Connect with us

Event

POPCON Award beri penghargaan untuk film Indonesia

Published

on

GwiGwi.com – POPCON Award untuk film panjang Indonesia pun dilangsungkan pertama kalinya. Acara ini menjadi unsur dari usaha untuk melengkapi sekian banyak ajang penghargaan untuk film Indonesia yang telah diluncurkan.

Terdapat lima kelompok yang dihadirkan oleh Popcon Award dari Popcon Asia untuk film panjang Indonesia, yakni Most Memeable Film, Idola Kawula, Best Duet, Best Horror, dan Best Product Placement.

Film-film seperti Dilan 1990, Pengabdi Setan, Ayat-Ayat Cinta 2, Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak, Posesif, Yo Wis Ben, dan Sebelum Iblis Menjemput, menjadi sejumlah judul yang masuk nominasi Popcon Award pertama ini.

Di samping penghargaan untuk film panjang, Popcon Asia pun tidak melupakan film-film pendek serta web-series. Kategori yang terdapat untuk film-film pendek dan web-series ialah Rising Filmmaker, Memorable Character, dan Outstanding Web-Series.

Khusus Popcon Award kelompok film panjang Indonesia, film pendek dan web-series, Popcon Asia 2018 menggondol nama-nama familiar untuk menjadi kurator. Sebut saja Adrian Jonathan Pasaribu pendiri dari Cinema Poetica, Stephany Josephine blogger “thefreakyteppy”, dan Candra Aditya reviewer film yang suka memakai gaya bahasa menggemaskan, serta suka menyaksikan detail-detail kecil dari film yang kadang terlewatkan.

“POPCON Award Film Panjang Indonesia ialah penghargaan yang diserahkan kepada film dan perfilman Indonesia, sebagai kebiasaan pop, mencetuskan cendekia dan talenta-talenta kreatif yang menjadi lokomotif dunia kreatif Indonesia di masa depan,” cerah Yenny Wangsawidjaja, CEO Popcon Inc dalam suatu siaran pers yang diterima Liputan6.com.

“Mengenai pemilihan kelompok yang unik ialah untuk memisahkan Popcon Awards Film Panjang Indonesia dengan event-event sejenis dan sekaligus untuk memberikan karakteristik tersendiri yang bakal dikenal oleh insan-insan perfilman Nusantara,” tambahnya.

Baca Juga:  Creators Super Fest 2019 akan kembali lagi! Kini hadir di dua kota besar Indonesia

Di samping Popcon Award bertajuk film, ada pun Comic Category, Game Category, dan untuk pertama kalinya ada nominasi Best Board game Of The Year yang akan membuat keadaan penutupan hari pertama Popcon Asia 2018 dilangsungkan meriah.

Pada tahun ini, Popcon Asia pun menampilkan konten-konten bertajuk film yang lebih banyak. Terdapat diskusi panel semua pemain dari film Foxtrot Six yang akan tayang mula 2019. Digelar pun peluncuran teaser trailer perdana dari Dreadout yang adalahfilm live-action pertama dari video game karya anak bangsa.

Bakal muncul pun para pemain film Generasi Micin Vs Kevin, serta kehadiran semua pemain Dear Nathan: Hello Salma, film drama remaja tahun 2017 yang pemeran utamanya aktor muda Jefri Nichol itu, meraih penghargaan bergengsi dari pesta rakyat film Bandung untuk kelompok pemeran utama lelaki terpuji film bioskop.

Tahun 2018 menjadi momen spesial untuk industri perfilman Tanah Air. Dalam masa-masa tiga tahun terakhir, jumlah pemirsa Film Indonesia semakin meningkat. Total pemirsa Film Indonesia pada 2016 sudah menjangkau 34,5 juta, atau bertambah lebih dari dua kali lipat dari tahun 2015, dan menjangkau 40,5 juta di tahun 2017. Pencapaian ini terus berlanjut di tahun 2018, dimana jumlah pemirsa Film Indonesia sepanjang Januari-Agustus saja telah tembus 36 juta.

Angka-angka luar biasa ini didukung oleh hadirnya film-film Indonesia yang semakin menarik dan menarik. Film Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 (6,9 juta) dan Dilan 1990 (6,3 juta) bahkan menjadi film terlaris sepanjang masa, yang hanya dapat dikalahkan oleh Avengers: Infinity War (7,9 juta).

Lokal

Holiday Fest – Coswalk Indonesia di Airport Pertama! Angkasa Pura II Jakarta

Published

on

By

COSWALK DI AIRPORT?! Kenapa tidak? Kali ini kita lagi ke event Coswalk di Airport yang pertama kali diadakan di Halal Park Terminal 3 – Soekarno Hatta, Indonesia Jakarta. Coswalk ini diiringi oleh lagu-lagu Anisong yang cukup dikenal orang, dan tentunya yang unik adalah ini event jejepangan pertama yang diadakan di Airport di Indonesia.

Continue Reading

Event

Creators Super Fest 2019 akan kembali lagi! Kini hadir di dua kota besar Indonesia

Published

on

By

GwiGwi.com – SOZO dengan bangga mempersembahkan event Creators Super Fest (CSF) yang lebih besar dan menarik untuk tahun 2019! CSF akan diselenggarakan di 2 kota besar tahun ini, Surabaya (31 Agustus – 1 September 2019) di Chameleon Hall di Tunjungan Plaza, dan Jakarta (26 – 27 Oktober 2019) di SMESCO Exhibition Hall. SOZO (sozo.sg) paling dikenal sebagai organizer dari event C3 Anime Festival Asia Jakarta (C3AFAJKT) dan juga C3 Anime Festival Asia Singapura (C3AFASG).

CSF 2019 adalah event pop culture yang terdiri dari 4 pilar, Ilustrasi, Musik, Cosplay dan Game. Tahun ini acara ini akan membawakan illustrator popular, cosplayer yang beragam, atlit Esport, penampilan musik yang memukau dari DJ, turnamen game yang menegangkan, event komunitas, eksibisi interaktif, acara panggung dan tentunya berbagai merchandise resmi serta berbagai booth creator local terpilih!

Baca Juga:  Creators Super Fest 2019 akan kembali lagi! Kini hadir di dua kota besar Indonesia

Salah satu acara utama dari Creators Super Fest adalah “Art Duel”, lomba ilustrasi satu-lawan-satu dimana illustrator bertanding dalam sesi live drawing dengan waktu terbatas dan tema yang berbeda. Pemenang dari tiap ronde akan maju ke babak selanjutnya hingga final untuk memperebutkan kursi illustrator bergengsi! Format kompetisi baru yang menegangkan ini mengubah kegiatan tertutup menjadi sebuah olahraga dinamis yang dapat dinikmati semua orang! Selain ini masih banyak kegiatan yang akan diumumkan!

Kami mengundang para calon sponsor dan eksibitor yang mencari kesempatan unik untuk berinteraksi dengan pengunjung kami dengan menghubungi kami. Sementara itu, para fans dapat memantau website dan Facebook Page resmi kami untuk informasi lebih lanjut.

Continue Reading

Lokal

Ennichisai 2019, merasakan suasana festival Jepang asli di kawasan Blok M Jakarta

Published

on

GwiGwi.com – Tahun 2019 ini, Ennichisai kembali diadakan di kompleks Blok M Square pada tanggal 22-23 Juni 2019. Festival budaya Jepang yang tahun ini bertemakan “Unity” ini amat ramai dipenuhi masyarakat yang tertarik dengan budaya tradisional maupun pop dari negara Sakura tersebut. Jika membicarakan festival budaya tentunya juga banyak kios-kios yang berjualan makanan-minuman khas Jepang (kakigori, taiyaki, yuzu soda, ramen, yakitori, dan masih banyak lagi), merchandise anime-game, figures, hingga kios permainan: YoYo Tsuri (mengambil balon yoyo), Shateki (game menembak berhadiah), hingga permainan seperti pinball menggunakan bola baseball yang bertujuan mengumpulkan point sebanyak-banyaknya dan berkesempatan memenangkan kaos Hanshin Tigers.

Tidak ketinggalan pula sejumlah entertainer dan artis yang mengisi acara di panggung. Ada 3 panggung dengan acara yang berbeda-beda untuk menghibur pengunjung yaitu: Main Stage yang fungsinya menampilkan acara-acara kesenian Jepang seperti Shodo dan Taiko; Pop Stage yang menampilkan artis-artis pop dari Jepang; ada yang sudah berulang kali mengisi acara di Ennichisai dan ada juga yang baru pertama kali menampilkan show disini. Mereka yang mengisi acara antara lain adalah: AyuAyu, Ola Aphrodite, Tsukimomo, Magenta Rodeo, dan grup idol seperti: Enka Girls-Eguru(EGR), Colon dan Tercera Traps, serta performer-performer lainnya. Terakhir adalah Chika Stage yang menampilkan performer-performer lokal dengan pertunjukan khas Jepang.

Baca Juga:  Creators Super Fest 2019 akan kembali lagi! Kini hadir di dua kota besar Indonesia

Salah satu ritual khas yang wajib dilihat saat berkunjung ke Ennichisai adalah pawai Mikoshi, amatlah menggembirakan melihat peserta Indonesia dan Jepang bersama-sama memikul tandu kuil dan mengelilingi rute pawai, penonton dapat merasakan bahwa usaha dan kerja sama mereka dalam memanggul tandu yang berat tersebut . Suatu simbol kerjasama bilateral Indonesia-Jepang selama ini yang saling menguntungkan.

Sayangnya Ennichisai 2019 ini dikabarkan menjadi festival yang terakhir diadakan di Blok M. Masih belum ada kejelasan apakah di tahun 2020 ini festival itu masih diadakan atau tidak. Atau apakah lokasinya akan dipindah. Semoga saja Ennichisai masih bisa dilanjutkan karena dengan festival seperti ini, masyarakat Indonesia bisa merasakan budaya Jepang baik yang bersifat tradisional maupun modern.

Continue Reading
Advertisement SGCC 2019
Advertisement DICARI REPORTER
Advertisement

GwiGwi Space

GWIDEV

Trending