News
Yuk Berkenalan Dengan Produk Apple Baru Ini di Apple Event September!
GwiGwi.com – Apple baru saja meluncurkan produk-produk teranyarnya melalui Apple Event yang berlangsung pada Dini Hari Waktu Indonesia Barat. Pada saat peluncurannya yang tanpa penonton dan secara virtual ini, Apple mengumumkan sejumlah produk terbarunya mulai dari Apple Watch Series 6, Apple Watch SE, Apple One, iPad 8th Gen, dan juga All New iPad Air. Nah penasaran apa saja highlight dari keseluruhan produk itu? Yuk simak bahasannya ini.
Apple Watch Series 6 dan Apple Watch SE
Sebagai leader dari smartwatch Apple baru saja mengupdate lini Apple Watchnya dengan menghadirkan Series 6. Apple Watch seri ke-6 memperkenalkan beberapa fitur baru, dan mengupgrade fitur yang sudah ada sebelumnya menjadi lebih baik lagi. Dimulai dari VO2 Scannernya yang mampu membaca Blood Oxygen dari penggunanya. Mungkin kalian belum lama ini mendengar perihal Hyper Hypoxia yang merupakan salah satu symptom dari COVID-19. Nah dengan adanya VO2 Scanner ini, Apple Watch Series 6 akan dapat menghitung serta memonitor kadar SpO2 dalam darah kita, untuk memberikan kita pengetahuan tentang kondisi Oksigen dalam darah ini. Selain fitur ini, akurasi serta fitur sensor-sensor yang sudah disematkan didalam Series 6 memberikan kemampuan akurasi yang jauh lebih baik dari Series 3 dan Series 5. Salah satu upgrade yang cukup okenya juga adalah Displaynya yang kini 2.5x lebih jelas dalam mode Always On agar lebih mudah dibaca, serta Live Update dari setiap sensor yang ada. Apple Watch Series 6 ditenagai oleh Chipset A12 Bionic yang dicustom menjadi S6 Chip. Selain itu ada beberapa tambahan aestetik seperti adanya warna Biru, Gold, dan untuk pertama kalinya, Product Red. Nantinya Apple Watch Series 6 akan mulai dijual dengan harga 399 USD.
Kemudian Apple juga memperkenalkan Apple Watch SE. Apple Watch SE ini adalah Apple Watch versi lebih affordable dari Series 6, yang kecipratan fitur esensial dari Series 6, dengan spesifikasi yang lebih menyerupai dengan Series 3. Apple Watch SE dijual dengan harga yang cukup murah yaitu 279 USD bersamaan dengan Series 3 yang masih dijual dengan cukup murah, mulai dari 199 USD. Apple Watch SE kecipratan beberapa fitur terbaik dari Series 6 seperti Display yang lebih cerah, dan sensor yang lebih baik dari Series 3. Chipset yang digunakan masih merupakan Bionic S4. Namun demikian, ini adalah sebuah entry level yang cukup menarik, mengingat Apple jarang sekali mengeluarkan versi budgetnya.
Sekarang Apple Melalui Apple watchOS 7, memberikan fasilitas Family Setup, sehingga mempermudah pengguna Apple Watch yang belum memiliki iPhone/iPad untuk terhubung ke keluarga seperti Orang Tua, dan juga terdapat tracking, atau parental control yang bisa membantu menjaga anggota keluarga, seperti anak-anak dan elders.
Apple One
Ini merupakan service terbaru untuk mengumpulkan semua subscription service Apple dalam 1 service seperti iCloud, Apple Music, Apple News Plus, Apple Fitness Plus, dan juga Apple Arcade. Fasilitas Apple One ini adalah salah satu Subscription Service paling lengkap dan bisa dibilang cukup affordable dikarenakan 1 kali pembayaran sudah mencakup subscription service dalam bentuk Bundle. Untuk harganya sendiri dimulai dari 14.95 USD perbulan untuk mendapatkan 50GB iCloud Storage, Apple Music, Apple TV dan juga Apple Arcade dengan opsi Family mulai dari 19.95 USD dengan fasilitas Family Member Sharing dan juga 200GB iCloud Storage, dan di beberapa negara terpilih terdapat opsi Premiere dengan harga 29.95 USD dengan 2TB iCloud, ditambah Apple News Plus dan Apple Fitness Plus.
Upgrade iPad yang Signifikan
iPad 8th Gen akhirnya diumumkan secara resmi oleh Apple. Bentuknya masih serupa dengan seri pendahulunya, dan masih memiliki desain lama dengan TouchID, namun mendapatkan upgrade performa dasarnya. Mulai dari Prosesornya yang kini menggunakan Bionic A12, hingga peningkatan pada performa baterainya yang dapat membuat iPad 8th Gen ini bertahan lebih lama. Selain itu untuk aksesoris utamanya masih bisa dipakai seperti Smart Keyboard, dan juga Apple Pencil, yang memberikan kekuatan tambahan untuk iPad 8th Gen ini. Untuk harga, iPad 8th Gen nantinya akan dibanderol dengan harga yang sangat affordable, mulai dari 329 USD saja.
Lalu yang cukup menarik perhatian berikutnya adalah iPad Air. Kini iPad Air mendapatkan upgrade yang cukup signifikan, hingga layak disebut sebagai All New iPad Air. Dimulai dari desainnya. iPad Air kini sudah berubah dan memiliki desain layaknya iPad Pro 2 generasi sebelumnya. Displaynya kini memenuhi layar hingga mendekati bezel, dan juga memiliki opsi warna yang semakin colourful dengan opsi warna Rose Gold, Tosca, dan juga Biru Langit – Sky Blue. Walau demikian, dengan desain bezelless seperti iPad Pro, Face ID tidak ikut disematkan disini, melainkan sebuah fitur yang gw rasa akan banyak dicintai orang, yaitu TouchID. Tapi kali ini, TouchID ini berpindah lokasi dari Home Button yang kini hilang, menjadi kedalam Power Button yang pastinya membuat para penggemar Physical Sensor bahagia. Ini juga kali pertama Apple mengimplementasikan pendekatan baru ini, dan semoga saja bisa ikut serta pada iPhone 12 yang sayangnya tidak diumumkan pada event kali ini.
Lalu untuk di soal jeroannya, iPad Air mendapatkan Prosesor terbaru dari Apple yaitu A14 Bionic, yang dibuat dengan basis 5nm, pertama untuk Chip pada sebuah smart device. Performa yang diberikan dapat mengalahkan iPad Air sebelumnya hingga 40%, sebuah upgrade performa yang sangat layak ditunggu. Selain itu juga, Apple memberikan USB Type-C ke iPad Air ini, sehingga iPad Air baru ini mampu menerima Power Input Fast Charging hingga 20 Watt, dan memberikan Interface untuk transfer dari luar ke dalam iPadnya, dan juga sebaliknya. All Screen Displaynya berukuran 10.9 inci, dan menggunakan teknologi Liquid Retina bersamaan dengan fitur display lainnya seperti P3 Color Gamut, True Tone, Full Lamination, dan juga Antireflective Coating.
Untuk harga, nantinya iPad Air ini akan dibanderol mulai dari 599 USD, dan ini menjadi Opsi iPad terbaik dan paling powerful saat ini. Untuk aksesorisnya, iPad Air model baru ini juga sudah mendukung Apple Pencil 2nd Gen, dan juga iPad Magic Keyboard yang dirilis bersamaan iPad Pro Generasi terbaru.
iOS 14, iPadOS 14, tvOS 14, dan watchOS 7
Selain perangkat keras, Apple juga mengumumkan bahwa mulai besok, Operating System Apple akan diupgrade dengan lineup seperti iOS 14 untuk perangkat iPhone yang masih didukung, iPadOS 14 untuk perangkat iPad yang masih didukung, watchOS 7, dan juga tvOS 14. Untuk perangkat yang baru saja diumumkan, akan memiliki update tersebut out of the box.
Jadi itulah yang diluncurkan Apple pada Acara peluncuran Virtualnya saat ini. Sangat disayangkan Apple 12 sepertinya belum siap menunjukan taringnya. Namun, menilai dari iPad Air yang mendapatkan upgrade yang cukup signifikan dan satu-satunya di lini produk Apple yang menggunakan Bionic A14 Chip maka ini bisa membuat iPhone menjadi lebih powerful lagi ketimbang kubu Operating System sebelahnya.
Gallery Apple Event
News
Arc System Works Dirikan Studio Takumi di Tokyo, Siapkan Game Fighting Baru
Arc System Works mengumumkan pembentukan studio pengembangan baru bernama Arc System Works Tokyo Studio “Takumi” pada 2 November 2026. Berlokasi di Urban Center Shinjuku, Tokyo, Jepang, studio ini dibentuk untuk memperkuat kapasitas produksi perusahaan sekaligus membuka peluang pengembangan proyek game baru.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Arc System Works untuk meningkatkan kemampuan pengembangan dan memperluas jangkauan produknya ke pasar internasional. Perusahaan berharap studio baru ini dapat membantu menghadirkan pengalaman bermain yang menarik bagi komunitas gaming di berbagai negara.
Studio Takumi Dukung Pengembangan Game Fighting Baru
Salah satu proyek yang akan mendapatkan dukungan adalah game fighting baru yang terpilih dalam program IP360 milik Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI).
Program tersebut dirancang untuk memberikan dukungan berskala besar dan berjangka panjang bagi industri konten Jepang agar mampu bersaing di pasar global. IP360 juga memiliki target ambisius, yakni meningkatkan nilai penjualan konten Jepang di luar negeri hingga 20 triliun yen pada 2033.
Keterlibatan Arc System Works dalam program ini membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas distribusi karya mereka ke audiens internasional. Meski demikian, detail mengenai game fighting yang dimaksud masih belum diungkapkan, termasuk judul, mekanisme pertarungan, platform, dan jadwal peluncurannya.
Fokus pada Kolaborasi dan Ekspansi Global
Arc System Works menempatkan Studio Takumi sebagai bagian strategis dari rencana pengembangan perusahaan. Selain memperbesar kapasitas produksi, studio ini diharapkan menjadi pusat kolaborasi yang mendukung penciptaan game dengan daya tarik lebih luas.
Pendekatan tersebut sejalan dengan ambisi perusahaan untuk menjangkau lebih banyak pemain di luar Jepang. Melalui penguatan tim dan kemampuan pengembangan, Arc System Works ingin menciptakan karya yang dapat diterima oleh komunitas internasional tanpa kehilangan kualitas pengalaman bermain yang menjadi perhatian utama mereka.
Pembentukan studio baru ini juga menunjukkan upaya perusahaan untuk mempersiapkan sumber daya tambahan dalam menghadapi proyek-proyek mendatang.
Arc System Works Buka Perekrutan Anggota Pendiri
Seiring persiapan operasional Studio Takumi, Arc System Works mulai meningkatkan aktivitas perekrutan untuk mencari kreator yang akan bergabung sebagai anggota pendiri.
Kesempatan tersebut ditujukan bagi talenta yang ingin terlibat dalam pembentukan tim pengembangan baru dan mendukung proyek-proyek perusahaan berikutnya. Informasi mengenai posisi yang tersedia serta proses pendaftaran dapat ditemukan melalui halaman rekrutmen resmi Arc System Works.
Untuk saat ini, belum ada pengumuman lebih lanjut mengenai identitas game fighting yang dikembangkan melalui program IP360. Informasi mengenai proyek tersebut dan rencana produksi Studio Takumi masih dinantikan oleh para penggemar.
News
Activision Siapkan Subseri Baru Call of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare dan Black Ops?
Activision dikabarkan mulai mempersiapkan subseri baru untuk franchise Call of Duty. Rencana ini muncul setelah perusahaan merilis game utama yang berfokus pada Modern Warfare dan Black Ops secara bergantian selama beberapa tahun terakhir.
Dalam wawancara bersama The Game Business, Chief Marketing Officer Activision, Tyler Bahl, mengonfirmasi bahwa perusahaan telah memulai persiapan awal untuk mengembangkan cabang baru tersebut. Langkah ini menjadi respons terhadap keinginan pemain yang mengharapkan pengalaman berbeda dari dua subseri yang selama ini mendominasi franchise.
Meski pengembangan awal telah dimulai, Activision belum mengungkapkan nama, latar cerita, mekanisme permainan, maupun perkiraan jadwal peluncurannya.
Call of Duty Butuh Arah Baru Setelah Lima Tahun
Jika melihat sejarah perilisan beberapa tahun terakhir, Call of Duty: Vanguard menjadi judul terakhir yang memperkenalkan subseri berbeda di luar Modern Warfare dan Black Ops. Game tersebut dirilis pada 2021, setelah Call of Duty: Black Ops Cold War pada 2020 dan sebelum Call of Duty: Modern Warfare II pada 2022.
Setelah itu, Activision kembali bergantian merilis judul dari kedua subseri tersebut. Pola ini membuat sebagian pemain menginginkan sesuatu yang lebih segar, baik dari segi konsep maupun pengalaman bermain.
Bahl menjelaskan bahwa ekspektasi pemain terus berkembang seiring perubahan industri game. Menurutnya, komunitas menginginkan pengalaman yang lebih baik, baru, atau benar-benar berbeda dari apa yang sudah mereka kenal.
Perbedaan latar, cerita, dan mekanisme permainan memang dapat memberikan variasi. Namun, perubahan tersebut belum tentu menghasilkan identitas yang cukup berbeda untuk memenuhi harapan seluruh pemain.
Subseri Baru Bisa Membawa Identitas Berbeda
Kehadiran subseri baru berpotensi memberi Activision ruang untuk bereksperimen dengan pendekatan yang tidak sepenuhnya terikat pada formula Modern Warfare maupun Black Ops.
Namun, belum ada informasi apakah proyek ini akan mengambil latar perang yang berbeda, memperkenalkan karakter baru, atau menghadirkan perubahan besar pada gameplay. Semua kemungkinan tersebut masih belum dapat dipastikan sebelum Activision mengungkap detail resmi.
Jika dikembangkan lebih jauh, proyek ini juga dapat menjadi kesempatan bagi franchise Call of Duty untuk memperluas identitasnya tanpa harus meninggalkan elemen inti yang selama ini dikenal pemain.
Modern Warfare 4 Dikabarkan Menutup Cerita Sejak 2019
Di sisi lain, Call of Duty: Modern Warfare 4 disebut dijadwalkan hadir pada 2026 dan akan melanjutkan pola perilisan yang sudah berjalan. Menurut keterangan Bahl, game tersebut juga akan mengakhiri rangkaian cerita yang dibangun oleh subseri Modern Warfare sejak kebangkitannya pada 2019.
Meski demikian, belum diketahui bagaimana rencana tersebut akan berhubungan dengan pengembangan subseri baru. Activision belum menjelaskan apakah proyek anyar itu akan diperkenalkan setelah cerita Modern Warfare berakhir atau dikembangkan secara paralel.
Untuk saat ini, informasi yang tersedia baru sebatas konfirmasi bahwa persiapan awal subseri baru telah dimulai. Penggemar masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui arah berikutnya dari franchise Call of Duty.
News
PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll
Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.
Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.
Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.
Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game
Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.
Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.
Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.
Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.
Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll
Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.
Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.
Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.
Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.
Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation
Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.
Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.
Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.
Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.
-
News4 weeks agoSophieChat: AI Resmi Diumumkan, Aplikasi Percakapan dengan xdari Atelier
-
News4 weeks agoGabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan di Valve
-
News4 weeks agoKreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun dari Dunia Menulis
-
Smartphone4 weeks agoBebas Drama Pas Mabar! Ini Rahasia Gaming Seru Bebas Suntuk Bareng POCO C81 Pro
-
TV & Movies3 weeks agoREVIEW FILM VERITY, MENGUNGKAP SISI GELAP PENULIS TERSOHOR
-
TV & Movies4 weeks agoJangan Tertipu Image Couple Goals! iQIYI Original ‘Dalam Suka dan Dusta’ Ungkap Sisi Gelap di Balik Pernikahan Selebriti
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Forgotten Island, Animasi DreamWorks Berlatar Mitologi Filipina
-
Smartphone3 weeks agoPOCO F9 Series Siap Meluncur di Indonesia 5 Oktober, Tegaskan Posisi sebagai The True Flagship












