Music
Interview HoneyWorks, “Kami Merasa Bahwa Kami Bisa Membuat Lebih Dari Musik”
GwiGwi.com – Bagi Gwiple penikmat Vocaloid, tentunya mengenal sebuah grup bernama HoneyWorks. Beberapa lagu mereka diangkat menjadi light novel yang laku 800 ribu eksemplar dan anime yang akan tayang April tahun depan. Unit yang diisi oleh tiga member utama yakni produser/composer Gom, shito, dan ilustrator Yamako ini menyempatkan diri datang ke Singapura untuk gelaran Anime Festival Asia 2015 di Singapura. Tidak hanya mereka, turut datang ChiCO, vokalis dari unit kolaborasi ChiCO with HoneyWorks yang menyanyikan OP dari Magic Kaito 1412. Selain ChiCO, hadir juga Sana, guest vocalist yang menyumbangkan suara di seluruh lagu di album terbaru HoneyWorks, Suki ni Naru Sono Shunkan wo. GwiGwi mendapatkan kesempatan langka untuk duduk dan mewawancarai kelimanya.
Dari mana anda mengenal satu sama lain hingga membentuk HoneyWorks?
HoneyWorks: HoneyWorks awalnya dimulai dari Gom dan shito, kami mengenal satu sama lain dari media sosial. Setelah itu, kami bertemu dengan Yamako, juga dari media sosial.
Apakah ada rencana untuk berkolaborasi dengan producer lain?
shito: Sebenarnya kami tidak memiliki rencana untuk melakukan sebuah kolaborasi, tapi saya ingin berkolaborasi dengan orang lain sebanyak mungkin. Kalau saya, Yuyoyuppe.
Gom: Saya, HachiojiP.
Series lagu Kokuhaku Jikkou Iinkai ~Renai Series sudah menjadi light novel, apakah anda sudah membacanya, dan apa pendapat anda?
HoneyWorks: Saat lagunya dibuatkan light novel, kami merasa bahwa kami bisa membuat lebih dari musik, jadi karya kami bisa menjadi lebih luas lagi.
Kami turut ambil bagian dalam produksi light novelnya, oleh karena itu kami sudah membacanya.
Apakah anda anda akan lanjut membuat lagu-lagu bertema sekolah?
HoneyWorks: Kami ingin melanjutkan tema ini. Kami juga berpikir untuk mengikuti musik bergaya idol.
Apakah target yang ingin anda capai kedepannya?
HoneyWorks: Kami ingin cakupan karya kami untuk meluas, bukan hanya lagu saja, tetapi hingga film, dan lainnya.
Lagu-lagu HoneyWorks kebanyakan memiliki lirik bertema ‘puppy love' masa SMA. Apa yang membuat anda menulis lirik bertema seperti itu?
HoneyWorks: Kami membuat produksi kami berdasarkan tema itu karena bahkan orang dewasa bisa merasakan jantung mereka berdebar, seperti saat membaca shoujo manga.
Yamako: Dengan desain karakter tambahan, musiknya akan terasa hidup, karena ada karakter yang membantu memvisualisasikan lagunya.
Apa yang membuat anda tertarik untuk membuat lagu vocaloid?
HoneyWorks: Kami awalnya mendengarkan lagu Hatsune Miku, dan karenanya kami terinspirasi. Lalu, kami mulai berpikir bahwa kami ingin membuat lagu juga. Setelah mengupload lagu buatan kami, banyak orang yang mendengarkannya, bahkan ada orang yang menyanyikan lagu kami di internet.
Bagaimana pendapat anda tentang kolaborasi HoneyWorks dengan ChiCO dan Sana?
shito: Untuk kolaborasi dengan Sana, kami sangat menyukai suaranya yang kawaii, dan kami merasa suaranya sangat membantu membentuk ‘dunia' dan cerita dari lagu-lagunya, dan kami merasa Sana adalah member dari HoneyWorks. Mengenai ChiCO, ia sangat berbeda dengan Sana. Kami merasa ChiCO sudah seperti vokalis kami.
ChiCO: Saya bertemu dengan HoneyWorks dalam sebuah audisi. Sejak itu, saya sering diajari oleh HoneyWorks bagaimana untuk menyanyikan lagu, bagaimana feeling dari lagunya, hal-hal yang belum pernah saya pikirkan. Saya merasa belajar banyak saat berkolaborasi dengan HoneyWorks.
Sana: Saya selalu mendengarkan lagu-lagu HoneyWorks, dan kadang-kadang saya mengcover lagu HoneyWorks dan menguploadnya ke Nico Nico Douga. Mereka mengontak saya karena mereka suka dengan suara saya. Kami juga sudah mengeluarkan satu album bersama (album ketiga HoneyWorks, red.). Saya sangat senang bisa berkolaborasi dengan mereka.
Bagaimana perasaan anda mengetahui bahwa lagu anda diputar dan disukai banyak orang?
ChiCO: Saya sangat senang reaksi orang-orang sangat baik, dan saya akan bekerja keras untuk lagu-lagu berikutnya.
Sana: Saya juga sangat senang. Banyak fans memberi dukungan, komentar, dan lainnya. Hal itu membuat saya ingin bekerja keras untuk lagu-lagu berikutnya.
Saat mendesain karakter untuk lagu-lagu HoneyWorks, apa yang ada di pikiran Yamako?
Yamako: Saat mendesain karakter, terutama untuk karakter perempuan, saya mendengarkan lagunya sambil berdiskusi dengan anggota HoneyWorks lainnya. Untuk karakter laki-laki, saya menggambar tipe laki-laki yang saya suka.
Jika adaptasi film HoneyWorks diterima dengan baik, apa ada rencana untuk melanjutkannya?
HoneyWorks: Jika ada kesempatan untuk membuat lebih dari satu, maka kami akan melakukannya.
Dari semua suara Vocaloid, yang mana yang paling disukai?
Gom: Saya suka Hatsune Miku. Tanpa proses editing yang sulit, suaranya sudah sangat lucu.
shito: Saya suka GUMI. Suaranya memiliki nuansa rock, dekat dengan lagu-lagu yang saya sukai.
Bagaimana perasaan ChiCO menyanyikan lagu-lagu opening untuk anime?
ChiCO: Anime yang OPnya saya nyanyikan waktu itu sangat populer dan disiarkan di seluruh Jepang, jadi saya berpikir “Apa tidak apa-apa jika saya yang menyanyikannya?” Karena itu, orang-orang mengenal saya, dan saya merasa senang bisa menyanyikannya.
Bagi anda, bagaimanakah skenario romantis yang ideal yang bagi anda?
shito & Gom: Tanyakan pada Yamako.
Yamako: Untuk produksi (anime, lagu, dll, red.) saya lebih suka karakter perempuan yang sangat kuat, sampai karakter laki-lakinya agak takut. Di dunia nyata, saya memilih kabedon, karena semua perempuan pasti suka kabedon. Saya juga suka katazun (menyandarkan kepala ke bahu pasangan, red.). Jadi, kabedon dan katazun.
Itulah hasil wawancara kami dengan HoneyWorks, ChiCO, dan Sana. Apakah rasa penasaran Gwiple terhadap mereka terpuaskan, atau justru bertambah? Jangan lupa, selain ini, akan ada artikel interview lainnya seperti dengan para guest cosplayer (Ely, Liui, Tomia, dan Sansin) serta seiyuu dan penyanyi dari Pony Canyon (MICHI, Yurika Endo, Yumiri Hanamori, dan Shiori Mikami)!
Music
BALLISTIK BOYZ Gebrak Era Baru dengan EP “BLAST”, Ungkap Sisi Personal Tanpa Filter
BALLISTIK BOYZ from EXILE TRIBE resmi merilis EP terbaru mereka yang telah dinantikan, “BLAST”, tersedia di berbagai platform musik digital terkemuka. Dirilis secara digital lebih awal pada 11 September lalu, rilisan terbaru grup beranggotakan tujuh personel ini menandai langkah penting dalam perjalanan mereka, memperlihatkan sisi paling jujur, membumi, dan menyentuh sejauh ini.
Setelah mengangkat kisah cinta yang dewasa dan penuh gairah lewat EP “BEAT” pada April lalu, mereka kini beralih dari idealisasi ke kenyataan hidup tanpa filter dengan “BLAST”. Penuh lirik yang jujur dan musik yang energik, EP ini menceritakan konflik batin, upaya kerja keras, serta kegigihan menempuh perjalanan panjang dalam mengejar mimpi. “BLAST” adalah anthem semangat kebersamaan dan pantang menyerah, merayakan ikatan yang terbentuk dari dukungan satu sama lain serta tekad untuk kembali bangkit, setelah berapa kali pun terjatuh.

Ballistik Boyz Gebrak Era Baru Dengan Ep “blast”, Ungkap Sisi Personal Tanpa Filter
Lagu utama di EP “BLAST”, berjudul “Too Good To End”, membawa pesan kuat: “karena segala sesuatu akan berakhir, kita memberikan yang terbaik untuk hari ini.” Ditulis oleh Kenya Fujita, sahabat dekat para personel, lagu ini mengeksplorasi keseimbangan antara waktu yang terbatas dan kemungkinan yang tak terbatas, sekaligus merayakan ikatan persahabatan. Menjelang akhir lagu, penggalan “Our Place” menegaskan bahwa perjalanan grup ini matang berkat cerita yang mereka bangun bersama semua orang yang mendampingi mereka. BALLY’S (sebutan akrab fans BALLISTIK BOYZ) dapat melihat pesan tersebut dalam video musiknya, yang menampilkan para personel tulus menjadi diri sendiri, bercanda gurau, dan menikmati kebersamaan yang menunjukkan ikatan mereka.
Evolusi tersebut melanjutkan perjalanan BALLISTIK BOYZ yang diawali dengan album debut bersejarah, yang berhasil meraih posisi pertama di berbagai chart musik. Mulai dari menjalani aktivitas selama enam bulan di Thailand, berkolaborasi dengan musisi Asia Tenggara, hingga tampil di festival terkemuka dan menggelar tur regional, BALLISTIK BOYZ terus memperkuat jejak mereka sebagai salah satu nama besar di panggung musik internasional.
Menggambarkan inti dari EP ini, personel RYUSEI KAINUMA mengungkapkan:
“Menurut saya, EP ini memiliki nuansa yang benar-benar berbeda dari rilisan kami sebelumnya, ‘BEAT’. Saya merasa ‘BEAT’ menunjukkan keunggulan kami, tapi kali ini kami benar-benar tampil apa adanya. EP ini menceritakan kisah kami, perjalanan yang kami lalui bersama lewat persahabatan, semangat masa muda, dan berbagai tantangan yang kami hadapi. Saya rasa EP ini sangat menggambarkan diri kami dalam keseharian dan semua yang sudah kami bangun bersama sampai saat ini. Karena itu, karya ini berasa sangat mewakili BALLISTIK BOYZ.”
Melanjutkan momentum tur BALLISTIK BOYZ LIVE TOUR 2026 “BEAT BLAST Z” di Jepang serta single “Do Don PA!!” Juli lalu, “BLAST” menjadi langkah besar selanjutnya bagi BALLISTIK BOYZ dalam memperluas jangkauan global mereka.
Dengarkan “BLAST” sekarang di berbagai digital streaming platform terkemuka.
Music
Bintang J-POP Muda LIL LEAGUE dan KID PHENOMENON Siap Unjuk Talenta di Panggung Dunia Lewat Music Matters Live 2026
Dua grup J-POP yang tengah naik daun, LIL LEAGUE dan KID PHENOMENON, siap membawa musik dan energi mereka ke Music Matters Live 2026 di Singapura. Kedua grup bagian dari NEO EXILE, kolektif generasi baru LDH JAPAN, tersebut akan meramaikan acara yang beriringan dengan konferensi All That Matters pada 2 – 7 Oktober 2026. Mereka akan tampil pada hari Sabtu, 3 Oktober, di Clarke Quay, menyuguhkan perpaduan musik, dance, dan budaya pop Jepang terkini kepada fans internasional serta pakar industri musik dunia.
Music Matters Live, pilar musik dari All That Matters, merupakan salah satu ajang internasional terkemuka yang menghubungkan industri musik Asia Pasifik dengan panggung dunia. Acara tersebut mempertemukan para pemimpin industri, profesional musik, dan musisi yang tengah naik daun dari berbagai negara melalui sesi konferensi serta serangkaian live showcase untuk memperkenalkan talenta musik generasi berikutnya.
Seiring dengan perkembangan J-POP dalam menjangkau lebih banyak pendengar internasional melalui platform streaming, media sosial, serta eksplorasi lintas genre, mulai dari hip-hop, R&B, hingga musik dance, NEO EXILE hadir mewakili generasi baru industri hiburan Jepang yang merangkul budaya kontemporer global, sembari tetap mempertahankan ciri khas pop Jepang.

Bintang J Pop Muda Lil League Dan Kid Phenomenon Siap Unjuk Talenta Di Panggung Dunia Lewat Music Matters Live 2026
LIL LEAGUE merupakan pemenang audisi bergengsi LDH, “iCON Z ~Dreams For Children~”, yang diikuti sekitar 48.000 peserta. Mereka dengan cepat menempatkan diri sebagai salah satu grup J-POP generasi baru yang paling menjanjikan. Dikenal lewat aksi panggung penuh energi, vokal powerful, rap, dan koreografi dinamis, grup beranggotakan enam personel ini terus memperluas kehadiran mereka di luar Jepang. Setelah serangkaian penampilan di Japan Expo Thailand 2026, NIPPON HAKU BANGKOK pada 2025 dan 2026, serta SUPERFLUID, salah satu festival musik Songkran terbesar, LIL LEAGUE terus mengembangkan fans internasional mereka. Setelah kesuksesan lagu debut “Hunter” dan single terbaru “Boku Wo Sagashiteta”, penampilan di Music Matters Live menjadi langkah penting untuk membawa musik dan aksi panggung mereka kepada penonton di berbagai seluruh dunia.
Sementara itu, KID PHENOMENON hadir dengan identitas khas “TOKYO NEO POP”, yang memadukan kultur jalanan, fashion, dance, dan musik pop Tokyo dengan nuansa futuristis. Kesuksesan rilisan seperti “Existence” serta rilisan terbaru “KIDS” menampilkan gaya performa energik dan keunikan grup beranggotakan tujuh personel ini. Daya tarik internasional mereka terus berkembang, dengan penampilan di SXSW, Amerika Serikat, pada Maret 2026 lalu, serta menerima undangan untuk tampil di festival dari sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Meksiko. Berbagai kesempatan tersebut semakin mengukuhkan kehadiran mereka sebagai generasi baru musisi yang turut membawa budaya Tokyo masa kini ke panggung dunia.

Bintang J Pop Muda Lil League Dan Kid Phenomenon Siap Unjuk Talenta Di Panggung Dunia Lewat Music Matters Live 2026
Mengikuti jejak PSYCHIC FEVER dan WOLF HOWL HARMONY, sesama artis LDH JAPAN yang tahun lalu tampil di Music Matters Live 2025, LIL LEAGUE dan KID PHENOMENON akan melanjutkan langkah LDH JAPAN dalam memperkenalkan talenta generasi baru Jepang kepada fans di Asia dan selebihnya.
Berbicara tentang penampilan perdana mereka di Music Matters Live, LIL LEAGUE mengungkapkan: “Kami senang sekali bisa tampil untuk pertama kalinya di Music Matters Live, Singapura, bersama KID PHENOMENON. Melalui musik, dance, dan rap, kami ingin menyalurkan energi kami berenam dan menghadirkan penampilan yang bisa dinikmati melampaui perbedaan bahasa. Dengan bangga mewakili generasi baru musisi Jepang, kami akan berusaha sekeras mungkin agar fans di Asia dan seluruh dunia bisa mengenal LIL LEAGUE.”
KID PHENOMENON menambahkan: “Kami sangat antusias untuk memperkenalkan musik, penampilan, dan konsep ‘TOKYO NEO POP’ kami kepada penonton di Singapura. Lewat musik, dance, dan fashion, kami mengekspresikan budaya baru yang muncul dari skena Tokyo kontemporer. Kami berharap semua penonton, termasuk yang baru pertama kali mengenal kami, bisa merasakan energi kami bertujuh dan keunikan masing-masing member melalui penampilan ini, melampaui perbedaan bahasa dan budaya. Bersama LIL LEAGUE, teman kami di kolektif NEO EXILE, kami ingin memperkenalkan generasi baru Jepang dan membangun koneksi baru, dari Singapura ke seluruh Asia dan dunia.”
Saat para profesional industri musik dari berbagai negara berkumpul di Music Matters Live untuk menemukan musisi yang akan membentuk masa depan musik, LIL LEAGUE dan KID PHENOMENON hadir pada momen penting dalam perjalanan internasional mereka. Penampilan perdana mereka di Singapura akan memperkenalkan dua karakter unik dari NEO EXILE, sekaligus menegaskan komitmen LDH JAPAN untuk membawa generasi baru musisi Jepang kepada pendengar global.
Bagi LIL LEAGUE dan KID PHENOMENON, panggung Clarke Quay kali ini membuka babak baru bagi mereka, yang dimulai dari Singapura dengan tujuan ke seluruh dunia.
Entertainment
Akemi ID Hadirkan Dua Member Baru, Ochi dan Mika Sebagai Bagian dari Regenerasi Grup
www.gwigwi.com – Jakarta, Agustus 2026 — Independent girl group asal Jakarta, Akemi ID, mengumumkan perubahan dalam susunan member sekaligus memperkenalkan dua wajah baru yang akan melanjutkan perjalanan grup.
Sebelumnya, Manajemen Akemi ID telah memutuskan untuk mengakhiri status keanggotaan Aiko sebagai Member Akemi ID setelah melalui proses evaluasi dan komunikasi bersama Manajemen. Keputusan tersebut menjadi bagian dari dinamika dan perkembangan Akemi ID dalam menjaga komitmen serta profesionalisme seluruh member.
Di tengah perubahan tersebut, Akemi ID kini menyambut dua member baru, Ochi dan Mika, yang diharapkan dapat memberikan warna baru dalam perjalanan grup ke depannya.
Ochi Kembali Bergabung dengan Akemi ID
Ochi bukanlah nama baru bagi Akemi ID. Ia merupakan mantan member Akemi yang kini kembali bergabung sebagai bagian dari perjalanan baru grup. Ochi secara resmi diperkenalkan kembali sebagai Member Akemi ID dalam penampilan di Indonesia Designer Art-Toys Expo Vol. 4 pada 9 Agustus 2026.
Dalam formasi barunya, Ochi akan membawa identitas warna orange dengan branding bunga orange marigold.
Kembalinya Ochi diharapkan dapat memperkuat dinamika internal maupun penampilan Akemi ID, khususnya melalui kemampuan public speaking yang dimilikinya.
Mika Resmi Naik Menjadi Member Akemi ID
Sementara itu, Mika merupakan trainee yang telah menjalani proses latihan bersama Akemi ID sejak Desember 2025. Setelah melalui proses pengembangan dan evaluasi sebagai trainee, Mika akhirnya resmi bergabung sebagai Member Akemi ID dan diperkenalkan kepada publik dalam event School of Rock pada 17 Agustus 2026.
Mika akan membawa identitas warna white dengan branding bunga white jasmine.
Dengan karakter vokalnya yang memiliki suara merdu, Mika diharapkan dapat memberikan warna tambahan bagi musik dan penampilan Akemi ID.
Menyambut Babak Baru Akemi ID
Dengan bergabungnya Ochi dan Mika, Akemi ID memasuki fase baru dalam perjalanan grup. Keduanya membawa karakter dan kemampuan yang berbeda, namun diharapkan dapat saling melengkapi dengan member Akemi ID lainnya.
“Kami berharap kehadiran Ochi dan Mika bisa memberikan warna baru untuk Akemi ID. Ochi dengan kemampuan public speaking-nya, dan Mika dengan karakter vokalnya, tentunya akan menjadi tambahan yang menarik untuk perkembangan Akemi ke depan,” ujar Manajemen Akemi ID.
Sebagai independent girl group yang telah aktif sejak 2018 dan memiliki pengalaman tampil di berbagai panggung, Akemi ID akan terus mengembangkan karya, pertunjukan, serta program-programnya untuk menghadirkan pengalaman yang lebih beragam bagi para penggemar.
Kehadiran Ochi dan Mika menjadi bagian dari langkah Akemi ID untuk terus bertumbuh dan memasuki babak baru dengan semangat serta warna yang baru.
Akemi Operation Team
AKEMI ID

Kontak Akemi
Instagram: https://www.instagram.com/akemiofficial.id/
Facebook: https://www.facebook.com/akemiofficial.id
TikTok: https://www.tiktok.com/@akemiofficial.id
Youtube: https://www.youtube.com/@akemiofficial2756
Spotify: https://open.spotify.com/artist/0dwjZ0qHyZxRynpZFycg01
Whatsapp: 08551614433
-
Smartphone4 weeks agoReview Infinix HOT 70: Baterai 6000mAh yang Gahar, Bagaimana Performanya?
-
News4 weeks agoSophieChat: AI Resmi Diumumkan, Aplikasi Percakapan dengan xdari Atelier
-
News3 weeks agoGabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan di Valve
-
News3 weeks agoKreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun dari Dunia Menulis
-
Smartphone4 weeks agoBebas Drama Pas Mabar! Ini Rahasia Gaming Seru Bebas Suntuk Bareng POCO C81 Pro
-
TV & Movies4 weeks agoKolaborasi Spesial SEGA dan Netflix: Film Adaptasi Game Legendaris “Crazy Taxi” Resmi Digarap!
-
TV & Movies2 weeks agoREVIEW FILM VERITY, MENGUNGKAP SISI GELAP PENULIS TERSOHOR
-
TV & Movies3 weeks agoJangan Tertipu Image Couple Goals! iQIYI Original ‘Dalam Suka dan Dusta’ Ungkap Sisi Gelap di Balik Pernikahan Selebriti







