Connect with us

Cosplay

GwiCosMo: Kalau Costume Aku Dibantu Mama

Published

on

Halo teman-teman anime holic semua apa kabar?? Kita The Club GwiGwi baik-baik aja dan masih ganteng kok hehe.

Pada tanggal 28 September 2014 bertempat di kampus STBA, Jl. Cihampelas Bandung GwiGwi dapet kesempatan mewawancarai salah satu cosplayer yang ikut meramaikan acara Yamato Damashi. Namanya Niza Fauziah, ada yang sudah kenal?? Kalau belum kita kenalan sama dia dulu yuh.

Cosplay Interview-1

Coba dong kenalin diri kamu sendiri

Nama saya Niza Fauziah, umur 19 tahun kuliah di UNIKOM jurusan Sastra Jepang Semester 1

Asli orang bandung??

Enggak, aku aslinya dari Karawang. Di Bandung aku tinggal di rumah kakak aku.

Nah hari ini kamu nge cosu-in apa sih?? Jelasin donk

Hari ini aku nge-cosplay-in Kotori dari Love live. Love live sendiri adalah anime bergenre music tentang Idol project gitu.

Apa sih yang bikin kamu tertarik sama cosplay?

Soalnya lucu gitu ngeliatnya, kita seakan-akan jadi karakter anime di dalamnya.

Terus buat cosplay kan butuh kostum,kamu bikin sendiri atau beli?

Ada yang beli, ada juga yang bikin sendiri kalau kostum yang bikin sendiri aku di bantu sama mama.

Kamu udah berapa lama jadi cosplayer? Terus apa sih yang memotivasi kamu jd cosplayer?

Sampai sekarang udah 1 tahun jadi cosplayer, awalnya ngeliat temen terus kayaknya rame, eh sekarang jadi hobi deh akhirnya.

Cosplay Interview-2

 

Saat ini kamu tergabung sama grup cosplay apa?

Aku kan asalnya dari karawang, jadi di Bandung belum ikutan grup cosplay apa-apa. Kalau di Karawang nama grup cosplay-nya Okaeri.

Siapa karakter yg pertama kamu cosu-in? trus karakter apa yang paling berkesan? Eits jangan lupa sebutin karakter apa aja yang pernah kamu cosu-in?

Yuki Kuran, dari Vampire Knight. Terus karakter yang menurut aku paling berkesan buat di cosu-in tuh Asuna SAO, soalnya cantik, baik hati, pintar masak, dan tidak sombong haha. Aku pernah jadi Asuna SAO, Kirigiri Dangan Ronpa, Karin Uzumaki Naruto, Kotori Love live, Maid Pikachu, sama Aisha dari Elsword Online.

Selama kamu jadi cosplayer, event apa yang menurut kamu paling berkesan?

Menurut aku sih, HelloFest, soalnya pertama kalinya nge cosu-in karakter yang aksesorisnya ribet. Jadi ya capek, ribet, tapi berkesan. Terus respon pengunjung juga bagus dan banyak yang minta foto.

Cosplay Interview-3

Buat penutup,apa pesan kamu buat para cosplayer yang lain?

Jangan OOC, jangan liat cosplayer dari tampang nya.

Eh satu lagi,status??

SINGLE hahaha

 

Nah itu dia hasil wawancara GwiGwi sama salah satu cosplayer yang meramaikan acara Yamato Damashi STBA Bandung. Buat kamu para cosplayer yang pengen kayak Niza bisa diinterview sama The Club GwiGwi langsung aja kontak kami. Kamu bisa dapat interview, photo session dan featured artikel di GwiGwi. Ini tanpa dipungut biaya lho!!!!

 

 

Advertisement

Cosplay

Kumpulan Cosplayer Memukau dan Unik di Comic Market 105

Published

on

Kumpulan Cosplayer Memukau Dan Unik Di Comic Market 105

www.gwigwi.com – Comic Market 105 telah dilaksanakan di Tokyo Big Sight pada 29-30 Desember 2024 kemarin, dan menjadi comiket terbesar saat ini dengan perkiraan mencapai 14500 booth. Selain booth booth dari para IP dan para creator tentu saja daya tarik lainnya adalah para cosplayer itu sendiri, berikut kumpulan foto foto cosplayer yang memukau serta unik dari C105

 

Credits: All photos belong to their respective owners

Continue Reading

Cosplay

Menangkan Suara Juri, Ini Dia Cosplayers Terbaik UniPin SEACA Cosplay Competition 2022

Published

on

GwiGwi.com – Kompetisi cosplay se-Asia Tenggara garapan UniPin, UniPin SEACA Cosplay Competition, akhirnya telah mengumumkan para pemenang atas kompetisi ini. Sebagai salah satu rangkaian dari UniPin SEACA 2022, para cosplayers di seluruh Asia Tenggara menyambut hangat kompetisi yang diselenggarakan sejak 10 Oktober hingga 19 November ini.

Maaf Anda Melihat Iklan

Dilakukan seluruhnya secara daring, para peserta cukup mengirimkan foto cosplay mereka melalui form registrasi kompetisi. Foto-foto yang sudah masuk kemudian akan melewati tahap seleksi awal oleh tim komite internal UniPin. Selain seleksi komite internal, para peserta juga harus melalui penilaian oleh para juri dari tiga negara sekaligus yaitu John Switch (Indonesia), Ritheania (Singapura) dan Hakaosan (Filipina). Selanjutnya, 25 peserta terpilih dari Indonesia, Singapore, Malaysia, Filipina, dan Thailand, akan berpartisipasi dalam kompetisi cosplay ini untuk memperebutkan total prizepool sebesar Rp15.000.000.

Adapun penilaian para juri dalam kompetisi ini akan terdiri dari empat kategori:

1. Keakuratan kostum – Perhatian pada detail kostum seperti warna, aksesoris, penataan rambut, dan properti pelengkap lainnya

2. Penggambaran karakter – Penggambaran karakter baik melalui foto ataupun video yang sesuai dengan kepribadian tokoh/karakter cosplay

3. Kreativitas – Penambahan detail kostum dan karakter sesuai kreativitas peserta

4. Penilaian keseluruhan – Penilaian keseluruhan, detail visual, dan pembawaan karakter

Total 25 peserta yang lolos kualifikasi kemudian disaring menjadi 10 peserta terbaik. Pada akhirnya, hanya tiga pemenang yang menjadi pilihan juri. Alexander Bella yang mempertunjukkan cosplay sebagai Bloodhound dari Apex Legends keluar sebagai juara pertama, disusul Hera yang membawakan karakter Ahri dari League of Legends sebagai juara kedua, dan Ryouma Tetsu yang mengenakan kostum sebagai The Scarecrow, salah satu villain utama Batman, yang keluar sebagai juara ketiga. Ketiga juara yang berasal dari Indonesia ini berhasil mengalahkan cosplayer lainnya yang berasal dari negara-negara Asia Tenggara.

Selain karakter-karakter yang telah disebutkan, karakter lainnya yang turut memeriahkan SEACA Cosplay Competition adalah karakter Fanny dari game MLBB, Kindred dan Gwen dari game League of Legends, Jean dari game Genshin Impact, dan Uchiha Sasuke dari serial Naruto.

Dengan berakhirnya UniPin SEACA Cosplay Competition, Debora Imanuella, Senior Vice President UniPin Community, menyebutkan harapannya agar kompetisi ini menjadi sarana untuk menyalurkan bakat dan kreativitas para gamers dan cosplayers.

“Kami berharap kompetisi ini dapat menjadi salah satu channel untuk menyalurkan kreativitas fans karakter-karakter game, anime, serial, dan budaya populer lainnya, serta para cosplayer untuk dapat menampilkan karakter favorit mereka,” ujar Debora.

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Cosplay

Ngintip Gudang Kostum Cosplayer Jepang Enako

Published

on

GwiGwi.com – Enako adalah cosplayer paling terkenal di Jepang saat ini — dan juga paling sukses.

Maaf Anda Melihat Iklan

Pada tahun 2019, dirinya menghasilkan $90.000 per bulan, meningkat sepuluh kali lipat dari tahun 2016. Dia adalah juru bicara untuk perusahaan anima dan game, dan juga menghasilkan yen dari streaming. Dia membuat penampilan yang sangat rutin di sampul majalah mingguan, meskipun tidak membebankan biaya pemodelan untuk ini, keputusan cerdas yang mendorong majalah untuk terus mempekerjakannya.

Sukses dan ketenaran berarti uang. Ini juga berarti banyak kostum.

Dalam kasus Enako, seluruh gudangnya penuh dengan kostum. Dia memiliki ratusan dan tidak seperti ide cosplay konvensional, cosplaynya kebanyakan adalah karakter original, jadi dia akan terkena masalah hak cipta untuk penampilan profesional/berbayarnya di acara atau di TV.

Dalam penampilan TV baru-baru ini, seperti dilansir Kotaku, Enako memberikan tur ke gudang kostumnya, yang sangat tertata dengan baik dengan kotak-kotak berbeda yang ditunjuk oleh foto-foto isinya. Ratusan kostum juga termasuk wig dan alat peraga. Beberapa yang terakhir agak di sisi besar.

Klip berikut mencakup video dan beberapa cuplikan di balik layar dari pemotretan. Tur di dalam gudang dimulai sekitar pertengahan video.

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending