Gaming
Game Jump Force Tengah Memasuki DLC Musim Keduanya
GwiGwi.com – Bermain game memang bisa menjadi salah satu cara melepas kejenuhan. Tentu tiap orang memiliki genre favoritnya masing-masing. Ada yang suka game balapan, ada yang suka game petualangan, dan ada yang suka memainkan game multiplayer.
Semuanya bebas dimainkan, asalkan bisa memberikan kepuasaan dan kebahagiaan tersendiri. Kita kini memasuki era dimana game dengan grafik sederhana, tapi gameplay yang menarik bisa mendapat minat tersendiri di hati masyarakat.
Game dengan tampilan yang sederhana seperti Minecraft saja bisa mendapatkan atensi yang luar biasa, baik dari masyarakat luas, hingga para Youtube yang berpengaruh. Minecraft sendiri memiliki tipe permainan yang menenangkan, yang mengajak tiap playernya untuk bisa tetap hidup sendirian di lokasi yang selalu baru.
Apabila kalian tertarik, kalian bisa mengikuti panduan ini untuk mendownload Minecraft. Disana akan diajarkan bagaimana kalian bisa mendownload Minecraft dan mengaturnya agar permainan bisa dinikmati secara lebih sempurna.
Selain dari gameplay yang menenangkan, banyak orang juga berminat pada game bergenre fighting, yang mana terdapat dua karakter yang saling bertarung. Karakter ini bisa dikendalikan oleh player lain atau NPC, tergantung dari mode permainan.
Hal yang menarik selain gameplay adalah karakter. Baik dari anime, kartun, ataupun game lain, setiap orang memiliki hero nya masing-masing. Apa jadinya jika semua karakter dikumpulkan dalam satu game yang utuh?
Jawabannya adalah Jump Force!
Seputar Game Jump Force
Jump Force mengangkat dari sejarah 50 tahun majalah Shonen Jump, sebuah terbitan yang telah menjadi rumah dari beberapa seri manga yang benar-benar legendaris seperti Fist of the North Star, JoJo’s Bizarre Adventure, Naruto dan Dragon Ball.
Ini semua adalah sebuah cerita atau kisah yang selalu berputar di sekitar protagonist yang mengharuskan mereka bertarung dengan protagonist lainnya.
Perkelahian besar ala-ala Smash Bros menjadi daya tarik yang kuat, tetapi sayangnya ini tidak akan membuat penggemar serial manapun melompat kegirangan.
Jump Force adalah semacam game pertarungan. Game ini adalah pertarungan arena 3v3 yang berbasis di sekitar sistem pertarungan button-mashing yang sederhana. Kalian akan berulang kali menekan tombol serangan ringan atau serangan berat untuk membuah kombo serangan yang menyakitkan.
Tidak setiap game harus menjadi mirip dengan Tekken 7, dimana hampir setiap karakter terasa hampir sama untuk dimainkan. Masing-masing memiliki animasi dan gerakan khusus yang unik, tetapi kalian melakukannya dengan cara yang persis sama, apa pun karakter yang kalian pilih.
Serangan dasar dan gerakan khusus juga terasa terputus satu sama lain. Seperti tidak ada pembeda dari satu karakter dan karakter lain, yang menjadikan game ini agak sedikit membosankan, padahal ada peluang yang besar untuk dimanfaatkan.
Hal ini dibalut dengan cerita yang bisa dibilang tidak mengesankan sama sekali. Setiap pergerakan animasi di cutscene sangat tidak menghibur penonton yang melihatnya. Alur cerita yang tidak jelas juga membuat game ini jelek di mata penggemar Shonen Manga.
Tapi, karena daya Tarik utama game ini adalah karakternya, update berkala selalu dilakukan untuk selalu menambah karakter-karakter baru untuk dimainkan. Sampai saat ini, Jump Force telah memasuki DLC Season Ke-dua.
DLC Season 2 Jump Force
Jump Force saat ini sedang dalam musim kedua DLC, dimulai dengan Todoroki dari My Hero Academia, Meruem dari Hunter x Hunter, Hiei dari Yu Yu Hakusho, dan yang terbaru Yoruichi dari Bleach.
Karakter terakhir musim ini, Giorno Giovanna dari JoJo's Bizarre Adventure telah diumumkan beberapa waktu lalu. Bandai Namco baru-baru ini memberikan screenshot dari protagonis dari seri Golden Wind, beberapa minggu lagi dari tanggal rilis Giorno yang diharapkan.
Hadirnya Giorno memberikan kepuasan tersendiri untuk fans serial anime Jojo’s Bizarre Advanture. Jika dulunya mereka bisa memainkan karakter utama yakni Jojo dan Dio, kini mereka bisa memainkan Giorno, yang juga menjadikan seri ini cukup popular di mata khalayak umum.
Dengan begitu, pilihan karakter Jump Force menjadi semakin kaya. Screenshot menunjukkan gameplay Giorno dan Stand-nya, Gold Experience Requiem, sekaligus memberikan bocoran tentang bagaimana Giorno bisa dimainkan di Jump Force.
Menjadi asisten yang bisa diandalkan dalam pertaurangan, stand Giorno melakukan pertarungan dengan sarat visual Jojo, termasuk serangan yang bergerak cepat dan efek over-the-top yang diekspresikan melalui screen shot nya.
Trailer terakhir yang dirilis Bandai Namco untuk Jump Force adalah trailer Yoruichi di bulan Januari, membuat beberapa orang berspekulasi tentang gameplay Giorno. Para modder di masa lalu telah dapat mengakses “early build” dari Giovanna bersama Yoruichi akhir tahun lalu, yang bisa mengisyaratkan jika karakter-karakter ini bisa dipastikan masuk dalam game.
Dengan ekspektasi trailer Giorno segera menyusul screenshotnya, fans Jojo tidak perlu menunggu lama untuk memainkan sang GioGio yang ikonik dalam seri Golden Wind.
Giorno yang diduga menjadi karakter final dari Season Dua ini mengisyaratkan Season Ketiga yang akan segera dibuka. Kira-kira karakter apalagi yang bisa dimainkan ya? Apakah Bandai akan memperbaiki story nya yang berantakan? Mari kita tunggu bersama.
PC gaming
Review Game Stupid Never Dies: Aksi Zombi Terlemah Memburu Cinta di Dungeon Mematikan!
Di antara deretan Action RPG yang beredar di pasaran, Stupid Never Dies hadir membawa angin segar lewat konsep permainan yang absurd, konyol, sekaligus sangat adiktif. Digarap oleh GPTRACK50 Inc.—studio asal Osaka yang didirikan oleh veteran industri Hiroyuki Kobayashi (sosok di balik waralaba legendaris seperti Devil May Cry dan Resident Evil)—game ini meluncur secara global di bawah naungan publisher SEGA untuk platform PC Steam dan PlayStation®5. Mengusung genre yang dijuluki “Blazing Fast Growth Action RPG”, mari simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Auto Draft
Impresi Visual & Performa Teknis
Dari segi estetika, Stupid Never Dies memadukan gaya visual gothic-arcade yang kental dengan nuansa komedi gelap. Desain karakter dan monsternya tampil eksentrik, mulai dari sang protagonis zombi yang konyol hingga bos monster berpenampilan mencolok. Animasi pertempuran disajikan dengan tempo yang sangat cepat dan visual efek pertarungan yang meriah.

Auto Draft
Di ranah performa teknis, optimasi permainan terasa sangat solid. Mengingat tempo permainannya yang sangat tinggi, stabilitas frame rate dijaga dengan baik tanpa gejolak lag atau stuttering saat layar dipenuhi oleh puluhan musuh. Dukungan efek suara dan trek soundtrack bergenre pop-punk yang energik makin memperkuat atmosfer aksi hack-and-slash yang membakar semangat.
Mekanik Gameplay & Alur Cerita
Pemain akan mengendalikan Davy, sosok zombi penakut yang menempati kasta paling bawah di hierarki masyarakat monster. Takdir Davy berubah saat ia jatuh cinta pada Julia, seorang pahlawan manusia yang terbeku. Demi mencairkan es dan menghidupkan kembali gadis impiannya, Davy harus memberanikan diri menjelajahi dungeon berbahaya.

Auto Draft
Keunikan utama game ini terletak pada sistem Blazing Fast Growth:
-
Body Hack: Fitur modifikasi fisik di mana Davy bisa merombak bagian tubuhnya untuk meningkatkan atribut dan daya tahan.
-
Style Eat: Kemampuan unik untuk menggigit dan memangsa musuh guna mencuri keterampilan tempur mereka secara instan.
Sistem ini membuat progres kekuatan karakter terasa amat cepat. Davy yang awalnya sangat lemah dapat berubah menjadi pembantai monster yang sangat overpowered dalam waktu singkat.
Kelebihan & Kekurangan
-
Kelebihan:
-
Konsep & Progresi Unik: Mekanik Body Hack dan Style Eat memberikan kepuasan instan dalam menaikkan kekuatan karakter.
-
Pacing & Pertarungan Cepat: Tempo pertarungan fast-paced ala game aksi klasik buatan veteran Devil May Cry.
-
Musik & Humor Segar: Cerita cinta zombi yang dibalut komedi konyol serta trek lagu pop-punk yang sangat adiktif.
-
-
Kekurangan:
-
Formula Dungeon Cukup Berulang: Variasi ruang dungeon bisa terasa sedikit repetitif jika dimainkan dalam durasi panjang secara maraton.
-
Tingkat Kesulitan Melonjak di Boss Fight: Momen pertarungan bos membutuhkan refleks serta pemahaman kombinasi skill yang cukup presisi.
-

Auto Draft
Kesimpulan & Vonis Akhir
Stupid Never Dies adalah sebuah game action RPG yang segar, liar, dan penuh kejutan. Game ini sangat cocok bagi kamu yang menyukai gameplay aksi bertempo cepat dengan bumbu humor absurd dan progresi karakter yang memuaskan. Bagi pencinta game hack-and-slash unik, petualangan Davy menembus dungeon demi cinta adalah tontonan dan permainan yang sangat worth it untuk dicoba.
-
Skor Akhir: 8.5 / 10
| Informasi Utama | Detail Produk |
| Judul Game |
Stupid Never Dies |
| Developer / Publisher |
GPTRACK50 Inc. / SEGA |
| Platform |
PC (Steam), PlayStation®5 |
| Genre |
Blazing Fast Growth Action RPG |
| Tanggal Rilis |
21 – 22 Oktober 2026 |
| Rating & Mode |
Single-player |
Mobile Gaming
Gundam Blitz Order Diumumkan, Network Test Digelar November 2026
Bandai Namco resmi memperkenalkan Gundam Blitz Order, game simulasi idle gratis yang akan dirilis untuk perangkat Android dan iOS. Meski belum mengumumkan jadwal peluncuran resminya, pengembang telah menyiapkan Network Test pada 18–24 November 2026 bagi pemain yang ingin mencoba permainan ini lebih awal.
Pendaftaran untuk mengikuti pengujian tersebut sudah dibuka melalui situs resmi Gundam Blitz Order. Game ini akan menghadirkan beragam Mobile Suit dari semesta Mobile Suit Gundam, lengkap dengan model berdetail tinggi dan sistem pengembangan unit yang dirancang agar lebih praktis.
Sistem Idle untuk Memperkuat Mobile Suit
Salah satu mekanik utama Gundam Blitz Order adalah sistem pengumpulan material peningkatan secara otomatis. Material yang terkumpul dapat digunakan untuk meningkatkan level seluruh unit sekaligus, sehingga pemain tidak perlu mengembangkan setiap Mobile Suit secara terpisah.
Sistem tersebut memungkinkan pemain tetap memperkuat armada mereka tanpa harus terus-menerus melakukan aktivitas secara manual. Unit yang baru diperoleh juga bisa langsung digunakan dalam pertempuran, sebelum dikembangkan lebih lanjut untuk menghadapi tantangan yang semakin sulit.
Pendekatan ini menjadi bagian penting dari gameplay simulasi idle yang ditawarkan, dengan fokus pada pengelolaan unit dan peningkatan kekuatan tim secara bertahap.
Bangun Tim dari Berbagai Seri Gundam
Pemain dapat menyusun armada sendiri dengan mengombinasikan Mobile Suit, kapal perang, dan Mobile Armor dari berbagai seri Mobile Suit Gundam. Setiap unit memiliki karakteristik, kemampuan khusus, serta EX Skill yang dapat dimanfaatkan untuk menghadapi lawan.
Karena setiap unit mempunyai keunggulan berbeda, pemilihan komposisi tim akan menjadi salah satu faktor penting dalam permainan. Pemain perlu mempertimbangkan kombinasi unit dan kemampuan yang tersedia untuk membangun strategi sesuai kebutuhan pertempuran.
Sistem ini juga memberikan kesempatan bagi penggemar untuk mengumpulkan berbagai unit ikonis dari franchise Gundam dan menggabungkannya dalam satu armada.
Hadirkan Pertarungan Bos hingga Misi Pengawalan
Selain pertempuran reguler, Gundam Blitz Order menawarkan beragam aktivitas tambahan. Pemain dapat menghadapi bos dengan tingkat kesulitan tertentu maupun menjalankan misi pengawalan kapal perang yang membutuhkan pengelolaan unit secara tepat.
Di luar pertarungan, tersedia pula aktivitas untuk mengembangkan Mobile Suit dan mengumpulkan berbagai item yang terinspirasi dari seri Gundam. Konten tersebut melengkapi sistem idle sekaligus memberikan lebih banyak tujuan bagi pemain dalam membangun armada mereka.
Network Test Dibuka pada November
Pengujian jaringan Gundam Blitz Order dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, mulai 18 hingga 24 November 2026. Pemain yang berminat dapat mencari informasi pendaftaran melalui situs resmi game tersebut.
Hingga saat ini, Bandai Namco belum mengungkap tanggal rilis final maupun detail lengkap mengenai ketersediaan game di setiap wilayah. Informasi tambahan diperkirakan akan diumumkan secara bertahap menjelang peluncurannya untuk Android dan iOS.
Gaming
Fire Emblem: Fortune’s Weave Umumkan Expansion Pass, Cerita Baru Hadir 2027
Nintendo resmi mengumumkan Expansion Pass untuk Fire Emblem: Fortune’s Weave, game tactical RPG eksklusif Nintendo Switch 2. Konten tambahan berbayar ini sudah tersedia melalui Nintendo eShop dengan harga US$34,99, sementara paket bundel yang mencakup game utama dan Expansion Pass ditawarkan seharga US$104,99.
Expansion Pass tersebut akan dirilis secara bertahap dalam tiga gelombang. Kontennya mencakup senjata tambahan, kostum, karakter sekutu baru, hingga cerita eksklusif yang dijadwalkan meluncur pada 2027.
Gelombang Pertama Hadir dengan Senjata dari Fire Emblem: Three Houses
Konten pertama sudah dapat dimainkan mulai hari ini. Pada gelombang pembuka ini, pemain akan mendapatkan empat senjata tambahan yang terinspirasi dari Heroes’ Relics dalam Fire Emblem: Three Houses.
Kehadiran senjata tersebut memberikan tambahan pilihan bagi pemain dalam menyusun strategi pertempuran. Penggemar seri sebelumnya juga dapat menemukan referensi yang menghubungkan Fortune’s Weave dengan salah satu judul populer dalam franchise tersebut.
Sementara itu, gelombang kedua direncanakan hadir pada musim liburan akhir 2026. Nintendo menyiapkan sejumlah kostum tambahan serta tiga karakter sekutu baru, yaitu Aurora, Smyrnos, dan Jurah. Namun, tanggal peluncuran pastinya masih belum diumumkan.
Cerita Baru dan Karakter Tambahan Hadir pada 2027
Gelombang ketiga menjadi bagian utama yang paling dinantikan dari Expansion Pass ini. Dijadwalkan meluncur pada 2027, konten tersebut akan menghadirkan cerita baru dengan fokus pada empat karakter, yakni Bertrand, Talimun, Orchel, dan Anatolia.
Selain skenario tambahan, pemain juga akan memperoleh sekutu baru, kelas karakter, serta berbagai konten lainnya. Meski begitu, Nintendo belum mengungkap detail mengenai konflik yang akan diangkat maupun mekanisme baru yang mungkin diperkenalkan dalam ekspansi terakhir tersebut.
Pembagian konten menjadi tiga gelombang memungkinkan pemain memperoleh tambahan pengalaman bermain secara bertahap, mulai dari perlengkapan baru hingga perluasan cerita utama.
Update Versi 1.1.0 Sudah Tersedia
Bersamaan dengan pengumuman Expansion Pass, Nintendo turut merilis pembaruan versi 1.1.0 untuk Fire Emblem: Fortune’s Weave. Update ini menghadirkan dukungan terhadap Expansion Pass dan menambahkan tautan menuju halaman DLC di Nintendo eShop pada layar judul permainan.
Dengan fitur tersebut, pemain dapat mengakses informasi mengenai konten tambahan langsung dari menu utama game.
Untuk saat ini, gelombang pertama sudah tersedia, sedangkan gelombang kedua dan ketiga masih menunggu jadwal peluncuran lebih lanjut. Nintendo diperkirakan akan membagikan informasi tambahan mengenai isi setiap ekspansi menjelang tanggal rilisnya.
-
News4 weeks agoSophieChat: AI Resmi Diumumkan, Aplikasi Percakapan dengan xdari Atelier
-
News3 weeks agoGabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan di Valve
-
News3 weeks agoKreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun dari Dunia Menulis
-
Smartphone4 weeks agoBebas Drama Pas Mabar! Ini Rahasia Gaming Seru Bebas Suntuk Bareng POCO C81 Pro
-
TV & Movies3 weeks agoREVIEW FILM VERITY, MENGUNGKAP SISI GELAP PENULIS TERSOHOR
-
TV & Movies4 weeks agoJangan Tertipu Image Couple Goals! iQIYI Original ‘Dalam Suka dan Dusta’ Ungkap Sisi Gelap di Balik Pernikahan Selebriti
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Forgotten Island, Animasi DreamWorks Berlatar Mitologi Filipina
-
Smartphone3 weeks agoPOCO F9 Series Siap Meluncur di Indonesia 5 Oktober, Tegaskan Posisi sebagai The True Flagship




