TV & Movies
LEBIH DEKAT DENGAN RISA SARASWATI DALAM “JURNAL RISA”, AKAN TAYANG EKSKLUSIF DI DISNEY+ HOTSTAR 27 MEI 2023
www.gwigwi.com – Sejak tahun 2017, kisah-kisah misteri Risa Saraswati dan para sepupunya telah disaksikan lebih dari satu miliar kali di YouTube. Keseruan perjalanan serta cerita mencekam dari tim Jurnal Risa telah menemani para penggemar lewat berbagai karya, mulai dari konten di kanal YouTube, novel, hingga deretan filmnya. Kali ini, mereka akan kembali dengan sebuah kejutan baru yang akan membawa para penggemar lebih dekat, tidak hanya dengan Risa, tapi juga para sepupunya melalui sebuah serial horor petualangan terbaru, “Jurnal Risa”, yang akan tayang eksklusif di Disney+ Hotstar mulai 27 Mei 2023.
Diadaptasi dari novel karya Risa Saraswati yang berjudul Jurnal Risa: Teror Liburan Sekolah, serial ini akan menghadirkan kisah masa kecil Risa saat ia terlibat dalam sebuah petualangan mencekam bersama sepupu dan teman-teman barunya yang dikenal sebagai ‘The Crew’. Liburan sekolah yang seharusnya menyenangkan berubah jadi penuh ancaman ketika salah satu dari mereka dihantui oleh roh jahat yang ingin balas dendam. Risa dan teman-teman harus bekerja sama dan menghadapi segala tantangan agar dapat menyelamatkan teman mereka sebelum terlambat. Disutradarai oleh Awi Suryadi bersama Manoj Punjabi dari MD Entertainment sebagai produser, tim di balik “KKN di Desa Penari” yang merupakan film Indonesia terlaris saat ini, serial “Jurnal Risa” akan menjadi sajian spesial yang menyambut kehadiran para sepupu Risa di Danur Universe. Sebelum menyaksikan keseruan petualangan mereka, simak fakta-fakta tentang para karakter yang akan Anda temui dalam serial “Jurnal Risa” berikut ini:

Lebih Dekat Dengan Risa Saraswati Dalam “jurnal Risa”, Akan Tayang Eksklusif Di Disney+ Hotstar 27 Mei 2023
Risa Saraswati (diperankan oleh Shofia Shireen)
Risa adalah gadis berusia 13 tahun yang memiliki kemampuan indigo dan dapat berkomunikasi dengan makhluk halus. Walau sering dianggap berbeda dan dijauhi oleh teman-teman sebayanya, Risa tetap menerima situasinya bahkan menggunakan bakat spesialnya untuk membantu mereka. Saat liburan di Bandung, Risa berniat untuk memulai lembaran baru dalam hidupnya, namun sayangnya, serangkaian peristiwa mistis tetap menghantuinya.

Lebih Dekat Dengan Risa Saraswati Dalam “jurnal Risa”, Akan Tayang Eksklusif Di Disney+ Hotstar 27 Mei 2023
Angga (diperankan oleh Ali Fikry)
Angga adalah salah satu sepupu Risa. Ia dikenal sebagai sosok yang dewasa dan gemar belajar. Angga sangat menyukai sejarah, terutama tentang Kota Bandung. Ia juga tertarik dengan hal-hal yang berbau mistis.

Lebih Dekat Dengan Risa Saraswati Dalam “jurnal Risa”, Akan Tayang Eksklusif Di Disney+ Hotstar 27 Mei 2023
Nicko (diperankan oleh Yusuf Ozkan)
Nicko merupakan salah satu sepupu Risa. Ia adalah seorang anak yang ceria, usil, dan tidak bisa diam. Nicko sangat menyayangi adiknya, Indy, dan rela melakukan apa saja untuk melindungi adiknya tersebut.

Lebih Dekat Dengan Risa Saraswati Dalam “jurnal Risa”, Akan Tayang Eksklusif Di Disney+ Hotstar 27 Mei 2023
Kakang (diperankan oleh Keanu Azka)
Abimanyu atau yang biasa dikenal dengan panggilan Kakang, juga merupakan salah satu sepupu Risa. Ia suka mengoleksi barang-barang antik yang ditemuinya. Karena imajinasinya, barang-barang yang dianggap tidak berharga oleh kebanyakan orang, justru punya cerita tersendiri baginya. Walau sering merasa takut, Kakang selalu berusaha tampil berani di depan saudara dan teman-temannya.

Lebih Dekat Dengan Risa Saraswati Dalam “jurnal Risa”, Akan Tayang Eksklusif Di Disney+ Hotstar 27 Mei 2023
Indy (diperankan oleh Alesha Fadillah)
Indy adalah adik Nicko yang berusia 5 tahun. Ia juga memiliki kemampuan spesial dan bisa merasakan kehadiran makhluk halus di dekatnya. Akan tetapi, Indy belum memahami kemampuannya karena ia masih terlalu kecil, sehingga Indy sering kali tidak menyadari jika sosok yang ia temui bukanlah manusia.

Lebih Dekat Dengan Risa Saraswati Dalam “jurnal Risa”, Akan Tayang Eksklusif Di Disney+ Hotstar 27 Mei 2023
Dewi (diperankan oleh Sheryl Drisanna)
Dewi adalah teman baru Risa di Bandung yang juga memiliki kemampuan spesial. Kepribadian Dewi sangat berbeda dengan Risa, namun justru hal tersebut yang membuat mereka begitu dekat dan dapat melengkapi satu sama lain. Hingga sebuah insiden tak terduga terjadi. Dewi juga punya masalah karena tanpa ia sadari, Dewi sering berjalan dalam tidurnya.

Lebih Dekat Dengan Risa Saraswati Dalam “jurnal Risa”, Akan Tayang Eksklusif Di Disney+ Hotstar 27 Mei 2023
Agus (diperankan oleh Dimas Putra)
Agus adalah kakak Dewi. Tanpa ia ketahui, Risa sebenarnya menyimpan perasaan pada Agus. Agus dikenal sebagai anak yang mahir menggambar, terutama bangunan. Ia bercita-cita menjadi seorang arsitek handal.

Lebih Dekat Dengan Risa Saraswati Dalam “jurnal Risa”, Akan Tayang Eksklusif Di Disney+ Hotstar 27 Mei 2023
Kulon (diperankan oleh Quentin Stanislavski)
Kulon adalah salah satu teman baru Risa. Walau ia tidak punya kemampuan indigo, Kulon sangat mempercayai hal-hal mistis yang ia dengar dari keluarganya. Ia selalu membawa kamera dan merekam banyak hal menarik, sebuah kebiasaan yang ia dapat dari kakeknya.

Lebih Dekat Dengan Risa Saraswati Dalam “jurnal Risa”, Akan Tayang Eksklusif Di Disney+ Hotstar 27 Mei 2023
Riri (diperankan oleh Alleyra Fakhira)
Riri adalah adik Risa. Berbeda dengan Risa, Riri dikenal sebagai pribadi yang ramah, punya rasa ingin tahu yang tinggi, dan suka berpetualang. Riri sangat takut pada hantu.
“Jurnal Risa” akan segera bergabung dengan deretan konten berkualitas lainnya di Disney+ Hotstar seperti “Teluh Darah”, “Mendua”, “Keluarga Cemara The Series”, “Yang Hilang Dalam Cinta”, “Wedding Agreement The Series”, “Virgin The Series”, and “Susah Sinyal The Series”. Para pelanggan Disney+ Hotstar juga dapat menyaksikan deretan konten spesial yang telah dinanti seperti “Hubungi Agen Gue!” dan “Tira”.
Saksikan “Jurnal Risa” eksklusif di Disney+ Hotstar mulai 27 Mei 2023 dan nantikan episode terbarunya di setiap hari Sabtu.
TV & Movies
Reveiw Film Evil Dead Burn, Burn or Burned
www.gwigwi.com – Evil Dead kali ini membara! Film ke 6 di franchise horor ini kini mengusung judul EVIL DEAD BURN! Apakah apinya bisa membawa teror yang berbeda, unik dan lebih berbobot? Alice (Souheila Yacoub) kehilangan suaminya Will (George Pullar) akibat kecelakaan. Memaksanya untuk bertemu ibu dan bapak mertuanya; Susan (Tandi Wright) dan Edgar (Erroll Shand) Juga si nenek yang sudah pikun, Polly (Maude Davey). Keluarga ipar yang tidak menyukainya.

Reveiw Film Evil Dead Burn, Burn Or Burned
Keadaan intens itu meledak begitu Edgar menggila dan membuat Alice menyadari, kekuatan jahat lain yang memanfaatkan keluarga itu dan berniat menghabisi mereka semua.
Sedari awal editing smash cut yang agresif begitu membantu menaikkan tensi dan membangun suspense dari sekedar memperlihatkan kipas mesin kapal berputar saja (“apakah akan digunakan untuk memotong orang? Hah!”).
Mampu memanaskan ketegangan hingga mendidih juga seperti adegan makan keluarga yang canggung sampai meletup.
Efek-efek praktikal gore pun terasa berkelas; Gorokan perlahan di leher, penyandar kepala kursi mobil ditusukkan ke leher dan kepala bahkan wajah yang dihancurkan sampai tak bersisa.

Reveiw Film Evil Dead Burn, Burn Or Burned
Semua dilakukan tanpa membuat eksploitatif menjijikkan dan cukup membuat ngeri. Didukung seram mumpuni oleh para aktor
Usaha bertahan hidup para korban dan muatan emosi yang melatarbelakangi nasib tragisnya memang digarap serius, namun EVIL DEAD BURNS seperti kurang memaku identitas uniknya sendiri yang menonjolkannya dari film-film EVIL DEAD lain.
Kontras dramatis antara Alice yang ingin mengontrol hidupnya sendiri dan Susan yang mengorbankan segalanya demi keluarga, meskipun satu persatu mulai kesurupan memang menarik.
Namun, rasanya been there done that nan by the book tanpa punya treatment dan resolusi yang menonjol beda dibanding horor lain.

Reveiw Film Evil Dead Burn, Burn Or Burned
Walhasil, EVIL DEAD BURN mengandalkan body horor yang bahkan untuk ranah film horor Indonesia juga sudah banyak bermain menggila buat gore stuff.
Maka agak sulit melihat tempat untuk EVIL DEAD BURN di mana franchise inilah yang barangkali mempopulerkan body horror dulu tetapi sekarang tampaknya butuh appeal lain untuk membara terbakar, bukan malah gosong sendiri.
Mungkin ke depannya kembali dengan balutan komedi konyol dan penampilan kharistmatik ala Bruce Campbell? They do need some sugar….
TV & Movies
Claresta Taufan, Stefan William, Aliando Syarief hingga Anjasmara Bintangi Original Series Terbaru iQIYI Indonesia Bunga di Tepi Jurang
www.gwigwi.com –
Setelah sebelumnya hadir dengan genre misteri lewat Bercinta Dengan Maut, kali ini iQIYI Indonesia memperkenalkan original series drama terbarunya, Bunga di Tepi Jurang. Series ini menandai babak baru perjalanan iQIYI Indonesia dalam menghadirkan tontonan original yang menggugah emosi.
Melalui teaser perdana yang dirilis hari ini, iQIYI Indonesia memperkenalkan kisah Andini sebagai karakter utama. Cerita ini hadir dengan lapisan konflik yang lebih kompleks, didukung jajaran bintang papan atas di industri hiburan Indonesia serta kejutan penampilan cameo yang sontak memicu spekulasi dan antusiasme di media sosial.
Produksi ini merupakan hasil kolaborasi iQIYI Indonesia dengan Leo Pictures, di bawah arahan sutradara Angling Sagaran. Bunga di Tepi Jurang didukung oleh jajaran aktris dan aktor terkemuka Indonesia, termasuk Claresta Taufan, Stefan William, Aliando Syarief, dan Derby Romero. Selain deretan pemeran utama, series ini juga menampilkan aktor legendaris Anjasmara, aktor muda yang sedang naik daun Raden Rakha, serta artis asal Thailand, Moshlong.
“Bunga di Tepi Jurang adalah kelanjutan komitmen kami untuk terus memperkaya cerita yang telah kami bangun sejak Bercinta Dengan Maut. Dengan membawa cerita ini, kami ingin memberikan pengalaman yang lebih dalam dan lebih personal bagi penonton, sekaligus menegaskan komitmen iQIYI Indonesia dalam menghadirkan drama original berkualitas tinggi,” ujar Dinesh Ratnam, Senior Managing Director for SEA di iQIYI.
Bunga di Tepi Jurang dirancang untuk mempertahankan esensi drama penuh ketegangan dan emosi yang menjadi ciri khas produksi original iQIYI Indonesia, sekaligus memperluas jangkauan cerita dengan konflik-konflik baru yang lebih intens.
Perjalanan Andini Dalam Menentukan Takdirnya
Bunga di Tepi Jurang membawa penonton menyusuri sebuah masa dalam hidup Andini ketika ia harus menghadapi konsekuensi dari pilihan-pilihan masa lalu sekaligus mempertaruhkan segalanya demi mempertahankan apa yang paling berharga baginya.
Judul Bunga di Tepi Jurang sendiri menjadi metafora perjalanan Andini sebagai sosok yang tetap berusaha tumbuh dan mempertahankan jati dirinya, meski berdiri di titik paling rentan dalam hidupnya. Sepanjang cerita, penonton akan diajak mengikuti bagaimana Andini menghadapi tekanan dari berbagai arah, mulai dari keluarga, karier, hingga percintaan, sambil perlahan menemukan kekuatan untuk menentukan arah hidupnya sendiri.
Setiap karakter yang hadir membawa dinamika baru dalam kehidupan Andini, memperumit setiap keputusan yang diambil sekaligus menguji sejauh mana Andini mampu mempertahankan prinsip dan keyakinannya.
Komitmen iQIYI Indonesia Menghadirkan Cerita dari Sudut Pandang Perempuan
Melalui Bunga di Tepi Jurang, iQIYI Indonesia kembali mengangkat kisah dari sudut pandang perempuan. Berbeda dari narasi konvensional yang kerap menempatkan tokoh perempuan sebagai korban keadaan, karakter Andini dihadirkan sebagai sosok yang aktif mengambil keputusan, berjuang menghadapi tekanan, dan menemukan kekuatannya sendiri di tengah berbagai tekanan yang dihadapinya.
Pendekatan ini sejalan dengan visi iQIYI Indonesia untuk terus memproduksi cerita lokal yang tidak hanya menghibur, tetapi juga relevan dengan realitas tantangan perempuan Indonesia masa kini, mulai dari relasi, tekanan sosial, hingga proses menemukan jati diri di tengah keterbatasan pilihan.
“Memerankan Andini jadi tantangan tersendiri karena karakternya bertransformasi sepanjang 12 episode. Aku banyak belajar dari sosok Andini yang optimis, sayang keluarga, dan nggak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita. Menurut aku, Bunga di Tepi Jurang wajib banget ditonton karena menceritakan perjalanan seorang perempuan yang berjuang mewujudkan cita-citanya” ucap Claresta Taufan, pemeran Andini dalam Bunga di Tepi Jurang.
Dengan modal kesuksesan Bercinta Dengan Maut sebagai pondasi, Bunga di Tepi Jurang diharapkan mampu melanjutkan tren positif konten original iQIYI Indonesia sekaligus memperkuat posisi platform sebagai rumah bagi cerita-cerita lokal yang berani mengeksplorasi tema-tema kompleks dan penuh kejutan.
“Kami percaya cerita lokal yang kuat lahir dari realitas yang dekat dengan kehidupan penonton. Bunga di Tepi Jurangmenjadi bagian dari upaya kami untuk terus menghadirkan produksi original yang relevan, berani, dan mampu memperkuat posisi iQIYI sebagai rumah bagi cerita-cerita Indonesia yang bermakna,” ungkap Ikhsan Sasmita, Head of Original Content iQIYI Indonesia.
TV & Movies
Review Film Love Barista, Megabintang yang Terdampar
www.gwigwi.com – Kang Jun-woo (Lee Kwang-soo), seorang megabintang asal Korea Selatan yang kariernya mulai terasa jenuh dan penuh tekanan.
Di tengah kekacauan jadwal dan perselisihan dengan manajernya saat syuting iklan di Vietnam, sebuah insiden impulsif membuatnya terpisah dan terdampar sendirian.
Sialnya, Jun-woo kehilangan segalanya: paspor, uang, bahkan reputasinya sebagai bintang besar tidak banyak menolong di sudut kota Vietnam.
Dalam kondisi luntang-lantung tersebut, takdir mempertemukannya dengan Thao (Hoàng Hà), seorang gadis lokal yang bercita-cita menjadi barista profesional.
Lewat berbagai kesalahpahaman kocak termasuk momen di mana Thao tidak sengaja merusak ponsel Jun-woo.

Review Film Love Barista, Megabintang Yang Terdampar
Thao akhirnya setuju memberikan tumpangan tempat tinggal sementara bagi sang aktor. Dari sinilah hubungan benci-jadi-cinta yang mengocok perut sekaligus menyentuh hati dimulai.
Sutradara Kim Sung-hoon memanfaatkan persona asli Kwang-soo yang kita kenal di Variety Show Running Man.
Karakter Jun-woo adalah perpaduan antara megabintang yang narsis, gengsian, namun sebenarnya berhati rapuh dan super apes.
Kwang-soo berhasil mengeksekusi komedi situasi fisik dengan sangat natural tanpa terasa berlebihan.
Meskipun terhalang batasan bahasa (Korea Selatan dan Vietnam), chemistry antara Lee Kwang-soo dan Hoàng Hà terasa sangat hidup.
Hoàng Hà tampil memikat sebagai Thao yang mandiri dan membumi, mengimbangi kelakuan ajaib karakter Kwang-soo.
Film ini tidak hanya menjual cerita romantis, tetapi juga menjadi “surat cinta” bagi keindahan lokal Vietnam. Kehangatan kedai kopi lokal, hiruk-pikuk jalanan, hingga sinematografi yang cerah membuat atmosfer rom-com di film ini terasa begitu hangat dan nyaman untuk dinikmati.

Review Film Love Barista, Megabintang Yang Terdampar
Bagi penonton yang mengharapkan plot twist berat atau dinamika cerita yang kompleks, Love Barista mungkin terasa sedikit klise.
Formula “bintang terkenal yang jatuh miskin lalu jatuh cinta dengan orang biasa” adalah kiasan (trope) yang sudah sangat sering digunakan dalam drama maupun film romantis.
Paruh akhir film yang melibatkan konflik skandal dan drama manajemen juga diselesaikan dengan cara yang cukup tertebak.
Secara keseluruhan, Love Barista adalah jenis film yang tidak menuntut Anda untuk berpikir keras.
Film ini sepenuhnya berhasil menyampaikan tujuannya: menghibur lewat tawa dan memberikan rasa hangat lewat romansa yang manis.
Kehadiran komedian Vietnam seperti Duy Khánh juga menambah warna komedi lokal yang segar.
Jika Anda merindukan akting kocak Lee Kwang-soo dalam balutan cerita yang menyentuh, film ini wajib masuk ke daftar tontonan akhir pekan kalian!
-
Box Office4 weeks agoReview Film Phi Phong: The Blood Demon, Hantu Asli dari Vietnam
-
Laptop3 weeks agoHP EliteBook 8 G1i 14 AI: Tangguh untuk Bisnis, Siap Gaming Ringan
-
Box Office2 weeks agoReview The Death of Robin Hood, Akhir Tragis Sang Legenda
-
Serial Anime1 week agoReview Clevatess Season 2 Episode 1: Misi Rahasia Klen dan Alicia Dimulai, Visual Makin Manjakan Mata!
-
TV & Movies1 week agoREVIEW FILM MOANA (2026), Keindahan Visual Kepulauan Pasifik
-
TV & Movies1 week agoReview Film Love Barista, Megabintang yang Terdampar
-
News1 week agoAnime Festival Asia Rayakan Edisi ke-10 di Indonesia!
-
Music1 week agoKolaborasi Musisi Genius! Anime Baru “The Ghost In The Shell” Umumkan Perilisan Original Soundtrack Resmi




