Event
BACK-ON senang akhirnya bisa datang ke Indonesia
GwiGwi.com – Pada hari sabtu 25 Agutus 2018, di hari kedua Gelar Jepang Universitas Indonesia ke 24 (GJUI24), team gwigwi berkesempatan untuk hadir dalam press conference Guest star GJUI tahun ini yaitu BACK-ON!! Berikut cerita tanya jawab antara media dan personil BACK-ON Teeda (Rap) dan Kenji03 (Vokal, Gitar).
BACK-ON terbentuk berawal dari pertemanan semasa SMU, Teeda, Kenji03, Shu, Gori yang sama-sama suka musik. Namun seiring dengan berjalannya waktu dan kepentingan masing-masing personil yang berbeda saat ini, anggota BACK-ON menjadi hanya 2 orang saja yaitu Teeda dan Kenji03 (Kenji three).
Walaupun saat itu masih membawakan lagu-lagu rap orang lain, Teeda sudah memulai menyanyikan Rap dari umur 13 tahun, . Idola Teeda dalam rap adalah Snoop Dogg.
Mungkin banyak isu bahwa mantan personil keluar dari BACK-ON karena ada pertengkaran diantara personil, namun hal itu tidak benar, karena sampai sekarang kami masih tetap akrab dan sering bertemu, ujar ke dua personil BACK-ON.
Kenji03 (Vokal, Gitar)
BACK-ON sendiri terkenal dengan sering membawakan lagu-lagu tema untuk anime atau Anisong. Single mereka “Chain” adalah single pertama mereka yang digunakan sebagai lagu tema untuk anime Air Gear, menjadi anisong paling berkesan bagi Teeda karena dari single itu BACK-ON mulai dikenal di dunia termasuk di Indonesia.
Konsep musik BACK-ON adalah Cahaya dan Angin, Cahaya melambangkan harapan dan angin yang mendorong punggung seseorang saat kebinggung dan ragu. Sesuai dengan konsep musik mereka, dalam membuat musik BACK-ON lebih sering untuk mengambil tema sehari-hari yang menyemangati pendengar dan mengekspresikan apa yang mereka rasakan saat membuat musik. Begitu pula saat membuat anisong BACK-ON tidak terikat untuk menyesuaikan dengan tema dari anime itu sendiri.
Dalam membuat lagu ada saatnya BACK-ON kehabisan ide, di saat seperti itu Kenji03 biasanya berhenti sebentar untuk istirahat dengan driving atau berendam di air panas. Ide membuat lagu kalau dipaksakan tidak akan keluar, namun kalau sedang santai malah kadang-kadang keluar, ujar Kenji03.
Sampai saat ini belum ada tawaran kepada BACK-ON untuk mengisi anisong season baru Fairy Tail kedepan, namun BACK-ON ingin dan siap jika kapan saja ditawarkan. Jika ada kesempatan BACK-ON juga ingin muncul dalam MV sebagai karakter dari anime yang temanya dibawakan mereka dan ingin juga untuk mencoba membuat MV sebuah anisong.
Sampai saat ini belum ada rencana untuk menambah kembail personil, Kenji03 dan Teeda ingin fokus untuk menciptakan musik yang hanya bisa dilakukan berdua saja. Sejak personil menjadi dua orang saja ternyata membuat mereka menjadi lebih bebas berekspresi dalam menciptakan musik.
Teeda (Rap)
Karena kebetulan Kenji03 dan Teeda sama-sama suka hip-hop, ke depannya mereka juga ingin mencoba kolaborasi dengan rapper wanita seperti pada single mereka sebelumnya “Wimp” yang berkolaborasi dengan Lil’Fang (from FAKY). Karena Kenji03 adalah half antara Jepang dan Taiwan, Kenji03 berpikir untuk kolaborasi dengan rapper wanita dari Taiwan atau Tiongkok dan membawakan lagu dalam bahasa China, dan kalau memungkin dalam bahasa lain juga.
Untuk Indonesia sendiri bayang kami tentang Indonesia adalah makanan seperti Nasi Goreng dan Bali, Teeda ingin sekali ke Bali, mungkin suatu saat Teeda bisa liburan ke Indonesia lagi dan bermain ke Bali. Untuk Nasi Goreng sendiri mereka sering mencoba Nasi Goreng di Jepang.
“Di Sosial Media kami banyak sekali komentar dari penggemar di Indonesia, jadi kali ini kami sangat senang sekali akhirnya bisa datang dan konser di Indoneia”, ujar Kenji03 dan Teeda.
Saat ini BACK-ON belum ada rencana untuk menonton Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Jakarta kali ini. Mungkin selanjutnya kalau Kenji03 dan Teeda ke Indonesia dalam rangka liburan dan jika ada pertandingan olahraga seperti Asian Games kembali mungkin Kenji03 dan Teeda akan datang menonton.
Tentu saja BACK-ON sangat mendukung tim dari Jepang, walaupun ada dari beberapa atlet tim Jepang yang membuat kebodohan. BACK-ON berharap di masa depan dapat berpartisipasi dalam lagu pendukung tim Jepang di pertandingan Internasional ke depannya.
Sebenarnya dalam rangka 60 tahun hubungan Indonesia dan Jepang BACK-ON akan tampil di festival di Osaka, Jepang, namun karena ada bencana topan maka acara tersebut terpaksa dibatalkan.
Ke depannya BACK-ON berharap hubungan Indonesia dan Jepang menjadi semakin erat. Juga berharap semoga masyarakat Indonesia semakin mengenal Jepang dan begitu juga sebaliknya masyarakat Jepang makin mengenal Indonesia tidak hanya mengenal makanannya saja.
Hari ini 26 Agustus 2018, BACK-ON akan tampil sebagai artis utama pada GJUI24 di kampus Universita Indonesia, Depok, Jawa Barat. Jadi untuk kalian yang sudah tidak sabar untuk menonton penampilan BACK-ON tunggu apa lagi, langsung saja ke UI Depok.
Event
AKEMI ID SIAP GELAR ‘KEMISTAGE VOL. 1: THE BEGINNING’, AWAL BARU PERTUNJUKAN KONSEPTUAL BERKALA DI ZONA KOREA
www.gwigwi.com – JAKARTA, 19 MEI 2026 – Girl group independent asal Jakarta, Akemi ID, secara resmi mengumumkan gelaran pertunjukan mandiri terbaru mereka yang bertajuk “Kemistage Vol. 1: The Beginning”. Acara ini akan diselenggarakan pada Minggu, 31 Mei 2026, bertempat di Zona Korea, Mangga Dua Square, Jakarta, dengan gerbang utama (Open Gate) yang akan dibuka tepat pukul 12.00 WIB.
Berbeda dengan rangkaian konser mandiri yang pernah diadakan sebelumnya, Kemistage hadir sebagai gebrakan baru Akemi ID dalam menyajikan rangkaian pertunjukan konseptual yang akan digelar secara berkala setiap dua bulan sekali. Melalui edisi perdana bertajuk “The Beginning”, Akemi ID akan membawa para penggemar masuk ke dalam era baru group yang lebih intim, matang, dan sarat akan konsep visual yang segar.
Dalam pertunjukan berdurasi 2,5 jam ini, Akemi ID dijadwalkan akan membawakan deretan lagu original mereka, penampilan khusus dari Trainee terbaru, hingga sesi interactive games interaktif di atas panggung. Rangkaian acara kemudian akan ditutup dengan sesi Meet & Greet eksklusif berupa sesi foto dua arah (Ceki session) antara member dan para pengunjung.
Untuk menjaga keintiman jalannya acara, pihak manajemen menerapkan batasan kuota yang sangat eksklusif, di mana hanya tersedia 24 kursi prioritas bagi penonton tercepat, sementara area lainnya dialokasikan sebagai standing area. Pembelian tiket Pre-Order (PO) telah dibuka dengan harga Rp 50.000,- yang sudah mencakup akses All Day Pass serta merchandise eksklusif. Pihak manajemen juga menyediakan opsi tiket On The Spot (OTS) pada hari-H dengan harga Rp 60.000,-.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas basis penggemar, manajemen Akemi ID memberikan program khusus berupa potongan harga tiket sebesar Rp 5.000,- bagi para pengunjung yang dapat menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi Kemifirst, baik dalam bentuk fisik maupun digital pada saat registrasi ulang di lokasi.
Informasi lebih lanjut mengenai registrasi tiket Pre-Order dan pembaruan berkala mengenai Kemistage Vol. 1: The Beginning dapat diakses melalui akun Instagram resmi @akemiofficial_id atau melalui tautan formulir pendaftaran di https://forms.gle/jbfeYjF4XBy5e7Hr7.
Kontak Akemi
Instagram: https://www.instagram.com/akemiofficial.id/
Facebook: https://www.facebook.com/akemiofficial.id
TikTok: https://www.tiktok.com/@akemiofficial.id
Youtube: https://www.youtube.com/@akemiofficial2756
Spotify: https://open.spotify.com/artist/0dwjZ0qHyZxRynpZFycg01
Whatsapp: 08551614433

Akemi Id Siap Gelar ‘kemistage Vol. 1: The Beginning’, Awal Baru Pertunjukan Konseptual Berkala Di Zona Korea
Event
Chainsaw Man The Stage 2026: Reze Arc Siap Bikin Penonton Baper di Panggung!
www.gwigwi.com –
Kabar seru buat para penggemar Chainsaw Man! Adaptasi panggung Chainsaw Man The Stage dipastikan kembali pada tahun 2026 dengan membawakan salah satu arc paling ikonik sekaligus emosional, yaitu Reze Arc. Cerita ini dikenal sebagai salah satu bagian paling “nendang” secara perasaan, karena menghadirkan dinamika hubungan yang manis tapi juga tragis.
Kali ini, penonton akan diajak menyaksikan kisah pertemuan antara Denji dan Reze dalam versi live stage yang jauh lebih nyata. Pertunjukan akan digelar di dua kota besar Jepang, yaitu Tokyo pada Juli 2026 dan Kyoto pada Agustus 2026. Dengan format teater, emosi cerita diprediksi bakal terasa lebih dekat dan intens dibanding versi anime atau manga.
Arc Reze sendiri terkenal karena perpaduan antara romansa, aksi brutal, dan plot twist yang menyakitkan. Dalam versi panggung, tantangan terbesarnya adalah bagaimana menghadirkan adegan-adegan ikonik—termasuk transformasi dan pertarungan—dengan efek visual yang tetap meyakinkan. Biasanya, teater Jepang dikenal kreatif dalam memanfaatkan lighting, koreografi, serta efek praktikal untuk menggantikan CGI, jadi ekspektasinya cukup tinggi.
Yang bikin menarik, hubungan antara Denji dan Reze kemungkinan akan terasa lebih “hidup” karena diperankan langsung oleh aktor di atas panggung. Ekspresi, dialog, dan chemistry antar karakter bisa memberikan nuansa yang lebih personal dan menyentuh, terutama di momen-momen emosional yang jadi ciri khas arc ini.
Banyak fans juga penasaran apakah produksi kali ini akan menghadirkan inovasi efek panggung yang lebih canggih dibanding adaptasi sebelumnya. Mengingat popularitas Chainsaw Man yang terus meningkat, bukan tidak mungkin pihak produksi akan meningkatkan kualitas dari segi set, musik, hingga koreografi pertarungan.
Dengan kombinasi cerita yang kuat dan potensi visual yang kreatif, Chainsaw Man The Stage 2026 berpeluang jadi salah satu pertunjukan teater anime paling dinanti tahun ini. Tinggal menunggu apakah versi panggung ini mampu menghadirkan emosi yang sama—atau bahkan lebih dalam—dibanding versi aslinya.
Event
Silent Hill F Umumkan Kolaborasi Kosmetik dengan Fatal Frame II: Crimson Butterfly Remake
www.gwigwi.com –
Nuansa horor Jepang kembali menguat dengan diumumkannya kolaborasi spesial antara dua waralaba legendaris. Melalui pengumuman resmi, Silent Hill f mengonfirmasi kolaborasi kosmetik dengan game horor ikonik Fatal Frame II: Crimson Butterfly versi remake. Kolaborasi ini langsung menarik perhatian penggemar genre horor, terutama karena mempertemukan dua pendekatan teror psikologis yang sama-sama kuat namun memiliki ciri khas berbeda.
Pengumuman tersebut dibuka dengan kalimat misterius, “Something lies within the fog and darkness”, sebuah frasa yang dengan sempurna merepresentasikan identitas kedua game. Silent Hill dikenal dengan kabut tebal, horor simbolik, dan tekanan psikologis, sementara Fatal Frame II identik dengan kegelapan, kutukan, serta teror berbasis ritual dan arwah penasaran. Perpaduan keduanya memunculkan ekspektasi tinggi akan konten kolaborasi yang sarat atmosfer menyeramkan.
Kolaborasi ini difokuskan pada konten kosmetik khusus, meski detail lengkapnya masih dirahasiakan. Berdasarkan pola kolaborasi serupa di industri game, kosmetik tersebut diperkirakan mencakup kostum karakter, aksesori, atau elemen visual yang terinspirasi langsung dari Fatal Frame II: Crimson Butterfly. Kemunculan elemen seperti motif kupu-kupu merah, kamera obscura, atau simbol ritual kembar menjadi spekulasi yang ramai dibicarakan di komunitas.
Pilihan Fatal Frame II sebagai mitra kolaborasi juga dinilai sangat tepat. Game tersebut sering disebut sebagai salah satu game horor Jepang paling menakutkan sepanjang masa, dengan cerita tragis tentang ikatan saudara kembar dan ritual pengorbanan. Versi remake-nya kembali menghidupkan atmosfer kelam tersebut dengan visual modern, menjadikannya relevan untuk diperkenalkan ke generasi pemain baru.
Sementara itu, Silent Hill f sendiri merupakan entri terbaru dalam franchise Silent Hill yang mengambil pendekatan berbeda dari seri sebelumnya. Dengan latar Jepang dan sentuhan horor folklor yang lebih kental, Silent Hill f dianggap sebagai titik temu ideal untuk kolaborasi dengan Fatal Frame. Keduanya sama-sama menekankan rasa tidak nyaman yang perlahan, bukan sekadar jumpscare, menjadikan kolaborasi ini terasa alami secara tematik.
Meski masih belum diumumkan tanggal rilis maupun bentuk kosmetik secara detail, pengembang menyatakan bahwa informasi lanjutan akan dibagikan dalam waktu dekat. Hal ini membuat penggemar diminta untuk “stay tuned” sembari bersiap menyambut konten kolaborasi yang diprediksi akan menjadi salah satu crossover horor Jepang paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.
Kolaborasi ini juga mencerminkan tren industri game modern yang semakin sering mempertemukan IP legendaris dalam bentuk konten kosmetik. Selain menjadi bentuk penghormatan antar franchise, kolaborasi semacam ini juga memperluas jangkauan audiens, mempertemukan komunitas penggemar Silent Hill dan Fatal Frame dalam satu pengalaman horor yang saling melengkapi.
Secara keseluruhan, kolaborasi Silent Hill f x Fatal Frame II: Crimson Butterfly Remake menjanjikan pengalaman estetika horor yang kaya dan penuh simbolisme. Dengan atmosfer kabut, kegelapan, dan teror psikologis yang menjadi benang merah keduanya, kolaborasi ini berpotensi menjadi salah satu momen crossover horor paling berkesan bagi penggemar game horor Jepang.
-
News4 weeks agoGenshin Impact Versi “Candra VII”: Kebenaran di Balik Lembar-Lembar Purana
-
News4 weeks agoPara Pemain “Mortal Kombat II” Meriahkan Tur Global di Jakarta lewat kehadiran di Fan Event dan Red Carpet di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoGrogu Hadir Di Perayaan Star Wars Day Di Jakarta
-
TV & Movies4 weeks agoResmi Meluncur, Xiaomi TV S Mini LED 2026 Standar Baru Hiburan Premium di Rumah
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Mortal Kombat II, Semakin Berani Bermain
-
TV & Movies4 weeks agoREVIEW FILM FUZE, PERAMPOKAN DI TENGAH TEROR BOM YANG PENUH KEJUTAN
-
Box Office3 weeks agoReview Film Gohan: A Heart That Goes Home, Perjalanan Hidup Penuh Haru
-
Gaming3 weeks agoSiap Tempa Takdirmu: Blades of Fire Versi 2.0 Kini Resmi Hadir di Steam!






