Music
AKINA dari FAKY merilis single pertama ‘Gravity’ yang ditulis sendiri tentang jatuh cinta yang sia-sia
GwiGwi.com – AKINA sangat unik di dunia J-pop karena darah Jepang-Amerika dan masa kanak-kanaknya yang dia habiskan berpindah-pindah antar negara di seluruh dunia. Artis solo yang sedang naik daun yang juga anggota FAKY ini memiliki pandangan multikultural yang ragam dan diekspresikan melalui musiknya. Kini AKINA merayakan perilisan single solo keduanya, ‘Gravity', yang dirilis pada 18 Desember disertai dengan rilis music video baru.
Diproduksi oleh Yaffle, yang telah bekerja dengan artis seperti Fujii Kaze dan iri, single AKINA sebelumnya ‘Touch' menyebabkan kehebohan di kalangan penggemar musik saat dirilis pada 27 November lalu. Sebuah cover dari lagu oleh penyanyi-penulis lagu Inggris Shura, AKINA's ‘Touch' membawakan lagu yang sederhana namun indah yang benar-benar dibuatnya sendiri, dan lagu tersebut masuk dalam banyak playlist di Spotify dan Apple Music. Sebagai lagu solo pertamanya, lagu tersebut mendapatkan banyak kesan positif dari para penggemar.
Single kedua AKINA, ‘Gravity', sekali lagi diproduksi bekerja sama dengan Yaffle – dan juga merupakan lagu yang ditulis sendiri oleh AKINA yang pertama kali dirilis ke publik.
Dalam karirnya sejauh ini, sebagai anggota girl grup FAKY dan sebagai artis solo baru, fokusnya tertuju pada suara nyanyian AKINA yang kuat dan rutinitas tarian ekspresif yang telah dipuji oleh banyak koreografer kelas dunia. AKINA telah menulis lagu sejak usia 15 tahun, dan sekarang, keterampilan menulis lagu dan orisinalitas musiknya yang luar biasa telah terbukti untuk dilihat semua orang.
Selera musik multikultural AKINA dan karya produksi Yaffle yang sangat terampil membuat kombinasi yang spesial. Suara berlapis-lapis yang diciptakan oleh dua kolaborator mewujudkan konsep judul lagu “Gravity” sehingga menghasilkan lagu yang mengingatkan kita pada tarikan laut yang menenangkan saat anda tenggelam dengan rela di bawah ombak.
Musik video ‘Gravity' juga baru dirilis hari ini di Youtube channel FAKY.
‘Gravity’ music video Premiere
Video ini disutradarai oleh Yosuke Torii, yang telah menyutradarai artis luar negeri terkenal dunia seperti Rihanna serta artis domestik seperti UVERworld, never young beach, dan Kayoko Yoshizawa. Video direkam dalam warna hitam putih klasik, dengan motif visual berdasarkan konsep gravitasi, saat AKINA yang secara simbolis dibawa menuju ke laut oleh pemandu yang tak terlihat.
Styling AKINA untuk video ini dibuat oleh teman sebandnya FAKY Mikako, yang telah dipilih sebagai ikon mode yang sedang naik daun oleh Droptokyo sebagai bagian dari seri FOREVER HEROES.
Lagu solo AKINA yang berkualitas tinggi membuat karir solonya yang sedang berkembang dan masa depan cerahnya menarik untuk disaksikan, dan sangat menarik untuk melihat anggota FAKY ini mengungkapkan sisi baru dari bakat individu mereka.
Komentar AKINA
Music video ‘Gravity’ sangat berbeda dari yang biasa aku lakukan. Aku ingin menunjukkan sisi aku yang lebih nyata agar sesuai dengan lirik yang saya tulis. Aku berharap siapa pun yang sedang merasa kesulitan dapat mengerti tentang makna lagu ini” – AKINA
Komentar Yaffle
“Membuat musik dengan penyanyi berbakat seperti AKINA adalah pengalaman yang kreatif, menyenangkan, dan mengasyikkan. Peran saya adalah membuat suara nyanyiannya yang indah dan alur lagu terhubung dengan pendengar secara langsung. Itu adalah perintah yang cukup rumit untuk dipenuhi AKINA, jadi saya terkesan dengan betapa terampil dan mudahnya dia menanganinya. ”– Yaffle
Komentar Mikako
“Saya melakukan styling untuk music video single ke-2 AKINA” Gravity “. Saya awalnya menyukai musik yang dibuat oleh AKINA, jadi saya sangat senang bisa melakukan itu. Saya tidak ingin menghancurkan citra AKINA, jadi saya membuatnya cukup sederhana secara keseluruhan tetapi saya berusaha untuk fokus pada detail yang bagus! Berbagai ekspresi wajahnya di dunia monokrom begitu indah hingga saya terpesona dengan sensibilitas musik yang dibuat oleh AKINA. Saya berharap banyak orang dapat mengenal musik AKINA. ” – Mikako
Entertainment
Akemi ID Hadirkan Dua Member Baru, Ochi dan Mika Sebagai Bagian dari Regenerasi Grup
www.gwigwi.com – Jakarta, Agustus 2026 — Independent girl group asal Jakarta, Akemi ID, mengumumkan perubahan dalam susunan member sekaligus memperkenalkan dua wajah baru yang akan melanjutkan perjalanan grup.
Sebelumnya, Manajemen Akemi ID telah memutuskan untuk mengakhiri status keanggotaan Aiko sebagai Member Akemi ID setelah melalui proses evaluasi dan komunikasi bersama Manajemen. Keputusan tersebut menjadi bagian dari dinamika dan perkembangan Akemi ID dalam menjaga komitmen serta profesionalisme seluruh member.
Di tengah perubahan tersebut, Akemi ID kini menyambut dua member baru, Ochi dan Mika, yang diharapkan dapat memberikan warna baru dalam perjalanan grup ke depannya.
Ochi Kembali Bergabung dengan Akemi ID
Ochi bukanlah nama baru bagi Akemi ID. Ia merupakan mantan member Akemi yang kini kembali bergabung sebagai bagian dari perjalanan baru grup. Ochi secara resmi diperkenalkan kembali sebagai Member Akemi ID dalam penampilan di Indonesia Designer Art-Toys Expo Vol. 4 pada 9 Agustus 2026.
Dalam formasi barunya, Ochi akan membawa identitas warna orange dengan branding bunga orange marigold.
Kembalinya Ochi diharapkan dapat memperkuat dinamika internal maupun penampilan Akemi ID, khususnya melalui kemampuan public speaking yang dimilikinya.
Mika Resmi Naik Menjadi Member Akemi ID
Sementara itu, Mika merupakan trainee yang telah menjalani proses latihan bersama Akemi ID sejak Desember 2025. Setelah melalui proses pengembangan dan evaluasi sebagai trainee, Mika akhirnya resmi bergabung sebagai Member Akemi ID dan diperkenalkan kepada publik dalam event School of Rock pada 17 Agustus 2026.
Mika akan membawa identitas warna white dengan branding bunga white jasmine.
Dengan karakter vokalnya yang memiliki suara merdu, Mika diharapkan dapat memberikan warna tambahan bagi musik dan penampilan Akemi ID.
Menyambut Babak Baru Akemi ID
Dengan bergabungnya Ochi dan Mika, Akemi ID memasuki fase baru dalam perjalanan grup. Keduanya membawa karakter dan kemampuan yang berbeda, namun diharapkan dapat saling melengkapi dengan member Akemi ID lainnya.
“Kami berharap kehadiran Ochi dan Mika bisa memberikan warna baru untuk Akemi ID. Ochi dengan kemampuan public speaking-nya, dan Mika dengan karakter vokalnya, tentunya akan menjadi tambahan yang menarik untuk perkembangan Akemi ke depan,” ujar Manajemen Akemi ID.
Sebagai independent girl group yang telah aktif sejak 2018 dan memiliki pengalaman tampil di berbagai panggung, Akemi ID akan terus mengembangkan karya, pertunjukan, serta program-programnya untuk menghadirkan pengalaman yang lebih beragam bagi para penggemar.
Kehadiran Ochi dan Mika menjadi bagian dari langkah Akemi ID untuk terus bertumbuh dan memasuki babak baru dengan semangat serta warna yang baru.
Akemi Operation Team
AKEMI ID

Kontak Akemi
Instagram: https://www.instagram.com/akemiofficial.id/
Facebook: https://www.facebook.com/akemiofficial.id
TikTok: https://www.tiktok.com/@akemiofficial.id
Youtube: https://www.youtube.com/@akemiofficial2756
Spotify: https://open.spotify.com/artist/0dwjZ0qHyZxRynpZFycg01
Whatsapp: 08551614433
Music
SHIFT UP Dikritik Usai Promosikan Stellar Blade: Bloodrain Lewat Video Musik Berbasis AI
www.gwigwi.com – SHIFT UP menuai sorotan dari komunitas setelah merilis video musik orisinal untuk Stellar Blade: Bloodrain di kanal YouTube resminya. Video berjudul “Wanna be in LOVE” tersebut dipublikasikan hari ini, namun alih-alih mendapat sambutan positif, konten tersebut justru memicu gelombang kritik dari para penggemar.
Sejumlah penonton menilai video musik tersebut tampak dibuat menggunakan teknologi generative AI.
Dugaan ini muncul karena banyak adegan yang memperlihatkan hasil visual dengan karakteristik yang dianggap tidak konsisten, mulai dari perubahan bentuk wajah, proporsi tubuh, hingga detail anatomi karakter yang terlihat berbeda di setiap adegan.
Salah satu aspek yang paling banyak disorot adalah penampilan Evie, karakter utama dalam Stellar Blade: Bloodrain.
Banyak penggemar menilai wajah dan proporsi tubuh Evie dalam video tersebut tidak sesuai dengan desain resminya di dalam game. Perbedaan tersebut memicu berbagai komentar di media sosial, dengan sebagian pemain mengaku kecewa karena kualitas visualnya dianggap tidak mencerminkan standar yang selama ini dikenal dari SHIFT UP.
Komunitas juga mempertanyakan keputusan pengembang menggunakan video bergaya AI untuk mempromosikan game yang selama ini dipuji berkat kualitas grafis dan desain karakternya. Menurut sejumlah penggemar, pendekatan tersebut justru mengurangi identitas visual Stellar Blade yang selama ini dibangun melalui proses produksi konvensional.
Di sisi lain, ada pula pengguna yang berpendapat bahwa SHIFT UP belum memberikan pernyataan resmi mengenai proses pembuatan video tersebut.
Meski menuai kritik, video musik tersebut tetap berhasil menarik perhatian komunitas dan memicu diskusi luas di berbagai platform.
Kini para penggemar menantikan apakah SHIFT UP akan memberikan klarifikasi terkait proses produksi video tersebut atau memilih mempertahankan pendekatan yang digunakan dalam materi promosi Stellar Blade: Bloodrain.
Music
for Revenge Rilis ‘I Miss You Every Brand New Day’, Original Song untuk film Spider-Man: Brand New Day
www.gwigwi.com – for Revenge mempersembahkan ‘I Miss You Every Brand New Day', sebuah original song untuk film Spider-Man: Brand New Day. Kolaborasi ini berawal dari tawaran Sony Music dan Sony Pictures, yang melihat karya-karya for Revenge sejalan dengan emosi cerita dalam film tersebut.
Bagi for Revenge, kesempatan ini menjadi sebuah pencapaian sekaligus tantangan kreatif yang istimewa. Untuk pertama kalinya, mereka menulis karya yang tidak hanya berangkat dari pengalaman personal, tetapi juga dari perjalanan emosional Peter Parker. “Buat kami, ini sebuah kehormatan. Nggak pernah bayangin for Revenge bisa diberi kesempatan untuk menulis karya based on salah satu franchise film terbesar di dunia,” ungkap Boniex. Band ini juga mengaku harus menyelami sudut pandang yang berbeda dalam proses penciptaan lagu tersebut. “Biasanya kami membuat karya berdasarkan apa yang kami alami. Kali ini harus menyatu dengan apa yang dirasakan Peter Parker di film tersebut. Sebagai fanboy Spider-Man, sekali lagi, ini sebuah kebanggaan, untuk menggali sisi emosional seorang Peter Parker,” lanjutnya.
‘I Miss You Every Brand New Day' membawa identitas emosional for Revenge ke dalam semesta Spider-Man: Brand New Day. Lagu ini menjadi pertemuan antara narasi personal yang selama ini kuat dalam karya for Revenge dengan dinamika perjalanan salah satu karakter pahlawan super paling ikonis di dunia. Diperkaya oleh kontribusi sejumlah musisi dan sosok kreatif, lagu ini menghadirkan vokal tamu dari Cynantia Pratita, arahan vokal oleh Kamga, serta paduan suara dari Gege Gumilar, Mulia Aprianto, Nadine Arlyanaza, dan Luginia Raftiane. Proses produksinya turut melibatkan sejumlah nama di balik layar industri musik Indonesia, menegaskan skala dan keseriusan karya ini sebagai original songl.
‘I Miss You Every Brand New Day' akan menjadi karya spesial bagi pendengar for Revenge, penggemar Spider-Man, serta siapa pun yang pernah berhadapan dengan rindu, kehilangan, dan harapan untuk memulai sebuah hari yang baru. Dengarkan sekarang di seluruh digital streaming platform di Indonesia
Executive Producer : Muhammad Soufan for Sony Music Entertainment Indonesia
A&R : Keke Kananta
Performed by : for Revenge
Composed by : Moch Boniex Nurwega & Faisal Riant Sahputra
Music Produced by : for Revenge, Faisal Riant Sahputra & Samuel Theophilus Japutra
Vocal Directed by : Kamga
Vocal Recorded by : Yusup Albantani at Sony Music Studios Indonesia
Guest Vocal by : Cynantia Pratita
Choir by : Gege Gumilar, Mulia Aprianto, Nadine Arlyanaza & Luginia Raftiane
Vocal Edited by : Sinyo Luntungan at Ebony Ivory Studio
Drums Recorded by : Ikhsan Rizaldy at Studio 12
Drums Edited by : Samuel Theophilus Japutra
Mix Prep by : Samuel Theophilus Japutra
Mixed & Mastered by : Dimas Pradipta at Sum It! Studio
Assisted by : Carlo Jogi & Dita Suria at Sum It! Studio
Dolby Atmos by : Gamaliel A. Pradipta at Sony Music Studios Indonesia
Published by : PT. Sony Music Publishing Indonesia
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film Mutiny: Klasik Statham Yang Kurang Menggebuk
-
Gaming3 weeks agoArknights Resmi Rilis Versi PC, Berikut Spesifikasi yang Dibutuhkan
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Dear You, Surat yang Terlupakan
-
Gaming3 weeks agoArknights: Endfield Segera Hadir di Steam, Akses Pemain PC Bakal Lebih Mudah
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Seni Merayu Tuhan, Drama Religi 2.0?
-
News2 weeks agoFate/Grand Order Rilis Video Pembuka Pameran, Dianimasikan oleh CloverWorks
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film Kung Fu Soccer, Evolusi Komedi Absurd Stephen Chow di Era Modern
-
Berita Anime & Manga2 weeks agoOvergeared Ungkap Trailer Kedua, Visual Baru, dan 6 Karakter Tambahan




