Connect with us

Serial Anime

EGOIST dan GARNiDELiA akan isi lagu tema untuk anime Fate/Apocrypha

Published

on

GwiGwi.com – Website resmi dari anime adaptasi dari novel Fate/Apocrypha karya TYPE-MOON dan Yuichiro Higashide mengumumkan pada hari Sabtu bahwa EGOIST dan GARNiDELiA akan membawakan lagu tema untuk anime ini. EGOIST membawakan lagu tema  “Eiyū Unmei no Uta” (The Song of a Hero's Fate), dan GARNiDELiA akan membawakan lagu penutup.

EGOIST sebelumnya membawakan lagu tema GUILTY CROWN, tiga film Project Itoh, Kabaneri of the Iron Fortress, dan kedua musim PSYCHO-PASS. Sedangkan GARNiDELiA pernah membawakan lagu untuk Kill la Kill, Qualidea Code, The Irregular at Magic High School, dan Gekijōban Mahōka Kōkō no Rettōsei: Hoshi o Yobu Shōjo.

Anime ini akan tayang pada bulan Juli dan tayang di channel Tokyo MX, BS11, Tochigi TV, Gunma TV, dan MBS. Serial ini akan tayang spesial di Netflix.

 

Pemeran dalam anime ini:

Maaya Sakamoto sebagai Ruler
Natsuki Hanae sebagai Sieg
Junichi Suwabe sebagai Saber of Black
Kouki Uchiyama sebagai Shirō Kotomine
Miyuki Sawashiro sebagai Saber of Red
Saori Hayami sebagais Archer of Red
Koji Yusa sebagai Lancer of Red
Makoto Furukawa sebagais Rider of Red
Tetsu Inada sebagai Caster of Red
Satoshi Tsuruoka sebagai Berserker of Red
Kei Shindou sebagai Assassin of Red
Shunsuke Takeuchi sebagai Archer of Black
Ryotaro Okiayu sebagai Lancer of Black
Rumi Ookubo sebagai Rider of Black
Mitsuru Miyamoto sebagai Caster of Black
Ai Nonaka sebagai Berserker of Black
Sakura Tange sebagai Assassin of Black

Higashide sendiri akan mengerjakan naskah anime ini, dan Yoshiyuki Asai akan menyutradarai anime ini di studio A-1 Pictures. Yukei Yamada akan mengadaptasi karakter pada novel untuk anime ini. Masaru Yokoyama mengerjakan musiknya.

Fate/Apocrypha adalah dunia paralel untuk Fate/stay malam di mana Greater Grail telah dihapus dari Fuyuki setelah Kudus Ketiga Grail War dan menghilang selama bertahun-tahun. Sekitar tahun 2000-an, sekitar waktu yang sama seperti Kelima Holy Grail War akan terjadi, kelompok yang menjarah Grail, Yggdmillennia, secara terbuka menyatakan memisahkan diri mereka dari Asosiasi Mage dan bahwa mereka berada dalam kepemilikan Grail. Asosiasi mengirimkan lima puluh orang majus untuk mengambilnya, tapi semua kecuali satu yang langsung dibantai oleh Lancer Black. Satu yang tersisa berhasil mengaktifkan sistem cadangan Greater Grail, yang memungkinkan untuk memanggil empat belas Pegawai Negeri total. Ini menandai awal dari Great Holy Grail Perang di Trifas, menampilkan dua faksi yang berbeda, Black Fraksi, yang anggotanya merupakan bagian dari Yggdramillennia, dan Fraksi Merah, yang anggotanya dikirim oleh Asosiasi Mage dengan pengecualian satu dari Gereja . Grail itu sendiri juga memanggil Penguasa untuk bertindak sebagai mediator dari Holy Grail War.

 

Advertisement

Serial Anime

Mei Kinosaki Marriagetoxin Curi Perhatian, Visual Keren Picu Perdebatan Fans

Published

on

Mei Kinosaki Marriagetoxin Curi Perhatian, Visual Keren Picu Perdebatan Fans

www.gwigwi.com –

Karakter Mei Kinosaki dari anime Marriagetoxin sukses mencuri perhatian sejak kemunculannya. Dengan desain visual yang mencolok—rambut blonde dan aura stylish—Kinosaki langsung jadi salah satu karakter yang paling banyak dibicarakan oleh fans.

Visual Menarik, Langsung Viral

Tak bisa dipungkiri, daya tarik utama Kinosaki ada pada desain karakternya yang “gak main-main”. Perpaduan penampilan elegan dan ekspresi yang khas membuatnya standout dibanding karakter lain.

Di media sosial, banyak penggemar memuji tampilannya yang dianggap “cakep parah” dan berbeda dari tipikal karakter anime pada umumnya.

Perdebatan Soal Gender

Namun, di balik popularitasnya, muncul perdebatan yang cukup ramai. Meski dalam cerita Kinosaki sendiri sudah menjelaskan identitas gendernya, masih ada sebagian fans—termasuk netizen Jepang—yang meragukan atau tidak percaya dengan penjelasan tersebut.

Hal ini bukan pertama kalinya terjadi di dunia anime, terutama untuk karakter dengan desain androgynous (tampak ambigu secara visual).

Mei Kinosaki Marriagetoxin Curi Perhatian, Visual Keren Picu Perdebatan Fans

Fenomena Karakter Androgynous di Anime

Karakter seperti Kinosaki sering memicu diskusi karena tampilannya yang tidak mudah dikategorikan secara langsung. Dalam banyak kasus, justru di situlah letak daya tariknya—memberikan nuansa misterius sekaligus memperluas representasi karakter dalam cerita.

Namun di sisi lain, perbedaan persepsi antar fans juga tak terhindarkan, apalagi jika visual dan informasi dalam cerita dianggap tidak selaras oleh sebagian penonton.

Tetap Jadi Sorotan Utama

Terlepas dari perdebatan tersebut, satu hal yang pasti: Mei Kinosaki berhasil menjadi pusat perhatian. Popularitasnya terus meningkat, baik karena desain visual maupun diskusi yang mengikutinya.

Dengan hype yang terus berkembang, karakter ini berpotensi menjadi salah satu ikon baru dari Marriagetoxin, sekaligus contoh bagaimana desain karakter yang kuat bisa memicu reaksi besar di komunitas anime.

Continue Reading

Serial Anime

Review Anime Liar Game Episode 3: Kemenangan Besar dan Ancaman Game Berikutnya

Published

on

Review Anime Liar Game Episode 1: Awal Permainan Penuh Tipu Daya Dan Ketegangan Psikologis

Anime Liar Game semakin memanas di episode ketiga dengan perkembangan cerita yang signifikan dan penuh ketegangan. Setelah melalui permainan penuh tipu daya di episode sebelumnya, kali ini fokus cerita menyoroti hasil akhir dari game pertama yang menentukan nasib para pemain.

Pada episode ini, dua karakter utama yaitu Kanzaki Mao dan Akiyama Shinichi akhirnya berhasil memenangkan permainan pertama mereka. Dengan kecerdikan strategi dan kerja sama yang solid, keduanya mampu mempertahankan uang sebesar 100 juta Yen, sekaligus memperoleh tambahan 200 juta Yen yang kemudian dibagi rata. Masing-masing dari mereka membawa pulang total 100 juta Yen—sebuah kemenangan besar yang menunjukkan kemampuan berpikir taktis dan kepercayaan satu sama lain.

 

Namun, kemenangan ini bukanlah akhir dari perjalanan. Justru, episode ketiga menjadi jembatan menuju konflik yang jauh lebih besar. Setelah merasakan kemenangan, Kanzaki dan Akiyama dihadapkan pada kenyataan bahwa game kedua telah menanti—dan tantangannya jauh lebih berbahaya serta kompleks dibandingkan sebelumnya. Ketegangan mulai dibangun dengan atmosfer yang lebih gelap, mengisyaratkan bahwa permainan berikutnya tidak hanya menguji kecerdasan, tetapi juga mental dan moral para peserta.

Dari segi produksi, anime ini dikerjakan oleh Madhouse, sebuah studio legendaris yang dikenal dengan kualitas cerita dan visual yang konsisten. Adaptasi ini mengangkat kisah yang telah selesai pada rentang tahun 2006 hingga 2015, sehingga alur ceritanya sudah matang dan memiliki fondasi narasi yang kuat. Penyajian adegan strategi dalam episode ini terasa rapi dan mudah diikuti, meskipun penuh dengan intrik.

 

Untuk penayangan, Liar Game dapat disaksikan secara resmi melalui platform streaming Crunchyroll. Episode terbaru dirilis setiap hari Selasa pukul 22:00 WIB, memberikan jadwal rutin bagi para penggemar untuk mengikuti perkembangan cerita yang semakin menegangkan.

 

Secara keseluruhan, episode ketiga Liar Game berhasil memberikan kepuasan melalui penyelesaian game pertama sekaligus membangun rasa penasaran terhadap game berikutnya. Kombinasi antara kecerdasan karakter, konflik psikologis, dan alur cerita yang terus meningkat membuat anime ini semakin menarik untuk diikuti. Jika kamu menyukai anime dengan tema strategi dan mind games, maka Liar Game adalah pilihan yang tidak boleh dilewatkan.

Continue Reading

Serial Anime

Review Anime Re:Zero Season 4 Episode 2 – Perjalanan Menuju Menara dan Awal Ujian Baru

Published

on

Review Anime Re:zero Season 4 Episode 1 – Awal Arc 6 Dan Terungkapnya Rahasia Besar

Anime Re:Zero − Starting Life in Another World Season 4 atau Re:Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu Season 4 melanjutkan ceritanya di episode kedua dengan fokus pada perjalanan menuju lokasi penting dalam Arc 6, yaitu Menara Auguria Dune.

Pada episode ini, Subaru bersama Julius, Ram, Beatrice, Meili, dan Rem (yang masih dalam kondisi “AFK”) memulai perjalanan mereka menuju menara tersebut. Perjalanan ini bukan sekadar perpindahan lokasi, tetapi juga menjadi momen penting yang memperlihatkan dinamika antar karakter serta kesiapan mereka menghadapi tantangan yang akan datang.

Sepanjang episode, nuansa petualangan terasa cukup kuat dengan latar padang pasir yang luas dan misterius. Interaksi antar karakter juga menjadi salah satu daya tarik utama, terutama bagaimana Subaru terus berusaha menjaga timnya tetap solid di tengah situasi yang penuh ketidakpastian.

Menariknya, episode kedua ini lebih berfokus pada build-up cerita. Tidak banyak konflik besar yang terjadi, namun justru di situlah kekuatannya. Penonton diajak merasakan perjalanan yang perlahan namun pasti menuju inti konflik Arc 6. Ketegangan mulai dibangun secara halus, terutama dengan bayangan ancaman yang menunggu di Menara Auguria Dune.

Pada bagian penutup episode, rombongan akhirnya mencapai titik Menara, yang menjadi penanda bahwa cerita utama dari arc ini akan segera dimulai. Momen ini terasa cukup klimaks meskipun tanpa aksi besar, karena memberikan rasa penasaran yang tinggi terhadap apa yang akan terjadi selanjutnya.

Dari segi produksi, anime ini masih digarap oleh studio White Fox yang telah menangani Re:Zero sejak season pertama. Kualitas visual tetap konsisten dengan ciri khasnya, terutama dalam penggambaran atmosfer dan ekspresi karakter yang emosional.

Perubahan menarik hadir dari sisi musik. Jika sebelumnya melibatkan Sony Music, kini pada season 4 peran tersebut digantikan oleh Warner Bros Music. Opening berjudul Recollect yang dibawakan oleh Konomi Suzuki dan Ashniko memberikan nuansa yang segar namun tetap sesuai dengan tema cerita. Ditambah dengan aransemen musik dari Giga dan TeddyLoid, kualitas audio dalam anime ini terasa semakin kuat dan modern.

Secara keseluruhan, episode kedua Re:Zero Season 4 berfungsi sebagai jembatan menuju konflik utama Arc 6. Dengan perjalanan yang penuh makna, atmosfer yang kuat, serta penyajian yang konsisten, anime ini terus menjaga kualitasnya dan semakin menarik untuk diikuti di episode-episode berikutnya.

 

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending