Connect with us

Music

[Interview] sasakure.UK dan Rhythm Game

Published

on

GwiGwi.com – Di ajang Indonesia Comic Con 2015 kemarin, GwiGwi mendapatkan kesempatan untuk mewawancarai sasakure.UK, seorang produser Vocaloid dan lagu-lagu BMS asal Jepang. Pria penggemar rhythm game ini untuk pertama kalinya datang ke Indonesia, dan tampil dua kali pada Indonesia Comic Con kali ini, yaitu pada kolaborasinya bersama Secret Walls dalam acara bertajuk “Secret Walls x sasakure.UK” dan DJ Night bersama Yuyoyuppe. Bagi Gwiple yang ingin mengenal sosoknya lebih dalam, simaklah hasil wawancara kami.

Pria di belakang lagu ‘*Hello, Planet.' ini adalah seorang penggemar rhythm game. “Saya sering main rhythm game seperti beatmania IIDX, saya saking sukanya sampai sudah memiliki gelar tertingginya (Kaiden, red.),” Sebagai pemain, ia selalu mencoba untuk memainkan lagu-lagunya sendiri di berbagai rhythm game. Saat ditanya bagaimana hasilnya, sang kreator lagu Helix of Garatia mengatakan “Saya sering mencoba lagu saya, tapi karena saya selalu membuat lagu saya susah, jadi mainnya selalu kurang bagus.”

Sebagai pemain rhythm game, sasakure.UK selalu bersemangat jika ada update rhythm game baru. “Saya sendiri sebagai pecinta rhythm game setiap ada update atau yang baru, tensi saya selalu naik.” Ditanyakan tentang beatmania IIDX versi terbaru (beatmania IIDX 23 copula), ternyata ia hanya sempat bermain dua kali saja dikarenakan kesibukannya untuk mempersiapkan diri menjelang Indonesia Comic Con.

DSC_0210

sasakure.UK saat tampil di acara “Secret Walls x sasakure.UK”

Dari mana sasakure.UK mendapatkan inspirasi dalam membuat lagu? “Saya memang sejak lama menyukai game music. Jadi saya mendapatkan influence/inspirasi dari game seperti Final Fantasy dan Dragon Quest. Jadi saya memulai karir saya juga untuk memasuki dunia itu,” kata pencipta lagu SeventH-HeaveN ini.

Ini adalah pertama kalinya sasakure.UK ke Indonesia, dan pendapatnya positif. “Dalam arti positif, saya mendapat culture shock yang baik,” ujarnya. Menurutnya, di Indonesia itu kotanya ramai dan maju.  Dia juga sudah sempat mencoba kari Indonesia dan ‘selada Indonesia' (Gado-gado, pecel). Saat ditanya soal Funkot (Funky Kota), menurutnya Funkot sangat menarik, dan dia menyukainya. Jika datang lagi ke Indonesia, ia bisa saja akan membawakan set berisi lagu-lagu Funkot.

Jack-The-Ripper♦, salah satu lagu BMS karya sasakure.UK.

Sebagian dari Gwiple mungkin sudah pernah memainkan lagu ‘Jack-The-Ripper♦' baik di game maimai ataupun Lunatic Rave 2 (player file-file BMS). Mungkin ada yang bingung saat mendengar ada suara bayi menangis di tengah lagu. Sang pencipta lagu tersebut pun berkata, “Saya tidak bisa bilang banyak karena mungkin ini jadi bocoran, jadi cerita dibelakangnya karena bila memasukkan suara orang di dalam lagu tersebut, maka akan membuat lagu tersebut menjadi ‘chaotic', sesuai dengan tema Jack-The-Ripper♦, makanya saya memasukkannya.”

Saat ditanya apakah ia berniat jalan-jalan ke arcade di Indonesia, sasakure.UK menjawab bahwa ia sangat tertarik. “Saya sangat tertarik jadi saya mungkin akan diam-diam menyelinap dari tempat ini dan pergi ke arcade,” ujarnya. Meskipun tidak saat acara ini berlangsung, akhirnya sasakure.UK pun menyempatkan diri untuk singgah ke arcade!

Bulan depan, sasakure.UK akan merilis album baru berjudul 不謌思戯モノユカシー (Fukashigi Monoyukari). Selain itu, kedepannya akan terbit novel yang ditulis berdasarkan dari lagunya.

Advertisement

Music

Reuni Emosional Che’Nelle dan Penulis Lagu ‘Believe’: Rilis Karya Baru yang Tak Terduga

Published

on

By

Reuni Emosional Che’nelle Dan Penulis Lagu ‘believe’: Rilis Karya Baru Yang Tak Terduga

www.gwigwi.com – Penyanyi berbakat Che'Nelle baru saja membawa kejutan bagi para penggemarnya dengan menggandeng kembali EIGO, sosok penulis lagu di balik “Believe”—salah satu lagu paling sukses sepanjang karier musiknya. Namun, alih-alih mencoba mengulang formula kesuksesan yang sama, kolaborasi kali ini justru menghasilkan sesuatu yang jauh berbeda dan tak terduga.

Bukan pop anthem megah yang mengandalkan hook komersial, EIGO justru menuliskan sebuah lagu yang terasa lebih intim, personal, dan mencerminkan kedewasaan serta jati diri Che'Nelle saat ini.

Esensi Keindahan Sederhana dalam “Taisetsu na mono”

Karya terbaru mereka ini bertajuk “たいせつなもの Taisetsu na mono”. Lagu ini dibangun dengan narasi seputar hal-hal kecil dalam hidup yang sering kali luput dari perhatian manusia sampai hal tersebut benar-benar hilang.

Secara garis besar, lagu ini menyoroti:

  • Momen Berharga Bersama Keluarga: Menghargai waktu yang dihabiskan bersama orang-orang terdekat.

  • Perasaan yang Tenang: Menggambarkan ketulusan cinta yang mendalam dan damai kepada seseorang.

  • Keindahan yang Biasa: Menyadari bahwa keindahan hidup yang sesungguhnya sering kali baru disadari ketika kita menoleh ke belakang (masa lalu).

Dengan aransemen yang hangat dan reflektif, lagu ini diposisikan sebagai sebuah pesan yang tulus dari lubuk hati terdalam Che'Nelle, bukan sekadar komoditas industri musik populer.

Menjadi Lagu Tema Kompetisi Seni Bergengsi

Lagu “たいせつなもの Taisetsu na mono” juga mendapatkan panggung apresiasi yang sangat besar dan jarang didapatkan oleh rilisan musik biasa. Lagu ini resmi terpilih sebagai lagu tema (theme song) untuk DOCOMO Future Museum.

Bagi yang belum tahu, DOCOMO Future Museum merupakan kompetisi seni kreatif tahunan bergengsi besutan NTT Docomo yang telah konsisten berjalan sejak tahun 2002. Kehadiran lagu ini di ajang tersebut otomatis memberikan basis pendengar dan konteks emosional yang jauh lebih luas daripada sekadar mengejar angka streaming di platform digital.

Pada akhirnya, Che'Nelle memang tidak meminta EIGO untuk menciptakan “Believe” versi kedua. Ia hanya meminta sebuah lagu yang mampu menyuarakan fase hidup yang sedang ia jalani sekarang—dan lewat “Taisetsu na mono”, EIGO berhasil mewujudkannya dengan sempurna.

Continue Reading

Music

Kabar Gembira untuk Fans Anime! Piringan Hitam “New Panty & Stocking with Garterbelt The Vinyl” Siap Rilis September Ini

Published

on

By

Kabar Gembira Untuk Fans Anime! Piringan Hitam “new Panty & Stocking With Garterbelt The Vinyl” Siap Rilis September Ini

www.gwigwi.com – FlyingDog, Inc. (bagian dari Victor Entertainment Group) resmi mengumumkan perilisan piringan hitam (analog record) pertama untuk proyek anime New Panty & Stocking with Garterbelt. Bertajuk “New Panty & Stocking with Garterbelt The Vinyl”, piringan hitam ini dijadwalkan resmi dijual pada 30 September 2026 mendatang.

Perilisan ini menjadi momen spesial karena bertepatan dengan perayaan satu tahun hari jadi New Panty & Stocking with Garterbelt, serta menyusul kesuksesan perilisan piringan hitam soundtrack versi anime orisinal (2010) pada Mei tahun lalu.

Eksklusivitas Edisi Piringan Hitam

Piringan hitam ini diproduksi secara khusus untuk menghadirkan pengalaman audio musik murni. Berbeda dengan versi CD standar, versi piringan hitam ini hanya akan memuat trek musik dan lagu tanpa menyertakan drama suara (drama tracks) dari para pengisi suara. Hal ini menjadikannya sebagai rilisan piringan hitam musik murni pertama di dunia untuk karya tersebut.

Edisi cetakan pertama (first-press) menawarkan berbagai bonus dan visual menarik bagi para kolektor:

  • Warna Piringan Unik: Terdiri dari 2 keping piringan hitam (2-disc LP), di mana Keping 1 berwarna Putih (White) dan Keping 2 berwarna Merah Muda Susu (Milky White Pink).

  • Poster Bonus: Menyertakan bonus poster lipat empat (four-fold poster) yang menampilkan ilustrasi sampul di dalamnya.

  • Sampul Eksklusif: Menampilkan desain cover yang imut dan seksi, dengan skema warna yang diawasi langsung oleh staf dari Studio Trigger.

Detail Album dan Daftar Lagu

Album ini dipasarkan dengan harga 7.150 yen (sudah termasuk pajak). Secara keseluruhan, piringan hitam ini merangkum 26 trek dan lagu populer yang muncul di sepanjang seri.

Beberapa lagu unggulan yang masuk dalam daftar putar album ini antara lain “Theme of New PANTY & STOCKING (Long Version)” garapan TeddyLoid & Taku Takahashi, lagu populer “New Fly Away”, serta lagu hit “Divine” (kolaborasi MONJOE & Taku Takahashi bersama SWEEP & JUVENILE) yang saat ini telah menembus hampir 20 juta pemutaran (streams) di berbagai platform digital.

Bagi para penggemar yang ingin mendengarkannya secara digital terlebih dahulu, soundtrack ini juga sudah tersedia di ber

Continue Reading

Music

Da-iCE Definisikan Ulang Makna “Tanpa Batas” Lewat Single Terbaru “Unlimited”

Published

on

By

Da Ice Definisikan Ulang Makna “tanpa Batas” Lewat Single Terbaru “unlimited”

www.gwigwi.com –

Grup vokal dan tari asal Jepang, Da-iCE, kembali menggebrak dengan merilis karya terbaru mereka yang bertenaga bertajuk “アンリミテッド Unlimited”. Sejak detik pertama, lagu ini langsung menghentak lewat ketukan breakbeat yang dinamis. Intensitasnya kian memuncak saat memasuki bagian chorus, di mana perpaduan aransemen full band dan seksi instrumen tiup (horn section) tumpah ruah menyajikan ledakan energi musik yang maksimal. Tidak ada basa-basi atau tempo yang melambat di lagu ini—semuanya disajikan dengan intensitas penuh sejak awal.

Lagu “Unlimited” ditulis langsung oleh dua personel Da-iCE, yaitu Taiki Kudo dan Sota Hanamura. Untuk menyempurnakan komposisinya menjadi sebuah karya yang megah, mereka menggandeng produser ternama Yusuke Saeki, yang bekerja di bawah alias Saeki youthK.

Rekam jejak Saeki di industri musik Jepang sudah tidak diragukan lagi, dengan portofolio kolaborasi bersama nama-nama besar seperti Arashi, Snow Man, SixTONES, Nissy, Kana Nishino, hingga miyana. Alih-alih menghasilkan lagu pop yang terlampau rapi dan aman, kolaborasi ini justru melahirkan sebuah karya masif yang terdengar ambisius, liar, dan sangat bertenaga.

Di balik kemegahan aransemennya, kekuatan lirik khas Da-iCE tetap terjaga dengan baik. Lagu ini menawarkan penulisan lirik yang berlapis dan cerdas, memberikan detail-detail baru yang menarik untuk disimak bahkan setelah diputar berulang kali. Pesan yang disampaikan pun sangat spesifik: sebuah ajakan untuk terus maju menantang masa depan dengan penuh percaya diri.

Hadir sebagai lagu yang provokatif dan berani, “アンリミテッド Unlimited” dipastikan menjadi anthem musim panas yang siap mendominasi, jauh dari sekadar menjadi musik latar biasa. Da-iCE tidak lagi meminta izin untuk tampil megah; mereka sudah membuktikannya lewat lagu ini.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending