Connect with us

Berita Anime & Manga

Daftar 10 Anime Musim Panas 2015 dengan Lagu Pembuka Terbaik

Published

on

GwiGwi.com – Anime musim panas 2015 akan segera berakhir dan segera akan disambut anime baru pada musim gugur, namun jika kita kilas balik, anime musim panas memiliki anime populer dengan banyak fans. Seperti apa pilihan fans tentang anime musim panas yang menurut mereka memiliki lagu pembuka terbaik? Sebuah situs anime Jepang Akiba Souken merilis hasil polling mereka kepada fans. Inilah daftar 10 teratas anime musim panas 2015 dengan lagu pembuka terbaik.

10.) “Makuranodanshi” dari Makura no danshi

Makura no Danshi

Makura no Danshi merupakan anime yang ditayangkan pada musim panas 2015 dengan total 12 episode, dimana pada setiap episode akan menampilkan berbagai adegan yaoi berbagai gaya dari setiap heroin ketika ditidurin oleh laki-laki lain. Anime ini menceritakan tentang 12 pria dengan gaya tidurnya masing-masing. Jadi tiap episode akan menampilkan heroine yang berbeda. Sejauh ini hanya diperlihatkan 1 karakter uke yang berpenampilan sangat manis.

9.) “Kodama Kotodama” (こだまことだま) oleh nano.RIPE dari Non Non Biyori Repeat

anime-non-non-biyori

Anime yang di adaptasi dari manga karya Atto yang menceritakakan tentang kisah persahabatan di sebuah sekolah dasar yang hanya memiliki lima murid dan mereka berada di kelasa yang berbeda. Cerita ini terjadi di sebuah pedesaan Asahigaoka, sebuah tempat yang tidak bisa memberi kemudahan bagi orang-orang kota, toko terdekat saja cukup jauh dan sekolahnya hanyanya memiliki lima murid saja. Hotaru Ichijo, siswa kelas lima dari Tokyo yang pindan ke Asahigaoka bersama orang tuanya, sekarang harus menyesuaikan diri dengan kehidupan pedesaan bersama dengan teman-teman barunya, dan ini adalah kisah lanjutan dari season pertamanya. Lagu Opening anime ini berjudul “Kodama Kotodama (こだまことだま)” yang dinyanyikan oleh nano.RIPE

8.) “Clattanoia”oleh by O×T (Masayoshi Oishi × Tom-H@ck) dari Overlord

OverLord

Bercerita tentang sebuah game Online populer, “Yggdrasil”, yang tiba-tiba dimatikan tanpa sebab yang pasti. Sebenarnya sudah ada pengumuman bahwa game tersebut akan dimatikan, tetapi seorang pemain yang bernama Momonga memutuskan untuk tidak melakukan Log Out. Setelah game dimatikan, Momonga berubah menjadi satu karakter yang berwujud tengkorak dan mendapat julukan sebagai “Penyihir terkuat”. Tidak ada lagi teman, keluarga ataupun tempat untuk kembali, akhirnya Momonga memutuskan untuk menguasai dunia “Yggdrasil” tersebut. Terjadi perubahan yang cukup misterius di dalam dunia game tersebut. Para karakter yang seharusnya hanya bertindak berdasarkan program, sedikit demi sedikit mulai memiliki emosi & perasaan layaknya manusia. Petualangan Momonga pun mulai memasuki babak baru.

7.) “Gate ~Sore wa Akatsuki no Yō ni~” oleh Kishida Kyoudan & The Akeboshi Rockets dari anime Gate

gate anime

Gate: Jieitai Kanochi nite, Kaku Tatakaeri adalah serial Light Novel yang ditulis oleh Takumi Yanai dan diilustrasikan oleh Daisuke Izuka. AlphaPolis telah menerbitkan 5 Volume dan 3 cerita sisi lain dari cerita utam sejak April 2010 hingga April 2014. Diadapatasi menjadi manga, diilustrasikan oleh Satoru Sao sejak Juli 2011. Kemudian pada tahun 2015 ditayangkan di pertelevisian jepang sebagai Anime Summer 2015. Bercerita mengenai sebuah gerbang misterius tiba-tiba muncul di tengah Tokyo Ginza, dan dari dalam gerbang tersebut keluar pasukan dan berbagai hewan dan monster fantasi, mereka menyerang. Kejadian yang menewaskan banyak orang di Ginza ini kemudian dikenal sebagai Tragedi Ginza. Setelah mereka dapat menaklukkan serangan dari dunia di balik gerbang, pihak pemerintah Jepang mengirim pasukan kecil untuk melihat situasi dunia baru tersebut. Dipimpin oleh prajurit yang juga seorang otaku bernama Itami, mereka menemukan sebuah desa yang diserang oleh seekor naga. Seorang elf yang berhasil selamat dari serangan tersebut akhirnya bergabung bersama Itami dan kawan-kawan, mereka pun berpetualang menjelajah dunia baru tersebut.

6.) “Friend Shitai” oleh Gakuen Seikatsubu dari SCHOOL-LIVE!

school live

Anime ini menceritakan empat siswi yang memutuskan untuk tinggal di sekolah, Yuki Takeya yang enerjik, si pecinta sekop Rumi, Rurii ketua dari grup ini yang menyatukan semua, dan Megu penasehat sekolah yang sering lalai. Keempat gadis ini menyadari bahwa mereka selamat dari serangan para zombie dan akhirnya tetap bertahan di sekolah. Diadaptasi dari Manga karya Norimitsu Kaihou dari Nitroplus dibantu Sadoru Chiba mengambarkan ilustrasi. Pertama kali rilis di Manga Time Kirara Forward di 2012 dan sudah dijilid menjadi buku diedarkan oleh Houbunsha.

5.) “Yasashii Kibō” oleh Saori Hayami dari Snow White with the Red Hair

shirayuki

Anime ini cerita tentang kerajaan Tanbarun, dimana hiduplah Shirayuki, seorang gadis yang memiliki rambut merah bagaikan apel. Warna merah indah yang sangat langka. Pangeran kerajaannya, Raji, yang dikenal sebagai si bodoh yang suka main-main dengan gadis yang unik, meminta Shirayuki menjadi selirnya. Shirayuki yang tak ingin jalannya dikekang akhirnya memutuskan lari ke negri tetangga.

4.) “Shine!!” oleh CINDERELLA PROJECT dari The Idolmaster Cinderella Girls 2nd Season.

idolmaster

Ada banyak sekali idol yang dibuat oleh Agen Talenta 346 Production. Dan sekarang, perusahaan itu memulai program baru, yaitu Cinderella Project! Mereka yang terpilih untuk bisa menginspirasi dan melihat dunia lain untuk pertama kalinya melalui kisah Cinderella. Sanggupkah mereka mendaki semua tangga untuk menuju istana? Sihir dimulai sekarang.

3.) “Ai no Prison” oleh Kangoku Danshi dari Prison School

0006

Prison School adalah anime yang menceritakan tentang 5 siswa yang bersekolah di suatu akademi di mana seluruh para murid nya adalah wanita, kecuali 5 murid laki-laki tadi. Karena kenakalan mereka, mereka pun mendapatkan berbagai tekanan batin dan mental, siksaan fisik juga tidak lepas dari hukuman tersebut.

2.) “Bravely You” oleh Lia dari Charlotte

charlotte

Charlotte (シャーロット) adalah anime yang akan ditayangkan pada bulan Juli 2015 (TV Series) diproduksi oleh P.A. Works & Aniplex. Ceritanya tentang suatu dunia di mana beberapa kalangan anak-anak akan mendapat kekuatan super saat tumbuh menjadi remaja. Ceritanya dari anime ini sendiri berpusat pada para pemilik kekuatan yang tergabung dalam OSIS Akademi Hoshi no Umi yang berusaha menyelesaikan masalah dengan kekuatan mereka.

1.) “Kakushin Teki Me Tamaru Fo~ze~!”oleh Umaru Doma (Aimi Tanaka) dari Himouto! Umaru-chan

UmaruFeat - GwiGwi

Umaru adalah seorang gadis cantik berusia 16 tahun, tinggal bersama kakaknya Taihei. Dia bersikap seperti adik sempurna yang baik hati, pintar, dan populer, yang disukai semua orang. Jadi siapa yang menyangka wujud asli Umaru saat dia di rumah? Tidur, main game, nonton TV, makan makanan tidak sehat, minum kola…. hanya itu yang ia kerjakan di rumah.

Bagaimana daftar anime diatas? apa ada anime favorit kamu? Mungkin kamu menambahkan anime lain? silakan tuliskan dikomentar.

Advertisement

Berita Anime & Manga

Review Tomb Raider King Eps.1-2

Sama-sama mengusung tema dungeon crawling seperti Solo Leveling, mampukah adaptasi anime Tomb Raider King meraih kesuksesan yang sama? Simak ulasan dua episode pertamanya di sini.

Published

on

Review Tomb Raider King Eps.1 2

www.gwigwi.com – Dikhianati kontraktornya, “Tomb Raider” Jooheon Suh hampir saja mati di sebuah makam/tomb berisikan relik ajaib saat tetiba dia kembali 15 tahun lalu saat God’s Tombs ajaib belum bermunculan. Bertekad untuk membalas, berbekal pengetahuan dan keahliannya, dia pergi mengoleksi berbagai elik dengan tangannya sendiri.

TOMB RAIDER KING dianimasikan! Manhwa karya Sanji Jiksong ini tampaknya ingin ikut mencicipi kesuksesan SOLO LEVELING. Sesama sub genre Lit-RPG (cerita dengan mekanisme gim) dan dungeon crawling, mampukah mereka meraup harta kesuksesan yang sama?

Menjanjikan petualangan, misteri, atraksi aksi yang dibumbui strategi cerdik tak terduga, TOMB RAIDER KING memiliki banyak key selling point buat penyuka sub genre ini.

Cerita dengan cerdas tidak dimulai dari awal mula karir Jooheon. Penonton langsung disuguhi misteri pengkhianatan, kenapa dia bisa kembali ke masa lalu dan protagonis yang sudah jago, cepat memahami situasi dan langsung bertindak.

Alur ringkas cepat ini membantu memaku perhatian saat animasi dan art style gambar terasa cukup saja. Sisa informasi world building dieksposisikan tokoh utama sambil jalan yang untungnya lore TOMB RAIDER KING ini cukup sederhana dan mudah dicerna.

Mungkin karena keliatan sederhana ini juga, rasanya dunianya kurang terasa spesial. Tomb yang didatangi Jooheon saat baru sadar terinspirasi dari kisah populer ‘Kapak Emas’ dari dongeng Aesop. Memang boleh saja terinspirasi demikian, tapi seperti kurang ada polesan unik ala TOMB RAIDER KING itu sendiri. Ya, ada twist berbeda, namun kurang terasa menghentak.

Entah karena Jooheon yang digambarkan dengan istilah “OP” atau over power kah? Pemuda ini sudah sakti, pede, cerdas, pokoknya wah. Dari dua episode ini, belum ada tantangan berarti mau itu dari menghajar orang atau melawan monster. Fokus memperlihatkan hebatnya dia memang boleh saja, tetapi cerita seperti lupa memberikan suspense atau pembeda dari sub genre yang sama saat sekarang dunia sudah mengenal SOLO LEVELING dan SHANGRI-LA FRONTIER (tentang petualangan seorang gamer di dunia gim, Shangri-La Frontier).

Rakurou Hizutome atau Sunraku, protagonis SHANGRI-LA FRONTIER memang jago tapi diperlihatkan juga dia tidak bisa memakai armor hingga terkena serangan sekali saja sudah fatal. Hal demikian belum ada di TOMB RAIDER KING. Karakter Jooheon terkesan power fantasy untuk para pembaca merasa strong dan kurang memiliki kedalaman lain supaya audiens bisa relate, malahan dia kadang terasa angkuh menyebalkan.

Bila ingin sekedar melihat protagonis doing cool, strong, smart stuff dibumbui misteri dan petualangan, dan diakhiri dengan mendapat harta yang bisa bikin lebih cool, strong, smart lagi, TOMB RAIDER KING mungkin bisa jadi pilihan.

Review Tomb Raider King Eps.1 2

Review Tomb Raider King Eps.1 2

Continue Reading

Berita Anime & Manga

Review Anime The Exiled Heavy Knight Knows How To Game The System Episode 2: Otak Di Atas Otot, Kemenangan Strategi Tanpa Cheat!

Published

on

Review Exiled Heavy Knight Knows How To Game The System Eps.1 2

www.gwigwi.com – Banyak anime fantasi memulai cerita dengan tokoh utama yang dibuang karena dianggap tidak berguna. Namun Exiled Heavy Knight Knows How To Game The System mengambil pendekatan yang sedikit berbeda. Masalah Elymas bukan karena ia lemah, melainkan karena semua orang terlalu cepat menyimpulkan nilai seseorang hanya dari label kelas yang ia terima. Gelar Heavy Knight dianggap sebagai jalan buntu, sementara Swordmaster diperlakukan seperti satu-satunya masa depan yang layak. Keputusan ayahnya mengusir Elymas dan mengangkat adik tirinya dari cabang keluarga sebagai pewaris terasa lebih sebagai cerminan obsesi terhadap status daripada keputusan yang benar-benar rasional.

Yang menarik, Elymas tidak menghabiskan waktunya untuk meratapi nasib atau berteriak ingin balas dendam. Ia justru melihat pengasingan itu sebagai kesempatan memulai hidup tanpa ekspektasi keluarganya. Berbekal pengetahuan tentang mekanisme dunia yang ia pahami layaknya seorang pemain yang telah membaca seluruh buku panduan, setiap keputusan yang diambil terasa penuh perhitungan. Kekuatan utama anime ini bukan aksi besar pada dua episode pertama, melainkan kepuasan melihat seseorang perlahan membalikkan stigma dengan logika, pengalaman, dan strategi.

Dari sisi produksi, GoHands kembali mempertahankan identitas visualnya. Desain karakter terlihat bersih dengan pencahayaan yang kaya, sementara latar memiliki detail yang membuat dunia fantasinya terasa hidup. Sayangnya, gaya penyutradaraan mereka masih sulit diabaikan. Kamera terus bergerak, melakukan panning, zoom in, dan zoom out bahkan ketika adegannya hanya percakapan sederhana. Ada momen ketika pergerakan kamera justru lebih aktif daripada karakter yang sedang berbicara. Bagi sebagian penonton ini menjadi ciri khas, tetapi bagi yang lain justru terasa mengalihkan perhatian dari cerita.

Dua episode pembuka ini belum menawarkan kejutan besar, tetapi berhasil menanam rasa penasaran. Anime ini tidak mencoba meyakinkan penonton bahwa Heavy Knight adalah kelas terkuat. Sebaliknya, ia mengajak penonton mempertanyakan apakah sebuah sistem benar-benar salah, atau manusianya saja yang terlalu cepat memberi cap pada sesuatu yang belum dipahami. Pendekatan tersebut membuat perjalanan Elymas terasa lebih menarik daripada sekadar kisah “tokoh yang diremehkan lalu menjadi overpowered.”

Nilai: 8,5/10. Premisnya memang familier, tetapi cara membangun karakter utama dan tema tentang prasangka terhadap potensi seseorang membuat serial ini memiliki identitas yang cukup kuat. Jika GoHands sedikit mengurangi “kamera yang hiperaktif”, pengalaman menontonnya akan terasa jauh lebih nyaman.

Review Exiled Heavy Knight Knows How To Game The System Eps.1 2

Review Exiled Heavy Knight Knows How To Game The System Eps.1 2

Continue Reading

Berita Anime & Manga

Review Anime The Exiled Heavy Knight Knows How To Game The System Episode 1: Bukti Kelas Ampas yang Ternyata Overpowered!

Published

on

Review Anime The Exiled Heavy Knight Knows How To Game The System Episode 1: Bukti Kelas Ampas Yang Ternyata Overpowered!

www.gwigwi.com – Anime fantasi dengan tema tokoh utama yang diusir keluarganya memang bukan hal baru. Namun Exiled Heavy Knight Knows How To Game The System (Tsuihou sareta Tensei Juukishi wa Game Chishiki de Musou suru) menghadirkan konflik yang cukup menarik sejak episode pertamanya. Elymas, putra keluarga bangsawan Edvaughn, dianggap gagal memenuhi harapan karena memperoleh kelas Heavy Knight, kelas yang dipandang tidak memiliki masa depan dibandingkan Swordmaster. Pandangan sempit tersebut membuat ayahnya mengambil keputusan yang sangat drastis.

Situasi semakin rumit ketika Malice, adik tiri Elymas yang berasal dari cabang keluarga, memperoleh kelas Swordmaster. Berbekal status tersebut, Malice dengan cepat menggantikan posisi Elymas sebagai pewaris resmi keluarga Edvaughn. Kudeta terhadap hak waris itu berlangsung tanpa banyak perlawanan karena seluruh keluarga lebih memilih mengejar prestise daripada menilai kemampuan seseorang secara objektif. Adegan ini menjadi fondasi konflik utama serial, sekaligus menunjukkan bagaimana sebuah label mampu mengubah nasib seseorang dalam sekejap.

Menariknya, Elymas tidak tenggelam dalam amarah atau sibuk merencanakan balas dendam. Ia menerima pengasingannya sebagai awal kehidupan baru. Berkat pengetahuannya mengenai sistem dunia yang ia pahami layaknya seorang pemain yang telah menguasai seluruh mekanisme permainan, Elymas menyadari bahwa Heavy Knight bukanlah kelas yang seburuk anggapan banyak orang. Cara berpikirnya yang tenang dan penuh perhitungan membuat tokoh utama terasa berbeda dibanding protagonis fantasi pada umumnya yang sering mengandalkan ledakan emosi.

Dari sisi visual, GoHands kembali mempertahankan ciri khasnya. Desain karakter terlihat tajam dengan efek pencahayaan yang kaya, sementara latar dunia fantasinya memiliki detail yang memanjakan mata. Sayangnya, gaya sinematografi mereka masih menjadi pedang bermata dua. Kamera terus bergerak dengan panning, zoom, dan perubahan sudut yang cukup agresif, bahkan saat adegan dialog berlangsung. Bagi sebagian penonton hal ini memberikan kesan dinamis, tetapi tidak sedikit yang justru merasa pergerakannya terlalu berlebihan sehingga mengalihkan fokus dari percakapan para karakter.

Sebagai episode pembuka, anime ini berhasil memperkenalkan dunia, sistem kelas, serta konflik keluarga yang menjadi pemicu perjalanan Elymas. Alih-alih hanya menyajikan kisah tokoh yang diremehkan lalu menjadi sangat kuat, episode pertama lebih menekankan bagaimana prasangka dan obsesi terhadap status dapat membuat seseorang kehilangan haknya. Itulah yang membuat perjalanan Elymas terasa layak untuk terus diikuti.

Nilai: 8,5/10. Episode pertama berhasil membangun konflik dengan baik dan memperkenalkan karakter utama yang cerdas serta tenang. Jika GoHands sedikit mengurangi pergerakan kameranya yang terlalu aktif, pengalaman menonton akan terasa lebih nyaman tanpa mengurangi kualitas visual yang memang menjadi kekuatan mereka.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending