Hapus cuitannya tentang kerjaan barunya di klub malam Shibuya, Sakaguchi Anri timbulkan banyak pertanyaan

GwiGwi.com – Ada lebih banyak masalah yang dihadapi mantan aktris yang kini berprofesi sebagai bintang film porno, Sakaguchi Anri (26) setelah sebuah postingan di media sosial yang mengklaim Anri bekerja di klub malam di distrik Shibuya, dihapus.

Menurut sebuah cuitan Anri pada hari minggu, dia berhenti dari klub malam kelas atas di Roppongi dan mulai bekerja di Shibuya Seaside pada hari senin. “Ayo datang berkunjung!” tulisnya.

Menurut situs Shibuya Seaside, tarif masuk berkisar 6000 yen untuk 60 menit pertama. Untuk memilih gadis-gadis tertentu seperti Anri, pengunjung setidaknya harus menambah 3000 yen.
Embed from Getty Images

Seorang reporter dunia entertainmen mengungkapkan pada Cyzo (21 agustus) kalau keputusan Anri ini sedikit membingungkan. “Shibuya Seaside memilki sebuah billboard di depan stasiun JR Shibuya dekat dengan Shibuya 108.” ujar sang reporter. “Menilik Shibuya Seaside adalah adalah waralaba nasional, tentunya ini adalah sebuah penurunan kelas dibandingkan dengan klub malam papan atas di Roppongi. Mungkin saja Shibuya Seaside merekrut Anri dengan tawaran yang menggiurkan, berharap bisa memajangnya di billboard.”

Terlebih lagi, Anri sepertinya baik-baik saja di klub malam sebelumnya.

Pada 4 agustus lewat Instagram, Anri menunjukkan kalau dia adalah hostess nomor 1 di klub malam tempat dia bekerja di Roppongi tersebut pada bulan Juli. “Aku bertahan selama sebulan di dunia malam, mengorbankan waktu pribadiku-hidup seakan menantang maut.” tulisnya. “Terima kasih. Aku akan berusaha sebaik mungkin di bulan Agustus”. Empat hari kemudian Anri berterima kasih pada manejemen dan pemilik klub untuk free-flow champagne, menyebut mereka sebagai keluarga.

Baca Juga:  Riku Minato umumkan pensiun dari indutri AV Jepang

Tanda-tanda masalah sebenarnya menurut reporter tadi adalah sebuah cuitan yang ditulis oleh Anri pada hari Minggu yang kemudian di hapus dan situs Shibuya Seaside juga belum menambahkan informasi tentang Anri di situs mereka. “Seperti ada masalah yang tersembunyi.” ujar reporter tersebut.

Debut Film Porno tahun lalu

Bagi Anri yang lahir di Tokyo dan debutnya di dunia entertaimen pada 2008, tahun lalu ada titik penting di hidupnya.

Pada Oktober tahun lalu Anri memulai debutnya di dunia film porno dibawah label Muteki. Pada waktu itu, spekulasi bermunculan kalau alasannya beralih profesi adalah tumpukan hutangnya pada host club.

Juni lalu, jaksa menarik kasus dimana Anri dituduh meminta bayaran sebesar 30 ribu yen tunai dari seorang host di sebuah bar di Shinjuku pada bulan April dan sebagai gantinya Anri tidak akan menyebarkan sebuah foto. Tidak alasan lebih lanjut dari pembatalan kasus ini.

Susah untuk dibayangkan

Jika Anri memang akan mulai bekerja di Shibuya Seaside, fana akan lebih mudah menemuinya, ujar reporter tersebut. “Tapi selebriti yang bekerja di klub hostess atau klub fuzoku (prostitusi) hampir tidak pernah bertahan lama.” ujar sebuah sumber. “Melihat perilaku media, sangatlah sulit membayangkan Anri bisa bertahan di klub yang terletak di depan stasiun JR shibuya.“

  • 2119 Posts
  • 0 Comments
Chief dan editor, suka nonton anime mainstream yang ga ribet, mulai mendalami yang namanya cameco (cameramen cosplay)