Connect with us

Event

HelloFest, Wahana penuh imajinasi dari beragam komunitas kreatif lokal

Published

on

GwiGwi.com – Berbagai event pop culture memang sedang menjamur di Indonesia, namun yang bisa bertahan sampai bertahun – tahun masih bisa dihitung dengan jari, diantaranya adalah HelloFest Anima Expo yang sudah dilaksanakan dalam satu dekade.

Militansi dan antusias dari kreator muda untuk terlibat di HelloFest terus meningkat. Terbukti dari jumlah kreasi yang masuk dalam kompetisi film pendeknya mencapai 1000 karya lebih. Selain itu HelloFest menciptakan istilah KostuMasa yang artinya massa berkostum. Sebuah kategori bagi pecinta cosplay atau pengguna pakaian imajinatif. Tahun ini jumlah pendaftar sudah mencapai batas maksimal yaitu 2000 orang dalam waktu 1 bulan. Tidak hanya dari Jakarta saja yang terlibat, namun KostuMasa dari Gresik, Tasikmalaya, Malang, Tegal, Lampung, hingga Pontianak antusias untuk hadir. “Kami sangat senang dengan respon besar para cosplayer namun kita terpaksa harus menutup pendaftaran lebih awal untuk quota kompetisi KostuMasa karena keterbatasan durasi panggung yang tersedia” ujar Arie Octaviani, festival director dari HelloFest.

 

Pamor HelloFest yang tinggi di kalangan anak muda pecinta film membuat banyak produser ingin terlibat menyemarakan acara ini. Mira Lesmana dan Riri Riza sebagai produser film akan mengusung semua bintang utama seperti Nicholas Saputra, Reza Rahardian hingga Eva Celia menggunakan kostum dari besutan film terbaru mereka, Pendekar Tongkat Emas. Penonton dapat menyaksikan presentasi spesial mereka dengan merilis trailer terbaru dan salah satu adegan film yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya di event manapun.

Maraknya fenomena Youtube artist di Indonesia akibat perkembangan teknologi juga tidak luput dari rangkaian program event ini. HelloFest mengundang beragam Youtubers lokal untuk menjadikan ajang ini tempat memperkenalkan channel Youtube mereka dan sebagai momen untuk merilis video terbaru yang belum pernah tayang di internet. Beberapa Youtubers yang akan tampil antara lain Bayu Skak, SOS Project, Outwit. Inc, Edho Zell, Ashila, Natasha Farani, Eka Gustiwana hingga Last Child. Selain menampilkan video terbaru, beberapa diantaranya akan melakukan “performance” sesuai keahliannya, dari bermusik hingga sit down comedy.

Acara Unjuk Rasa Animasi dan Konten Lokal menjadi salah satu inisiatif HelloFest untuk memperkenalkan kreasi terbaru dalam format komik, games hingga animasi dari production house lokal. Diharapkan melalui panggung HelloFest, karya mereka dapat dikenal lebih luas oleh publik. Beberapa studio dan kreator yang akan terlibat adalah Rigarts Studio, Kolam Komik, Nusantarangers dan Komik Setan Jalanan.

HelloFest juga memberikan jabatan kehormatan bagi kreator muda yang sudah dianggap matang dalam berkarya dan telah memberi inspirasi. Jabatan itu bernama HelloFest Master. Ada 5 sosok yang sudah diberikan “title” tersebut, yaitu Faza Meonk, Achmad Rofiq, Firman Widyasmara, Aditya Prabaswara dan Chikita Fawzi. Sebagian dari mereka akan mempresentasikan projek terbarunya di panggung utama, selain itu pengunjung juga dapat berinteraksi langsung di area ekhibisi yang sudah disediakan secara berbeda oleh HelloFest. “Jabatan HelloFest Master diberikan sengaja kepada generasi muda agar bisa memberi inspirasi kepada teman yang lain tanpa jarak umur yang terlalu jauh” ujar Wahyu Aditya founder HelloFest.

Bentuk kegiatan untuk mewadahi dan mempromosikan kreator muda dibidang konten secara konsisten masih bisa dikatakan kurang, karena itu pihak HelloFest menggandeng Bank Mandiri yang telah mengembangkan program Wirausaha Muda Mandiri sejak tahun 2007 untuk membantu meningkatkan minat generasi muda menjadi contentpreneur. “Potensi industri kreatif dibidang konten sangat besar, sudah saatnya masyarakat Indonesia menikmati karya komik, games hingga animasi dari kreator lokal. Beberapa bibitnya bisa kita saksikan di HelloFest” ujar Rohan Hafas, selaku Group Head Corporate Secretary Bank Mandiri.

Komposisi utama event ini adalah meng”exposure” karya baru dari Indonesia namun pemberian keragaman referensi dari berbagai negara juga dirasa penting. HelloFest menyajikan artis Jepang dengan konsep idol group 2.5 dimensi bernama Roli Angels dimana karakter nyata dengan karakter komiknya dibuat dalam satu benang merah akan melakukan mini konser. Selain itu Bastien Dubois seorang dari animator nominasi Piala Oscar berasal dari Perancis, akan melakukan presentasinya tentang perkembangan animasi di eropa.

Kegiatan di area pameran juga tidak kalah seru, Banyak booth kreatif menyajikan karya unik dalam bentuk aksesoris, t-shirt hingga action figure. Ekhibisi kali ini juga bertujuan untuk mengedukasi pengunjung membiasakan berbelanja dengan konsep cashless. Bank Mandiri menawarkan berbagai macam alternatif pembayaran mulai dari kartu debit, penggunaan fiesta point hingga kartu nirsentuh “e-money” sehingga pembeli tidak direpotkan dengan uang kembalian. Khusus untuk produk e-money, pihak Bank Mandiri akan merilis desain special yang sudah dirancang oleh komunitas KDRI-HelloMotion.

berbagai aktivitas kreatif dapat diikuti oleh pengunjung HelloFest. Pihak dr.m sebagai agency yang menaungi “Youtube artist” diantaranya Raditya Dika dan SkinnyIndonesian24 akan menyediakan area khusus bagi anak muda yang ingin melakukan video blogging secara spontan. Bentuk vlogging yang menarik dalam durasi sekitar 1 menit akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti workshop di kantor Youtube Indonesia. Selain itu beberapa studio animasi lokal besar akan melakukan perekrutan on the spot untuk pengunjung yang ingin berkarier sebagai animator. Beragam komunitas kreatif juga diakomodir untuk melakukan “gathering”. “HelloFest bagaikan wahana penuh inspirasi dari imajinasi berbagai komunitas di Indonesia” tutup Waditya, inisiator HelloFest.

Advertisement

Event

AKEMI ID SIAP GELAR ‘KEMISTAGE VOL. 1: THE BEGINNING’, AWAL BARU PERTUNJUKAN KONSEPTUAL BERKALA DI ZONA KOREA

Published

on

Akemi Id Siap Gelar ‘kemistage Vol. 1: The Beginning’, Awal Baru Pertunjukan Konseptual Berkala Di Zona Korea

www.gwigwi.com – JAKARTA, 19 MEI 2026 – Girl group independent asal Jakarta, Akemi ID, secara resmi mengumumkan gelaran pertunjukan mandiri terbaru mereka yang bertajuk “Kemistage Vol. 1: The Beginning”. Acara ini akan diselenggarakan pada Minggu, 31 Mei 2026, bertempat di Zona Korea, Mangga Dua Square, Jakarta, dengan gerbang utama (Open Gate) yang akan dibuka tepat pukul 12.00 WIB.

Berbeda dengan rangkaian konser mandiri yang pernah diadakan sebelumnya, Kemistage hadir sebagai gebrakan baru Akemi ID dalam menyajikan rangkaian pertunjukan konseptual yang akan digelar secara berkala setiap dua bulan sekali. Melalui edisi perdana bertajuk “The Beginning”, Akemi ID akan membawa para penggemar masuk ke dalam era baru group yang lebih intim, matang, dan sarat akan konsep visual yang segar.

Dalam pertunjukan berdurasi 2,5 jam ini, Akemi ID dijadwalkan akan membawakan deretan lagu original mereka, penampilan khusus dari Trainee terbaru, hingga sesi interactive games interaktif di atas panggung. Rangkaian acara kemudian akan ditutup dengan sesi Meet & Greet eksklusif berupa sesi foto dua arah (Ceki session) antara member dan para pengunjung.

Untuk menjaga keintiman jalannya acara, pihak manajemen menerapkan batasan kuota yang sangat eksklusif, di mana hanya tersedia 24 kursi prioritas bagi penonton tercepat, sementara area lainnya dialokasikan sebagai standing area. Pembelian tiket Pre-Order (PO) telah dibuka dengan harga Rp 50.000,- yang sudah mencakup akses All Day Pass serta merchandise eksklusif. Pihak manajemen juga menyediakan opsi tiket On The Spot (OTS) pada hari-H dengan harga Rp 60.000,-.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas basis penggemar, manajemen Akemi ID memberikan program khusus berupa potongan harga tiket sebesar Rp 5.000,- bagi para pengunjung yang dapat menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi Kemifirst, baik dalam bentuk fisik maupun digital pada saat registrasi ulang di lokasi.

Informasi lebih lanjut mengenai registrasi tiket Pre-Order dan pembaruan berkala mengenai Kemistage Vol. 1: The Beginning dapat diakses melalui akun Instagram resmi @akemiofficial_id atau melalui tautan formulir pendaftaran di https://forms.gle/jbfeYjF4XBy5e7Hr7.

Kontak Akemi

Web: mez.ink/akemi.official

Instagram: https://www.instagram.com/akemiofficial.id/

Facebook: https://www.facebook.com/akemiofficial.id

TikTok: https://www.tiktok.com/@akemiofficial.id

Youtube: https://www.youtube.com/@akemiofficial2756

Spotify: https://open.spotify.com/artist/0dwjZ0qHyZxRynpZFycg01

Whatsapp: 08551614433

Akemi Id Siap Gelar ‘kemistage Vol. 1: The Beginning’, Awal Baru Pertunjukan Konseptual Berkala Di Zona Korea

Akemi Id Siap Gelar ‘kemistage Vol. 1: The Beginning’, Awal Baru Pertunjukan Konseptual Berkala Di Zona Korea

Continue Reading

Event

Chainsaw Man The Stage 2026: Reze Arc Siap Bikin Penonton Baper di Panggung!

Published

on

Chainsaw Man The Stage 2026: Reze Arc Siap Bikin Penonton Baper Di Panggung!

www.gwigwi.com –

Kabar seru buat para penggemar Chainsaw Man! Adaptasi panggung Chainsaw Man The Stage dipastikan kembali pada tahun 2026 dengan membawakan salah satu arc paling ikonik sekaligus emosional, yaitu Reze Arc. Cerita ini dikenal sebagai salah satu bagian paling “nendang” secara perasaan, karena menghadirkan dinamika hubungan yang manis tapi juga tragis.

Kali ini, penonton akan diajak menyaksikan kisah pertemuan antara Denji dan Reze dalam versi live stage yang jauh lebih nyata. Pertunjukan akan digelar di dua kota besar Jepang, yaitu Tokyo pada Juli 2026 dan Kyoto pada Agustus 2026. Dengan format teater, emosi cerita diprediksi bakal terasa lebih dekat dan intens dibanding versi anime atau manga.

Arc Reze sendiri terkenal karena perpaduan antara romansa, aksi brutal, dan plot twist yang menyakitkan. Dalam versi panggung, tantangan terbesarnya adalah bagaimana menghadirkan adegan-adegan ikonik—termasuk transformasi dan pertarungan—dengan efek visual yang tetap meyakinkan. Biasanya, teater Jepang dikenal kreatif dalam memanfaatkan lighting, koreografi, serta efek praktikal untuk menggantikan CGI, jadi ekspektasinya cukup tinggi.

Yang bikin menarik, hubungan antara Denji dan Reze kemungkinan akan terasa lebih “hidup” karena diperankan langsung oleh aktor di atas panggung. Ekspresi, dialog, dan chemistry antar karakter bisa memberikan nuansa yang lebih personal dan menyentuh, terutama di momen-momen emosional yang jadi ciri khas arc ini.

Banyak fans juga penasaran apakah produksi kali ini akan menghadirkan inovasi efek panggung yang lebih canggih dibanding adaptasi sebelumnya. Mengingat popularitas Chainsaw Man yang terus meningkat, bukan tidak mungkin pihak produksi akan meningkatkan kualitas dari segi set, musik, hingga koreografi pertarungan.

Dengan kombinasi cerita yang kuat dan potensi visual yang kreatif, Chainsaw Man The Stage 2026 berpeluang jadi salah satu pertunjukan teater anime paling dinanti tahun ini. Tinggal menunggu apakah versi panggung ini mampu menghadirkan emosi yang sama—atau bahkan lebih dalam—dibanding versi aslinya.

Continue Reading

Event

Silent Hill F Umumkan Kolaborasi Kosmetik dengan Fatal Frame II: Crimson Butterfly Remake

Published

on

Silent Hill F Umumkan Kolaborasi Kosmetik Dengan Fatal Frame Ii: Crimson Butterfly Remake

www.gwigwi.com –

Nuansa horor Jepang kembali menguat dengan diumumkannya kolaborasi spesial antara dua waralaba legendaris. Melalui pengumuman resmi, Silent Hill f mengonfirmasi kolaborasi kosmetik dengan game horor ikonik Fatal Frame II: Crimson Butterfly versi remake. Kolaborasi ini langsung menarik perhatian penggemar genre horor, terutama karena mempertemukan dua pendekatan teror psikologis yang sama-sama kuat namun memiliki ciri khas berbeda.

Pengumuman tersebut dibuka dengan kalimat misterius, “Something lies within the fog and darkness”, sebuah frasa yang dengan sempurna merepresentasikan identitas kedua game. Silent Hill dikenal dengan kabut tebal, horor simbolik, dan tekanan psikologis, sementara Fatal Frame II identik dengan kegelapan, kutukan, serta teror berbasis ritual dan arwah penasaran. Perpaduan keduanya memunculkan ekspektasi tinggi akan konten kolaborasi yang sarat atmosfer menyeramkan.

Kolaborasi ini difokuskan pada konten kosmetik khusus, meski detail lengkapnya masih dirahasiakan. Berdasarkan pola kolaborasi serupa di industri game, kosmetik tersebut diperkirakan mencakup kostum karakter, aksesori, atau elemen visual yang terinspirasi langsung dari Fatal Frame II: Crimson Butterfly. Kemunculan elemen seperti motif kupu-kupu merah, kamera obscura, atau simbol ritual kembar menjadi spekulasi yang ramai dibicarakan di komunitas.

Pilihan Fatal Frame II sebagai mitra kolaborasi juga dinilai sangat tepat. Game tersebut sering disebut sebagai salah satu game horor Jepang paling menakutkan sepanjang masa, dengan cerita tragis tentang ikatan saudara kembar dan ritual pengorbanan. Versi remake-nya kembali menghidupkan atmosfer kelam tersebut dengan visual modern, menjadikannya relevan untuk diperkenalkan ke generasi pemain baru.

Sementara itu, Silent Hill f sendiri merupakan entri terbaru dalam franchise Silent Hill yang mengambil pendekatan berbeda dari seri sebelumnya. Dengan latar Jepang dan sentuhan horor folklor yang lebih kental, Silent Hill f dianggap sebagai titik temu ideal untuk kolaborasi dengan Fatal Frame. Keduanya sama-sama menekankan rasa tidak nyaman yang perlahan, bukan sekadar jumpscare, menjadikan kolaborasi ini terasa alami secara tematik.

Meski masih belum diumumkan tanggal rilis maupun bentuk kosmetik secara detail, pengembang menyatakan bahwa informasi lanjutan akan dibagikan dalam waktu dekat. Hal ini membuat penggemar diminta untuk “stay tuned” sembari bersiap menyambut konten kolaborasi yang diprediksi akan menjadi salah satu crossover horor Jepang paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.

Kolaborasi ini juga mencerminkan tren industri game modern yang semakin sering mempertemukan IP legendaris dalam bentuk konten kosmetik. Selain menjadi bentuk penghormatan antar franchise, kolaborasi semacam ini juga memperluas jangkauan audiens, mempertemukan komunitas penggemar Silent Hill dan Fatal Frame dalam satu pengalaman horor yang saling melengkapi.

Secara keseluruhan, kolaborasi Silent Hill f x Fatal Frame II: Crimson Butterfly Remake menjanjikan pengalaman estetika horor yang kaya dan penuh simbolisme. Dengan atmosfer kabut, kegelapan, dan teror psikologis yang menjadi benang merah keduanya, kolaborasi ini berpotensi menjadi salah satu momen crossover horor paling berkesan bagi penggemar game horor Jepang.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending