Berita Anime & Manga
Produser Film Anime ‘Akira’ Mengoreksi Fakta 30-Tahun tentang Biaya Produksi Film
GwiGwi.com – Film anime klasik dari tahun 1988 AKIRA baru saja rilis ke bioskop Jepang dalam versi 4K minggu ini, menempatkan mahakarya berpengaruh kembali ke garis depan di seluruh Jepang, termasuk produser Shigeru Watanabe, Yang mengerjakan film kembali selama produksi.
Namun alih-alih mengenang bekerja dengan pencipta Katsuhiro Otomo, Watanabe mengoreksi catatan bahwa biaya produksi AKIRA sebesar 1,1 miliar yen (US $ 9 juta saat itu) dan mengapa Google dan Wikipedia mengutip angka yang salah ini.
Angka 1,1 juta yen telah dikutip beberapa kali selama 32 tahun terakhir sejak film AKIRA dirilis, The Hollywood Reporter pada tahun 2019, Empire di 2011, Buku Jerry Beck pada tahun 2005 berjudul The Animated Movie Guide, dan Buku tahun 2018 dari Ryan Lambie The Geek's Guide to SF Cinema, semua menggambarkan biaya produksi yang super untuk film ini, terutama mengingat film itu dibuat selama era gelembung Jepang (Bubble economy). Watanabe bertanya dari mana angka ini berasal dari akun Twitter-nya, dan untungnya internet menjawab kerisauannya ini.
「アキラ」。制作費11億かかっていません。但し1億は超過。それを製作委員会が認め、各社出資分リクープ後、幹事会社が1億負担分を優先リクープ。製作費金額もオーバー分のリクープ方法も残高報告きちんと書類で残っています。11億はどこから出た数字?
— 渡辺 繁@スカイフォール (@nihonmatsu7) June 5, 2020
渡辺さま。大友克洋研究家を名乗らせて頂いている鈴木淳也と申します。今回のツイートを拝見して、資料を見てみました。僕の持っているもので「10億」を明記した一番古い記事は87年11月のFridayです。そして88年2号の東宝スタジオメールにに同様の文が記載されています(下駄を履かせた宣伝文句?)。 pic.twitter.com/W3QEOUeZYL
— Junya Suzuki (@JunyaTheSphere) June 6, 2020
Katsuhiro Otomo peneliti Junya Suzuki merespons tweet Watanabe mengatakan bahwa Toho (penyalur dari AKIRA) pada tahun 1987, dikutip dalam sebuah artikel, mengacu pada biaya produksi 1 miliar yen, dan sekali lagi dalam sebuah iklan pada tahun 1988 menggunakan kutipan serupa. Ekstra 100 juta yen secara luas dikabarkan di Jepang berasal dari koreksi pada film, seperti mensyuting ulang film setelah selesai produksi.
Sementara Shigeru Watanabe tidak tahu berapa banyak biaya produksi AKIRA, ia percaya bahwa angka 1,1 miliar yen terlalu tinggi dan mereka tidak memiliki cukup staf untuk menjustifikasi biaya produksi yang tinggi ini.
Junya Suzuki sekali lagi menjawab, dengan sebuah bagian dari buku tahun 2012 The Law of Hits Film Anime dan kutipan langsung dari Ken Tsunoda, kepala komite produksi film untuk Kodansha.
なお、2012年に発行された斉藤守彦『スクリーンに映らないアニメ映画ヒットの法則』の中では、講談社角田研氏が「当初5億、最終的に7億」と発言されています。1億超過を含んでの7億でしょうか。その辺りも含め、渡辺様にはいつか是非直接お話を聞かせて頂けたらと思っております。 pic.twitter.com/4QSvbvhO8Q
— Junya Suzuki (@JunyaTheSphere) June 6, 2020
Tsunoda mengutip dalam buku yang mengatakan “Anggaran awal adalah 500 juta yen, tetapi berakhir dengan biaya 700 juta yen.” Ini bisa jadi di mana rumor tambahan 100 juta yen dimulai dari tahun-tahun yang lalu. Watanabe membenarkan kutipan jumlah Tsunoda yang cocok dengan ingatannya sendiri soal berapa banyak biaya produksi AKIRA dan pada tahun 1980-an, biaya produksi meningkat karena iklan untuk mempromosikan film dan kadang-kadang termasuk biaya yang biasanya tidak termasuk ketika merujuk pada anggaran film. NetLab mengkonfirmasi angka-angka dalam buku itu benar dengan salinannya sendiri The Law of Hits Film Anime.
Bahkan, menengok ke belakang, Film anime klasik Studio Ghibli di tahun 1986 Laputa: Castle in the Sky dilaporkan memiliki anggaran sebesar 500 juta yen, dengan Kiki's Delivery Service pada tahun 1989 dilaporkan memiliki anggaran sebesar 800 juta yen. Ini berarti anggaran diberikan kepada AKIRA Setara dengan anggaran reguler untuk film-film anime pada saat itu, melanggar keyakinan 30 tahun tentang film anime “salah satu film anime paling mahal saat itu.”
Namun hal ini tidak mengubah fakta bahwa AKIRA adalah salah satu film paling inovatif dan berpengaruh pada zaman itu dan secara luas disebut sebagai salah satu film anime terbaik sepanjang masa.
Remaster 4K dari AKIRA saat ini ditayangkan di bioskop-bioskop di seluruh Jepang.
Sumber: Crunchyroll
Berita Anime & Manga
Kadokawa dan Crunchyroll Siapkan Kejutan Istimewa untuk Penayangan Re:ZERO
Para penggemar serial Re:ZERO -Starting Life in Another World- (Re:Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu) kembali mendapatkan kabar menarik dari pihak industri. Pihak Kadokawa bersama dengan platform streaming Crunchyroll dilaporkan telah mempersiapkan kejutan serta perlakuan khusus untuk menyambut kelanjutan perjalanan Subaru Natsuki. Saat ini, penayangan Season 4 dari anime populer tersebut sedang berlangsung dan sukses mencuri perhatian para pecinta animasi Jepang di seluruh dunia.
Di balik kesuksesan visual dan alur ceritanya yang solid, pihak Kadokawa mengungkapkan detail menarik mengenai proses di balik layar. Tahap produksi untuk Re:ZERO Season 4 ternyata membutuhkan waktu pengerjaan yang cukup panjang, yaitu sekitar 26 bulan. Durasi produksi yang mencapai lebih dari dua tahun ini dilakukan demi menjaga kerapian detail, konsistensi kualitas animasi, serta penyampaian emosi cerita agar tetap sesuai dengan standar tinggi yang diharapkan oleh para fans.
Meskipun antusiasme penonton sangat tinggi terhadap Season 4 yang tengah mengudara, pihak studio dan penerbit masih menyimpan rapat informasi mengenai masa depan serial ini. Hingga saat ini, pengumuman resmi terkait kepastian tanggal rilis maupun jadwal produksi untuk Season 5 masih belum dirilis secara publik. Namun, kerja sama erat antara Kadokawa dan Crunchyroll memberi sinyal positif bahwa franchise isekai ini akan terus mendapatkan dukungan besar ke depannya.
Berita Anime & Manga
Penantian Panjang Walpurgisnacht Rising: Alasan di Balik Penundaan Film Terbaru Madoka Magica
Para penggemar serial Puella Magi Madoka Magica harus kembali melatih kesabaran. Film terbaru yang sangat dinantikan, Puella Magi Madoka Magica: Walpurgisnacht Rising, kembali mengalami penundaan jadwal rilis. Hingga saat ini, proses produksinya telah memakan waktu hingga 75 bulan lamanya, menjadikannya salah satu proyek animasi dengan masa pengerjaan paling panjang dalam industri anime modern.
Awalnya, film ini diumumkan akan menyapa penonton pada tahun 2023. Namun, pihak produksi menggeser target rilis ke tahun 2024, hingga akhirnya secara resmi diundur kembali ke tahun 2026. Penundaan berulang ini tentu memicu beragam spekulasi dan rasa penasaran di kalangan komunitas anime mengenai situasi sebenarnya di balik layar pengerjaan film tersebut.
Penyebab utama dari kemunduran jadwal tayang ini adalah kendala teknis yang melibatkan para staf inti. Beberapa animator utama yang memegang peranan krusial dalam pengerjaan Walpurgisnacht Rising rupanya masih terikat kontrak aktif untuk menyelesaikan beberapa proyek seri anime lainnya. Hal ini menciptakan hambatan dalam pembagian fokus serta jadwal produksi, sehingga pengerjaan film tidak dapat berjalan dengan kapasitas maksimal.
Daripada memaksakan rilis dengan standar yang setengah-setengah, pihak studio memutuskan untuk mengambil langkah aman dengan memperpanjang durasi produksi. Langkah ini diambil demi memastikan kualitas visual dan detail estetika yang dihadirkan dapat memenuhi ekspektasi tinggi para penggemar setianya.
Berita Anime & Manga
Adaptasi Anime “The Strongest Man, Born From Misfortune” Rilis Cuplikan Perdana, Siap Tayang 2027
Para penggemar serial anime bergenre fantasi mendapatkan kabar gembira terkait proyek adaptasi terbaru. Tim produksi anime The Strongest Man, Born From Misfortune (Fuun kara no Saikyou Otoko) resmi meluncurkan cuplikan perdana yang memperkenalkan jajaran karakter dari “Keluarga Abel”. Proyek adaptasi ini dipastikan siap menyapa penonton pada tahun 2027 mendatang di bawah garapan Studio EAST FISH.
Mengusung gabungan genre aksi, fantasi, isekai, dan reinkarnasi, kisah ini berfokus pada perjalanan hidup Siegbert. Setelah mengalami kecelakaan fatal di kehidupan sebelumnya, ia mendapatkan kesempatan kedua untuk terlahir kembali di dunia baru. Awalnya, Siegbert merasa sangat beruntung karena dibesarkan di tengah keluarga yang penuh kasih sayang dan hangat. Namun, situasi tersebut perlahan berubah ketika ia mulai mempertanyakan apakah tingkat keberuntungannya di dunia ini benar-benar tinggi.
Konflik utama dalam cerita ini berpusat pada dinamika takdir dan kesempatan. Di dunia baru tersebut, setiap kesempatan yang hadir dianggap sebagai wujud nyata dari sebuah keberuntungan. Seseorang harus mampu menghentikan kesempatan tersebut jika ingin mewujudkan keinginan terbesarnya. Siegbert pun dituntut untuk menaklukkan setiap tantangan keberuntungan yang datang menghampiri.
Perjuangan Siegbert bukan sekadar bertahan hidup atau menjadi yang terkuat, melainkan juga menuntaskan tanggung jawab besar. Ia harus menghentikan konsekuensi dari warisan turun-temurun yang belum sempat dipenuhi oleh Keluarga Abel. Ditenagai oleh visual ciamik dari Studio EAST FISH, adaptasi ini menjadi salah satu judul yang patut dinantikan oleh para pecinta kisah reinkarnasi pada tahun 2027.
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film Mutiny: Klasik Statham Yang Kurang Menggebuk
-
Gaming3 weeks agoArknights Resmi Rilis Versi PC, Berikut Spesifikasi yang Dibutuhkan
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Dear You, Surat yang Terlupakan
-
Gaming3 weeks agoArknights: Endfield Segera Hadir di Steam, Akses Pemain PC Bakal Lebih Mudah
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Seni Merayu Tuhan, Drama Religi 2.0?
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film Kung Fu Soccer, Evolusi Komedi Absurd Stephen Chow di Era Modern
-
Berita Anime & Manga2 weeks agoOvergeared Ungkap Trailer Kedua, Visual Baru, dan 6 Karakter Tambahan
-
News2 weeks agoFate/Grand Order Rilis Video Pembuka Pameran, Dianimasikan oleh CloverWorks






