News
Redmi 5 dan Redmi 5 Plus Hadir Untuk Merombak Pasar Smartphone Full Screen Display di Indonesia
GwiGwi.com – Pemimpin teknologi global Xiaomi kemarin mengumumkan sebuah langkah besar guna merealisasikan visinya untuk menghadirkan inovasi untuk semua orang melalui peluncuran Redmi 5 dan Redmi 5 Plus di Indonesia. Kehadiran kedua produk ini menandai pertama kalinya inovasi full screen display diperkenalkan dengan harga yang luar biasa. Hal ini semakin memperkokoh komitmen Xiaomi untuk menghadirkan teknologi smartphone terbaru dengan harga yang menakjubkan.

Sebelumnya, teknologi full screen display hanya bisa ditemukan di jajaran smartphone premium. Dengan harga spektakuler yang dimulai dari Rp1,699,000 untuk Redmi 5 dan Rp2,199,000 untuk Redmi 5 Plus, kedua smartphone ini siap untuk merombak pasar full screen display di Indonesia.

Meski mengalami peningkatan ukuran layar, Redmi 5 dan Redmi 5 Plus tetap mempertahankan tradisi baterai tahan lama milik seri Redmi dengan penggunaan baterai built-in 3300 dan 4000 mAh. Kombinasi prosesor Qualcomm Snapdragon 14nm yang hemat daya dan peningkatan performa MIUI 9 membuat Redmi 5 dan Redmi 5 Plus bisa bertahan sepanjang hari.


Selain itu, Redmi 5 dan Redmi 5 Plus dirakit dengan MIUI 9, versi terbaru dari sistem operasi berbasis Android milik Xiaomi. Salah satu fitur MIUI 9 yang akan sangat mudah digunakan di kedua produk ini adalah fitur split screen, yang memungkinkan pengguna untuk melihat dan menggunakan dua aplikasi secara bersamaan. Fitur ini juga memungkinkan pengguna untuk memindahkan data antara kedua aplikasi untuk menciptakan pengalaman multitasking sempurna guna meningkatkan produktivitas.
Layar 18:9 dengan tepian melengkung
Dengan layar 5,7 inci dan 5,99 inci serta aspek rasio 18:9 yang hampir mengambil seluruh permukaan smartphone, Redmi 5 dan Redmi 5 Plus menawarkan tampilan layar yang jauh lebih besar dibandingkan layar tradisional dengan aspek rasio 16:9. Sama seperti smartphone tradisional berukuran 5,5 inci, Redmi 5 Plus terasa nyaman digenggam. Namun Redmi 5 Plus memiliki area layar yang 12,5% lebih luas. Penambahan area layar tersebut memberi pengalaman yang lebih baik bagi pengguna saat membaca berita, mengerjakan spreadsheet, atau bermain game di smartphone.
Redmi 5 dan Redmi 5 Plus yang memiliki layar dengan tepian melengkung, dirancang dengan perhatian khusus terhadap konsep simetri untuk memberikan tampilan yang menakjubkan. Kedua smartphone juga menampilkan desain melengkung empat sisi sehingga sangat nyaman saat digenggam.
Piksel besar 1.25μm dan LED Selfie-light untuk foto natural yang terpapar dengan baik
Redmi 5 dan Redmi 5 Plus mengusung kamera belakang 12 Megapixel dengan sensor besar berukuran 1.25μm-pixel. Semakin besar ukuran pixel, semakin banyak cahaya yang dapat ditangkap, memberikan kualitas gambar yang lebih bagus bahkan dalam kondisi cahaya rendah. Sementara itu, kedua smarthpone juga dilengkapi oleh kamera depan 5 Megapixel dengan bukaan f/2.2.
Selfie-light pada Redmi 5 dan Redmi 5 Plus memungkinkan pengguna untuk mengambil selfie dengan detail yang menakjubkan bahkan dalam kondisi cahaya rendah. Dengan mode always-on, fitur ini juga berfungsi saat mengambil video. Dikombinasikan dengan Beautify 3.0 milik Xiaomi, Redmi 5 dan Redmi 5 Plus bisa menghasilkan selfie yang tidak hanya bagus tapi juga terlihat natural.
Standar pengujian flagship level
Seri Redmi milik Xiaomi terkenal dengan kualitas tinggi, yang merupakan hasil dari berbagai faktor termasuk kerjasama dengan pemasok terbaik di kelasnya, dan proses uji coba komprehensif yang setara dengan proses uji coba produk flagship.
Salah satu contoh dedikasi Xiaomi untuk menghadirkan fitur berkualitas tinggi di seluruh lini produknya dapat dilihat melalui desain khusus untuk meredam beragam benturan yang terjadi saat Redmi 5 atau Redmi 5 Plus dijatuhkan. Dengan struktur yang diperkuat, tepian smartphone mampu meredam benturan yang dapat merusak layar saat smartphone dijatuhkan. Selanjutnya, peningkatan terhadap bagian lubang suara, termasuk tambahan lapisan tahan air yang membantu melindungi Redmi 5 dan Redmi 5 Plus dari keringat dan debu, sehingga mengurangi kemungkinan penurunan suara seiring waktu berjalan.
Redmi 5 dan Redmi 5 Plus dilengkapi dengan body metal dan tersedia dalam warna hitam, biru dan gold. Redmi 5 hadir dengan dua opsi penyimpanan: Versi 2GB + 16GB dengan harga Rp1.699.000 dan versi 3GB +32GB dengan harga Rp1.899.000. Sementara Redmi 5 Plus hadir dalam versi 3GB + 32GB dengan harga Rp2.199.000 dan versi 4GB + 64GB dengan harga Rp2.699.000.
Penjualan Redmi 5 dan Redmi 5 Plus akan dimulai 22 Februari jam 11.00 WIB, dan registrasi dapat dilakukan mulai hari ini melalui link atau barcode dibawah ini. Kedua produk juga akan tersedia secara offline pada tanggal yang sama di semua lokasi Authorized Mi Store.
Harga dan Tanggal Ketersediaan
|
Konfigurasi |
Online |
Offline |
Tanggal & Waktu |
Harga |
|
Redmi 5: 2+16 |
JD |
Authorized Mi Store |
(22/2) – 11.00 |
Rp1,699,000 |
|
Redmi 5: 3+32 |
Lazada |
Authorized Mi Store |
(22/2) – 11.00 |
Rp1,899,000 |
|
Redmi 5 Plus: 3+32 |
Lazada, JD, Shopee |
Authorized Mi Store |
(22/2) – 11.00 |
Rp2,199,000 |
|
Redmi 5 Plus: 4+64 |
-Lazada -Lazada, JD, Shopee |
Authorized Mi Store |
(22/2-20/3) 11:00 (21/3) – 11.00 |
Rp2,699,000 |
Spesifikasi Redmi 5 dan Redmi 5 Plus
|
Spesifikasi |
Redmi 5 |
Redmi 5 Plus |
||
|
Layar |
5.7” Full Screen Display 18:9 Aspect Ratio |
5.9” Full Screen Display 18:9 Aspect Ratio |
||
|
Kamera |
LED Selfie Light 5 MP Kamera Depan 12 MP Kamera Belakang |
LED Selfie Light 5 MP Kamera Depan 12 MP Kamera Belakang |
||
|
Baterai |
Baterai 3300 mAh Baterai Kapasitas Tinggi |
Baterai 4000 mAh Baterai Kapasitas Tinggi |
||
|
Penyimpanan |
2GB RAM + 16GB penyimpanan internal |
3GB RAM + 32GB penyimpanan internal |
3GB RAM + 32GB penyimpanan internal |
4GB RAM + 64GB penyimpanan internal |
|
Prosesor |
Qualcomm® Snapdragon™ 450 14nm Octa Core Processor |
Qualcomm® Snapdragon™ 625 14nm Octa Core Processor |
||
|
SIM Card & Slot Micro SD
|
SIM Ganda (Micro-SIM, stand-by ganda) |
SIM Ganda (Micro-SIM,l stand-by ganda) |
||
|
Sistem Operasi |
MIUI 9 Android v7.1.1 (Nougat) |
MIUI 9 Android v7.1.1 (Nougat) |
||
|
Dimensi |
151 x 72.8 x 7.7 mm |
158 × 75.5 × 8.1 mm |
||
|
Berat |
157g |
180g |
||
******
Tentang Xiaomi
Xiaomi didirikan pada tahun 2010 oleh pengusaha serial Lei Jun berdasarkan visi “inovasi untuk semua orang”. Kami percaya bahwa produk berkualitas tinggi yang dibangun dengan teknologi mutakhir harus dapat diakses oleh semua orang. Kami menciptakan perangkat keras, perangkat lunak, dan layanan internet yang luar biasa untuk dan dengan bantuan penggemar kami. Kami memasukan umpan balik kepada berbagai macam produk, yang termasuk smartphone Mi dan Redmi, Mi TV dan kotak set-top, Mi routers, dan produk Mi Ecosystem, termasuk produk rumah cerdas, produk yang dapat dipakai dan aksesoris lainnya. Dengan kahadiran di lebih dari 60 negara dan daerah, Xiaomi memperluas jejaknya ke seluruh dunia untuk menjadi merek global dunia.

News
Arc System Works Dirikan Studio Takumi di Tokyo, Siapkan Game Fighting Baru
Arc System Works mengumumkan pembentukan studio pengembangan baru bernama Arc System Works Tokyo Studio “Takumi” pada 2 November 2026. Berlokasi di Urban Center Shinjuku, Tokyo, Jepang, studio ini dibentuk untuk memperkuat kapasitas produksi perusahaan sekaligus membuka peluang pengembangan proyek game baru.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Arc System Works untuk meningkatkan kemampuan pengembangan dan memperluas jangkauan produknya ke pasar internasional. Perusahaan berharap studio baru ini dapat membantu menghadirkan pengalaman bermain yang menarik bagi komunitas gaming di berbagai negara.
Studio Takumi Dukung Pengembangan Game Fighting Baru
Salah satu proyek yang akan mendapatkan dukungan adalah game fighting baru yang terpilih dalam program IP360 milik Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI).
Program tersebut dirancang untuk memberikan dukungan berskala besar dan berjangka panjang bagi industri konten Jepang agar mampu bersaing di pasar global. IP360 juga memiliki target ambisius, yakni meningkatkan nilai penjualan konten Jepang di luar negeri hingga 20 triliun yen pada 2033.
Keterlibatan Arc System Works dalam program ini membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas distribusi karya mereka ke audiens internasional. Meski demikian, detail mengenai game fighting yang dimaksud masih belum diungkapkan, termasuk judul, mekanisme pertarungan, platform, dan jadwal peluncurannya.
Fokus pada Kolaborasi dan Ekspansi Global
Arc System Works menempatkan Studio Takumi sebagai bagian strategis dari rencana pengembangan perusahaan. Selain memperbesar kapasitas produksi, studio ini diharapkan menjadi pusat kolaborasi yang mendukung penciptaan game dengan daya tarik lebih luas.
Pendekatan tersebut sejalan dengan ambisi perusahaan untuk menjangkau lebih banyak pemain di luar Jepang. Melalui penguatan tim dan kemampuan pengembangan, Arc System Works ingin menciptakan karya yang dapat diterima oleh komunitas internasional tanpa kehilangan kualitas pengalaman bermain yang menjadi perhatian utama mereka.
Pembentukan studio baru ini juga menunjukkan upaya perusahaan untuk mempersiapkan sumber daya tambahan dalam menghadapi proyek-proyek mendatang.
Arc System Works Buka Perekrutan Anggota Pendiri
Seiring persiapan operasional Studio Takumi, Arc System Works mulai meningkatkan aktivitas perekrutan untuk mencari kreator yang akan bergabung sebagai anggota pendiri.
Kesempatan tersebut ditujukan bagi talenta yang ingin terlibat dalam pembentukan tim pengembangan baru dan mendukung proyek-proyek perusahaan berikutnya. Informasi mengenai posisi yang tersedia serta proses pendaftaran dapat ditemukan melalui halaman rekrutmen resmi Arc System Works.
Untuk saat ini, belum ada pengumuman lebih lanjut mengenai identitas game fighting yang dikembangkan melalui program IP360. Informasi mengenai proyek tersebut dan rencana produksi Studio Takumi masih dinantikan oleh para penggemar.
News
Activision Siapkan Subseri Baru Call of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare dan Black Ops?
Activision dikabarkan mulai mempersiapkan subseri baru untuk franchise Call of Duty. Rencana ini muncul setelah perusahaan merilis game utama yang berfokus pada Modern Warfare dan Black Ops secara bergantian selama beberapa tahun terakhir.
Dalam wawancara bersama The Game Business, Chief Marketing Officer Activision, Tyler Bahl, mengonfirmasi bahwa perusahaan telah memulai persiapan awal untuk mengembangkan cabang baru tersebut. Langkah ini menjadi respons terhadap keinginan pemain yang mengharapkan pengalaman berbeda dari dua subseri yang selama ini mendominasi franchise.
Meski pengembangan awal telah dimulai, Activision belum mengungkapkan nama, latar cerita, mekanisme permainan, maupun perkiraan jadwal peluncurannya.
Call of Duty Butuh Arah Baru Setelah Lima Tahun
Jika melihat sejarah perilisan beberapa tahun terakhir, Call of Duty: Vanguard menjadi judul terakhir yang memperkenalkan subseri berbeda di luar Modern Warfare dan Black Ops. Game tersebut dirilis pada 2021, setelah Call of Duty: Black Ops Cold War pada 2020 dan sebelum Call of Duty: Modern Warfare II pada 2022.
Setelah itu, Activision kembali bergantian merilis judul dari kedua subseri tersebut. Pola ini membuat sebagian pemain menginginkan sesuatu yang lebih segar, baik dari segi konsep maupun pengalaman bermain.
Bahl menjelaskan bahwa ekspektasi pemain terus berkembang seiring perubahan industri game. Menurutnya, komunitas menginginkan pengalaman yang lebih baik, baru, atau benar-benar berbeda dari apa yang sudah mereka kenal.
Perbedaan latar, cerita, dan mekanisme permainan memang dapat memberikan variasi. Namun, perubahan tersebut belum tentu menghasilkan identitas yang cukup berbeda untuk memenuhi harapan seluruh pemain.
Subseri Baru Bisa Membawa Identitas Berbeda
Kehadiran subseri baru berpotensi memberi Activision ruang untuk bereksperimen dengan pendekatan yang tidak sepenuhnya terikat pada formula Modern Warfare maupun Black Ops.
Namun, belum ada informasi apakah proyek ini akan mengambil latar perang yang berbeda, memperkenalkan karakter baru, atau menghadirkan perubahan besar pada gameplay. Semua kemungkinan tersebut masih belum dapat dipastikan sebelum Activision mengungkap detail resmi.
Jika dikembangkan lebih jauh, proyek ini juga dapat menjadi kesempatan bagi franchise Call of Duty untuk memperluas identitasnya tanpa harus meninggalkan elemen inti yang selama ini dikenal pemain.
Modern Warfare 4 Dikabarkan Menutup Cerita Sejak 2019
Di sisi lain, Call of Duty: Modern Warfare 4 disebut dijadwalkan hadir pada 2026 dan akan melanjutkan pola perilisan yang sudah berjalan. Menurut keterangan Bahl, game tersebut juga akan mengakhiri rangkaian cerita yang dibangun oleh subseri Modern Warfare sejak kebangkitannya pada 2019.
Meski demikian, belum diketahui bagaimana rencana tersebut akan berhubungan dengan pengembangan subseri baru. Activision belum menjelaskan apakah proyek anyar itu akan diperkenalkan setelah cerita Modern Warfare berakhir atau dikembangkan secara paralel.
Untuk saat ini, informasi yang tersedia baru sebatas konfirmasi bahwa persiapan awal subseri baru telah dimulai. Penggemar masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui arah berikutnya dari franchise Call of Duty.
News
PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll
Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.
Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.
Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.
Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game
Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.
Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.
Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.
Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.
Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll
Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.
Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.
Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.
Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.
Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation
Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.
Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.
Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.
Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.
-
News4 weeks agoSophieChat: AI Resmi Diumumkan, Aplikasi Percakapan dengan xdari Atelier
-
News4 weeks agoGabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan di Valve
-
News4 weeks agoKreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun dari Dunia Menulis
-
Smartphone4 weeks agoBebas Drama Pas Mabar! Ini Rahasia Gaming Seru Bebas Suntuk Bareng POCO C81 Pro
-
TV & Movies3 weeks agoREVIEW FILM VERITY, MENGUNGKAP SISI GELAP PENULIS TERSOHOR
-
TV & Movies4 weeks agoJangan Tertipu Image Couple Goals! iQIYI Original ‘Dalam Suka dan Dusta’ Ungkap Sisi Gelap di Balik Pernikahan Selebriti
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Forgotten Island, Animasi DreamWorks Berlatar Mitologi Filipina
-
Smartphone3 weeks agoPOCO F9 Series Siap Meluncur di Indonesia 5 Oktober, Tegaskan Posisi sebagai The True Flagship




