Connect with us

TV & Movies

Daftar Film Rilis Oktober 2014

Published

on

Berikut gwimin mau share film-film yang bakal tayang di bulan Oktober 2014. Langsung saja dilihat ya.

Annabelle

Horror – 3 October 2014 (USA)

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/annabelle-movie-poster-1_zps2fed76eb.jpg

sepasang kekasih mengalami pengalaman supranatural yang menakutkan dari boneka tua yang telah dirasuki roh jahat

Director: John R. Leonetti

Writer: Gary Dauberman

Stars: Ward Horton, Annabelle Wallis, Alfre Woodard

[divider]

Gone Girl

Drama | Mystery | Thriller – 3 October 2014

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/gone-girl-movie-poster_zpsad3114bd.jpg

Hilangnya sang istri yang tengah menjadi fokus utama media, berubah ketika sang suami yang tak bersalah malah menjadi sorotan karena ada bukti-bukti si suami membunuh sang istri

Director: David Fincher

Writers: Gillian Flynn (screenplay), Gillian Flynn (novel)

Stars: Ben Affleck, Rosamund Pike, Neil Patrick Harris

[divider]

The Good Lie

Drama – 3 October 2014 (USA)

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/MV5BMjA0Njc1MzA4MF5BMl5BanBnXkFtZTgwODc1MjUwMjE_V1__SX1436_SY743__zps3b9814f4.jpg

Film ini mengisahkan tentang para korban perang di Sudan yang sudah dimulai sejak 1983. Para korban yang harus berjalan hingga seribu mil demi mencari sebuah keselamatan. Lima belas tahun kemudian, adanya upaya kemanusiaan akan membawa 3600 laki-laki dan perempuan untuk pindah ke Amerika. Mereka yang dipindahkan ke Amerika akan mendapatkan tempat tinggal dan pekerjaan agar dapat mencoba memulai kehidupan mereka yang baru.

Director: Philippe Falardeau

Writer: Margaret Nagle

Stars: Reese Witherspoon, Arnold Oceng, Ger Duany

[divider]

Addicted

Drama | Thriller – 10 October 2014 (USA)

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/MV5BNjMzMTUyNzU3Nl5BMl5BanBnXkFtZTgwNjM5MjAwMjE_V1__SX1436_SY743__zpsc709c840.jpg

Cerita berpusat pada Zoe, seorang wanita dalam pernikahan sempurna kuno. Pasangan ini sedang sibuk membesarkan tiga anak, sementara dikhususkan untuk karir mereka.Tapi itu tidak cukup untuk memenuhi semua keinginan saat dia segera menemukan dirinya memuaskan kecanduan seks dengan pria lain, yang menempatkan dia di jalan yang berbahaya bahwa dia tidak mungkin bertahan hidup.

Director: Bille Woodruff

Writers: Christina Welsh (screenplay), Ernie Barbarash (screenplay)

Stars: Sharon Leal, Boris Kodjoe, John Newberg

[divider]

Dracula Untold

Action | Drama | Fantasy – 10 October 2014 (USA)

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/MV5BMTkzNzI1OTI4N15BMl5BanBnXkFtZTgwNTQ2NzEwMjE_V1__SX1436_SY743__zps3670bc36.jpg

kisah balas dendam, di mana Luke Evans membuat kesepakatan dengan Iblis dan menggunakan kekuatan gelap untuk melawan pasukan yang lebih gelap

Director: Gary Shore

Writers: Matt Sazama, Burk Sharpless

Stars: Luke Evans, Dominic Cooper, Sarah Gadon

[divider]

Alexander and The Terrible, Horrible, No Good, Very Bad Day

Comedy | Family – 10 October 2014 (USA)

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/SinopsisFilmAlexanderAndTheTerrible2014SteveCarellJenniferGarner_zps28c8d614.jpg

Disney's “Alexander and the Terrible, Horrible, No Good, Very Bad Day” mengikuti eksploitasi Alexander (Ed Oxenbould) yang berusia 11 tahun karena dia mengalami hari yang paling mengerikan dan mengerikan (terrible and horrible day) dari kehidupan masa mudanya.

Director: Miguel Arteta

Writers: Rob Lieber (screenplay), Rob Lieber (screen story)

Stars: Bella Thorne, Jennifer Garner, Steve Carell

[divider]

The Judge

Drama – 10 October 2014 (USA)

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/Sinopsis2BFilm2BThe2BJudge2B20142BRobert2BDowney2BJr2C2BRobert2BDuvall2C2BVera2BFarmiga_zpscb5db6ac.jpg

Dalam Film The Judge bintang Robert Downey Jr. berperan sebagai Hank Palmer yaitu seorang big city lawyer (pengacara) yang kembali ke rumah masa kecilnya dimana ayahnya Judge Joseph Palmer (Robert Duvall) diduga terlibat dalam pembunuhan. Dia menetapkan untuk menemukan kebenaran dari sepanjang jalan yang menghubungkannya dengan keluarga terasing, jauh dari tahun sebelumnya.

Director: David Dobkin

Writers: Nick Schenk (screenplay), Bill Dubuque (screenplay)

Stars: Robert Downey Jr., Robert Duvall, Vera Farmiga

[divider]

Fury

Action | Drama | War – 17 October 2014 (USA)

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/MV5BMTQ5NDM2MDc5OV5BMl5BanBnXkFtZTgwOTYzOTcwMjE_V1__SX1436_SY743__zps6f3cad5e.jpg

Pada akhir Perang Dunia II, April 1945, Sekutu membuat dorongan terakhir mereka di Teater Eropa, seorang battle-hardened army bernama sersan Wardaddy (Pitt) diberi perintah untuk membawa tank Sherman dan lima orang awak nya dalam misi mematikan di belakang garis musuh. Karena kalah jumlah dan persenjataan, Wardaddy dan anak buahnya menghadapi peluang besar dalam usaha mereka untuk menyerang di jantung Nazi Jerman. –

Director: David Ayer

Writer: David Ayer

Stars: Brad Pitt, Shia LaBeouf, Logan Lerman

[divider]

The Book of Life

Animation | Adventure | Comedy – 17 October 2014 (USA)

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/The2BBook2Bof2BLife2B2014_zpsbdfbaa4c.jpg

The Book of Life adalah kisah tentang seorang pemuda yang harus menghadapi ketakutan terbesar dan mengikuti hatinya untuk menulis ulang takdirnya. Dipenuhi dengan cinta, tawa, musik dan ketegangan, petualangan besar ini bagi seluruh keluarga akan menghangatkan hati para penonton karena mengingatkan semua orang tentang pentingnya menghormati masa lalu sambil merangkul masa depan.

Director: Jorge R. Gutierrez

Writers: Jorge R. Gutierrez (screenplay), Douglas Langdale

Stars: Zoe Saldana, Channing Tatum, Ron Perlman

[divider]

Men, Women & Children

Comedy | Drama – 17 October 2014 (USA)

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/Men2BWomen2Band2BChildren2B2014_zps33f127a5.jpg

Film ini mengikuti kisah sekelompok remaja SMA dan orang tua mereka karena mereka berusaha untuk menavigasi banyak cara internet dan telah mengubah hubungan mereka, komunikasi mereka, citra diri mereka, dan kehidupan cinta mereka.

Director: Jason Reitman

Writers: Chad Kultgen (novel), Jason Reitman

Stars: Kaitlyn Dever, Rosemarie DeWitt, Ansel Elgort

[divider]

Ouija

Horror – 24 October 2014 (USA)

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/Ouija2B2014_zps9a2dd00b.jpg

Mengikuti sekelompok teman-teman mencoba untuk melakukan kontak dengan teman sekelas yang baru saja meninggal, melalui papan kuno bernama “Ouija”. Ternyata mereka membangkitkan kekuatan gelap dan menakutkan dari Ouija, membuat mereka harus menghadapi ketakutan yang paling menakutkan.

Director: Stiles White

Writers: Juliet Snowden (screenplay), Stiles White (screenplay)

Stars: Olivia Cooke, Ana Coto, Daren Kagasoff

[divider]

John Wick

Action | Thriller – 24 October 2014 (USA)

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/MV5BMjEzMzQ2Mjg1N15BMl5BanBnXkFtZTgwNDEyODU3MjE_V1__SX1436_SY743__zpse6e0a00d.jpg

Film John Wick 2014 merupakan film trailer action yang besar dibintangi oleh Keanu Reeves, berperan sebagai mantan pembunuh bayaran yang datang dari masa pensiunnya untuk melacak gangster yang telah mengambil segala sesuatu darinya.

Directors: Chad Stahelski, David Leitch

Writer: Derek Kolstad (screenplay)

Stars: Keanu Reeves, Bridget Moynahan, Willem Dafoe

[divider]

Nightcrawler

Crime | Drama | Thriller – 31 October 2014 (USA)

http://i1153.photobucket.com/albums/p504/gwigwicom/MV5BMTUwNjU2MTI3OF5BMl5BanBnXkFtZTgwMzIwNzk3MjE_V1__SX1436_SY743__zps37610440.jpg

Seorang pria muda bernama Lou yang mencari sebuah pekerjaan. Lou akhirnya menjadi jurnalis kriminal di Los Angeles. Selain pekerja keras dia juga akan melakukan apapun untuk mendapatkan liputan kriminal yang sedang terjadi.

Director: Dan Gilroy

Writer: Dan Gilroy

Stars: Jake Gyllenhaal, Rene Russo, Bill Paxton

 

Advertisement

TV & Movies

Claresta Taufan, Stefan William, Aliando Syarief hingga Anjasmara Bintangi Original Series Terbaru iQIYI Indonesia Bunga di Tepi Jurang

Published

on

By

Claresta Taufan, Stefan William, Aliando Syarief Hingga Anjasmara Bintangi Original Series Terbaru Iqiyi Indonesia Bunga Di Tepi Jurang

www.gwigwi.com –

Setelah sebelumnya hadir dengan genre misteri lewat Bercinta Dengan Maut, kali ini iQIYI Indonesia memperkenalkan original series drama terbarunya, Bunga di Tepi JurangSeries ini menandai babak baru perjalanan iQIYI Indonesia dalam menghadirkan tontonan original yang menggugah emosi.

Melalui teaser perdana yang dirilis hari ini, iQIYI Indonesia memperkenalkan kisah Andini sebagai karakter utama. Cerita ini hadir dengan lapisan konflik yang lebih kompleks, didukung jajaran bintang papan atas di industri hiburan Indonesia serta kejutan penampilan cameo yang sontak memicu spekulasi dan antusiasme di media sosial.

Produksi ini merupakan hasil kolaborasi iQIYI Indonesia dengan Leo Pictures, di bawah arahan sutradara Angling SagaranBunga di Tepi Jurang didukung oleh jajaran aktris dan aktor terkemuka Indonesia, termasuk Claresta TaufanStefan WilliamAliando Syarief, dan Derby Romero. Selain deretan pemeran utama, series ini juga menampilkan aktor legendaris Anjasmara, aktor muda yang sedang naik daun Raden Rakha, serta artis asal Thailand, Moshlong.

Bunga di Tepi Jurang adalah kelanjutan komitmen kami untuk terus memperkaya cerita yang telah kami bangun sejak Bercinta Dengan Maut. Dengan membawa cerita ini, kami ingin memberikan pengalaman yang lebih dalam dan lebih personal bagi penonton, sekaligus menegaskan komitmen iQIYI Indonesia dalam menghadirkan drama original berkualitas tinggi,” ujar Dinesh Ratnam, Senior Managing Director for SEA di iQIYI.

Bunga di Tepi Jurang dirancang untuk mempertahankan esensi drama penuh ketegangan dan emosi yang menjadi ciri khas produksi original iQIYI Indonesia, sekaligus memperluas jangkauan cerita dengan konflik-konflik baru yang lebih intens.

Perjalanan Andini Dalam Menentukan Takdirnya

Bunga di Tepi Jurang membawa penonton menyusuri sebuah masa dalam hidup Andini ketika ia harus menghadapi konsekuensi dari pilihan-pilihan masa lalu sekaligus mempertaruhkan segalanya demi mempertahankan apa yang paling berharga baginya.

Judul Bunga di Tepi Jurang sendiri menjadi metafora perjalanan Andini sebagai sosok yang tetap berusaha tumbuh dan mempertahankan jati dirinya, meski berdiri di titik paling rentan dalam hidupnya. Sepanjang cerita, penonton akan diajak mengikuti bagaimana Andini menghadapi tekanan dari berbagai arah, mulai dari keluarga, karier, hingga percintaan, sambil perlahan menemukan kekuatan untuk menentukan arah hidupnya sendiri.

Setiap karakter yang hadir membawa dinamika baru dalam kehidupan Andini, memperumit setiap keputusan yang diambil sekaligus menguji sejauh mana Andini mampu mempertahankan prinsip dan keyakinannya.

Komitmen iQIYI Indonesia Menghadirkan Cerita dari Sudut Pandang Perempuan

Melalui Bunga di Tepi Jurang, iQIYI Indonesia kembali mengangkat kisah dari sudut pandang perempuan. Berbeda dari narasi konvensional yang kerap menempatkan tokoh perempuan sebagai korban keadaan, karakter Andini dihadirkan sebagai sosok yang aktif mengambil keputusan, berjuang menghadapi tekanan, dan menemukan kekuatannya sendiri di tengah berbagai tekanan yang dihadapinya.

Pendekatan ini sejalan dengan visi iQIYI Indonesia untuk terus memproduksi cerita lokal yang tidak hanya menghibur, tetapi juga relevan dengan realitas tantangan perempuan Indonesia masa kini, mulai dari relasi, tekanan sosial, hingga proses menemukan jati diri di tengah keterbatasan pilihan.

“Memerankan Andini jadi tantangan tersendiri karena karakternya bertransformasi sepanjang 12 episode. Aku banyak belajar dari sosok Andini yang optimis, sayang keluarga, dan nggak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita. Menurut aku, Bunga di Tepi Jurang wajib banget ditonton karena menceritakan perjalanan seorang perempuan yang berjuang mewujudkan cita-citanya” ucap Claresta Taufan, pemeran Andini dalam Bunga di Tepi Jurang.

Dengan modal kesuksesan Bercinta Dengan Maut sebagai pondasi, Bunga di Tepi Jurang diharapkan mampu melanjutkan tren positif konten original iQIYI Indonesia sekaligus memperkuat posisi platform sebagai rumah bagi cerita-cerita lokal yang berani mengeksplorasi tema-tema kompleks dan penuh kejutan.

“Kami percaya cerita lokal yang kuat lahir dari realitas yang dekat dengan kehidupan penonton. Bunga di Tepi Jurangmenjadi bagian dari upaya kami untuk terus menghadirkan produksi original yang relevan, berani, dan mampu memperkuat posisi iQIYI sebagai rumah bagi cerita-cerita Indonesia yang bermakna,” ungkap Ikhsan Sasmita, Head of Original Content iQIYI Indonesia.

Continue Reading

TV & Movies

Review Film Love Barista, Megabintang yang Terdampar

Published

on

By

Review Film Love Barista, Megabintang Yang Terdampar

www.gwigwi.com – Kang Jun-woo (Lee Kwang-soo), seorang megabintang asal Korea Selatan yang kariernya mulai terasa jenuh dan penuh tekanan.

Di tengah kekacauan jadwal dan perselisihan dengan manajernya saat syuting iklan di Vietnam, sebuah insiden impulsif membuatnya terpisah dan terdampar sendirian.

Sialnya, Jun-woo kehilangan segalanya: paspor, uang, bahkan reputasinya sebagai bintang besar tidak banyak menolong di sudut kota Vietnam.

Dalam kondisi luntang-lantung tersebut, takdir mempertemukannya dengan Thao (Hoàng Hà), seorang gadis lokal yang bercita-cita menjadi barista profesional.

Lewat berbagai kesalahpahaman kocak termasuk momen di mana Thao tidak sengaja merusak ponsel Jun-woo.

Review Film Love Barista, Megabintang Yang Terdampar

Review Film Love Barista, Megabintang Yang Terdampar

Thao akhirnya setuju memberikan tumpangan tempat tinggal sementara bagi sang aktor. Dari sinilah hubungan benci-jadi-cinta yang mengocok perut sekaligus menyentuh hati dimulai.

Sutradara Kim Sung-hoon memanfaatkan persona asli Kwang-soo yang kita kenal di Variety Show Running Man.

Karakter Jun-woo adalah perpaduan antara megabintang yang narsis, gengsian, namun sebenarnya berhati rapuh dan super apes.

Kwang-soo berhasil mengeksekusi komedi situasi fisik dengan sangat natural tanpa terasa berlebihan.

Meskipun terhalang batasan bahasa (Korea Selatan dan Vietnam), chemistry antara Lee Kwang-soo dan Hoàng Hà terasa sangat hidup.

Hoàng Hà tampil memikat sebagai Thao yang mandiri dan membumi, mengimbangi kelakuan ajaib karakter Kwang-soo.

Film ini tidak hanya menjual cerita romantis, tetapi juga menjadi “surat cinta” bagi keindahan lokal Vietnam. Kehangatan kedai kopi lokal, hiruk-pikuk jalanan, hingga sinematografi yang cerah membuat atmosfer rom-com di film ini terasa begitu hangat dan nyaman untuk dinikmati.

Review Film Love Barista, Megabintang Yang Terdampar

Review Film Love Barista, Megabintang Yang Terdampar

Bagi penonton yang mengharapkan plot twist berat atau dinamika cerita yang kompleks, Love Barista mungkin terasa sedikit klise.

Formula “bintang terkenal yang jatuh miskin lalu jatuh cinta dengan orang biasa” adalah kiasan (trope) yang sudah sangat sering digunakan dalam drama maupun film romantis.

Paruh akhir film yang melibatkan konflik skandal dan drama manajemen juga diselesaikan dengan cara yang cukup tertebak.

Secara keseluruhan, Love Barista adalah jenis film yang tidak menuntut Anda untuk berpikir keras.

Film ini sepenuhnya berhasil menyampaikan tujuannya: menghibur lewat tawa dan memberikan rasa hangat lewat romansa yang manis.

Kehadiran komedian Vietnam seperti Duy Khánh juga menambah warna komedi lokal yang segar.

Jika Anda merindukan akting kocak Lee Kwang-soo dalam balutan cerita yang menyentuh, film ini wajib masuk ke daftar tontonan akhir pekan kalian!

Continue Reading

TV & Movies

REVIEW FILM MOANA (2026), Keindahan Visual Kepulauan Pasifik

Published

on

Review Film Moana (2026), Keindahan Visual Kepulauan Pasifik

www.gwigwi.com – Satu dekade setelah film animasi Moana memikat penonton di seluruh dunia, Disney akhirnya menghadirkan versi live action pada tahun 2026. Film ini dibintangi oleh Dwayne Johnson yang kembali memerankan Maui serta Catherine Laga’aia sebagai Moana. Khusus untuk penonton Indonesia, Disney juga menghadirkan lagu spesial “Sepanjang Jalan”, adaptasi dari “Along The Way”, yang dibawakan oleh Lyodra dan Amora Lemos. Lagu tersebut diputar saat credit scene dengan nuansa yang lebih energik dibandingkan versi orisinalnya.

Saat pertama kali diumumkan, proyek live action Moana memang tidak disambut dengan antusiasme yang terlalu besar. Banyak penggemar mempertanyakan apakah film ini benar-benar diperlukan. Namun, Gwiple tidak perlu khawatir karena hasil akhirnya ternyata jauh lebih baik dari ekspektasi dan terasa lebih memuaskan dibandingkan adaptasi live action Lilo & Stitch.

Review Film Moana (2026), Keindahan Visual Kepulauan Pasifik

Review Film Moana (2026), Keindahan Visual Kepulauan Pasifik

Catherine Laga’aia tampil sangat meyakinkan sebagai Moana remaja. Ekspresi, gestur, hingga pembawaan karakternya terasa natural dan berhasil menangkap semangat Moana yang dikenal pemberani sekaligus penuh rasa ingin tahu. Penampilannya menjadi salah satu kekuatan utama film ini.

Sementara itu, Dwayne Johnson masih mampu menghadirkan karisma khas Maui. Meski begitu, ada sedikit harapan agar penampilannya dibuat lebih mendekati versi animasi, terutama pada bentuk wajah yang terasa kurang chubby dan terlihat lebih tua. Menariknya, film ini tidak berusaha menyamarkan usianya dengan efek digital berlebihan, sehingga penampilannya tetap terlihat natural.

Review Film Moana (2026), Keindahan Visual Kepulauan Pasifik

Review Film Moana (2026), Keindahan Visual Kepulauan Pasifik

Dari sisi visual, hampir semua adegan berhasil diterjemahkan dengan baik ke format live action. Hanya saja, adegan musikal “You're Welcome” terasa kurang semarak dibandingkan versi animasi. Warna, imajinasi, dan kemeriahan yang menjadi daya tarik utama lagu tersebut belum sepenuhnya berhasil direplikasi sehingga kehilangan sedikit kesan magisnya.

Dari sisi visual, Disney kembali menunjukkan kualitas produksinya yang tinggi. Lanskap pulau, lautan, hingga berbagai efek visual tampil memanjakan mata dan berhasil menghadirkan nuansa kepulauan Pasifik yang indah. Salah satu yang mudah di-notice adalah si Heihei yang tampil dalam wujud yang lebih realistis, ayam kocak tersebut tetap mempertahankan ekspresi wajah yang cartoonish dan tingkah lakunya yang mengundang tawa, sehingga pesona karakter ikoniknya tidak hilang dalam proses adaptasi ke live action.

Review Film Moana (2026), Keindahan Visual Kepulauan Pasifik

Review Film Moana (2026), Keindahan Visual Kepulauan Pasifik

Meski memiliki beberapa kekurangan, Moana versi live action tetap menjadi tontonan yang menghibur dan mampu menghadirkan kembali petualangan ikonik yang dicintai banyak orang. Adaptasinya dibuat dengan penuh rasa hormat terhadap film aslinya, didukung penampilan para pemeran yang solid serta kualitas produksi Disney yang tetap terjaga. Bagi Gwiple yang menyukai film animasinya maupun sekadar ingin menikmati petualangan keluarga yang hangat di layar lebar, Moana (2026) masih sangat layak untuk ditonton.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending