Connect with us

Entertainment

Bintang film AV Jepang, Yuria Satomi, mungkin akan pensiun?

Published

on

GwiGwi.com – Bintang film porno terkenal, Yuria Satomi, yang sudah membintangi hampir 400 film porno sejak debutnya 10 tahun lalu sekarang berpikir untuk mengakhiri karirnya.

“Saya berpikir untuk mengakhiri karirku di dunia film porno.” ujar Yuria yang sekarang berumur 32 tahun pada Shunkan Shinco (agustus 17-24). “Sejauh ini, aku telah mengalami saat-saat di atas maupun di bawah dan aku ingin mengevaluasi hidupku.”

Berkaitan dengan hal ini, Yuria baru saja meluncurkan sebuah otobiografi berjudul “The Girl Can’t Help It: Sex and Money” pada bulan ini. Dalam bukunya itu, dia membicarakan tentang menjual diri sebagai sebuah pekerjaan dan pengalaman seksual pertamanya yang terjadi pada umur 12 tahun.

“Saat itu aku masih kelas enam SD dan dia adalah teman sekelasku yg berasal dari Brazil.” ujarnya. “Kami melakukannya di tangga sebuah apartemen. Itu bukan pengalaman yang menyenangkan, tapi aku tetap melakukannya dengan beberapa teman sekelasku yang lain.”

Debut pada umur 18 tahun

Yuria memulai debutnya di dunia film porno pada umur 18 tahun dengan memakai nama Aya Koizumi pada tahun 2003. “Ada yang menawariku,” ingatnya. “Aku masuk dunia film porno karena aku bisa mendapatkan uang. Tapi reputasi dunia film porno sangatlah buruk tapi aku tidak bisa membeberkan apa yang sudah aku lakukan.” Yuria kemudian merubah imagenya dan memulai debutnya sebagau Yuria Satomi pada tahun 2008 sebagai aktris film porno yang memainkan peran wanita mesum.

Sebelum memasuki dunia film porno, Yuria bekerja di dunia prostitusi. Selama bekerja di dunia prostitusi, dia “menyervis” ratusan pria dalam sebuah hubungan yang disebut enjo kosai (kencan berbayar)- tapi menurutnya hal itu bukanlah pengalaman yang positif.

Hal paling menakutkan yang pernah dialami Yuria adalah berurusan dengan preman, yang menyuruhnya untuk menjual badannya. Dia berlutut dalam pose dogeza dan meminta maaf, mengatakan kalau dia hanya gadis berumur 14 tahun. “Saya diculik,” ujarnya. “dan dalam melakukan enjo kosai, aku menyadari ada resiko yang harus dihadapi. Itu semua merupakan bagian dari masa muda.”

Baca Juga:  Eks member AKB48 ini debut JAV amatiran?

Yuria Satomi muncul di film porno buatan Moodyz “Dirty Talk Handjob” pada 2014 lalu.

Seks dan pajak

Tahun lalu, Yuria muncul di halaman Shunkan Shincho setelah diketahui oleh Kantor Pajak Wilayah Tokyo bahwa Yuria tidak membayar pajak antara 2007 sampai 2013. Selama periode tersebut, rekening bank Yuria menerima deposit uang sebesar 245 juta yen.

Menurut laporan tersebut, Yuria yang berasal dari perfektur Kanagawa, menerima bayaran 45juta yen dari pekerjaannya sebagai aktris film porno. Sisa 200 jutanya adalah uang yang ditransfer oleh pacar-pacarnya yang masing mentransfer 50 juta yen ke rekening Yuria.

Dengan mempertimbangkan pajak tambahan dan tunggakan pajaknya, Kantor Pajak menentukan Yuria bisa dikenakan sanksi sebesar 115 juta yen, ungkap laporan tadi.

Yuria tidak membantah klaim dari kantor pajak. Bahkan faktanya, Yuria mengatakan kalau penghasilannya di umur 20 tahun mendekati 300 juta yen.

Yuria juga menunjukkan kalau penghematan adalah salah satu cara mengumpulkan uang dalam jumlah besar. “Aku dulu tinggal di apartemen murah yang diurus oleh saudara yang mana sewanya adalah 50.000 yen perbulan,” ujarnya.

Klub Hostess Roppongi

Sekarang, Yuria bekerja di Klub Maito, sebuah klub hostess di daerah Roppongi. Dia bekerja selama 5 malam dalam seminggu.

“Aku pikir menjadi aktris film porno adalah hal yang hebat,” ujarnya pada Shincho. “Fans datang ke event dan mereka juga mengunjungiku di klub hostess. Karena aku merasa sudah melakukan banyak hal di dunia film porno, Aku mungkin akan pensiun. Dan setelahnya, Aku ingin menikah. Aku harap aku dapat menemukan seseorang yang mau menerima masa laluku.”

Entertainment

Japan Adult Expo ditiadakan pada tahun ini, ada event baru?

Published

on

By

GwiGwi.com – Melalui akun Twitter resmi Japan Adult Expo, event tahunan bagi pecinta industri porno Jepang ini akan ditiadakan untuk tahun 2018 ini.

Tidak ada alasan pasti yang diutarakan melalui kicauan tersebut. Namun dikabarkan bakal ada event pengganti yang tidak kalah serunya untuk tahun depan.

Walau begitu AVOPEN, ajang penghargaan film dewasa Jepang tetap akan diselenggarakan tahun ini. Biasanya malam penganugerahan pemenang AVOPEN diumumkan di acara JAE, tapi sepertinya akan ada event tersendiri untuk hal tersebut.

Dalam kicaun tersebut juga disampaikan permintaan maaf kepada para penggemar yang telah menantikan event yang biasanya digelar di bulan November ini.

Baca Juga:  Eks member AKB48 ini debut JAV amatiran?

Continue Reading

Entertainment

Aktris JAV ikut tingkatkan kesadaran akan penyakit menular seksual

Published

on

By

GwiGwi.com – Minggu lalu aktris film porno terkenal, Akiho Yoshizawa muncul dalam sebuah diskusi yang bertujuan meningkatkan kesadaran tentang penyebaran penyakit menular seksual, terutama AIDS, tulis Saga Shimbun. (27 Mei)

Pada 26 Mei lalu, Akiho muncul di panggung bersama para pakar di bidang kesehatan di kampus Nabeshima Universitas Saga dalam acara Forum Budaya AIDS ke-4 di Saga”. Acara ini mengajak orang-orang untuk melakukan tindakan preventif demi mengurangi tersebarnya HIV yang menyebabkan Aids. Salah satunya adalah dengan cara melakukan cek kesehatan secara gratis di klinik.

“Pemeriksaan kesehatan tersebut hanya memakan waktu selama 5 menit” ungkap Akiho pada 300 peserta diskusi. “untuk mencegah AIDS, pakailah kondom. Perlu diingat kalau pemakaian kondom tidak berarti mengurangi rasa sayang kalian ke pasangan kalian.”

Akiho yang memulai karirnya di dunia film porno pada tahun 2003 lalu dibawah naungan label Alice Japan, mengatakan kalau dia selalu rutin melakukan cek kesehatan setiap bulan.

Baca Juga:  Japan Adult Expo ditiadakan pada tahun ini, ada event baru?

Jepang mengalami peningkatan jumlah infeksi HIV pada tahun 2008. Meskipun begitu, jumlah penderita masih stabil di angka 1000 sejak saat itu, ungkap kementrian kesehatan, ketenaga kerjaan, dan keselamatan.

Pada tahun 2016 kementrian tersebut melaporkan ada 1011 orang yang terjangkit HIV di tahun 2016. Dari jumlah tersebut, 735 (73%) terjangkit lewat hubungan seks sesama jenis.

Pada tahun yang sama 437 pasangan terkena AIDS, banyak dari penderita yang masih berumur 30an tahun. Menurut data tersebut sebanyak 30% dari penderita adalah mereka yang berusia 50 tahun atau lebih tua.

“Resiko terjangkit meningkat dengan adanya aktivitas seksual, maka dari itu mengadakan pemeriksaan kesehatan, meningkatkan kesadaran publik dan pelatihan adalah hal yang sangat diperlukan.” ujar doktor Soichiro Takahama dari Pusat Medis Kyushu

Continue Reading

Entertainment

Tak Cukup di industri JAV, Anri Sakaguchi dikabarkan jadi bintang di klub striptease Asakusa Rokku-za

Published

on

By

GwiGwi.com – Artis berumur 27 tahun yang kemudian beralih profesi menjadi bintang film porno Anri Sakaguchi, akan muncul di klub striptease Asakusa Rokku-za di daerah Tokyo mulai bulan depan, tulis Tokyo Sports (29 April).

Menurut koran tersebut, seseorang yang masih punya hubungan dengan klub terkenal tersebut mengatakan Anri akan memulai debutnya sebagai penari telanjang antara tanggal 16 sampai 30 Juni. Anri sendiri mengalami banyak hal dalam kehidupannya selama 2 tahun terakhir. Pada oktober 2016 lalu dia memulai karir sebagai bintang film porno dibawah naungan label Muteki. Anri membintangi 8 judul film porno salah satunya yang berjudul “Promiscuous Anri” yang dirilis oleh label Moodys pada Juni tahun lalu.

Pada saat memulai debutnya sebagai bintang film porno, banyak spekulasi kalau salah satu alasan Anri untuk berallih profesi adalah menumpuknya hutang – hutang Anri di klub Host. Pada Juni tahun lalu, jaksa mencabut tuduhan pada Anri, tuduhan dimana Anri dianggap meminta bayaran sebesar 30.000 yen secara tunai dari seorang host di daerah Shinjuku di bulan April sebagai ganti tidak menyebarkan sebuah foto.

Baca Juga:  Aktris JAV ikut tingkatkan kesadaran akan penyakit menular seksual

Anri kemudian bekerja sebagai hostess di sebuah lounge di daerah Roppongi selama sebulan di bulan Juli, sebelum pindah ke klub lain di daerah Shibuya. Pada bulan September lalu, Anri mengumumkan lewat akun instagramnya kalau karirnya di dunia film porno berakhir, sebuah keputusan yang dia buat untuk fokus pada pekerjaannya sebagai hostess. Asakusa Rokku-za secara berkala memang memperkerjakan bintang film porno. Ai Uehara mungkin salah satu bintang terkenal yang pernah muncul di Rokku-za pada tahun 2016 lalu setelah dia pensiun dari dunia film porno.

Continue Reading

Trending