Connect with us

Manga

Manga 4-Gatsu no Kimi Akan Diadaptasi Menjadi Film Pada Musim Semi 2019

Published

on

GwiGwi.com – Shogakukan baru saja memberikan pengumuman pada hari Senin, 3 Desember 2018 mengenai manga karangan Miwako Sugiyama berjudul 4 Gatsu no Kimi Spica, manga Romance ini yang mendapatkan adaptasi Live-Action pada musim semi 2019 mendatang. Sementara itu, Taiko Sato akan berperan sebagai Taiyo, dan Haruka Fukuhara sebagai Sei Saotome.

Kentaro Otani akan menjadi pengarah filmnya, Natsuko Ikeda sebagai penulis naskah dan Ryo Yoshimata akan menjadi penyusun musik dalam adaptasi film manga tersebut.

Film ini menceritakan mengenai kisah seorang gadis remaja SMA yang mengalami kegagalan ujian, kemudian memutuskan untuk bersekolah kembali. Namun ia mengalami masalah dalam mengikuti mata pelajaran, ia pun merasa canggung beradaptasi dengan teman sebaya. Kehidupan gadis tersebut berubah saat bertemu 2 anak laki-laki yaitu Mizuki murid pendiam yang menyukai Astronomi dan Taiyo murid yang terkenal akan kenakalannya.

Baca Juga:  Celsys Inc. gelar lomba komik dan ilustrasi Internasional

Tak hanya 4 Gatsu Ni Komi, sebelumnya juga manga Hana ni Kedomono yang dibuat oleh Sugiyama pernah diadaptasi menjadi film dan tayang pada bulan Oktober 2017.

Manga

Celsys Inc. gelar lomba komik dan ilustrasi Internasional

Published

on

By

GwiGwi.com – Celsys Inc., perusahaan di balik Clip Studio Paint mengadakan lomba komik dan ilustrasi internasional. MangaMon sebagai Official Media Partner membantu mempublikasikan kesempatan ini untuk kawan-kawan komikus dan ilustrator Indonesia mengikuti ajang lomba ini, tapi diperuntukkan khusus buat teman-teman yang masih berstatus pelajar sekolah, institusi, klub sekolah, atau tempat lesnya yang dapat mendaftarkan diri di lomba ini.

Dalam lomba tahun ini, ada dua kategori lomba yang dibuka yaitu kategori komik dan kategori ilustrasi. Tiap kategori akan dipilih beberapa pemenang dan hadiah antar kategori juga berbeda. Bisa lihat lebih jelas mengenai lomba ini di bawah ini:

Tema kontes: Gift
Periode pengumpulan: 30 Januari 2019 – 9 Mei 2019 (Waktu Jepang)
Kategori komik: Karya orisinal, berwarna atau hitam-putih, 8-48 halaman. Model Webtoon juga diterima (min. 30 panel, max. 690×20.000 pixel)
Kategori ilustrasi: Karya orisinal, berwarna

Kategori Komik
1. Grand Prize (1 pemenang)
• Hadiah uang tunai US$3,300 / 3,000 Euro
• Software komik dan ilustrasi Clip Studio Paint EX (atau kode untuk GOLD senilai US$219)
• Wacom Cintiq Pro 13

Baca Juga:  Review Film Battle Angel Alita

2. Silver Prize (2 pemenang)
• Hadiah uang tunai sebesar US$1,100 / 1,000 Euro
• Software komik dan ilustrasi Clip Studio Paint EX (atau kode untuk GOLD senilai US$219)
• Wacom Cintiq 16

3. Bronze Prize (3-5 pemenang)
• Software komik dan ilustrasi Clip Studio Paint EX (atau kode untuk GOLD senilai US$219)

Kategori Ilustrasi
1. Grand Prize (1 pemenang)
• Hadiah uang tunai US$550 / 500 Euro
• Software komik dan ilustrasi Clip Studio Paint PRO (atau kode untuk GOLD senilai US$50)
• Wacom Cintiq 16

2. Silver Prize (2 pemenang)
• Hadiah uang tunai US$220 / 200 Euro
• Software komik dan ilustrasi Clip Studio Paint PRO (atau kode untuk GOLD senilai US$50)
• Wacom Cintiq 16

3. Bronze Prize (3-5 pemenang)
• Software komik dan ilustrasi Clip Studio Paint PRO (atau kode untuk GOLD senilai US$50)

Informasi seperti cara mengikuti lomba ini, aturan, dan detail-detail lainnya bisa di cek langsung di situs resminya Celsys Inc.

Continue Reading

Manga

Manga Detective Conan akan hiatus selama 4 minggu

Published

on

By

GwiGwi.com – Diawal tahun 2019, majalah Weekly Shonen Sunday mengumumkan bahwa manga Detective Conan karangan Gosho Aoyama akan kembali hiatus selama 4 minggu, dan akan kembali pada edisi ke-11 manga ini.

Manga ini sebelumnya juga hiatus selama 9 minggu pada bulan September hingga Novembers dengan alasan yang sama untuk penelitian.

Detektif Conan (名探偵コナン Meitantei Konan) adalah sebuah serial manga detektif yang ditulis dan digambar oleh Gōshō Aoyama. Sejak tahun 1994 cerita ini dipublikasikan pada majalah Mingguan Shōnen Sunday yang terbit di Jepang. Serial ini menceritakan tentang Shinichi Kudo, seorang detektif sekolah menengah atas, yang tubuhnya mengecil akibat sebuah racun.

Baca Juga:  Review Film Battle Angel Alita

Continue Reading

Manga

7 Mangaka yang Meninggal Sebelum Menyelesaikan Karyanya

Published

on

GwiGwi.com – Membuat sebuah manga diharuskan memiliki ketekunan dan sabar, terlebih jika ceritanya yang cukup panjang. Maka dari itu kamu pasti tahu ada beberapa mangaka yang berkarya dalam waktu yang cukup panjang. Namun para mangaka ini tidak bisa melawan takdir karena sebelum bisa menyelesaikan pekerjaannya itu, mereka meninggal dunia. Pekerjaan menjadi mangaka memang selain menguras waktu, juga bisa menguras kesehatan. Para mangaka ini ceritanya selalu ditunggu, tapi apa daya mereka kini telah pergi.

Di bawah ini adalah para mangaka yang sampai sekarang karya-karyanya masih dikenang meski baru jadi setengah jalan.

1. Osamu Tezuka (Phoenix)

Setelah menciptakan Astro Boy, Osamu Tezuka membuat manga panjang berjudul Phoenix. Manga ini pertama kali terbit pada tahun 1956, lalu berakhir pada tahun 1989 ketika ia meninggal karena sakit kanker. Karyanya ini terbit cukup lama dan menjadi karyanya yang paling dirindukan.

2. Kaoru Tada (Itazura na Kiss)

Kabar meninggalnya Kaoru Tada juga sangat membuat sedih para fansnya. Kesehatannya pada saat itu memang cukup memburuk, tapi kemudian ia terjatuh hingga akhirnya dinyatakan meninggal. Namun sebelum itu Kaoru Tada sudah menuliskan ending manga ini seperti apa dan dilanjutkan di animenya.

3. Takahiro Yamato (Kaze no Stigma)

Anime Kaze no Stigma cukup mendapatkan sambutan yang baik di Jepang, sayangnya Takahiro-sensei kesehatannya tiba-tiba memburuk. Terlebih ketika ia didiagnosis menderita Leukimia. Sebelum meninggal Takehiro-sensei sudah menuliskan ending dari ceritanya dan diterbitkan dalam bentuk kumpulan cerita pendek.

Baca Juga:  Celsys Inc. gelar lomba komik dan ilustrasi Internasional

4. Yoshito Usui (Crayon Shinchan)

Kepergian Yoshito Usui cukup mengejutkan karena pada saat itu ia masih segar-bugar, tapi karena musibah yang dialaminya ketika mendaki gunung, ia pun pergi untuk selama-lamanya. Karyanya Crayon Shinchan hingga saat ini belum diketahui endingnya seperti apa.

5. Sunao Yoshida (Trinity Blood)

Meninggalnya Sunao Yoshida sempat membuat lanjutan dari Trinity Blood ditangguhkan. Meski pada akhirnya cerita Trinity Blood berhasil lanjut kembali tanpa Sunao-sensei, tapi kesan dan suasana gambar di cerita ini jadi berbeda. Maka dari itu ia akan selalu dirindukan oleh para fans.

6. Yuki Shinkiba (Shindere Shoujo to Kodoku na Shinigami)

Pada tahun 2013, Shinkiba mengumumkan bahwa mereka hiatus karena salah satu darinya mengalami sakit yang cukup serius. Namun sebelum bisa merealisasikan keinginan itu, ia pergi tanpa meninggalkan pesan satu pun untuk fans. Mungkin karena kepergiannya yang cukup tiba-tiba.

7. Keiko Tobe (With the Light: Raising an Autistic Child)

Manga ini mendapatkan cukup banyak penghargaan di Jepang karena mengisahkan hal yang menyentuh tentang para anak autis. Namun baru beberapa volume terbit. Keiko-sensei pergi meninggalkan kita semua. Kalau manga ini masuk ke Indonesia pasti akan banyak peminatnya.

Continue Reading

Trending