Connect with us
Maaf Anda Melihat Iklan

Travel

Keindahan Tersembunyi Gunung Fuji di Festival Shibazakura

Published

on

GwiGwi.com – Jepang memang terkenal dengan festival-nya yang unik-unik. Setiap tahun dan musim, akan ada banyak festival yang bisa kamu tonton, bahkan kamu juga bisa saja jadi peserta.

Maaf Anda Melihat Iklan

Salah satu festival yang tidak boleh kamu lewatkan adalah Festival Shibazakura. Lokasi festivalnya berada di Gunung Fuji dan hanya dilaksanakan setahun sekali. Lalu apa yang bisa kamu lihat di festival ini? Hamparan bunga berwarna pink!

Sumber: japan-magazine.jnto.go.jp

Festival yang dipenuhi dengan bunga-bunga cantik dengan warna seragam

Kalau kamu ikut festival Shibazakura, dijamin kebete-an kamu langsung hilang. Bunga-bunganya asli lho. Sepanjang jalan setapak yang kamu lalui di sana, kamu hanya melihat bunga-bunga cantik yang akan membuatmu terkagum-kagum.

Bunga-bunga cantik itu berada di kawasan Gunung Fuji yang sudah menjadi ikon-nya negara Jepang. Ternyata selain Danau Kawaguchiko, Gunung Fuji juga punya taman bunga yang sangat luas. Bunga-bunga berwarna pink tersebut adalah bunga phlox. Festival Shibazakura sendiri diadakan setahun sekali karena bunganya memang hanya mekar setahun sekali. Kamu bisa melihatnya selama Musim Semi tiba. Jumlah bunganya sekitar 800.000-an, wow! Pantas saja terlihat melimpah.

Festival Shibazakura biasanya dilaksanakan antara akhir April hingga awal Mei. Untuk masuk ke festival ini kamu harus membayar tiket, tapi harganya sangat terjangkau. Hanya 520 yen! Kamu bisa menikmati pemandangan menakjubkan yang cuma bisa dilihat setahun sekali.

Sumber: zoomingjapan.com

Cara akses ke Festival Shibazakura

Festival Shibazakura diadakan di Kawaguchiko, prefektur Yamanashi. Untuk akses ke sana bisa dilakukan melalui Tokyo. Jadi tidak perlu kawatir karena mudah untuk dijangkau. Dari Tokyo, kamu bisa naik kereta ekspres JR Chuo Line yang tersedia di Stasiun Shinjuku dan turun di Stasiun Otsuki untuk transit. Selanjutnya kamu naik kereta api Fujikyu dan turun di Stasiun Kawaguchiko. Perjalanannya pun tidak memakan waktu banyak, hanya dua jam.

Nah setelah tiba di Stasiun Kawaguchiko, kamu nggak akan kebingungan karena tersedia shuttle bus Shibazakura Liner yang akan langsung mengantarkanmu ke Shibazakura. Shuttle bus ini hanya ada ketika festival berlangsung. Jadwalnya dari jam 07.50 hingga 17.30. Perjalanan dari stasiun ke Shibazakura hanya memakan waktu 30 menit. Lalu setiap jam ada dua bus yang akan berangkat ke Shibazakura. Karena festival tersebut cukup ramai dikunjungi para wisatawan, sebaiknya kamu datang pagi-pagi. Harga tiket busnya bolak-balik untuk dewasa hanya 2000 yen, anak-anak 1000 yen. Dan harga tersebut sudah termasuk tiket untuk datang ke Festival Shibazakura.

Sumber: pandotrip.com

Gimana? Cukup mudah kan aksesnya? Ayo, jangan ragu menjadikan Festival Shibazakura sebagai destinasi liburanmu selanjutnya. Di sana kamu akan mendapatkan pengalaman liburan nggak terlupakan.

Bagi kami yang tak mau ribet Ryokotomo menghadirkan paket tur Jepang murah untuk menyaksikan Shibazakura festival. Paket tur ini sudah termasuk tiket penerbangan Full Course, hostel, guide dan tentunya Shibazakura Festival. Tidak perlu repot dan bingung, karena kami akan sigap mengabadikan momen liburanmu dengan pengalaman fotografi kami. Langsung saja kunjungi halaman website atau hubungi kami melalui instagram.

 

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Travel

Travel Jepang Akan Mulai Terima Turis Luar Negeri Tanpa Grup

Published

on

GwiGwi.com – Pemerintah Jepang mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan batas saat ini dari 20.000 kedatangan harian ke negara itu. Mulai bulan September, pembatasan baru mungkin mencapai 50.000.

Pemerintah akan kembali mengizinkan pengunjung tanpa tur guide pada bulan September, menurut penyiar publik NHK. Menurut rencana ini, wisatawan tidak perlu lagi bergabung dengan grup wisata berpemandu selama mereka terus memesan liburan melalui agen perjalanan. Sambil memberikan instruksi untuk menghentikan penyebaran COVID-19, agensi akan terus mengatur jadwal pelanggannya.

Maaf Anda Melihat Iklan

Selain itu, pemerintah mengatakan pada hari Senin bahwa mereka sedang mempertimbangkan untuk menghapus persyaratan bagi para pelancong yang telah menerima setidaknya tiga dosis vaksin COVID-19 untuk lulus tes COVID-19 negatif (termasuk satu booster). Wisatawan (termasuk warga negara dan penduduk Jepang yang kembali) saat ini diwajibkan untuk menyerahkan hasil negatif dari tes yang dilakukan 72 jam sebelum naik pesawat untuk memasuki Jepang.

Pada hari Selasa, Jepang melaporkan 343 kematian COVID-19, yang paling banyak tercatat dalam satu hari selama pandemi.

Pada 1 Maret, Jepang mulai melonggarkan persyaratan penerimaan COVID-19 untuk pelajar asing dan pengunjung bisnis (jika mereka memiliki sponsor). Selain itu, pemerintah mengurangi masa karantina COVID-19 dari tujuh menjadi tiga hari, dan meningkatkan jumlah orang (termasuk warga negara Jepang dan asing) yang diizinkan masuk dari 3.500 menjadi 5.000 setiap hari. Kemudian, pada 14 Maret dan 10 April, pemerintah meningkatkan maksimum harian masing-masing menjadi 7.000 dan 10.000.

Pemerintah meningkatkan maksimum harian yang diizinkan masuk ke negara itu dari 10.000 menjadi 20.000 orang, dan pada 10 Juni hanya membuka pariwisata untuk kelompok wisata berpemandu.

Karena penyebaran global dari jenis COVID-19 Omicron, kontrol perbatasan diterapkan pada akhir November. Dalam upaya menghentikan penyebaran, pemerintah Jepang juga memperpanjang pembatasan perbatasan hingga Februari dan memberlakukan moratorium kedatangan asing baru.

Di awal epidemi pada tahun 2020, Jepang melarang akses ke setiap dan semua pengunjung internasional.

Sources: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Travel

Jepang Bersiap Sambut Turis Asing Kembali

Published

on

Foto oleh @dimasdw

GwiGwi.com – Jepang dapat membuka perbatasannya untuk kelompok terbatas turis asing yang divaksinasi penuh pada awal bulan ini, menurut Fuji News Network. Dalam dua minggu, pemerintah Jepang akan memutuskan apakah akan mencabut larangan visa turis atau tidak. Pada saat itu, informasi lebih lanjut tentang tingkat infeksi COVID-19 selama liburan Golden Week baru-baru ini, ketika banyak orang bepergian, akan tersedia.

Maaf Anda Melihat Iklan

Jumlah orang yang bisa masuk ke negara itu akan dibatasi. Pemerintah sedang mempertimbangkan untuk menaikkan batas masuk harian dari 10.000 menjadi 20.000 orang, meskipun rinciannya belum diputuskan. Individu yang memasuki Jepang yang telah mendapatkan tiga dosis vaksinasi saat ini tidak perlu melakukan karantina sendiri jika hasil tesnya negatif untuk COVID-19, dengan beberapa pengecualian. Saat ini, semua peserta diperiksa pada saat kedatangan.

Dalam pidatonya di London pada hari Kamis, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menyatakan bahwa Jepang akan lebih melonggarkan pembatasan COVID-19 pada perjalanan ke luar negeri pada bulan Juni. “Kami sekarang telah sangat meringankan langkah-langkah pemeriksaan perbatasan,” katanya. “Pelonggaran berikutnya akan berlangsung pada bulan Juni, ketika Jepang akan membuat proses masuk yang lebih lancar serupa dengan negara-negara G7 lainnya.”

Jepang saat ini sedang berusaha untuk membuka kembali ekonominya.

Sekelompok spesialis bertemu untuk membahas reaksi perusahaan terhadap COVID-19, dengan laporan diharapkan pada bulan Juni. Kishida berencana menggunakan temuan itu untuk memperkuat respons pemerintah terhadap epidemi tersebut. Panel diharapkan untuk mengatasi pembatasan pergerakan. Panel juga akan membahas kerja sama antara pihak berwenang dan rumah sakit, karena sistem perawatan kesehatan telah ditekankan karena banyaknya kasus dan institusi kecil di Jepang.

Pada 1 Maret, Jepang mulai mengurangi persyaratan masuk COVID-19 untuk pelajar internasional dan pelancong bisnis (dengan sponsor). Selain itu, jumlah individu yang diizinkan masuk (baik warga negara Jepang maupun asing) meningkat dari 3.500 menjadi 5.000 per hari, dan masa karantina COVID-19 dikurangi dari tujuh menjadi tiga hari. Batas harian kemudian dinaikkan menjadi 7.000 pada 14 Maret dan akhirnya menjadi 10.000 pada 10 April. Turis asing masih tidak diizinkan mengunjungi Jepang sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Langkah pembatasan perbatasan, yang dimulai pada akhir November, didorong oleh penyebaran global jenis Omicron COVID-19. Untuk memerangi penyebaran, pihak berwenang Jepang telah memperpanjang pembatasan perbatasan hingga Februari, melarang kedatangan asing baru.

Pada 21 Maret, pemerintah Jepang mencabut status darurat semu COVID-19 di 18 prefektur.

September lalu, Jepang mengumumkan keadaan darurat penuh di 19 prefektur. Pada bulan Juli, keadaan darurat diumumkan (walaupun Okinawa sudah berada di bawah keadaan darurat selama empat bulan).

Sumber: ANN

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Travel

Universal Studios Japan Perkenalkan Camilan Manis Terinspirasi dari Sailor Moon dan Detective Conan

Published

on

GwiGwi.com –  Setiap musim semi dan musim panas, Universal Studios Japan memperkenalkan musim baru Cool Japan, yang mencakup berbagai atraksi, pertunjukan, acara, dan pengalaman yang berpusat pada hiburan terbaik yang ditawarkan Jepang. Evangelion vs Godzilla 4D, pertunjukan live-action Lupin the Third, dan teater misteri pembunuhan Case Closed, untuk beberapa nama, semuanya telah diadakan di Cool Japan. Atraksi taman akan dibuka bulan depan, dan situs tersebut baru saja meluncurkan menu baru permen yang terinspirasi anime, sehingga Anda dapat mengakhiri hari Anda dengan camilan bertema.

Maaf Anda Melihat Iklan

“Edisi mewah” dari film 4D kedua Sailor Moon akan dirilis. Parfait, kue kering, dan makanan ringan agar-agar adalah salah satu makanan baru taman yang terinspirasi oleh gadis penyihir klasik. Kotak makan siang lengkap juga disertakan, lengkap dengan burger Tuxedo Kamen dan mawar kecil.

 

Camilan Sailor Moon

Ada suguhan kafe untuk penggemar Case Closed aka Detective Conan juga, termasuk yang berbentuk seperti dasi kupu-kupu merah ikonik Conan:

Makanan ringan kasus tertutup

 

Seiring dengan suguhan baru ada barang baru untuk keduanya: pita rambut, model mobil, dan suguhan untuk dibawa pulang:

Barang Detektif Conan

Barang Detektif Conan

Dan lebih banyak pita rambut, handuk, dan henshin item yang terinspirasi olehSailor Moon:

Barang Sailor Moon

Barang Sailor Moon

 

Taman hiburan yang berbasis di Osaka akan menjadi tuan rumah Universal Cool Japan 2022 dari 4 Maret hingga 28 Agustus. Atraksi berdasarkan Hunter x Hunter, Attack on Titan, dan Monster Hunter World juga dijadwalkan tahun ini.

 

Sumber: Crunchyroll

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

GwiGwi
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x