Connect with us

Music

FEMM Jepang Merilis EP ‘404 Not Found’ Bersamaan dengan Video Musik ‘Peach’

Published

on

GwiGwi.com – FEMM adalah duo boneka manekin yang sebelumnya menarik perhatian para remaja dan influencer dari Amerika Serikat dan seluruh dunia karena merilis lagu ‘Fxxk Boyz Get Money’. Tak lama kemudian, penggemar FEMM – yang dikenal sebagai “agen” – muncul di mana-mana di seluruh dunia. Album debut FEMM “Femm-Isation” membawa rap wanita Jepang ke audiens yang benar-benar baru dan mencapai 10 Teratas di tangga lagu Album Dunia di Billboard di AS.

Bulan Oktober lalu, fans manekin rap duo FEMM bingung dengan arti dari pesan error “404 not found” yang muncul saat mengakses situs resmi mereka. Ini diikuti dengan minggu penuh keheningan dari seluruh social media resmi FEMM, dan kemudian kemunculan tiba-tiba lagu baru mereka ‘Level Up feat. Duke of Harajuku ’awal bulan ini. Hari ini (20 November), FEMM merilis EP enam lagu baru mereka – dan, tentu saja, judulnya adalah ‘404 Not Found'.

Anggota FEMM mengatakan bahwa mereka memilih judul “404 Not Found” untuk menyampaikan bahwa album ini adalah ”musik baru yang belum ada sebelumnya, sehingga tidak bisa ditemukan tidak peduli seberapa keras Anda mencarinya”.

Video musik untuk lagu utama EP ini yang berjudul ‘Peach' juga dirilis hari ini.

FEMM / ‘Peach (Music Video)’

‘Peach’ diproduksi oleh Danny L Harle, kolaborator Charli XCX dan Rina Sawayama yang juga merupakan anggota kunci dari label musik Bubblegum bass Inggris PC MUSIC, bersama dengan Radical Hardcore Clique, pelopor genre Japalanta yang memadukan musik tradisional Jepang dengan musik trap modern.

Suasana gelap dan moody dari intro musik ini memberi jalan pada irama keren yang semakin jauh menuju kekacauan dan distorsi yang rendah sehingga membawa pendengar dalam perjalanan menuju dunia virtual.

Dunia tersebut dihidupkan secara visual oleh sutradara video yang berbasis di London, Weirdcore, seorang kolaborator reguler dengan Aphex Twin. Weirdcore telah mengerjakan video untuk artis top seperti MIA dan Radiohead, dan baru-baru ini berkolaborasi dengan The 1975. Itu diproduksi oleh kolektif BRDG visioner, yang telah menjadi teman dekat FEMM selama beberapa waktu.

Video ini menampilkan grafik komputer 3D jadul yang sangat unik, menciptakan kembali dua anggota FEMM sebagai avatar menari dengan rambut dan riasan yang terinspirasi oleh buah persik dan krim sama seperti yang diungkapkan dalam lirik, dengan latar belakang trippy dari bentuk geometris dengan kota digital yang tersebar sebagai skybox-nya. Video avant-garde namun memiliki impact ini mencerminkan kekacauan digital lagu tersebut.

FEMM telah lama membuat musik “dark pop”, sebuah genre yang baru-baru ini mendapatkan perhatian dunia melalui artis-artis seperti Billie Eilish, Grime dan Ashnikko. ‘Peach' adalah lagu pop gelap lainnya, tetapi dicampur dengan api industri dan rap radikal. Daripada mengikuti tren saat ini, FEMM terus mengembangkannya, memberikan rasa musik baru yang hanya bisa datang dari mereka.

Lagu-lagu lain di EP menampilkan produksi oleh Star Boy (DaBaby / Lil Uzi Vert), serta pembuat lagu wanita Jepang YUA dan Diana Chiaki, yang didekati langsung oleh anggota FEMM sebagai penggemar karya mereka. Produser lain termasuk pemain musik bass Jepang HABANERO POSSE dan hip-hop linchpin dari Jepang KM.

Dengan suara yang tak terduga , musik terbaru FEMM menggabungkan batas antara manusia dan mesin, perbatasan dan bahasa, untuk menghadirkan “dunia yang belum pernah dilihat dunia ini”

Informasi Artis

Artist: FEMM

EP: ‘404 Not Found’

Tanggal Rilis: November 20, 2020

Dengarkan: https://FEMM.lnk.to/404NotFound

  1. Sit Down (producer: HABANERO POSSE)
  2. Bury Me (with all my $$) (producer: YUA)
  3. Peach (producers: Danny L Harle / Radical Hardcore Clique)
  4. Play By The Rules (producer: Diana Chiaki)
  5. Boss (producer: KM)
  6. Level Up feat. Duke of Harajuku (producers: Star Boy / Loesoe / Radical Hardcore Clique)
Advertisement

Entertainment

Akemi ID Hadirkan Dua Member Baru, Ochi dan Mika Sebagai Bagian dari Regenerasi Grup

Published

on

Akemi Id Hadirkan Dua Member Baru, Ochi Dan Mika Sebagai Bagian Dari Regenerasi Grup

www.gwigwi.com – Jakarta, Agustus 2026 — Independent girl group asal Jakarta, Akemi ID, mengumumkan perubahan dalam susunan member sekaligus memperkenalkan dua wajah baru yang akan melanjutkan perjalanan grup.

Sebelumnya, Manajemen Akemi ID telah memutuskan untuk mengakhiri status keanggotaan Aiko sebagai Member Akemi ID setelah melalui proses evaluasi dan komunikasi bersama Manajemen. Keputusan tersebut menjadi bagian dari dinamika dan perkembangan Akemi ID dalam menjaga komitmen serta profesionalisme seluruh member.

Di tengah perubahan tersebut, Akemi ID kini menyambut dua member baru, Ochi dan Mika, yang diharapkan dapat memberikan warna baru dalam perjalanan grup ke depannya.

Ochi Kembali Bergabung dengan Akemi ID

Ochi bukanlah nama baru bagi Akemi ID. Ia merupakan mantan member Akemi yang kini kembali bergabung sebagai bagian dari perjalanan baru grup. Ochi secara resmi diperkenalkan kembali sebagai Member Akemi ID dalam penampilan di Indonesia Designer Art-Toys Expo Vol. 4 pada 9 Agustus 2026.

Dalam formasi barunya, Ochi akan membawa identitas warna orange dengan branding bunga orange marigold.

Kembalinya Ochi diharapkan dapat memperkuat dinamika internal maupun penampilan Akemi ID, khususnya melalui kemampuan public speaking yang dimilikinya.

Mika Resmi Naik Menjadi Member Akemi ID

Sementara itu, Mika merupakan trainee yang telah menjalani proses latihan bersama Akemi ID sejak Desember 2025. Setelah melalui proses pengembangan dan evaluasi sebagai trainee, Mika akhirnya resmi bergabung sebagai Member Akemi ID dan diperkenalkan kepada publik dalam event School of Rock pada 17 Agustus 2026.

Mika akan membawa identitas warna white dengan branding bunga white jasmine.

Dengan karakter vokalnya yang memiliki suara merdu, Mika diharapkan dapat memberikan warna tambahan bagi musik dan penampilan Akemi ID.

Menyambut Babak Baru Akemi ID

Dengan bergabungnya Ochi dan Mika, Akemi ID memasuki fase baru dalam perjalanan grup. Keduanya membawa karakter dan kemampuan yang berbeda, namun diharapkan dapat saling melengkapi dengan member Akemi ID lainnya.

Kami berharap kehadiran Ochi dan Mika bisa memberikan warna baru untuk Akemi ID. Ochi dengan kemampuan public speaking-nya, dan Mika dengan karakter vokalnya, tentunya akan menjadi tambahan yang menarik untuk perkembangan Akemi ke depan,” ujar Manajemen Akemi ID.

Sebagai independent girl group yang telah aktif sejak 2018 dan memiliki pengalaman tampil di berbagai panggung, Akemi ID akan terus mengembangkan karya, pertunjukan, serta program-programnya untuk menghadirkan pengalaman yang lebih beragam bagi para penggemar.

Kehadiran Ochi dan Mika menjadi bagian dari langkah Akemi ID untuk terus bertumbuh dan memasuki babak baru dengan semangat serta warna yang baru.

Akemi Operation Team
AKEMI ID

Kontak Akemi

Web: mez.ink/akemi.official

Instagram: https://www.instagram.com/akemiofficial.id/

Facebook: https://www.facebook.com/akemiofficial.id

TikTok: https://www.tiktok.com/@akemiofficial.id

Youtube: https://www.youtube.com/@akemiofficial2756

Spotify: https://open.spotify.com/artist/0dwjZ0qHyZxRynpZFycg01

Whatsapp: 08551614433

Continue Reading

Music

SHIFT UP Dikritik Usai Promosikan Stellar Blade: Bloodrain Lewat Video Musik Berbasis AI

Published

on

Shift Up Dikritik Usai Promosikan Stellar Blade: Bloodrain Lewat Video Musik Berbasis Ai

www.gwigwi.com – SHIFT UP menuai sorotan dari komunitas setelah merilis video musik orisinal untuk Stellar Blade: Bloodrain di kanal YouTube resminya. Video berjudul “Wanna be in LOVE” tersebut dipublikasikan hari ini, namun alih-alih mendapat sambutan positif, konten tersebut justru memicu gelombang kritik dari para penggemar.

Sejumlah penonton menilai video musik tersebut tampak dibuat menggunakan teknologi generative AI.

Dugaan ini muncul karena banyak adegan yang memperlihatkan hasil visual dengan karakteristik yang dianggap tidak konsisten, mulai dari perubahan bentuk wajah, proporsi tubuh, hingga detail anatomi karakter yang terlihat berbeda di setiap adegan.

Salah satu aspek yang paling banyak disorot adalah penampilan Evie, karakter utama dalam Stellar Blade: Bloodrain.

Banyak penggemar menilai wajah dan proporsi tubuh Evie dalam video tersebut tidak sesuai dengan desain resminya di dalam game. Perbedaan tersebut memicu berbagai komentar di media sosial, dengan sebagian pemain mengaku kecewa karena kualitas visualnya dianggap tidak mencerminkan standar yang selama ini dikenal dari SHIFT UP.

Komunitas juga mempertanyakan keputusan pengembang menggunakan video bergaya AI untuk mempromosikan game yang selama ini dipuji berkat kualitas grafis dan desain karakternya. Menurut sejumlah penggemar, pendekatan tersebut justru mengurangi identitas visual Stellar Blade yang selama ini dibangun melalui proses produksi konvensional.

Di sisi lain, ada pula pengguna yang berpendapat bahwa SHIFT UP belum memberikan pernyataan resmi mengenai proses pembuatan video tersebut.

Meski menuai kritik, video musik tersebut tetap berhasil menarik perhatian komunitas dan memicu diskusi luas di berbagai platform.

Kini para penggemar menantikan apakah SHIFT UP akan memberikan klarifikasi terkait proses produksi video tersebut atau memilih mempertahankan pendekatan yang digunakan dalam materi promosi Stellar Blade: Bloodrain.

Continue Reading

Music

for Revenge Rilis ‘I Miss You Every Brand New Day’, Original Song untuk film Spider-Man: Brand New Day

Published

on

By

For Revenge Rilis ‘i Miss You Every Brand New Day’, Original Song Untuk Film Spider Man: Brand New Day

www.gwigwi.com – for Revenge mempersembahkan ‘I Miss You Every Brand New Day', sebuah original song untuk film Spider-Man: Brand New Day. Kolaborasi ini berawal dari tawaran Sony Music dan Sony Pictures, yang melihat karya-karya for Revenge sejalan dengan emosi cerita dalam film tersebut.

Bagi for Revenge, kesempatan ini menjadi sebuah pencapaian sekaligus tantangan kreatif yang istimewa. Untuk pertama kalinya, mereka menulis karya yang tidak hanya berangkat dari pengalaman personal, tetapi juga dari perjalanan emosional Peter Parker. “Buat kami, ini sebuah kehormatan. Nggak pernah bayangin for Revenge bisa diberi kesempatan untuk menulis karya based on salah satu franchise film terbesar di dunia,” ungkap Boniex. Band ini juga mengaku harus menyelami sudut pandang yang berbeda dalam proses penciptaan lagu tersebut. “Biasanya kami membuat karya berdasarkan apa yang kami alami. Kali ini harus menyatu dengan apa yang dirasakan Peter Parker di film tersebut. Sebagai fanboy Spider-Man, sekali lagi, ini sebuah kebanggaan, untuk menggali sisi emosional seorang Peter Parker,” lanjutnya.

‘I Miss You Every Brand New Day' membawa identitas emosional for Revenge ke dalam semesta Spider-Man: Brand New Day. Lagu ini menjadi pertemuan antara narasi personal yang selama ini kuat dalam karya for Revenge dengan dinamika perjalanan salah satu karakter pahlawan super paling ikonis di dunia. Diperkaya oleh kontribusi sejumlah musisi dan sosok kreatif, lagu ini menghadirkan vokal tamu dari Cynantia Pratita, arahan vokal oleh Kamga, serta paduan suara dari Gege Gumilar, Mulia Aprianto, Nadine Arlyanaza, dan Luginia Raftiane. Proses produksinya turut melibatkan sejumlah nama di balik layar industri musik Indonesia, menegaskan skala dan keseriusan karya ini sebagai original songl.

‘I Miss You Every Brand New Day' akan menjadi karya spesial bagi pendengar for Revenge, penggemar Spider-Man, serta siapa pun yang pernah berhadapan dengan rindu, kehilangan, dan harapan untuk memulai sebuah hari yang baru. Dengarkan sekarang di seluruh digital streaming platform di Indonesia

Executive Producer             : Muhammad Soufan for Sony Music Entertainment Indonesia

A&R                                        : Keke Kananta

Performed by                       : for Revenge

Composed by                       : Moch Boniex Nurwega & Faisal Riant Sahputra

Music Produced by              : for Revenge, Faisal Riant Sahputra & Samuel Theophilus Japutra

Vocal Directed  by               : Kamga

Vocal Recorded by              : Yusup Albantani at Sony Music Studios Indonesia

Guest Vocal by                     : Cynantia Pratita

Choir by                                                 : Gege Gumilar, Mulia Aprianto, Nadine Arlyanaza & Luginia Raftiane

Vocal Edited by                    : Sinyo Luntungan at Ebony Ivory Studio

Drums Recorded by            : Ikhsan Rizaldy at Studio 12

Drums Edited by                  : Samuel Theophilus Japutra

Mix Prep by                          : Samuel Theophilus Japutra

Mixed & Mastered by         : Dimas Pradipta at Sum It! Studio

Assisted by                            : Carlo Jogi & Dita Suria at Sum It! Studio

Dolby Atmos by                   : Gamaliel A. Pradipta at Sony Music Studios Indonesia

Published by                         : PT. Sony Music Publishing Indonesia

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending