Connect with us

TV & Movies

Live-Action Saint Seiya: Knights of the Zodiac Akan Beri Teaser Perdama di Comic-Con

Published

on

GwiGwi.com – Kita akhirnya akan melihat sekilas film live-action Knights of the Zodiac, yang didasarkan pada manga Saint Seiya karya Masami Kurumada, akhir bulan ini, setelah diumumkan lima tahun lalu. Film ini akan memiliki panel di San Diego Comic-Con tahun ini, dan pemeran penting dan anggota kru akan hadir untuk pengumuman besar.

Pada hari Sabtu, 23 Juli pukul 05.30 Waktu Pasifik, akan diadakan diskusi panel di Ruang 6A.

Anggota pemeran Madison Iseman dan Diego Tinoco, serta pembuat film Tomasz Baginski (The Witcher), Yoshi Ikezawa (Saint Seiya: Knights of the Zodiac), Andy Cheng (koreografer pertarungan Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings), Josh Campbell , dan Matt Stuecken (10 Cloverfield Lane), akan hadir.

Sean Bean memerankan Alman Kiddo, Madison Iseman memerankan Sienna, dan Mackenyu memerankan Seiya dalam film live-action Knights of the Zodiac. Mark Dacascos, Nick Stahl, Diego Tinoco, dan Famke Janssen semuanya muncul dalam film tersebut. Film ini akan didistribusikan oleh Toei Animation di Jepang dan oleh Sony Pictures Worldwide Acquisitions di semua wilayah internasional lainnya kecuali China dan Timur Tengah.

San Diego Convention Center akan menggelar Comic-Con International: San Diego dari 21-24 Juli.

 

Source:  Crunchyroll

Advertisement

TV & Movies

Review Film Toy Story 5: Toys Vs Devices

Published

on

Review Film Toy Story 5: Toys Vs Devices

www.gwigwi.com – Toy Story, salah satu IP milik Pixar-Disney yang masih kuat bertahan di industri perfilman dunia pada tahun 2026 ini kembali menghibur seluruh kalangan Gwiple di bioskop-bioskop.

Seri ke-5 ini menitikberatkan pada pengalaman Jessie (Joan Cusack) yang masih mengalami PTSD saat ditinggalkan oleh pemilik pertamanya, yaitu Emily.

Review Film Toy Story 5: Toys Vs Devices

Review Film Toy Story 5: Toys Vs Devices

Walaupun ia dan Buzz (Tim Allen) beserta teman-teman mainan lainnya masih bahagia karena dimiliki oleh Bonnie (Scarlett Spears) namun Jessie tetap tidak bisa melupakan Emily dan merasa takut suatu saat Bonnie akan meninggalkannya juga.

Kekhawatirannya semakin menjadi-jadi saat orang tua Bonnie membelikannya Lilypad (Greta Lee), sebuah tablet khusus anak-anak berwujud kodok yang dengan cepat menjadi mainan favoritnya Bonnie.

Jessie harus menerima kenyataan bahwa makin banyak anak (dan juga orang tua) yang sudah ketergantungan dengan berbagai device dan gadget.

Review Film Toy Story 5: Toys Vs Devices

Review Film Toy Story 5: Toys Vs Devices

Jessie tidak menyukai Lilypad dan begitu juga sebaliknya karena Lilypad yakin bahwa ia dapat membuat Bonnie memiliki banyak teman online.

Dalam persaingan untuk membuat Bonnie memiliki teman main, Jessie dan Bullseye tidak sengaja tersasar dan ditemukan sepasang nenek dan kakek yang mengirim mereka ke ranch tempat Emily dulu tinggal.

Namun sekarang ditinggali oleh seorang anak bernama Blaze (Mykal-Michelle Harris )dan keluarganya. Jessie berkenalan dengan trio gadget tua yaitu Smartypants ( Conan O’Brien) si pelatih penggunaan toilet untuk anak-anak, Atlas (Craig Robinson) alat GPS berwujud kuda nil, dan Snappy (Shelby Rabara) si digital camera mini.

Review Film Toy Story 5: Toys Vs Devices

Review Film Toy Story 5: Toys Vs Devices

Jessie pun melihat bahwa Blaze juga senang bermain dengan mainannya serta memiliki imajinasi yang sangat kreatif mirip dengan Bonnie karenanya Jessie merencanakan agar Blaze dapat bertemu dengan Bonnie.

Mungkin ada sebagian dari Gwiple merasa sangsi dengan film ke-5 ini dan merasa IP ini sudah terlalu lama eksis. Namun percayalah bahwa para anggota tim di balik Toy Sotry masih dapat memberikan cerita yang bermakna namun tetap menghibur terutama bagi anak-anak.

Sebagaimana Woodie mencari tujuan hidupnya di film ke-4 dengan mendedikasikan dirinya untuk menyelamatkan mainan-mainan yang terbuang/dibuang; Jessie di dalam film ini berupaya mengatasi PTSD ditinggalkan oleh manusianya dengan berupaya membuat Bonnie memiliki teman main walaupun konsekuensinya adalah ia nanti akan ditinggalkan oleh Bonnie seiring umurnya bertambah terus.

Pesan lainnya adalah pentingnya orang tua dapat membagi waktu anak-anak dalam menggunakan devices dengan permainan lainnya agar anak-anak tetap dapat menumbuhkan kreatifitas dan imajinasi mereka.

Continue Reading

TV & Movies

Review Film Disclosure Day, Obsesi Spielberg Tentang Alien

Published

on

Review Film Disclosure Day, Obsesi Spielberg Tentang Alien

www.gwigwi.com –

Steven Spielberg sudah menyutradarai beberapa film terkait keberadaan alien yang datang ke bumi seperti: Close Encounters Of The Third Kind, ET, War of The Worlds, bahkan Indiana Jones And The Kingdom Of The Crystal Skull pun bertemakan alien yang datang ke bumi.
Pada tahun 2026 ini ia kembali menghadirkan film Disclosure Day dengan tema keberadaan alien yang ditutup-tutupi oleh pemerintah Amerika Serikat dan kontraktor militer swasta bernama Wardex sejak insiden Rosswell tahun 1947.
Review Film Disclosure Day, Obsesi Spielberg Tentang Alien

Review Film Disclosure Day, Obsesi Spielberg Tentang Alien

Namun Daniel Kellner (Josh O’Connor), mantan karyawan Wardex yang jenius dalam hacking dan matematika ingin mengumumkan pada dunia tentang keberadaan Alien yang disembunyikan oleh Wardex.
Ia dibantu oleh Hugo (Coman Domingo) seorang mantan karyawan lain yang menginspirasi Kellner dan beberapa karyawan lainnya untuk membangkang karena Wardex yang dipimpin oleh Noah Scanlon (Colin Firth) melakukan banyak interogasi dan eksperimen kejam terhadap para alien yang mendarat/jatuh di Amerika Serikat.
Review Film Disclosure Day, Obsesi Spielberg Tentang Alien

Review Film Disclosure Day, Obsesi Spielberg Tentang Alien

Ternyata Kellner tidak sendirian karena Margaret Fairchild (Emily Blunt), seorang presenter ramalan cuaca di stasiun TV KCXE tiba-tiba dapat berbicara banyak bahasa asing (yang hanya muncul di awal saja) dan kekuatan untuk membaca pikiran orang yang ditatapnya lalu menggali berbagai informasi privat tentang orang tersebut.
Setelah kekuatannya bangkit, Margaret berupaya menemui Kellner seolah-olah ada yang mengarahkannya.
Adalah suatu misteri kenapa mereka berdua yang mendapatkan kekuatan misterius dan apakah kesamaan di antara mereka.
Kalau Gwiple mengharapkan banyak adegan kejar-kejaran hingga tabrakan mobil dan aksi tembak-tembakan, Disclosure Day bukanlah film seperti itu.
Wardex yang digadang-gadang kontraktor militer profesional dan kejam seperti tidak berdaya melawan Kellner dan Margaret, terlihat sekali saat mencoba mengepung targetnya, personel Wardex membiarkan satu atau dua sisi gedung tidak dijaga sehingga dengan mudahnya target kabur, bahkan ada satu adegan dimana Kellner dengan mudahnya mengendap ngendap tidak ketahuan oleh puluhan agen dan dengan mudah mencuri mobil milik Wardex.
Review Film Disclosure Day, Obsesi Spielberg Tentang Alien

Review Film Disclosure Day, Obsesi Spielberg Tentang Alien

Dan sering diucapkan bahwa Kellner akan dibunuh oleh agen-agen Wardex tapi tidak pernah dilakukan saat mereka menemukan Kellner bahkan tidak banyak yang berusaha menembaknya.
Masih ada plot hole lainnya namun biarlah Gwiple yang menilainya saat menonton film ini di bioskop-bioskop.
Disclosure Day juga ingin memunculkan diskusi apakah penduduk bumi terutama yang beragama dan meyakini kekuatan ilahi menanggapi berita tentang kemunculan alien namun pembahasannya kurang dalam dan konklusinya juga kurang memuaskan dan sepertinya bermain aman saja supaya tidak memunculkan protes dari kelompok agama.
Jadi, apakah semua hype yang mengelilingi Disclosure Day terbayar lunas?
Jawabannya mungkin berbeda bagi tiap Gwiple yang menontonnya , tetapi film berdurasi 145 menit ini jelas menyisakan bahan diskusi bahkan setelah kredit penutup bergulir.
https://www.youtube.com/watch?v=icDuEHSxE-w
Continue Reading

TV & Movies

Review Film The Masters of The Universe, Not Enough Power

Published

on

By

Review Film The Masters Of The Universe, Not Enough Power

www.gwigwi.com – Franchise legenda lagi akan tayang setelah MORTAL KOMBAT 2 dan THE MANDALORIAN AND GROGU. HE-MAN! Laama sekali penantian setelah begitu banyak rumor dan segala macamnya, MASTERS OF THE UNIVERSE akhirnya jadi film juga. Nah, apakah akan hanya menyenangkan fans lama saja?

Adam (Nicholas Galitzine) rindu dengan kampung halamannya, Eternia sampai mengganggu pekerjaannya di kantor.

Naas, saat kerajaannya diserang dulu, dia terpaksa kabur ke bumi. Sampai akhirnya dia menemukan lagi pedang yang akan menuntunnya pulang, Sword of Power.

Review Film The Masters Of The Universe, Not Enough Power

Review Film The Masters Of The Universe, Not Enough Power

Namun, baru saja dia panggul pedang itu lagi, Adam diserang monster dan dilindungi teman lamanya, Theela (Camila Mendes) yang membawanya pulang.

Sang pangeran tak menyangka Eternia kini rusak akibat lalimnya sang musuh utama, Skeletor (Jared Leto). Menggunakan Sword of Power dan sekutunya seperti Man At-Arms (Idris Elba), maka Adam harus berjuang menyelamatkan dunianya.

Sebagai adaptasi mainan HE-MAN, tentu visual dan baku hantamnya lah salah satu pesona utama. Kostumnya untungnya tidak direalistiskan tapi total mencoba setia pada mainannya. Begitu pun aksinya menghentak bahkan sedari awal. Berkat koreografi energik dan sinematografi dinamis yang cakap.

Review Film The Masters Of The Universe, Not Enough Power

Review Film The Masters Of The Universe, Not Enough Power

Nicholas Galatzine seakan menchannel man child ala Star Lord-nya Chris Pratt, tapi tetap punya keunikan sendiri. Meski berbadan besar hanya dengan tatapan saja dia bisa terkesan lembut dan membuat iba.

Sisi itulah yang membuat hero ini tak hanya sekedar mas berotot tangguh bawa pedang saja. Terdapat kualitas heroik lain yang menyokong tenaga itu, membuatnya cukup berbeda dibanding tipikal penampilannya. Dan Nicholas Galitzine berhasil menampilkannya.

Mungkin yang mengherankan adalah pilihan membuat badannya sudah bongsor walau belum berubah jadi HE-MAN. Meski visual henshinnya keren, tapi perubahan fisiknya terasa kurang sedrastis Chris Evans saat menjadi Captain America. Jadinya, efek wow transformasinya berasa kurang.

Review Film The Masters Of The Universe, Not Enough Power

Review Film The Masters Of The Universe, Not Enough Power

Di sisi lain, Jared Leto mengejutkan sebagai si antagonis. Tak sekalipun kita melihat wajahnya, tapi dia bisa melebur total dalam balutan kostum dan wajah tengkorak. Gesturnya begitu hidup dan dia bisa terlihat mengancam tapi kemudian lucu dengan seketika.

Secara cerita memang…klasik, maka film tampak mengandalkan atraksi, banter antar karakter yang memang oke saja dan komedi. Walau servicable, rasanya bila ingin menjadi franchise jaya kembali, THE MASTERS OF THE UNIVERSE tampaknya butuh lebih banyak kejutan dan selling point untuk memenangkan penonton sekarang yang sudah terhujani banyak konten, tak seperti tahun-tahun keemasannya dulu.

Bila tidak, yang senang sekali bisa jadi hanya para fans tua saja sementara penonton lain menggangguk saja kurang terkesan, seperti yang penulis rasakan.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending