai pulau yang sebelumnya belum dapat dijelajahi.

Kehadiran lautan juga membuka jalur eksplorasi baru di luar area utama Crimson Desert. Pemain dapat mengarungi perairan untuk menemukan lokasi yang belum dikenal sekaligus mencari berbagai rahasia yang tersembunyi di kepulauan tersebut.

Eksplorasi tidak hanya dilakukan di atas permukaan air. Charting the Unknown juga memungkinkan pemain untuk menyelam ke bawah laut. Di sana, pemain dapat menemukan harta karun, reruntuhan yang telah tenggelam, serta berbagai misteri yang tersembunyi di kedalaman.

Namun, perjalanan mengarungi lautan Pywel tentunya tidak akan berlangsung tanpa bahaya. Pearl Abyss mengungkapkan bahwa DLC ini akan menghadirkan berbagai ancaman baru, baik di daratan maupun di lautan. Musuh dan tantangan yang lebih berbahaya akan menuntut pemain untuk menyesuaikan strategi selama perjalanan.

Beberapa pertarungan yang hadir dalam Charting the Unknown bahkan disebut sebagai salah satu tantangan paling sulit yang akan dihadapi pemain sejauh ini. Hal tersebut membuat tambahan konten ini tidak hanya menawarkan wilayah baru, tetapi juga memberikan tantangan bagi pemain yang sudah menguasai berbagai mekanik Crimson Desert.

Selain eksplorasi dan pertarungan, sistem housing juga mendapatkan sejumlah peningkatan. Pemain akan memperoleh lebih banyak pilihan untuk mengatur serta menghias tempat tinggal mereka. Bahkan, terdapat fitur untuk menyewa dan mengelola berbagai fasilitas sehingga aspek kehidupan di dunia Pywel terasa lebih luas.

Dari sisi cerita, Charting the Unknown akan membawa pemain menuju berbagai sudut Pywel. Kisah barunya mencakup kehadiran misterius di gurun, konflik politik, perjalanan melintasi waktu, hingga rahasia kuno yang tersembunyi di bawah laut.

Pemain juga akan kembali mengikuti perjalanan Kliff, Oongka, dan Damiane, yang masing-masing memiliki tujuan serta perjalanan tersendiri. Ketiganya akan menghadapi berbagai peristiwa baru yang pada akhirnya dapat menentukan arah dan nasib mereka di masa mendatang.

Crimson Desert: Charting the Unknown akan dirilis pada 15 Oktober 2026 dengan harga Rp289.000. DLC cerita pertama ini menjadi ekspansi besar yang memperluas dunia Pywel sekaligus memberikan pengalaman baru melalui eksplorasi darat, laut, dan bawah laut.

 

Continue Reading

Gaming

Cygames Perkenalkan CygamesEdge, Where the Seeds Fall Jadi Game Perdana yang Hadir November 2026

Published

on

Cygames Perkenalkan Cygamesedge, Where The Seeds Fall Jadi Game Perdana Yang Hadir November 2026

Cygames resmi memperkenalkan CygamesEdge, label baru yang dibuat untuk mengembangkan game berskala kecil hingga menengah bersama tim-tim kreatif yang membawa ide unik dan eksperimental. Sebagai proyek perdana, CygamesEdge akan menghadirkan Where the Seeds Fall, sebuah game action adventure yang dikembangkan bersama ZEREO.

Where the Seeds Fall dijadwalkan meluncur pada 5 November 2026 untuk PlayStation 5, Nintendo Switch 2, dan PC melalui Steam. Kehadiran game ini sekaligus menjadi langkah awal CygamesEdge dalam menghadirkan proyek dengan pendekatan pengembangan yang lebih fleksibel.

Cygames menjelaskan bahwa CygamesEdge dibangun untuk memberikan ruang yang lebih besar kepada tim-tim kecil dalam mengembangkan gagasan mereka. Dengan jumlah anggota yang lebih ramping, proses pengembangan diharapkan dapat berjalan lebih cepat sekaligus memberikan kesempatan untuk melakukan berbagai eksperimen dalam desain game.

Label baru tersebut membawa tiga nilai utama, yaitu kecepatan dan fleksibilitas, inovasi teknologi, serta kebebasan kreativitas. CygamesEdge juga tidak hanya berfokus pada pengembangan proyek internal. Mereka membuka peluang kolaborasi dengan developer maupun kreator lainnya, baik dalam bentuk dukungan pengembangan, penerbitan, hingga distribusi secara global.

Sementara itu, Where the Seeds Fall menawarkan dunia yang berada dalam kondisi penuh kehancuran akibat Blight. Bencana tersebut membuat manusia terpaksa membangun tempat tinggal di atas cabang-cabang World Tree, menciptakan lingkungan yang indah sekaligus berbahaya.

Cerita dimulai ketika seorang prajurit bertemu dengan seorang anak yang dianggap sebagai pertanda datangnya bencana. Meskipun mendapatkan perintah tertentu, sang prajurit memilih untuk membawanya kembali ke permukaan. Keputusan tersebut kemudian menjadi awal dari sebuah perjalanan yang penuh risiko.

Dalam perjalanan, pemain akan melewati reruntuhan dan cabang-cabang World Tree yang rapuh. Angin kencang membuat setiap lompatan membutuhkan perhitungan yang tepat. Pemain juga dapat memanfaatkan tunas bunga yang tumbuh di World Tree dengan melemparkannya ke lokasi tertentu. Bunga yang muncul nantinya dapat digunakan untuk menyerap dampak ketika karakter mendarat.

Selain menawarkan eksplorasi dan aksi, Where the Seeds Fall juga membawa cerita mengenai Fell Child serta misteri yang tersembunyi di balik perjalanan sang prajurit. Cerita utamanya dirancang cukup padat dan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga jam.

Setelah menyelesaikan cerita utama, pemain masih dapat menguji kemampuan melalui map dengan tingkat kesulitan lebih tinggi serta mode time trial. Dengan format tersebut, game ini tidak hanya mengandalkan pengalaman cerita, tetapi juga memberikan tantangan tambahan bagi pemain yang ingin menguasai mekaniknya.

Where the Seeds Fall akan dirilis pada 5 November 2026 untuk PlayStation 5, Nintendo Switch 2, dan PC melalui Steam. Sebagai proyek perdana CygamesEdge, game ini menjadi salah satu contoh pendekatan baru Cygames dalam mendukung proyek berskala lebih kecil dan eksperimental.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending