Connect with us

48G Corner by KSK48

Mayuyu menjadi center single ke-50 AKB48, sekaligus single terakhirnya

Published

on

GwiGwi.com – AKB48 akan merilis single ke-50 pada tanggal 22 November, dan baru saja diumumkan bahwa Watanabe Mayu akan menjadi center untuk single ini, sekaligus menjadi single terakhir dirinya.

Saat ini belum diumumkan judul single ini, selain itu single ini menjadikan single ke-43 Mayu menjadi Senbatsu dan single ke-6 dirinya terpilih menjadi center untuk lagu side A.

SIngle ini akan dirilis setelah konser kelulusan Mayu yang mana akan dilakukan pada tanggal 31 Oktober di Saitama Super Arena.

Single ini akan dibawakan 28 member senbatsu dari grup AKB, SKE, NMB, HKT, NGT dan STU.

Baca Juga:  Pertama kali, Pemenang AKB48 Senbatsu Sousenkyo dari luar AKB48

【AKB48】12 members
Iriyama Anna/Okada Nana/Okabe Rin(first senbatsu)/Oguri Yui/Kashiwagi Yuki/Kato Rena/Kojima Mako/Takahashi Juri/Minegishi Minami/Mukaichi Mion/Yokoyama Yui/Watanabe Mayu(c)

【SKE48】3 members
Obata Yuna(first senbatsu)/Suda Akari/Matsui Jurina

【NMB48】4 members
Shiroma Miru/Yamamoto Ayaka/Yamamoto Sayaka/Yoshida Akari

【HKT48】5 members
Kodama Haruka/Sashihara Rino/Tanaka Miku(first senbatsu)/Matsuoka Hana/Miyawaki Sakura

【NGT48】3 members
Ogino Yuka/Kitahara Rie/Nakai Rika

【STU48】1 members
Takino Yumiko(first senbatsu)

Dengan rilisnya single ini menjadi tanda bahwa berakhirlah era member original AKB48 atau disebut “Kami 7.”

Chief dan editor, suka nonton anime mainstream yang ga ribet, mulai mendalami yang namanya cameco (cameramen cosplay)

48G Corner by KSK48

Palsukan Identitas untuk beli tiket konser AKB48, 3 mahasiswa dibekuk polisi Tokyo

Published

on

By

GwiGwi.com – Kepolisian Metropolitan Tokyo menuduh 3 mahasiswa mendapatkan tiket konser grup AKB48 dalam jumlah banyak secara ilegal dan nantinya akan dijual ulang, tulis Sankei Shimbun (14 Juni).

Pada 25 Oktober tahun 2017 lalu, Iota Sato (22 tahun), Shogo Takahashi (21 Tahun) dan seorang mahasiswa Korea (21 tahun) membeli tiket konser yang akan diadakan di Kota Nara, Perfektur Nara dan beberapa lokasi lainnya dengan total pembelian seharga 96.000 yen di sebuah toserba di kota Soka, Perfektur Saitama.

Dalam membeli tiket-tiket konser tersebut, para tersangka menggunakan mesin cetak khusus untuk membuat kartu pelajar dan kartu asuransi kesehatan palsu, 2 dokumen yang dibutuhkan untuk melakukan pembelian.

Para tersangka kemudian menjual tiket tersebut secara on line dengan harga 2-5 kali lebih mahal dari harga asli. Kantor Polisi Takanawa menuduh para tersangka melakukan penipuan dibawah Pengaturan Gangguan Public perfektur Saitama. “Banyak orang lain yang melakukan hal yang sama,” ujar Sato yang dikutip Sankei Shimbun. “Kami masih orang baik – baik.”

Baca Juga:  Polisi Tokyo menangkap pria 42 tahun dengan dugaan menguntit member AKB48, Iwata Karen

Para tersangka diperkirakan telah membuat 800 kartu identifikasi palsu dan mengumpulkan sekitar 4.6 juta yen melalui penjualan tiket secara on line selama 18 bulan. Ketika menjual ulang tiket-tiket tersebut, para tersangka juga memberikan kartu identifikasi palsu yang nantinya diperlukan untuk memasuki lokasi konser, tulis Nikkan Sports (14 Juni).

Praktek ini terbongkar setelah penahanan tersangka keempat yang juga seorang mahasiswa, yang mencoba naik Shinkansen secara gratis. Dikenal dengan nama Kiseru, praktek penipuan yang melibatkan mencurangi tarif kereta dengan cara hanya membeli tiket pada awal dan akhir perjalanan mereka saja. Banyak penggemar grup idola menggunakan cara ini untuk menghadiri konser di penjuru Jepang dengan biaya yang lebih murah.

Pada melakukan penyedikian ke tersangka keempat, polisi menemukan kartu identifikasi palsu yang kemudian menuntun polisi ke ketiga tersangka lainnya.

Continue Reading

48G Corner by KSK48

Polisi Tokyo menangkap pria 42 tahun dengan dugaan menguntit member AKB48, Iwata Karen

Published

on

By

GwiGwi.com – Kepolision Metropolitan Tokyo telah menangkap pria berusia 42 tahun yang diduga menjadi penguntit salah satu mantan member grup idola AKB48, tulis Jijipress pada 19 Juni lalu.

Pada April tahun 2018, Hidenobu Onishi yang merupakan warga distrik kota Edogawa diduga menerobos area penjualan tiket di sebuah acara dimana mantan member AKB48, Iwata Karen, merupakan salah satu bintang tamunya.

Oonishi menuliskan sebuah pesan di akun twitternya pada 13 Juni lalu yang berisikan tuntutan permintaan maaf setelah dituduh secara sepihak oleh AKS (agensi manajemen AKB48) karena melakukan penguntitan.

Oonishi menyerahkan diri pada polisi Selasa lalu. Oonishi diduga telah melanggar Stalker Control Law.

Baca Juga:  Matsui Jurina sukses jadi gadis nomor satu di AKB48 World Senbatsu Sousenkyo

“Ada beberapa fakta yang sesuai dalam di surat penangkapan dan beberapa hal yang berbeda dengan fakta yang ada.” Ujar polisi yang mengutip pernyataan Oonishi. Dimulai pada tahun 2012, Oonishi mulai menghadiri acara meet-and-greet dan handshake yang berisi anggota – anggota AKB48.

Pada bulan November di tahun 2012, Oonishi melamar Iwata dan mengajaknya menikah pada acara meet-and-greet. AKS kemudian melarang Oonishi untuk menghadiri segala jenis acara meet-and-greet yang diadakan AKB48. Pada April tahun lalu polisi memberikan peringatan pada Oonishi perihal gangguan yang dilakukannya pada Iwata.

Continue Reading

48G Corner by KSK48

Nakai Rika NGT48 dilaporkan tinggal serumah dengan penggemarnya?

Published

on

By

GwiGwi.com – Pada acara live Shunkan Bunshun, dilaporkan bahwa Nakai Rika NGT48 tertangkap kamera keluar dari rumah bersama seorang lelaki yang diduga tinggal bersama.

Lelaki ini merupakan seorang penggemar yang diduga penggangguran dan suka bermain pachinko.

Pada cuplilkan acara tersebut seorang lelaki masuk ke lorong apato Nakai, kemudian dia mengetuk pintu dan Nakai Rika membukanya kemudian mempersilahkan masuk dengan santai.

Acara ini dapat disaksikan kembali melalui link resmi Shunkan Bunshun dikutip dari cuitan akun resminya.

Continue Reading

Trending