Connect with us

News

OPPO A7 Indonesia Mulai Pre-Order. Berikut Spesifikasi dan Harganya.

Published

on

GwiGwi.com – OPPO Indonesia telah menerima pesanan Pre Order untuk perangkat teranyarnya yaitu OPPO A7. Dengan harga yang cukup menantang, spesifikasi yang bagaimanakah akan diboyong oleh OPPO untuk perangkat seri A ini? Berikut adalah harga dan spesifikasinya.

OPPO A7 menyasar pasar menengah kebawah dengan spesifikasi yang hampir serupa dengan “saudara” dekatnya yaitu Realme 2. Memboyong Qualcomm Snapdragon 450 bukan seri 6 octa-core 1.8 GHz Cortex-A53 dan GPU Adreno 506, membuat smartphone ini cocok menjadi salah satu alternatif penggiat smartphone, atau bagi pengguna yang membutuhkan smartphone yang cepat. Selain itu, Baterai yang dimilikinya adalah sebesar 4230mAh. Dengan prosesor Snapdragon 450, mungkin baterai ini akan membuat OPPO A7 sangat awet bagi para penggunanya.

Untuk urusan memori, smartphone ini dibekali OPPO dengan Memori RAM 4GB, serta media penyimpanan 64GB. Setup ini seiring waktu, telah menjadi standard bagi smartphone bahkan kelas menengah kebawah sementara kelas atas mulai mengupdate perangkat mereka dengan RAM minimal 6GB, dan media penyimpanan hingga 1TB. Jika media penyimpanan internal ini masih kurang, pengguna dapat menambahkan memori external hingga 512GB.

Secara estetika bodi, OPPO A7 membawa kembali dewdrop design darri OPPO yang menghemat bentuk notch diatas layar hingga sekecil tetesan air. Notch ini hanya menjadi rumah untuk kamera depan saja, dan yang lainnya seperti earpiece dan sensor lainnya diletakan sedikit lebih diatas. Design ini bukan pertama kalinya digunakan oleh OPPO karena sudah lahir di beberapa perangkat sebelumnya seperti OPPO F9 dan juga RealMe 2 Pro. Bodi belakang didukung estetika yang tidak kalah menarik dengan tampilan layaknya sebuah kaca dengan 2 pilihan warna yaitu Glazing Gold dan juga Glaze Blue lengkap dengan pola jeruji.

Baca Juga:  17 Agustus Bukan Tanggal Berlaku Regulasi IMEI, tidak ada pemblokiran ponsel non resmi

Untuk sektor layar, LCD yang digunakan merupakan LCD IPS dengan bentang layar sebesar 6.2 inci, Resolusi HD 1520x720px dan dengan rasio 19:9. Luas layar dibandingkan bodi keseluruhan adalah 88.3 persen.

Software yang diusungnya adalah basis Operating System Android Oreo 8.1 yang dibalut dalam skin kebanggaan OPPO yaitu ColorOS 5.2. ColorOS ini nantinya akan sangat membantu pengoprasian OPPO A7 terutama untuk multitasking.

Lalu berapa harga yang telah dipasangkan OPPO Indonesia untuk perangkat ini?

OPPO A7 akan dibanderol seharga 3,7 Juta Rupiah. Jika dipesan dalam waktu tanggal 22 November 2018 hingga 28 November, calon pengguna akan mendapatkan cashback atau potongan sebesar 300rb untuk tiap perangkat. Saat ini perangkat tersebut sudah bisa dipesan melalui e-commerce terpilih, dan juga melalui offline yang bisa dilakukan di OPPO Store terdekat.

Baca juga: Realme 2 dan Realme 2 Pro resmi masuk pasar Indonesia, ini harganya!

Freelancer serabutan yang demenannya beragam sampai tidak jelas kemana. Saat ini sedang berkutat sebagai Web Developer sembari mengupdate informasi tentang Gadget Teranyar yang biasanya berada di segmentasi affordable hingga high end flagship. Selain itu juga jadi Youtuber untuk GwiGwi. Kontak: fsp@giwgwi.com.

News

Sambut Trailer Perdana dari Film The King’s Man

Published

on

(more…)

Continue Reading

News

Mungkinkah Black Shark 2 Masuk Indonesia? Kabarnya Lolos TKDN!

Published

on

By

GwiGwi.com – Perusahaan asal Tiongkok, Black Shark, dikabarkan akan memboyong flagship-nya yaitu Black Shark 2 ke Indonesia. Dilansir GwiGwi dari GadgetTren(sumber), Flagship trendy yang berfokus pada mobile-gaming ini sedang menjalani TKDN dan akan dirilis di Indonesia.

Pihak Black Shark sendiri dikabarkan siap tunduk pada seluruh aturan yang berlaku di Indonesia mengenai peluncuran perangkat pintar di Indonesia. Salah satunya adalah kesiapan untuk memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri atau yang dikenal sebagai TKDN sebesar 30% untuk bisa diluncurkan secara resmi di Indonesia.

Black Shark 2 ini memang sempat menjadi incaran para penggiat gadget di tanah air karena smartphone ini merupakan salah satu smartphone yang memang dikhususkan sebagai perangkat Gaming selain merk-merk ternama lainnya seperti Asus ROG Phone, Razer Phone, dan Nubia Black Magic. Di Indonesia sendiri, yang pernah secara resmi diumumkan adalah ASUS ROG Phone.

Black Shark 2 memiliki prosesor flagship yang sudah tidak perlu diragukan lagi jika diajak bermain game-game kelas atas pada perangkat pintar Android yaitu Qualcomm Snapdragon 855. Selain itu untuk persoalan RAM, Black Shark 2 memiliki setup hingga 12GB dan memori penyimpanan internal 256GB. Performa dari Black Shark 2 sudah tentu setara dengan flagship kelas atas bahkan lebih karena adanya optimalisasi yang lebih mendalam lagi di segi OSnya untuk performa gaming.

Baca Juga:  Mi A3 Ups.. Mi CC9e Indonesia Unboxing & Top Features | Inikah the next Android One?

Namun demikian, yang membuat Black Shark 2 menjadi pusat perhatian jika dibandingkan dengan kompetitor lainnya adalah di segi harga, dan peripherals pelengkapnya. Black Shark 2 dibanderol dengan harga sekitar 6 hingga 7 Jutaan Rupiah saja di Tiongkok untuk seri terendahnya dengan RAM 6GB dan Memory Penyimpanan 128GB. Sedangkan untuk versi RAM 12GB dan Memory 256GB, Black Shark 2 dibanderol dengan harga kurang dari 9 Jutaan Rupiah. Selain itu, sejak versi pertamanya, Black Shark memiliki controller yang terintegrasi secara seemless layaknya perangkat konsol seperti Nintendo Switch, yang membuat bermain di Black Shark sangatlah menarik karena presisinya.

Tentu menjadi kabar yang sangat baik jika Black Shark berhasil diluncurkan di Indonesia dengan harga serupa. Namun demikian, belum ada kabar kapankah perangkat ini akan mendarat di Indonesia. Jika benar, apakah Gwiples akan tertarik untuk meminang si perangkat gaming hiu ini?

Review Black Shark 2 

Continue Reading

News

Redmi K20 Pro Mendarat 6 Minggu Lagi Di India, Tidak Berubah Nama!

Published

on

By

GwiGwi.com – Perangkat yang digadang menjadi Flagship Killer dari Xiaomi Redmi akan resmi hadir di India, dengan nama aslinya yaitu Redmi K20 dan Redmi K20 Pro. Perangkat yang diberi kode sebagai Flagship Killer 2.0 dari Redmi ini memiliki segudang spesifikasi yang memang dapat “membunuh” perangkat flagship yang sudah dirilis oleh brand lainnya secara global.

Setelah melalui perdebatan dan spekulasi yang panjang, Redmi K20 dan K20 Pro akan resmi diboyong Redmi ke India, tanpa adanya perubahan nama. Setelah sebelumnya Xiaomi membawa Redmi K20 ini ke pasar “Global” luar Asia dengan nama Xiaomi Mi9T, dan juga dirumorkan akan mendarat ke pasar lainnya dengan nama Pocophone F2, kini terbuka sudah bahwa Redmi akan tetap menggunakan nama aslinya.

Redmi K20 dan K20 Pro sendiri pernah dipakai untuk menyindir Flagship sekelas OnePlus 7 dan OnePlus 7 Pro, yang diluncurkan belum lama lalu. Namun saat itu, Redmi K20 dan K20 Pro baru akan diumumkan di China saja, dan saat diluncurkan memang menuai antusias yang sangat tinggi dan adanya ketertarikan dari pasar Global untuk segera menghadirkan perangkat itu.

Redmi K20 dan K20 Pro mengusung prosesor teranyar dari Qualcomm yaitu Snapdragon 730 dan Snapdragon 855, dimana 730 merupakan prosesor paling tinggi dipasar budget, dan 855 sebagai chipset flagship. Keduanya juga mengusung spesifikasi flagship kekinian dengan adanya pop-up camera dengan sensor sebesar 20 megapiksel, dan juga sidik jari yang disematkan dibawah layar. Lalu semua itu dilengkapi dengan pilihan memori yang tak kalah menarik, yaitu RAM mulai dari 6GB, hingga 8GB, dengan opsi memori penyimpanan hingga 256GB.

Baca Juga:  Lenovo Z6 Youth Indonesia Unboxing & Top Features

Kemudian semua itu dilengkapi Xiaomi dengan harganya yang sangat terjangkau mulai dari 260 EURO atau sekitar 4,1 jutaan. Murah sekali kan? Namun itu berlaku hanya untuk Redmi K20 yang merupakan versi paling “kecil” dari seri Flagship Killer ini. Kemudian untuk versi 6GB/128GB akan dibanderol dengan harga 2,099 CNY (sekitar 4,5 jutaan), dan versi 8GB/256GB dengan harga 2,599 CNY atau sekitar 5,3 jutaan. Untuk Redmi K20 Pro dimulai dengan harga 2,499 CNY untuk 6/64, 2,599 CNY untuk 6/128, 2,799 CNY untuk 8/128, dan yang termahal 2,999 CNY untuk 8/256GB. Harga ini berlaku saat ini untuk di China, dan belum diketahui apakah akan lebih mahal atau lebih murah saat mendarat di India.

Sepertinya perangkat ini juga akan hadir di Indonesia, namun mungkin tidak berbarengan dengan versi India karena belum ada desas desus yang dimunculkan untuk mendatangkan perangkat gahar nan murah ini ke tanah air. Namun demikian, keinginan pasar cukup tinggi untuk mendatangkan perangkat yang bisa “membunuh” flagship mahal.

Baca juga: Dirilis Setelah Lebaran, Inilah Si Samsung Galaxy M40! Harga dan Spesifikasi

Continue Reading
Advertisement SGCC 2019
Advertisement DICARI REPORTER
Advertisement

GwiGwi Space

GWIDEV

Trending