Connect with us

Music

GwiDoC: Merami, Sang Vokalis yang Serba Bisa

Published

on

GwiGwi.com – GwiDoc, merupakan singkatan dari GwiGwi Doujin Corner, dimana pada bagian ini, GwiGwi akan membahas musisi-musisi keren yang berkarir di dunia Doujin. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas seorang vokalis yang sudah cukup lama malah melintang di skena musik doujin.  Seorang vokalis yang telah menjadi guest vokalis dan vokalis tetap di banyak circle doujin. Ya, dia adalah Merami (aka Meramipop/めらみぽっぷ, Lico), seorang vokalis yang memulai awal karirnya pada tahun 2007. Merami lahir di perfektur Chiba pada tanggal 27 Oktober dan memiliki golongan darah O. Sampai sekarang tidak ada yang tahu berapa umur merami karena dia memang merahasiakannya.

Merami sendiri mengenal musik semenjak masa – masa sekolah dan setelah dia lulus dari SMA merami membentuk sebuah band ska. Dia sendiri memainkan instrumen terompet di band tersebut, aktif di beberapa live house di Chiba dan Tokyo. 4 tahun setelah band tersebut dibentuk, band itu harus bubar karena alasan tertentu. Barulah setelah band yang dibentuknya bubar, Merami mulai memasuki dunia vokal.

Karirnya di skena musik doujin diawali dengan bergabung pada sebuah circle doujin, Shoujo Byou, yang dibentuk oleh Nakae Mitsuki/中恵光 (artikel tentang Shoujo Byou bisa dibaca di sini). Merami sendiri memakai pseudonym Lico selama bergabung dengan circle ini. Pada era ini vokal merami masih terasa sangat mentah. Setelah itu dia mulai menjadi guest vokalis untuk beberapa circle doujin lain dan mulai menjadi lebih populer setelah bergabung menjadi vokalis untuk Foreground Eclipse pada tahun 2009 (artikel tentang Foreground Eclipse bisa dibaca disini). Setelah sukses dengan Foreground Eclipse, banyak circle mulai menjadikan merami sebagai guest vokalis mereka. Pada era ini vokal Merami makin matang dan terasah, repertoir suara yang bisa dia gunakan makin banyak. Hal yg bisa dimaklumi karena Merami giat berlatih vokal di bawah bimbingan vokalis, Yoshida Kengo.

Salah satu faktor yg membuat Merami populer adalah keunikan suaranya, saura nasal yang sedikit cempreng tetapi enak didengar, meskipun begitu dia mampu merubah suaranya menyesuaikan dengan perasaan atau karakter pada lagu yang dia bawakan, kadang suara berat yang terdengar macho atau suara moe yang terdengar ceria dan tentu skill bernyanyinya tidak perlu diragukan lagi. Kemampuan vokal merami bisa dilihat dari kontribusinya di beberapa circle yg rutin menjadikan merami sebagai vokalis, antara lain:

  • RD-Sound : memainkan music pop-rock yang dicampur sedikit musik klasikal, kemampuan vokal merami benar – benar terlihat di sini, karena sang arranger, diao ye zong/凋叶棕 (yg juga arranger Shoujo Byou) membuat merami bernyanyi dengan banyak variasi karakter suara.
  • Shinigiwa Satellite : Circle yg dibentuk Ei Seitaro/衛☆星太 ini membawakan musik punk rock dan hard rock. Di sini merami menyanyikan lirik berbahasa inggris (walau masih terdengar seperti enggrish, tapi lagu2 mereka ear catchy)
  • Monochrome Coat & Sally : Dua circle yg bentuk oleh Wani/ ini membawakan musik rock bernuansa dark.
  • Shinra Bansho : Circle yang banyak memainkan lagu ala drama musikal, di sini merami bernyanyi ala pemain drama musikal.
  • Undead Corporation : Circle yang memainkan musik metal, merami menggunakan suara berat yang terdengar macho disini.

Selain circle diatas, banyak circle lain yang menjadikan merami sebagai vokalis walau hanya 1-3 lagu saja seperti Draw The Emotional, Arte Refact, Pizuya’s Cell, Mods Crisis, Tetra Edge, Alice Music dan masih banyak lagi. Merami juga beberapa kali berkolarasi dengan vokalis lain seperti Ranko/ランコ (BUTA OTOME), Kushi/Φ串Φ (PF Audio, Utaite) dan Luschka. Merami sendiri sangat menggemari musik bergenre Emo, Screamo, Melodic Punk, Pop Punk, Metalcore, Hardcore, dan Ska ; dia sendiri banyak menjadi vokal untuk genre2 itu meski merami sendiri menyebutkan genre yang paling dia kuasai adalah pop dan rock.

Sekarang selain rutinitasnya menjadi guest vokalis di berbagai circle, Merami sendiri sedang sibuk dengan circle solo projeknya (Cosmopolitan) setelah Foreground Eclipse disband dan Shoujo Byou hiatus. Sejauh ini Merami sudah mengeluarkan 1 full album 「めらくえⅠ」, 3 single 「COOKIE&MONSTER」「I LOVE DQ」「PARALLEL&HUNTER, dan 1 digital single 「ハロハロワ」. Pada dua single terakhirnya merami dibantu oleh Ei Seitarou.

Jika dilihat perjalanan karir merami semakin menanjak dan solid,bukan tidak mungkin suatu saat nanti dia mengikuti jejak teman vokalisnya, Nakae Mitsuk/中恵光i, untuk masuk ke skena major, who knows?

 

RD sound

[youtube id=”DSmEGJzWim0″ width=”600″ height=”340″ position=”left”]

 

Shinigiwa

[youtube id=”wP-tORtwi78″ width=”600″ height=”340″ position=”left”]

 

Shinra Bansho

[youtube id=”AszuhImjX6o” width=”600″ height=”340″ position=”left”]

 

Undead Corporation

[youtube id=”smpiURXdxeQ” width=”600″ height=”340″ position=”left”]

 

Cosmopolitan

[youtube id=”VTiM2TRbEdM” width=”600″ height=”340″ position=”left”]

Advertisement

Music

Reuni Emosional Che’Nelle dan Penulis Lagu ‘Believe’: Rilis Karya Baru yang Tak Terduga

Published

on

By

Reuni Emosional Che’nelle Dan Penulis Lagu ‘believe’: Rilis Karya Baru Yang Tak Terduga

www.gwigwi.com – Penyanyi berbakat Che'Nelle baru saja membawa kejutan bagi para penggemarnya dengan menggandeng kembali EIGO, sosok penulis lagu di balik “Believe”—salah satu lagu paling sukses sepanjang karier musiknya. Namun, alih-alih mencoba mengulang formula kesuksesan yang sama, kolaborasi kali ini justru menghasilkan sesuatu yang jauh berbeda dan tak terduga.

Bukan pop anthem megah yang mengandalkan hook komersial, EIGO justru menuliskan sebuah lagu yang terasa lebih intim, personal, dan mencerminkan kedewasaan serta jati diri Che'Nelle saat ini.

Esensi Keindahan Sederhana dalam “Taisetsu na mono”

Karya terbaru mereka ini bertajuk “たいせつなもの Taisetsu na mono”. Lagu ini dibangun dengan narasi seputar hal-hal kecil dalam hidup yang sering kali luput dari perhatian manusia sampai hal tersebut benar-benar hilang.

Secara garis besar, lagu ini menyoroti:

  • Momen Berharga Bersama Keluarga: Menghargai waktu yang dihabiskan bersama orang-orang terdekat.

  • Perasaan yang Tenang: Menggambarkan ketulusan cinta yang mendalam dan damai kepada seseorang.

  • Keindahan yang Biasa: Menyadari bahwa keindahan hidup yang sesungguhnya sering kali baru disadari ketika kita menoleh ke belakang (masa lalu).

Dengan aransemen yang hangat dan reflektif, lagu ini diposisikan sebagai sebuah pesan yang tulus dari lubuk hati terdalam Che'Nelle, bukan sekadar komoditas industri musik populer.

Menjadi Lagu Tema Kompetisi Seni Bergengsi

Lagu “たいせつなもの Taisetsu na mono” juga mendapatkan panggung apresiasi yang sangat besar dan jarang didapatkan oleh rilisan musik biasa. Lagu ini resmi terpilih sebagai lagu tema (theme song) untuk DOCOMO Future Museum.

Bagi yang belum tahu, DOCOMO Future Museum merupakan kompetisi seni kreatif tahunan bergengsi besutan NTT Docomo yang telah konsisten berjalan sejak tahun 2002. Kehadiran lagu ini di ajang tersebut otomatis memberikan basis pendengar dan konteks emosional yang jauh lebih luas daripada sekadar mengejar angka streaming di platform digital.

Pada akhirnya, Che'Nelle memang tidak meminta EIGO untuk menciptakan “Believe” versi kedua. Ia hanya meminta sebuah lagu yang mampu menyuarakan fase hidup yang sedang ia jalani sekarang—dan lewat “Taisetsu na mono”, EIGO berhasil mewujudkannya dengan sempurna.

Continue Reading

Music

Kabar Gembira untuk Fans Anime! Piringan Hitam “New Panty & Stocking with Garterbelt The Vinyl” Siap Rilis September Ini

Published

on

By

Kabar Gembira Untuk Fans Anime! Piringan Hitam “new Panty & Stocking With Garterbelt The Vinyl” Siap Rilis September Ini

www.gwigwi.com – FlyingDog, Inc. (bagian dari Victor Entertainment Group) resmi mengumumkan perilisan piringan hitam (analog record) pertama untuk proyek anime New Panty & Stocking with Garterbelt. Bertajuk “New Panty & Stocking with Garterbelt The Vinyl”, piringan hitam ini dijadwalkan resmi dijual pada 30 September 2026 mendatang.

Perilisan ini menjadi momen spesial karena bertepatan dengan perayaan satu tahun hari jadi New Panty & Stocking with Garterbelt, serta menyusul kesuksesan perilisan piringan hitam soundtrack versi anime orisinal (2010) pada Mei tahun lalu.

Eksklusivitas Edisi Piringan Hitam

Piringan hitam ini diproduksi secara khusus untuk menghadirkan pengalaman audio musik murni. Berbeda dengan versi CD standar, versi piringan hitam ini hanya akan memuat trek musik dan lagu tanpa menyertakan drama suara (drama tracks) dari para pengisi suara. Hal ini menjadikannya sebagai rilisan piringan hitam musik murni pertama di dunia untuk karya tersebut.

Edisi cetakan pertama (first-press) menawarkan berbagai bonus dan visual menarik bagi para kolektor:

  • Warna Piringan Unik: Terdiri dari 2 keping piringan hitam (2-disc LP), di mana Keping 1 berwarna Putih (White) dan Keping 2 berwarna Merah Muda Susu (Milky White Pink).

  • Poster Bonus: Menyertakan bonus poster lipat empat (four-fold poster) yang menampilkan ilustrasi sampul di dalamnya.

  • Sampul Eksklusif: Menampilkan desain cover yang imut dan seksi, dengan skema warna yang diawasi langsung oleh staf dari Studio Trigger.

Detail Album dan Daftar Lagu

Album ini dipasarkan dengan harga 7.150 yen (sudah termasuk pajak). Secara keseluruhan, piringan hitam ini merangkum 26 trek dan lagu populer yang muncul di sepanjang seri.

Beberapa lagu unggulan yang masuk dalam daftar putar album ini antara lain “Theme of New PANTY & STOCKING (Long Version)” garapan TeddyLoid & Taku Takahashi, lagu populer “New Fly Away”, serta lagu hit “Divine” (kolaborasi MONJOE & Taku Takahashi bersama SWEEP & JUVENILE) yang saat ini telah menembus hampir 20 juta pemutaran (streams) di berbagai platform digital.

Bagi para penggemar yang ingin mendengarkannya secara digital terlebih dahulu, soundtrack ini juga sudah tersedia di ber

Continue Reading

Music

Da-iCE Definisikan Ulang Makna “Tanpa Batas” Lewat Single Terbaru “Unlimited”

Published

on

By

Da Ice Definisikan Ulang Makna “tanpa Batas” Lewat Single Terbaru “unlimited”

www.gwigwi.com –

Grup vokal dan tari asal Jepang, Da-iCE, kembali menggebrak dengan merilis karya terbaru mereka yang bertenaga bertajuk “アンリミテッド Unlimited”. Sejak detik pertama, lagu ini langsung menghentak lewat ketukan breakbeat yang dinamis. Intensitasnya kian memuncak saat memasuki bagian chorus, di mana perpaduan aransemen full band dan seksi instrumen tiup (horn section) tumpah ruah menyajikan ledakan energi musik yang maksimal. Tidak ada basa-basi atau tempo yang melambat di lagu ini—semuanya disajikan dengan intensitas penuh sejak awal.

Lagu “Unlimited” ditulis langsung oleh dua personel Da-iCE, yaitu Taiki Kudo dan Sota Hanamura. Untuk menyempurnakan komposisinya menjadi sebuah karya yang megah, mereka menggandeng produser ternama Yusuke Saeki, yang bekerja di bawah alias Saeki youthK.

Rekam jejak Saeki di industri musik Jepang sudah tidak diragukan lagi, dengan portofolio kolaborasi bersama nama-nama besar seperti Arashi, Snow Man, SixTONES, Nissy, Kana Nishino, hingga miyana. Alih-alih menghasilkan lagu pop yang terlampau rapi dan aman, kolaborasi ini justru melahirkan sebuah karya masif yang terdengar ambisius, liar, dan sangat bertenaga.

Di balik kemegahan aransemennya, kekuatan lirik khas Da-iCE tetap terjaga dengan baik. Lagu ini menawarkan penulisan lirik yang berlapis dan cerdas, memberikan detail-detail baru yang menarik untuk disimak bahkan setelah diputar berulang kali. Pesan yang disampaikan pun sangat spesifik: sebuah ajakan untuk terus maju menantang masa depan dengan penuh percaya diri.

Hadir sebagai lagu yang provokatif dan berani, “アンリミテッド Unlimited” dipastikan menjadi anthem musim panas yang siap mendominasi, jauh dari sekadar menjadi musik latar biasa. Da-iCE tidak lagi meminta izin untuk tampil megah; mereka sudah membuktikannya lewat lagu ini.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending