Connect with us

News

CLAS:H kembali hadir ke Bandung di tahun 2018

Published

on

CLAS:H (Cosplay Live Action Show Hybrid) merupakan ajang kompetisi cosplay nasional yang telah diadakan sejak tahun 2011. Tahun ini CLAS:H mengadakan roadshow di 4 kota yaitu :

  • Surabaya (17 – 18 Februari 2018)
  • Bandung (15 April 2018)
  • Yogyakarta (12 Mei 2018)
  • Jakarta (30 Juni – 1 Juli 2018)

Setelah sebelumnya menguasai kota Surabaya pada 17 – 18 Februari kemarin, kali ini CLAS:H akan melanjutkan Roadshow ke Bandung pada 15 April 2018 di Balai Dayang Sumbi ITENAS. Pada 2017, pengunjung CLAS:H Bandung berjumlah 2.500 orang per hari. Pengunjung yang ingin hadir dapat membeli tiket masuk sebesar RP. 50.000,- di hari acara. Beberapa kompetisi akan dilaksanakan seperti :

  • ICGP

Kompetisi cosplay tahunan yang menampilkan performance dari cosplayer-cosplayer berbakat selama 3 menit dengan konsep menarik yang telah disiapkan oleh masing-masing tim. Satu tim terdiri dari 2 orang. Pemenang dari kompetisi ini akan mengikuti grand final yang diadakan di Jakarta untuk pemilihan wakil Indonesia di ajang World Cosplay Summit di Nagoya. Pada tahun 2012 lalu, tim Indonesia yang diwakilkan oleh Bandung berhasil meraih juara 3 dunia pada ajang World Cosplay Summit.

  • Single Cosplay Competition

Berkolaborasi dengan Tokyo Game Show (video game expo tahunan terbesar yang diselenggarakan di Jepang), CLAS:H akan memberikan kesempatan bagi pemenang kompetisi ini untuk menjadi perwakilan Indonesia di Tokyo Game Show. Pemilihannya sendiri dilakukan melalui foto yang diambil oleh penyelenggara saat pendaftaran kompetisi.

  • Anisong Competition

Kompetisi menyanyi tingkat nasional dimana para peserta hanya dibolehkan untuk menyanyikan lagu dari anime/tokusatsu sambal bercosplay karakter dari serial yang dinyanyikan. Pemenang dari kompetisi ini akan mengikuti grand final di Jakarta dimana mereka akan memperebutkan tiket untuk mewakili Indonesia di ajang World Karaoke Grand Prix.

  • Seiyuu Contest
Baca Juga:  Atsuko Maeda akan berhijab untuk film “Tabi no Owari, Sekai no Hajimari"

Seiyuu (voice actor/dubber) contest merupakan kompetisi dimana para kontestan akan mengisi suara karakter dari salah satu serial anime.

  • Odorite Competition

Odorite competition atau Odottemita contest adalah kompetisi dance dengan latar belakang lagu J-Pop dan koreografi hasil karya masing-masing peserta.

Tidak hanya cosplay, CLAS:H Bandung juga akan dimeriahkan oleh beberapa pengisi acara yang menarik seperti :

  • JKT48

Idol group sister dari AKB48 yang sudah tidak asing lagi di dunia musik Indonesia. JKT 48 akan tampil selama 40 menit disertai dengan program handshake.

  • Momochi Minami

DJ, idol dan presenter asal Jepang yang memiliki ciri khas unik dengan selalu memakai kigurumi style saat tampil diatas panggung

  • Nekonoi Katsu

Wakil Indonesia pada Tokyo Game Show 2017

  • Lola Zieta

Wakil Indonesia pada Tokyo Game Show 2016

  • Rian CYD

Juara 1 dari World Cosplay Summit 2016 yang merupakan wakil dari Indonesia di ajang internasional tersebut.

  • Frea Mai

Bersama Rian CYD meraih juara 1 diajang World Cosplay Summit 2016.

Di CLAS:H Bandung kali ini juga akan di meriahkan oleh Sokorahen Genki, komedian asal Jepang yang kini menetap di Indonesia dan mendalami dunia komedi di Indosia, sebagai host ditemani oleh member JKT48. Booth – booth merchandise dan makanan juga akan hadir memeriahkan acara CLAS:H Bandung tahun ini. Berikut adalah rundown dari CLAS:H Bandung 2018.

                    

Advertisement
Click to comment

Travel

Berburu kamera analog di toko kamera bekas di Tokyo

Published

on

By

GwiGwi.com – Tren fotografi yang terus berkembang ke dunia digital tidak membuat kamera analog pudar, justru makin kesini makin banyak pecinta kamera film yang mungkin ingin kembali merasakan pengalaman motret di jaman kamera tak ber-LCD.

Jepang menjadi salah satu negara pembuat kamera terkenal sebut saja Canon, Sony dan Nikon yang masih berjaya hingga saat ini. Mereka juga lah yang menjadi pelopor seni ukir cahaya ini. Tentunya Jepang bak surga kamera analog, dan kerennya kualitas fisik masih terjaga dengan baik berkat para pehobi yang selalu manjaga barang kesayangan mereka.

Berkunjung ke Jepang bagi penikmat fotografi sayang melewatkan pengalaman mampir ke toko-toko kamera analog bekas yang memberi suasana tersendiri. Shinjuku misalnya merupakan surga dunia fotografi, salah satu toko favorit ialah Toko Kamera Lucky dan Chuko Camera Box.

Toko Kamera Lucky terletak di dekat Isetan Shinjuki dan bernuansa asing. Tampilan luar toko ini yang berwarna merah dan menarik perhatian. Toko ini penuh dengan kamera berjejer yang dibuat oleh berbagai negara seperti Jepang, Jerman dan Amerika. Toko Kamera Lucky berusaha keras untuk mengumpulkan kamera buatan luar Jepang dan kamera mekanik dengan segala jenis fitur di dalamnya. Ada banyak merk kamera dalam koleksi mereka, salah satunya merk Leica yang sangat terkenal.

Baca Juga:  ACG Network, Persilangan Konten Digital dan Teknologi Blockchain

Semua komponen merk Leica sangatlah mahal, body kamera dan lensanya seharga lebih dari 100.000 yen (915 dollar). Di bagian kiri adalah Olympus OM-1 dengan lensa refleksi tunggal sedangkan di bagian kanan adalah Barnack Leica. Film kamera 35mm sekarang sedang populer dan dua kamera tadi adalah model kamera yang pertama menggunakannya. Keduanya berukuran kompak.

Toko selanjutnya adalah Chuko Camera Box. Toko ini adalah toko kamera bekas yang terletak di Shinjuku Denki-gai. Lemari kaca yang ada ditoko ini penuh dengan kamera dan toko ini memberikan nuansa markas rahasia. Penulis mencoba Genba Kantoku yang dibuat oleh Konica. Kalian bisa mengambil foto hanya dengan menekan tombol shutter. Kamera ini memiliki fitur auto fokus, flash dan auto load. Kamera ini sedikit besar tapi harganya terjangkau dan kelihatan mudah dipakai.

Chuko camera box terkenal dengan keramahan para penjaga tokonya dan pelanggan setianya. Genba Kantoku dulunya digunakan untuk mendokumentasikan tempat konstruksi. Kamera ini kokoh dan tidak rusah saat basah ataupun jatuh, juga memiliki lensa yang bagus. Begitulah pengalaman berburu kamera analog yang dikutip dari MoshiMoshiNippon.

Continue Reading

Japan

Korban tewas banjir terparah selama 36 tahun terakhir di Jepang mencapai 200 orang

Published

on

By

GwiGwi.com – Cuaca buruk masih menjadi ancaman serius untuk Jepang sampai-sampai Negara Sakura tersebut harus segera menggali jalan untuk mengatasi bencana. Hujan lebat yang terus-menerus di distrik barat Jepang sampai menyebabkan banjir bandang dan tanah longsor sudah menewaskan 200 orang.

Wilayah barat Jepang lumpuh semenjak sepekan lalu sebab banjir bandang dan tanah longsor. Beruntung, tidak sedikit komunitas-komunitas masyarakat sekitar berpuluh tahun bermukim di lereng-lereng gunung dan hingga berita ini diturunkan mayoritas dari mereka selamat dari badai.

Cuaca buruk dalam sejumlah tahun terakhir semakin tidak jarang terjadi di Jepang. Hal ini menambah pertanyaan mengenai akibat pemanasan global. Puluhan orang tewas dalam musibah serupa tahun lalu.

“Ini kenyataan yang tak terbantahkan bahwa bencana ini sebab hujan lebat yang belum pernah terjadi sebelumnya yang hadir lebih tidak jarang dalam sejumlah tahun belakangan. Menyelamatkan nyawa ialah tugas terbesar negara,” kata Kepala Sekertaris Kabinet, Yoshihide Suga, seperti dikutip dari Reuters, Kamis, 12 Juli 2018.

Baca Juga:  Atsuko Maeda akan berhijab untuk film “Tabi no Owari, Sekai no Hajimari"

Suga menuliskan pihaknya menyadari mesti memungut langkah-langkah untuk meminimalisir kerusakan dampak bencana seperti yang dirasakan Jepang ketika ini. Sayang, Suga tidak menyatakan lebih rinci tahapan apa yang dimaksud.

Sudah nyaris sepekan lebih dari 200 ribu kepala family tidak mendapat pasokan air bersih sesudah badai menerjang. Musibah ini pun telah menciptakan ribuan orang kehilangan lokasi tinggal.

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, mendatangi Kurashiki, di antara wilayah terparah yang terpapar bencana banjir dan tanah longsor. Dia berjanji bakal menurunkan pertolongan segera. Lebih dari 70 ribu personil militer, aparat kepolisian dan pemadan kebakaran diterjunkan untuk menggali jasad yang tertutup puing-puing banuntukn.

Continue Reading

News

Atsuko Maeda akan berhijab untuk film “Tabi no Owari, Sekai no Hajimari”

Published

on

By

GwiGwi.com – Atsuko Maeda bakal berperan dalam film “Tabi no Owari, Sekai no Hajimari.” Film ini disutradarai oleh Kiyoshi Kurosawa dan diciptakan untuk mengenang 25 tahun berdirinya hubungan diplomatik antara Jepang dan Uzbekistan.

Syuting untuk film ini dibuka 30 April 2018 di Uzbekistan dan berlalu 29 Mei 2018. Atsuko Maeda sebelumnya memerankan film yang disutradarai Kiyoshi Kurosawa, “Seventh Code” yang dipungut di Vladivostok, Rusia. Film “Tabi no Owari, Sekai no Hajimari” bakal diluncurkan tahun depan di Jepang.

Baca Juga:  Atsuko Maeda akan berhijab untuk film “Tabi no Owari, Sekai no Hajimari"

Continue Reading

Trending