Teknologi
AMD Luncurkan Inovasi dan Produk yang Dapat Disesuaikan dengan Beban Kerja dalam Gelaran The Accelerated Data Center Premiere
GwiGwi.com – AMD (NASDAQ: AMD) menyelenggarakan Accelerated Data Center Premiere secara virtual, meluncurkan akselerator seri AMD Instinct™ MI200 baru, akselerator tercepat di dunia untuk high performance computing (HPC) dan artificial intelligence (AI), dan memberikan pratinjau prosesor AMD EPYC™ Generasi Ketiga yang inovatif dengan AMD 3D V-Cache. AMD juga mengungkapkan informasi baru tentang core prosesor “Zen 4” generasi berikutnya dan mengumumkan core prosesor “Zen 4c” baru, yang keduanya akan memberi daya pada prosesor server AMD masa depan dan dirancang untuk memperluas produk kepemimpinan perusahaan untuk pusat data.
“Kami berada dalam megasiklus komputasi performa tinggi yang mendorong permintaan akan lebih banyak komputasi untuk memberi daya pada layanan dan perangkat yang memberikan dampak pada setiap aspek kehidupan kita sehari-hari,” ucap Dr. Lisa Su, President and CEO, AMD. “Kami sedang membangun momentum yang signifikan di data center dengan portofolio produk terdepan kami, termasuk adopsi Meta dari AMD EPYC untuk mendukung infrastruktur mereka dan pembangunan Frontier, superkomputer exascale AS pertama yang akan didukung oleh prosesor EPYC dan AMD Instinct. Selain itu, hari ini kami mengumumkan berbagai produk baru yang membangun momentum itu dalam prosesor EPYC generasi berikutnya dengan inovasi baru dalam desain, kepemimpinan, teknologi pengemasan 3D, dan manufaktur performa tinggi 5 nm untuk lebih memperluas kepemimpinan kami di cloud, perusahaan dan pelanggan HPC.”
Meta Mengadopsi CPU EPYC [03:09 – 05:29]
AMD mengumumkan Meta adalah perusahaan cloud hyperscale besar terbaru yang telah mengadopsi CPU AMD EPYC untuk memberi daya pada data center nya. AMD dan Meta bekerja sama untuk mendefinisikan server soket tunggal terbuka, skala cloud, yang dirancang untuk performa dan efisiensi daya, berdasarkan prosesor EPYC Generasi Ketiga. Detail lebih lanjut akan dibahas pada Open Compute Global Summit akhir pekan ini.
Performa Data Center Mengendalikan Pengemasan Tingkat Lanjut [05:35 – 18:00]
AMD menjelaskan penggunaan teknologi pengemasan chiplet 3D yang inovatif di data center dengan CPU server pertama yang menggunakan die stacking 3D performa tinggi. Prosesor AMD EPYC Generasi Ketiga dengan AMD 3D V-Cache, dengan kode nama “Milan-X,” mewakili langkah maju yang inovatif dalam desain dan pengemasan CPU, dan akan menawarkan peningkatan performa rata-rata 50% di seluruh beban kerja komputasi teknis[i] yang ditargetkan.
- EPYC Generasi Ketiga dengan AMD 3D V-Cache akan menawarkan kemampuan dan fitur yang sama dengan prosesor EPYC Generasi Ketiga sehingga akan kompatibel dengan peningkatan BIOS, memberikan adopsi yang mudah dan peningkatan performa.
- Mesin virtual Microsoft Azure HPC yang menampilkan EPYC Generasi Ketiga dengan AMD 3D V-Cache tersedia hari ini dalam Private Preview, dengan rangkaiannya dalam beberapa minggu mendatang. Informasi lebih lanjut tentang performa dan ketersediaan tersedia disini.
- CPU EPYC Generasi Ketiga dengan AMD 3D V-Cache akan diluncurkan pada Q1 2022. Mitra termasuk Cisco, Dell Technologies, Lenovo, HPE dan Supermicro berencana untuk menawarkan solusi server dengan prosesor ini.
Menghadirkan Performa Kelas Exascale untuk Percepat Komputasi [18:02 – 31:50]
AMD meluncurkan akselerator seri AMD Instinct MI200. Didasarkan arsitektur AMD CDNA™2, akselerator seri MI200 adalah akselerator paling canggih di dunia dan memberikan performa puncak hingga 4,9x lebih tinggi untuk beban kerja HPC[ii] dan performa presisi campuran 1,2X lebih tinggi untuk pelatihan AI terkemuka, membantu mentenagai konvergensi HPC dan AI.
- Digunakan dalam supercomputer Frontier di Oak Ridge National Laboratory, kemampuan performa HPC dan AI dalam akselerator seri AMD Instinct MI200 akan menjadi kunci dimana memungkinkan para peneliti dan ilmuwan untuk mempercepat waktu mereka menuju sains dan penemuan.
Data Center Bertenaga “Zen 4”, Dirancang untuk Performa Terdepan [31:52 – 36:22]
AMD memberikan detail baru tentang prosesor AMD EPYC generasi berikutnya yang diperluas dengan nama kode “Genoa” dan “Bergamo.”
- “Genoa” diharapkan menjadi prosesor dengan performa tertinggi di dunia untuk komputasi tujuan umum. Ini akan memiliki hingga 96 inti “Zen 4” performa tinggi yang diproduksi pada teknologi 5nm yang dioptimalkan, dan akan mendukung teknologi memori dan I/O generasi berikutnya dengan DDR5 dan PCIe® 5. “Genoa” juga akan menyertakan dukungan untuk CXL, memungkinkan kemampuan ekspansi memori yang signifikan untuk aplikasi pusat data. “Genoa” berada di jalur untuk produksi dan diluncurkan pada 2022.
- “Bergamo” adalah CPU dengan jumlah core tinggi, yang dibuat khusus untuk aplikasi asli cloud, menampilkan 128 inti “Zen 4c” performa tinggi. AMD mengoptimalkan inti “Zen 4c” baru untuk komputasi cloud-native, menyetel desain core untuk kepadatan dan meningkatkan efisiensi daya untuk memungkinkan prosesor jumlah core yang lebih tinggi dengan performa terobosan per soket. “Bergamo” hadir dengan semua software dan fitur keamanan yang sama dan kompatibel dengan soket “Genoa.” “Bergamo” berada di jalur untuk dikirim pada paruh pertama tahun 2023.
[i] MLNX-021R: AMD internal testing as of 09/27/2021 on 2x 64C 3rd Gen EPYC with AMD 3D V-Cache (Milan-X) compared to 2x 64C AMD 3rd Gen EPYC 7763 CPUs using cumulative average of each of the following benchmark’s maximum test result score: ANSYS® Fluent® 2021.1, ANSYS® CFX® 2021.R2, and Altair Radioss 2021. Results may vary.
[ii] MI200-02: Calculations conducted by AMD Performance Labs as of Sep 15, 2021, for the AMD Instinct™ MI250X accelerator (128GB HBM2e OAM module) at 1,700 MHz peak boost engine clock resulted in 95.7 TFLOPS peak double precision matrix (FP64 Matrix) theoretical, floating-point performance. Published results on the NVidia Ampere A100 (80GB) GPU accelerator resulted in 19.5 TFLOPS peak double precision (FP64 Tensor Core) theoretical, floating-point performance. Results found at: https://www.nvidia.com/content/dam/en-zz/Solutions/Data-Center/nvidia-ampere-architecture-whitepaper.pdf, page 15, Table 1.
Smartphone
OPPO A7 Pro Series 5G Segera Hadir: Bawa Durability A Series ke Level Berikutnya dengan Baterai 10000mAh yang Tetap Optimal hingga 6 Tahun
OPPO mengumumkan kehadiran OPPO A7 Pro Series 5G di Indonesia, generasi terbaru A Series yang membawa konsep durability ke level berikutnya. Terdiri dari OPPO A7 Pro 5G dan OPPO A7 Pro Max 5G, seri terbaru ini tidak hanya dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi penggunaan sehari-hari, tetap optimal dan mulus digunakan dalam jangka panjang.
Konsep tersebut diwujudkan melalui baterai hingga 10000mAh yang dirancang mempertahankan battery health di atas 80% setelah 2.000 siklus pengisian penuh, serta OPPO’s 6-Year Smoothness Test untuk menguji pengalaman penggunaan selama bertahun-tahun.
“A Series telah dikenal dengan ketangguhannya, atau yang selama ini kami kenal sebagai ‘HP Badak’. Kini, kebutuhan pengguna terhadap smartphone juga semakin berkembang, tidak hanya untuk aktivitas sehari-hari, tetapi juga untuk livestreaming, membuat konten, dan produktivitas lainnya. Melihat kebutuhan tersebut, kami membawa DNA ‘HP Badak’ ke level berikutnya dengan menghadirkan durability yang lebih menyeluruh, termasuk baterai hingga 10000mAh yang dirancang untuk tetap memiliki battery health di atas 80% setelah penggunaan hingga 6 tahun,” ujar Jiang Linlin, Chief Marketing Officer OPPO Indonesia.
Baterai hingga 10000mAh, Tetap Optimal Hingga 6 Tahun
Seiring penggunaan smartphone dalam jangka panjang, kapasitas baterai dapat menurun dan memengaruhi durasi penggunaan sehari-hari. Menjawab tantangan tersebut, OPPO A7 Pro Max 5G hadir dengan baterai berkapasitas 10000mAh yang dirancang untuk mempertahankan battery health di atas 80% setelah 2.000 siklus pengisian penuh, atau setara dengan sekitar 6 tahun penggunaan.
Dalam pengujian, baterai ini mampu mendukung hingga 30,9 jam navigasi Google Maps, 14,7 jam WhatsApp Video Call, dan 15 jam bermain Mobile Legends: Bang Bang (MLBB).
Kombinasi kapasitas baterai besar dan ketahanan jangka panjang membuat OPPO A7 Pro Series mampu mendukung aktivitas intensif sejak hari pertama sekaligus tetap optimal setelah digunakan selama bertahun-tahun.
Performa Tetap Smooth, Durability A Series Naik Level
Durability jangka panjang juga berarti menjaga agar smartphone tetap nyaman digunakan seiring bertambahnya usia perangkat. Karena itu, OPPO A7 Pro Series 5G telah melewati OPPO’s 6-Year Smoothness Test, yang dirancang untuk mengevaluasi kemampuan perangkat mempertahankan pengalaman penggunaan yang lancar dalam jangka panjang.
Perangkat juga didukung Extended Use Care 2.0, yang membantu mengoptimalkan sistem berdasarkan pola penggunaan, serta ColorOS Smoothness Boost melalui pembaruan OTA untuk menjaga pengalaman penggunaan tetap optimal.
Sebagai bagian dari A Series, OPPO A7 Pro Series 5G tetap mempertahankan karakter “HP Badak” dengan ketahanan yang teruji terhadap benturan, air, debu, dan kondisi penggunaan lainnya. Membuatnya tetap andal, untuk digunakan sehari-hari.
Selfie Lebih Luas, Desain Lebih Stylish
Mendukung gaya hidup penggunanya, OPPO A7 Pro Series 5G menghadirkan Kamera Selfie Ultra-Wide AI Zoom 50MP dengan bidang pandang hingga 100°.
Fitur AI Auto Wide-Angle Switch dapat mengenali jumlah orang dalam frame dan secara otomatis beralih antara 1x dan 0,6x, sehingga lebih banyak orang dapat masuk dalam satu foto tanpa perlu mengatur kamera secara manual.
Dari sisi tampilan, OPPO A7 Pro Series 5G mengusung Nature-Inspired Design. Varian Surfing Blue hadir dengan Dynamic 3D Wave Texture, sedangkan Bloom Pink menggunakan teknik Cold Foil Stamping.
Gratis Upgrade Memori 2x dan Perlindungan Baterai hingga 6 Tahun

Oppo A7 Pro Series 5g Segera Hadir: Bawa Durability A Series Ke Level Berikutnya Dengan Baterai 10000mah Yang Tetap Optimal Hingga 6 Tahun
Menyambut kehadirannya di Indonesia, OPPO menyiapkan promo khusus selama bulan Oktober. Pengguna yang membeli varian 128GB berkesempatan mendapatkan upgrade memori menjadi 256GB secara GRATIS.
OPPO juga memberikan Asuransi Kesehatan Baterai hingga 6 tahun. Jika kesehatan baterai turun di bawah 80% dalam periode perlindungan, pengguna dapat memperoleh 1x penggantian baterai resmi secara GRATIS melalui MyOPPO.*
Selain itu, tersedia cashback trade-in hingga Rp1,4 juta melalui eSwap, promo cicilan 0% untuk installment, DP, dan biaya administrasi, serta berbagai penawaran spesial dari IM3, Halo 5G, dan XL 5G+, termasuk paket data dan benefit roaming untuk pemesanan di website OPPO Online Store. Khusus untuk pemesanan melalui OPPO Official Store di Shopee dan TikTok Shop, konsumen dapat menikmati promo cicilan 0% hingga 6 bulan, cashback bank hingga Rp1 juta, diskon hingga Rp1,6 juta, ekstra voucher hingga Rp900 ribu, serta penawaran spesial dari IM3 dan XL 5G+.
Smartphone
POCO F9 Series Siap Meluncur di Indonesia 5 Oktober, Tegaskan Posisi sebagai The True Flagship
#POCOnyaBeraksi lagi! Buat lo yang dari kemarin nggak berhenti membanjiri kolom komentar medsos POCO dengan satu pertanyaan: “Kapan POCO F9 Series masuk Indonesia?” Penantian lo akhirnya selesai. POCO memastikan lini flagship terbarunya, POCO F9 Pro dan POCO F9 Ultra, bakal resmi hadir di Indonesia pada 5 Oktober 2026.
Animo Ekstrem Jadi Bukti Kuat Posisi POCO sebagai The True Flagship Brand
Bagi komunitas gamer kalcer dan tech enthusiast di tanah air, kehadiran generasi terbaru POCO F Series selalu menjadi salah satu momen yang paling dinantikan. Sejak awal kemunculannya hingga kini berevolusi menjadi The True Flagship, POCO F Series terus mendapat tempat tersendiri di kalangan mereka yang mencari performa ekstrem sekaligus produk yang punya karakter.
Kepercayaan tersebut ikut membawa POCO menembus jajaran Top 4 Global Online Sales pada Q1 2026 di segmen harga Rp11 juta hingga Rp12,5 juta (rentang 700–800 dolar AS). Momentum ini berlanjut hingga per 30 Juni 2026, ketika POCO mencatat pengiriman lebih dari 100 juta unit smartphone secara global.*
“#POCOnyaBeraksi selalu jadi semangat kami untuk terus berani mendobrak batas. Kami akan kembali membuktikan posisi sebagai The True Flagship lewat satu formula yang selalu kami pegang: Extreme Performance, Extreme Value. Produk kami bukan cuma soal tenaga buas, tapi sudah menyatu dengan keseharian Gamer Kalcer jadi perangkat yang mereka andalkan sekaligus bagian dari style dan level of coolness mereka. POCO F9 Series akan membawa semangat itu lebih jauh lagi,” ujar Novita Krisutami, PR Manager POCO Indonesia.
Ultrapower Unbound: Lebih Buas di Setiap Sisi
Lewat POCO F9 Series, POCO membawa formula yang sudah menjadi DNA F Series ke generasi berikutnya. Bukan sekadar meneruskan pencapaian generasi sebelumnya, seri terbaru ini dirancang untuk menghadirkan peningkatan menyeluruh yang bisa langsung dirasakan dalam penggunaan sehari-hari maupun sesi gaming intens.
Nggak ada lagi cerita kompromi buat urusan push rank maraton, mabar skena kompetitif, sampai live streaming. Mengusung tema Ultrapower Unbound, POCO F9 Series dipersenjatai oleh chipset flagship dari Snapdragon. Tenaga tersebut didukung baterai berkapasitas besar, teknologi optimasi gaming, dan sistem pendingin yang dirancang untuk menjaga performa tetap stabil dalam sesi panjang.
Bukan cuma soal tenaga. POCO F9 Series juga membawa peningkatan pada pengalaman visual, audio, dan kapabilitas AI untuk menghadirkan pengalaman flagship yang lebih extreme. Semua ini dikemas dalam karakter fearless khas POCO, menjadikannya perangkat yang siap menemani Gamer Kalcer baik saat bertanding, menikmati konten, maupun menjalani keseharian mereka.
Pantengin terus akun media sosial resmi POCO Indonesia di Instagram (@poco_id), TikTok (@poco_id), dan YouTube POCO Indonesia buat dapetin update terbaru, tautan siaran langsung, serta deretan penawaran eksklusif di periode penjualan perdana nanti.
Get ready to unleash the Ultrapower Unbound!
Teknologi
Lenovo Perkuat Kolaborasi dengan DreamWorks Animation, Dukung Produksi Film Animasi Forgotten Island
Lenovo memperkuat kolaborasinya dengan DreamWorks Animation melalui penyediaan solusi komputasi dan layanan teknologi yang mendukung kebutuhan kreatif dan teknis studio dalam menghadirkan film-film animasi berskala global, termasuk film terbaru Forgotten ISLAND.
Dalam kolaborasi yang diperluas ini, Lenovo menjadi penyedia pilihan untuk layanan komputasi, workstation, dan solusi teknologi bagi DreamWorks Animation, dengan menghadirkan portofolio teknologi end-to-end yang mencakup workstation profesional, High Performance Computing (HPC), server dan infrastruktur data center, serta layanan dan dukungan enterprise.
Ekosistem ini dirancang untuk membantu DreamWorks Animation memenuhi kebutuhan komputasi yang terus berkembang seiring semakin kompleksnya proses produksi animasi, sekaligus memberikan fleksibilitas bagi para artist, technical director, dan tim teknologi dalam mengembangkan, menyempurnakan, dan menghadirkan karya mereka ke layar.
“Kolaborasi Lenovo dengan DreamWorks Animation ini menegaskan peran krusial dari teknologi dan layanan mutakhir yang dapat disesuaikan (scalable) dalam mendukung alur kerja kreatif yang kompleks serta memenuhi tuntutan produksi konten modern. Dengan menggabungkan workstation, High Performance Computing, infrastruktur data center, serta layanan pendukung dalam satu ekosistem, kami membantu DreamWorks Animation memenuhi kebutuhan komputasi di berbagai tahapan produksinya,” ujar Joni Irwanto, Sales Director – Key, Global & MM Account Business, Lenovo Indonesia
Mendukung Workflow Animasi dengan Ekosistem Komputasi Terintegrasi
Produksi animasi modern melibatkan berbagai proses yang membutuhkan kemampuan komputasi tinggi, mulai dari pengembangan dan pengolahan aset digital, 3D modeling, simulasi, hingga rendering. Di setiap tahap tersebut, para artist dan tim teknis juga perlu melakukan berbagai iterasi untuk menyempurnakan detail visual dan keseluruhan pengalaman yang ingin dihadirkan dalam sebuah film.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, DreamWorks Animation memanfaatkan ekosistem teknologi Lenovo yang menggabungkan perangkat workstation, infrastruktur data center, High Performance Computing, serta layanan enterprise. Portofolio yang menjadi bagian dari kolaborasi ini mencakup:
-
Lenovo ThinkStation dan ThinkPad P Series Workstations, yang menyediakan performa dan responsivitas untuk kebutuhan artist, technical director, dan profesional kreatif lainnya.
-
Lenovo ThinkSystem Servers dan High Performance Computing (HPC), yang mendukung compute-intensive workloads, termasuk proses rendering dan animation pipelines.
-
Lenovo Neptune™ Liquid Cooling, yang membantu meningkatkan performa komputasi sekaligus mendukung efisiensi dan stabilitas infrastruktur data center.
-
Lenovo TruScale™ Infrastructure as a Service, yang memungkinkan DreamWorks Animation menyesuaikan kapasitas komputasi berdasarkan kebutuhan produksi, sekaligus mempertahankan kontrol atas infrastruktur on-premises.
Di samping infrastruktur komputasi, Lenovo juga menyediakan Premier Support Plus untuk mendukung kebutuhan operasional DreamWorks Animation melalui bantuan 24/7, troubleshooting, dan dukungan teknis yang membantu meminimalkan potensi downtime dalam lingkungan produksi yang memiliki tuntutan tinggi.
Performa Komputasi untuk Mempercepat Iterasi Kreatif
Kolaborasi Lenovo dan DreamWorks Animation telah menghasilkan sejumlah peningkatan terukur pada lingkungan teknologi studio.
Penggunaan Lenovo Neptune™ Liquid Cooling menghasilkan peningkatan performa hingga 20% dibandingkan server dengan sistem pendinginan udara pada lingkungan render farm DreamWorks Animation. Peningkatan tersebut membantu mempercepat proses rendering dan memungkinkan tim melakukan iterasi dengan lebih cepat.
Pada sisi workstation, Lenovo mencatat peningkatan performa aplikasi animasi hingga 25% pada Lenovo ThinkStation P620 dibandingkan workstation yang sebelumnya digunakan DreamWorks Animation. Peningkatan tersebut turut membantu mempercepat waktu loading dan menghadirkan pengalaman kerja yang lebih responsif bagi para artist.
Besarnya kebutuhan komputasi dalam produksi animasi juga terlihat pada The Wild Robot. Dalam produksi film tersebut, lingkungan data center DreamWorks Animation mencapai 98% utilisasi dan membutuhkan sekitar 300 juta compute hours, menunjukkan besarnya kapasitas komputasi yang diperlukan untuk menghasilkan film animasi modern.
Fondasi teknologi dan layanan yang dibangun melalui kolaborasi Lenovo dan DreamWorks Animation juga mendukung slate produksi studio, termasuk Forgotten ISLAND dan Shrek 5. Hal ini menunjukkan pentingnya infrastruktur komputasi yang dapat berkembang mengikuti kebutuhan setiap proyek animasi.
Melalui kombinasi workstation, HPC, server, infrastruktur data center, liquid cooling, dan layanan enterprise, Lenovo membantu DreamWorks Animation mendukung proses produksi dari tahap awal hingga layar, sehingga para artist dan tim teknis dapat lebih fokus pada pengembangan karya kreatif.
Dijadwalkan tayang secara global mulai 25 September 2026 dan di bioskop Indonesia pada 2 Oktober 2026, Forgotten ISLAND memperkenalkan dunia fantasi Nakali – yang diangkat dari mitologi dan folklore Filipina – dipenuhi karakter dan makhluk mitologis. Kompleksitas dunia dan cerita yang dihadirkan mencerminkan proses kreatif dan teknis di balik sebuah produksi animasi modern.
-
Gaming4 weeks agoFate/EXTRA Record Akhirnya Umumkan Jadwal Rilis Global pada Januari 2027
-
Gaming4 weeks agoRev. NOiR Kembali Dipamerkan di State of Play, Rilis 2027 untuk PS5, Xbox Series, dan PC
-
TV & Movies4 weeks agoBuka Proyek Solo Perdana, Tomohiro Kamiyama (WEST.) Rilis Album “INPUT⇄OUTPUT” Secara Global!
-
Smartphone2 weeks agoPeran Ekosistem Samsung Galaxy dalam Mendukung Hidup yang Lebih Seimbang
-
TV & Movies4 weeks agoMagnifique Group Angkat Diskusi tentang Masa Depan Media dan Kepercayaan terhadap AI melalui Dua Kelas Khusus di IdeaFest 2026
-
Gaming3 weeks agoBrown Dust 2 Kolaborasi dengan Chained Soldier 2, Hadirkan Tiga Karakter
-
Gaming3 weeks agoAtelier Karia Resmi Dapatkan Jadwal Rilis Februari 2027
-
Gaming3 weeks agoThe Legend of Zelda: Ocarina of Time Remake Resmi Rilis November 2026





