Berita Anime & Manga
Anime ‘I’ve Been Killing Slimes for 300 Years and Maxed Out My Level’ Meluncurkan Video Kedua, Penyanyi Lagu Tema, Tanggal Debut
GwiGwi.com – Acara “GA Fes 2021” yang disiarkan langsung memulai debut video promosi kedua dan dua visual baru untuk anime televisi dari novel ringan penulis Kisetsu Morita dan ilustrator Benio, I've Been Killing Slimes for 300 Years and Maxed Out My Level (Slime Taoshite 300-nen, Shiranai Uchi ni Level Max ni Nattemashita) pada hari Minggu. Video tersebut mengungkapkan lebih banyak informasi tentang pemutaran perdana anime, dan acara tersebut juga mengumumkan artis lagu tema anime tersebut.
https://www.youtube.com/watch?v=EwbwaLVRSgg
?#スライム倒して300年 新情報?
\?TVアニメ4月10日21時より放送開始?/
AT-X:4月10日より毎週土曜21:00~
TOKYO MX・BS11:4月10日より毎週土曜22:00~最新PVも初公開?https://t.co/chOQhHX99i
のんびりドタバタスローライフコメディをどうぞお楽しみに✨#GA15th #GAFES2021 #GAノベル pic.twitter.com/tzTjqOUun9
— GA文庫公式 (@GA_bunko) January 31, 2021

Aktris pengisi suara utama anime Aoi Yūki membawakan lagu tema pembuka, dan pengisi suara Fratorte, Azumi Waki membawakan lagu tema penutup.
Anime ini akan tayang perdana di AT-X saluran pada 10 April pukul 9:00 malam, dan kemudian akan berjalan di Tokyo MX dan BS11 saluran pada pukul 10:00
Sinopsis:
Setelah menjalani kehidupan yang menyakitkan sebagai pekerja kantoran, Azusa mengakhiri hidupnya yang singkat dengan meninggal karena terlalu banyak bekerja. Jadi ketika dia menemukan dirinya bereinkarnasi sebagai penyihir abadi yang tak pernah mati di dunia baru, dia bersumpah untuk menghabiskan hari-harinya tanpa stres dan senyaman mungkin. Dia mencari nafkah dengan memburu target termudah – slime! Tapi setelah berabad-abad melakukan pekerjaan sederhana ini, dia berakhir dengan kekuatan gila … bagaimana dia bisa mempertahankan kehidupan kuncinya sekarang ?!
Seperti yang diumumkan sebelumnya, pemeran adaptasi CD drama yang sedang berlangsung akan mengulangi peran mereka untuk anime:
- Aoi Yūki sebagai Azusa
- Kaede Hondo sebagai Laika, naga merah yang menjadi murid Azusa
- Sayaka Senbongi sebagai Falfa, kakak perempuan roh lendir
- Minami Tanaka sebagai Shalsha, adik perempuan roh lendir
- Sayaka Harada sebagai Halkara, pembuat obat peri
- Manami Numakura sebagai Beelzebub, iblis tingkat tinggi
- Azumi Waki sebagai Fratorte, gadis Naga Biru
- Riho Sugiyama sebagai Rosario, seorang gadis hantu
Sumber: ANN
Berita Anime & Manga
Kadokawa dan Crunchyroll Siapkan Kejutan Istimewa untuk Penayangan Re:ZERO
Para penggemar serial Re:ZERO -Starting Life in Another World- (Re:Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu) kembali mendapatkan kabar menarik dari pihak industri. Pihak Kadokawa bersama dengan platform streaming Crunchyroll dilaporkan telah mempersiapkan kejutan serta perlakuan khusus untuk menyambut kelanjutan perjalanan Subaru Natsuki. Saat ini, penayangan Season 4 dari anime populer tersebut sedang berlangsung dan sukses mencuri perhatian para pecinta animasi Jepang di seluruh dunia.
Di balik kesuksesan visual dan alur ceritanya yang solid, pihak Kadokawa mengungkapkan detail menarik mengenai proses di balik layar. Tahap produksi untuk Re:ZERO Season 4 ternyata membutuhkan waktu pengerjaan yang cukup panjang, yaitu sekitar 26 bulan. Durasi produksi yang mencapai lebih dari dua tahun ini dilakukan demi menjaga kerapian detail, konsistensi kualitas animasi, serta penyampaian emosi cerita agar tetap sesuai dengan standar tinggi yang diharapkan oleh para fans.
Meskipun antusiasme penonton sangat tinggi terhadap Season 4 yang tengah mengudara, pihak studio dan penerbit masih menyimpan rapat informasi mengenai masa depan serial ini. Hingga saat ini, pengumuman resmi terkait kepastian tanggal rilis maupun jadwal produksi untuk Season 5 masih belum dirilis secara publik. Namun, kerja sama erat antara Kadokawa dan Crunchyroll memberi sinyal positif bahwa franchise isekai ini akan terus mendapatkan dukungan besar ke depannya.
Berita Anime & Manga
Penantian Panjang Walpurgisnacht Rising: Alasan di Balik Penundaan Film Terbaru Madoka Magica
Para penggemar serial Puella Magi Madoka Magica harus kembali melatih kesabaran. Film terbaru yang sangat dinantikan, Puella Magi Madoka Magica: Walpurgisnacht Rising, kembali mengalami penundaan jadwal rilis. Hingga saat ini, proses produksinya telah memakan waktu hingga 75 bulan lamanya, menjadikannya salah satu proyek animasi dengan masa pengerjaan paling panjang dalam industri anime modern.
Awalnya, film ini diumumkan akan menyapa penonton pada tahun 2023. Namun, pihak produksi menggeser target rilis ke tahun 2024, hingga akhirnya secara resmi diundur kembali ke tahun 2026. Penundaan berulang ini tentu memicu beragam spekulasi dan rasa penasaran di kalangan komunitas anime mengenai situasi sebenarnya di balik layar pengerjaan film tersebut.
Penyebab utama dari kemunduran jadwal tayang ini adalah kendala teknis yang melibatkan para staf inti. Beberapa animator utama yang memegang peranan krusial dalam pengerjaan Walpurgisnacht Rising rupanya masih terikat kontrak aktif untuk menyelesaikan beberapa proyek seri anime lainnya. Hal ini menciptakan hambatan dalam pembagian fokus serta jadwal produksi, sehingga pengerjaan film tidak dapat berjalan dengan kapasitas maksimal.
Daripada memaksakan rilis dengan standar yang setengah-setengah, pihak studio memutuskan untuk mengambil langkah aman dengan memperpanjang durasi produksi. Langkah ini diambil demi memastikan kualitas visual dan detail estetika yang dihadirkan dapat memenuhi ekspektasi tinggi para penggemar setianya.
Berita Anime & Manga
Adaptasi Anime “The Strongest Man, Born From Misfortune” Rilis Cuplikan Perdana, Siap Tayang 2027
Para penggemar serial anime bergenre fantasi mendapatkan kabar gembira terkait proyek adaptasi terbaru. Tim produksi anime The Strongest Man, Born From Misfortune (Fuun kara no Saikyou Otoko) resmi meluncurkan cuplikan perdana yang memperkenalkan jajaran karakter dari “Keluarga Abel”. Proyek adaptasi ini dipastikan siap menyapa penonton pada tahun 2027 mendatang di bawah garapan Studio EAST FISH.
Mengusung gabungan genre aksi, fantasi, isekai, dan reinkarnasi, kisah ini berfokus pada perjalanan hidup Siegbert. Setelah mengalami kecelakaan fatal di kehidupan sebelumnya, ia mendapatkan kesempatan kedua untuk terlahir kembali di dunia baru. Awalnya, Siegbert merasa sangat beruntung karena dibesarkan di tengah keluarga yang penuh kasih sayang dan hangat. Namun, situasi tersebut perlahan berubah ketika ia mulai mempertanyakan apakah tingkat keberuntungannya di dunia ini benar-benar tinggi.
Konflik utama dalam cerita ini berpusat pada dinamika takdir dan kesempatan. Di dunia baru tersebut, setiap kesempatan yang hadir dianggap sebagai wujud nyata dari sebuah keberuntungan. Seseorang harus mampu menghentikan kesempatan tersebut jika ingin mewujudkan keinginan terbesarnya. Siegbert pun dituntut untuk menaklukkan setiap tantangan keberuntungan yang datang menghampiri.
Perjuangan Siegbert bukan sekadar bertahan hidup atau menjadi yang terkuat, melainkan juga menuntaskan tanggung jawab besar. Ia harus menghentikan konsekuensi dari warisan turun-temurun yang belum sempat dipenuhi oleh Keluarga Abel. Ditenagai oleh visual ciamik dari Studio EAST FISH, adaptasi ini menjadi salah satu judul yang patut dinantikan oleh para pecinta kisah reinkarnasi pada tahun 2027.
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film Mutiny: Klasik Statham Yang Kurang Menggebuk
-
Gaming3 weeks agoArknights Resmi Rilis Versi PC, Berikut Spesifikasi yang Dibutuhkan
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Dear You, Surat yang Terlupakan
-
Gaming3 weeks agoArknights: Endfield Segera Hadir di Steam, Akses Pemain PC Bakal Lebih Mudah
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Seni Merayu Tuhan, Drama Religi 2.0?
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film Kung Fu Soccer, Evolusi Komedi Absurd Stephen Chow di Era Modern
-
Berita Anime & Manga2 weeks agoOvergeared Ungkap Trailer Kedua, Visual Baru, dan 6 Karakter Tambahan
-
News2 weeks agoFate/Grand Order Rilis Video Pembuka Pameran, Dianimasikan oleh CloverWorks









