Connect with us

News

Realme U1 Mendarat di Indonesia! Berikut Spesifikasi dan Harganya

Published

on

GwiGwi.com – Setelah sukses dengan seri Realme 2Realme Indonesia sudah siap untuk mendatangkan perangkat berikutnya yaitu Realme U1 lengkap dengan beberapa aksesoris pendukungnya yang digadang membuat smartphone ini semakin aduhai. Berapa harganya dan seperti apa spesifikasinya? Yuk simak artikel berikut!

Advertisements

Realme dikenal sebagai produsen yang siap menghajar para penantangnya dengan mendatangkan smartphone harga bersaing, dengan spesifikasi yang tidak kalah dengan beberapa angkatan atas di peringkat smartphone. Sebelumnya Realme sudah memperkenalkan 3 perangkat terdahulu mereka yaitu Realme C1, Realme 2, dan Realme 2 Pro. Kali ini, Realme mendatangkan kembali flagship kelas atasnya yang memiliki kemampuan berbeda dari ketiganya, yaitu peningkatan di segi fotografi.

Realme U1 dengan bangga menghadirkan Sony IMX576 sebagai sensor kamera pada smartphone ini. Namun perlu diingat, bahwa sensor ini disematkan pada kamera depan, bukan kamera belakang sehingga membuat Realme U1 menjadi “terbaik” untuk soal selfie. Sensor ini juga sebelumnya sudah dipakai oleh OPPO F7 dan juga pesaingnya yang sudah jauh lebih lama hadir, Xiaomi Mi 8 Lite. Sensor kamera yang berasal dari sensor Exmor milik Sony ini mampu memberikan hasil yang sangat baik yang dapat dihasilkan sebuah smartphone. Terlebih lagi, sensor kamera depan dari Realme U1 ini adalah sebesar 25 megapiksel.

Soal spesifikasi fisik lainnya, Realme U1 kali ini tidak didukung oleh prosesor Qualcomm Snapdragon, melainkan didukung oleh prosesor MediaTek Helio P70 yang terdiri dari 10-core atau otak inti. Prosesor ini didukung oleh pilihan RAM 3GB atau 4GB, dan memori internal 32GB atau 64GB. Layar touchscreen seluas 6.3inci dengan panel IPS, dan juga notch dewdrop-design yang pernah diperlihatkan di Realme 2 Pro, Kamera utama 13 megapiksel dengan 2 megapiksel sensor kedalaman, baterai sebesar 3,500mAh, dan juga perangkat pendukung lainnya seperti Fingerprint Sensor, konektivitas Bluetooth dan juga antena 4G/LTE dengan VoLTE.

Baca Juga:  realme Raih Peringkat Top 5 di Pasar Smartphone Asia Tenggara Pada Q1 2020

Fisik Realme U1 bisa dibilang cukup cantik dengan balutan kaca pada bagian belakang smartphone yang memberikan kesan premium untuk smartphone ini. Pilihan warna yang tersedia juga terdiri dari 3 warna yaitu Hitam (Ambitious Black), Biru (Brave Blue), dan juga Gold (Fiery Gold).

This slideshow requires JavaScript.

Untuk perihal software, Realme U1 menggunakan Android 8.1 Oreo dibalut dengan kustomisasi UI yang berasal dari OPPO yaitu ColorOS 5.2 yang berarti Realme U1 memiliki beberapa fitur yang sebelumnya tidak ditemukan di Realme 2 dan Realme C1. Namun sayang, Realme U1 belum memilih untuk menggunakan Android 9.0 Pie sejak box dibuka.

Pada peluncurannya hari ini, Realme juga memperlihatkan 2 aksesoris yang akan dijual bersamaan dengan Realme U1 yaitu sebuah iconic case khusus untuk Realme U1, dan sebuah earphone yang diberi nama Realme Earbuds.

This slideshow requires JavaScript.

Lalu berapa harganya? Untuk harga, Realme U1 akan memiliki 2 opsi di Indonesia yaitu Realme U1 dengan 3GB RAM dan 32GB penyimpanan internal yang dibanderol dengan harga Rp 2,499 Juta, dan opsi 4GB RAM dengan memori penyimpanan internal 64GB, seharga Rp. 2,999 Juta. Ini membuat Realme U1 menjadi smartphone dengan sensor Sony IMX576 paling murah jika dibandingkan dengan pesain Realme lainnya.

Realme U1 nantinya akan mulai bisa dibeli esok hari melalui layanan e-commerce Shopee melalui sistem pre-sale, dan akan mulai tersedia melalui layanan penjualan lainnya pada 20 Desember 2018.

Gimana Gwiples, apakah kalian tertarik meminangnya?

Baca juga: Snapdragon 855 resmi rilis, OnePlus kebagian pertama?

Freelancer serabutan yang demenannya beragam sampai tidak jelas kemana. Saat ini sedang berkutat sebagai Web Developer sembari mengupdate informasi tentang Gadget Teranyar yang biasanya berada di segmentasi affordable hingga high end flagship. Selain itu juga jadi Youtuber untuk GwiGwi. Kontak: [email protected]

Japan

Tokyo Mengumumkan Peringatan Setelah Kasus Harian Baru COVID-19 Naik ke 34 Kasus

Published

on

GwiGwi.com – Pemerintah Metropolitan Tokyo mengeluarkan peringatan pada hari Selasa setelah Tokyo mencatat 34 infeksi baru dari coronavirus baru pada hari yang sama. Para pejabat menyatakan bahwa peningkatan kasus COVID-19 baru sebagian besar disebabkan oleh infeksi nosokomial (didapat di rumah sakit) dan aktivitas kehidupan malam di Shinjuku.

Advertisements

Gubernur Tokyo Yuriko Koike mendesak agar berhati-hati mengingat “situasi genting” Tokyo. Koike menambahkan bahwa dia akan mempertimbangkan mengeluarkan kembali permintaan penutupan bisnis jika penyebaran COVID-19 memburuk.

Jumlah infeksi harian di Tokyo melebihi 200 pada 17 April dan kemudian mengalami penurunan umum. Jumlah kasus baru di Tokyo turun ke dua terendah pada 23 Mei, tetapi itu telah meningkat menjadi lebih dari 10 kasus harian baru selama delapan dari 10 hari terakhir.

Selasa menandai hari pertama sejak 14 Mei dengan lebih dari 30 kasus COVID-19 baru di Tokyo. Pemerintah Tokyo telah memberikan tujuh kriteria untuk memantau situasi COVID-19 seperti jumlah infeksi harian baru yang tidak melebihi rata-rata 20 dalam seminggu terakhir. Namun, Tokyo telah melanggar beberapa ambang batas kriteria sejak 29 Mei.

Baca Juga:  Apple iPhone 12 series akan diluncurkan pada akhir November

Pemerintah Tokyo pindah ke fase kedua dari peta jalan pemulihan multi-fase untuk COVID-19 pada hari Senin. Sementara pemerintah Tokyo berencana untuk pindah ke setiap langkah baru setiap dua minggu, dinyatakan bahwa mereka mungkin pindah ke fase ketiga lebih awal jika kasus infeksi baru tetap rendah.

Jepang mengangkat keadaan darurat di lima prefektur yang tersisa – Tokyo, Chiba, Saitama, Kanagawa, dan Hokkaido – pada 25 Mei, enam hari lebih awal dari tanggal 31 Mei yang direncanakan.

Sumber: ANN

Continue Reading

News

Pengguna Android, Waspada Sama Wallpaper Ini! Bisa Bikin Smartphone Kalian Brick! Bagaimana Cara Memperbaikinya?

Published

on

By

GwiGwi.com – Sebuah wallpaper beredar diranah dunia maya yang bisa bikin smartphone anda hang,crash,error dan tidak bisa dipakai! Hindari penggunaannya dan jangan dibagikan ke siapapun! Ingat sekali terpakai, smartphone kalian belum tentu bisa diperbaiki. Yuk simak video ini buat tau lebih jelasnya!

Advertisements

Continue Reading

Japan

Jepang mensubsidi Traveling untuk mengembalikan Industri Pariwisata

Published

on

By

GwiGwi.com – Pemerintah Jepang ingin menghidupkan kembali industri pariwisata, pendorong utama ekonomi yang telah terpukul oleh pandemi coronavirus baru, dengan membayar orang-orang untuk pergi berlibur di negara itu.

Advertisements

Di bawah inisiatif Go To Travel, pemerintah akan memberikan subsidi senilai hingga 20.000 yen per hari untuk orang-orang yang melakukan perjalanan liburan.

Subsidi akan mencakup setengah biaya perjalanan, didistribusikan melalui kombinasi diskon dan voucher untuk digunakan di restoran dan toko terdekat.

Inisiatif ini diharapkan akan dimulai pada awal Juli, berlaku untuk pemesanan yang dilakukan melalui agen perjalanan Jepang atau langsung dengan hotel atau penginapan tradisional Jepang, meskipun biaya perjalanan ke Jepang tidak akan ditanggung di bagian mana pun.

Pemerintah ingin segera memulai ekonomi terbesar ketiga di dunia, yang sudah lesu setelah kenaikan pajak konsumsi tahun lalu sebelum coronavirus dan keadaan darurat menghentikan aktivitas bisnis.

Baca Juga:  Seri Redmi 10X resmi Meluncur: Dual SIM 5G, Chipset Dimensity 800 dan Harga murah

Industri pariwisata adalah salah satu yang paling terpukul karena banyak orang Jepang berhenti pergi ke kantor, apalagi berlibur.

Harapan untuk masuknya pengunjung asing musim panas ini pupus ketika Olimpiade Tokyo ditunda dan Jepang memberlakukan larangan masuk di lebih dari 100 negara dan wilayah.

Menurut sebuah survei oleh Tokyo Shoko Research, 31 perusahaan dalam bisnis akomodasi menyatakan atau bersiap untuk mengajukan kebangkrutan pada bulan April karena pandemi tersebut.

Perdana Menteri Shinzo Abe pada hari Senin mengangkat keadaan darurat di Tokyo dan daerah sekitarnya serta Hokkaido, setelah melakukan itu untuk seluruh negara awal bulan ini, menandakan dimulainya kembali ke kehidupan normal.

Sekitar 1,35 triliun yen telah disiapkan untuk inisiatif Go To Travel, bagian dari paket darurat yang menurut Abe akan melebihi 200 triliun yen.

Continue Reading

Trending