News
Hands on dan Impresi Realme 5 dan Realme 5 Pro Indonesia! Harganya kurang dari 2 Juta!
GwiGwi.com – Setelah sebelumnya sukses dengan seri-seri sebelumnya, Realme Indonesia telah resmi meluncurkan Realme 5 dan Realme 5 Pro ke Indonesia. Seperti seri sebelumnya, yaitu Realme 3, seri Realme 5 memiliki sejumlah peningkatan yang tentunya mendatangkan fitur-fitur baru yang tidak kalah menarik dibandingkan smartphone sekelasnya bahkan lebih lagi. Dengan tagline Realme 5 Quad Camera PowerHero dan Realme 5 Pro Quad Camera SpeedMaster serta harga yang terjangkau mulai dari 1.9 Jutaan, tentunya keluarga Realme 5 wajib menjadi perhatian. Berikut adalah hands-on serta first-impression-nya.

Realme 5 adalah si paling kecil dari keluarga Realme 5. Dengan bentang layar 6.5 inci HD+, Qualcomm Snapdragon 665 dengan GPU Adreno 610, 4 buah lensa kamera yaitu lensa ultra wide-angle 119° (8MP), kamera utama (12MP), lensa portrait (2MP) dan lensa ultra-macro (2MP), sedangkan untuk kamera depan AI 13MP. Selain itu terdapat 3 buah konfigurasi kepasitas penyimpanan serta RAM mulai dari 3GB+32GB, 3GB+64GB, serta 4GB+128GB, yang membuat smartphone ini memang paling kecil secara kelas, tetapi memiliki memory yang tidak kalah besar.

Secara performa Realme 5 cukup responsif walau affordable. Sepertinya memang kita sudah tinggal di masa dimana smartphone dalam rentang harga 2 Jutaan bisa dibilang cukup responsif dan tidak membuat gregetan saat di operasikan. Dengan menggunakan ColorOS 6 berbasis Android 9.0 Pie, yang baru ditingkatkan pada desain, fungsi manajemen hotspot dan mendukung fungsi Google AR Core. Peningkatan desain akan diberikan ke sistem lockscreen, layar home dan halaman notifikasi yang lebih luas, dan bahasa desain realme yang lebih dekat dengan pengalaman Android stock. Fungsi real privacy dapat membantu pengguna menyembunyikan aplikasi, foto, file, dan konten lainnya ke dalam ruang privasi, terlindungi oleh sidik jari. Fungsi manajemen hotspot akan membantu mengatur kecepatan dan penggunaan jaringan hotspot. Nantinya, semua pembaruan ini akan datang ke semua smartphone realme melalui OTA.
Realme 5 Pro, Speedmaster karena Prosesornya
Realme 5 Pro menjadi “raja” yang hadir pada peluncuran smartphone ini. Dengan rentang harga 3 jutaan, membuat Realme 5 Pro bersanding dengan sang kakak yaitu Realme X. Perbedaan utamanya adalah pada susunan kameranya dimana ada 4 buah lensa yang sangat berguna untuk disetiap situasi.

Soal memory, Realme 5 Pro ini bisa dibilang cukup cepat dengan RAM LPDDR4x dan juga memori penyimpanan yang sudah UFS2.1. Hal ini membuat performa dari Realme 5 Pro untuk soal multitasking, respond, dan juga transfer data yang cepat. Selain itu keduanya dapat meningkatkan efisiensi konsumsi daya hingga 35%.

Soal fitur yang unggul di keduanya
Urusan baterai, Realme 5 memiliki kapasitas baterai yang lebih besar dibandingkan versi Pronya yaitu sebesar 5.000mAh. Sedangkan untuk Realme 5 Pro hanya 4.035mAh, namun sudah mendukung VOOC Flash Charge 3, yang sejujurnya bisa jadi salah satu metode pengisian daya yang paling cepat yang bahkan pernah saya rasakan saat menggunakan Realme X sebelumnya.

Soal kamera lainnya, keduanya tidak kalah hebat. Si Realme 5 Pro lebih unggul dengan sensor 48 megapiksel dari Sony IMX586, dan kamera selfie 16MP Sony IMX471 yang sudah cukup sering digunakan sebagai sensor kamera flagship yang tentunya memiliki kualitas foto dan video yang sangat tajam. Sedangkan untuk si Realme 5, terdapat sensor 18 megapiksel untuk kamera utamanya, dan 13 megapiksel untuk kamera selfienya. Walau lebih kecil, tapi tidak kalah bagus secara kualitas dilihat dari kesan pertamanya.

Sedangkan untuk Realme 5 Pro, ada 2 versi RAM, 4+128GB dengan harga 2.999 Juta Rupiah, dan 8+128 yang dibanderol dengan harga 3.699 Juta rupiah. Dengan harga ini, bisa dibilang Realme 5 Pro memiliki price point yang menarik, dan cukup affordable jika dibandingkan dengan Realme X yang masih menggunakan Snapdragon 710 dimana Realme 5 Pro sudah menggunakan Snapdragon 712 AIE.

Selain smartphone, masih ada juga hal lainnya
Selain smartphone, Realme kali ini juga meluncurkan 2 aksesoris baru untuk melengkapi keluarga Realme 5 Pro. Ada Iconic Case untuk Realme 5 yang terdiri dari 2 warna yaitu Grey dan Yellow, yang menunjukan kesan unik dan somehow memberi vibe anak muda yang aktif dan kreatif.
Selain itu ada juga Powerbank Realme yang memiliki kapasitas 10.000mAh, serta sudah mendukung pengisian cepat 2 arah 18 watt. Tersedia dengan warna Abu-Abu, Merah dan Kuning, membuat powerbank ini vibrant dan tidak polos dengan warna-warna yang berani. Dengan kemampuan ini, kabarnya Powerbank ini juga mampu mengisi ulang daya Notebook (yang mendukung 18watt, jika lebih besar akan lebih lambat), serta smartphone dan tablet kalian.

Selain itu, Realme juga akan segera menggelar kompetisi Fotografi #ShotOnRealme yang tentunya sangat menarik untuk kalian yang gemar fotografi dengan menggunakan smartphone. Kalian cukup menangkap foto-foto yang menarik, dan layak untuk dilombakan, menggunakan Smartphone Realme kalian. Lomba ini akan diselenggarakan secara Global, dan dapat dilihat serta dipelajari melalui link https://pre-event.realme.com/global/gallery/. Lomba ini berlangsung hingga 15 Desember 2019, dan pemenangnya akan diumumkan pada 1 Januari 2020. Pemenangnya akan berkesempatan memenangkan uang tunai dengan total USD 12.000, serta menjadi ambassador Realme Quad Camera 2019.

Baca juga: Realme Sukses Menjadi Top 5 Brand Smartphone di Indonesia Kurang dari Setahun
Gallery Launching Realme 5 dan Realme 5 Pro
News
Arc System Works Dirikan Studio Takumi di Tokyo, Siapkan Game Fighting Baru
Arc System Works mengumumkan pembentukan studio pengembangan baru bernama Arc System Works Tokyo Studio “Takumi” pada 2 November 2026. Berlokasi di Urban Center Shinjuku, Tokyo, Jepang, studio ini dibentuk untuk memperkuat kapasitas produksi perusahaan sekaligus membuka peluang pengembangan proyek game baru.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Arc System Works untuk meningkatkan kemampuan pengembangan dan memperluas jangkauan produknya ke pasar internasional. Perusahaan berharap studio baru ini dapat membantu menghadirkan pengalaman bermain yang menarik bagi komunitas gaming di berbagai negara.
Studio Takumi Dukung Pengembangan Game Fighting Baru
Salah satu proyek yang akan mendapatkan dukungan adalah game fighting baru yang terpilih dalam program IP360 milik Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI).
Program tersebut dirancang untuk memberikan dukungan berskala besar dan berjangka panjang bagi industri konten Jepang agar mampu bersaing di pasar global. IP360 juga memiliki target ambisius, yakni meningkatkan nilai penjualan konten Jepang di luar negeri hingga 20 triliun yen pada 2033.
Keterlibatan Arc System Works dalam program ini membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas distribusi karya mereka ke audiens internasional. Meski demikian, detail mengenai game fighting yang dimaksud masih belum diungkapkan, termasuk judul, mekanisme pertarungan, platform, dan jadwal peluncurannya.
Fokus pada Kolaborasi dan Ekspansi Global
Arc System Works menempatkan Studio Takumi sebagai bagian strategis dari rencana pengembangan perusahaan. Selain memperbesar kapasitas produksi, studio ini diharapkan menjadi pusat kolaborasi yang mendukung penciptaan game dengan daya tarik lebih luas.
Pendekatan tersebut sejalan dengan ambisi perusahaan untuk menjangkau lebih banyak pemain di luar Jepang. Melalui penguatan tim dan kemampuan pengembangan, Arc System Works ingin menciptakan karya yang dapat diterima oleh komunitas internasional tanpa kehilangan kualitas pengalaman bermain yang menjadi perhatian utama mereka.
Pembentukan studio baru ini juga menunjukkan upaya perusahaan untuk mempersiapkan sumber daya tambahan dalam menghadapi proyek-proyek mendatang.
Arc System Works Buka Perekrutan Anggota Pendiri
Seiring persiapan operasional Studio Takumi, Arc System Works mulai meningkatkan aktivitas perekrutan untuk mencari kreator yang akan bergabung sebagai anggota pendiri.
Kesempatan tersebut ditujukan bagi talenta yang ingin terlibat dalam pembentukan tim pengembangan baru dan mendukung proyek-proyek perusahaan berikutnya. Informasi mengenai posisi yang tersedia serta proses pendaftaran dapat ditemukan melalui halaman rekrutmen resmi Arc System Works.
Untuk saat ini, belum ada pengumuman lebih lanjut mengenai identitas game fighting yang dikembangkan melalui program IP360. Informasi mengenai proyek tersebut dan rencana produksi Studio Takumi masih dinantikan oleh para penggemar.
News
Activision Siapkan Subseri Baru Call of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare dan Black Ops?
Activision dikabarkan mulai mempersiapkan subseri baru untuk franchise Call of Duty. Rencana ini muncul setelah perusahaan merilis game utama yang berfokus pada Modern Warfare dan Black Ops secara bergantian selama beberapa tahun terakhir.
Dalam wawancara bersama The Game Business, Chief Marketing Officer Activision, Tyler Bahl, mengonfirmasi bahwa perusahaan telah memulai persiapan awal untuk mengembangkan cabang baru tersebut. Langkah ini menjadi respons terhadap keinginan pemain yang mengharapkan pengalaman berbeda dari dua subseri yang selama ini mendominasi franchise.
Meski pengembangan awal telah dimulai, Activision belum mengungkapkan nama, latar cerita, mekanisme permainan, maupun perkiraan jadwal peluncurannya.
Call of Duty Butuh Arah Baru Setelah Lima Tahun
Jika melihat sejarah perilisan beberapa tahun terakhir, Call of Duty: Vanguard menjadi judul terakhir yang memperkenalkan subseri berbeda di luar Modern Warfare dan Black Ops. Game tersebut dirilis pada 2021, setelah Call of Duty: Black Ops Cold War pada 2020 dan sebelum Call of Duty: Modern Warfare II pada 2022.
Setelah itu, Activision kembali bergantian merilis judul dari kedua subseri tersebut. Pola ini membuat sebagian pemain menginginkan sesuatu yang lebih segar, baik dari segi konsep maupun pengalaman bermain.
Bahl menjelaskan bahwa ekspektasi pemain terus berkembang seiring perubahan industri game. Menurutnya, komunitas menginginkan pengalaman yang lebih baik, baru, atau benar-benar berbeda dari apa yang sudah mereka kenal.
Perbedaan latar, cerita, dan mekanisme permainan memang dapat memberikan variasi. Namun, perubahan tersebut belum tentu menghasilkan identitas yang cukup berbeda untuk memenuhi harapan seluruh pemain.
Subseri Baru Bisa Membawa Identitas Berbeda
Kehadiran subseri baru berpotensi memberi Activision ruang untuk bereksperimen dengan pendekatan yang tidak sepenuhnya terikat pada formula Modern Warfare maupun Black Ops.
Namun, belum ada informasi apakah proyek ini akan mengambil latar perang yang berbeda, memperkenalkan karakter baru, atau menghadirkan perubahan besar pada gameplay. Semua kemungkinan tersebut masih belum dapat dipastikan sebelum Activision mengungkap detail resmi.
Jika dikembangkan lebih jauh, proyek ini juga dapat menjadi kesempatan bagi franchise Call of Duty untuk memperluas identitasnya tanpa harus meninggalkan elemen inti yang selama ini dikenal pemain.
Modern Warfare 4 Dikabarkan Menutup Cerita Sejak 2019
Di sisi lain, Call of Duty: Modern Warfare 4 disebut dijadwalkan hadir pada 2026 dan akan melanjutkan pola perilisan yang sudah berjalan. Menurut keterangan Bahl, game tersebut juga akan mengakhiri rangkaian cerita yang dibangun oleh subseri Modern Warfare sejak kebangkitannya pada 2019.
Meski demikian, belum diketahui bagaimana rencana tersebut akan berhubungan dengan pengembangan subseri baru. Activision belum menjelaskan apakah proyek anyar itu akan diperkenalkan setelah cerita Modern Warfare berakhir atau dikembangkan secara paralel.
Untuk saat ini, informasi yang tersedia baru sebatas konfirmasi bahwa persiapan awal subseri baru telah dimulai. Penggemar masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui arah berikutnya dari franchise Call of Duty.
News
PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll
Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.
Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.
Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.
Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game
Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.
Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.
Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.
Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.
Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll
Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.
Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.
Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.
Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.
Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation
Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.
Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.
Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.
Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.
-
News4 weeks agoSophieChat: AI Resmi Diumumkan, Aplikasi Percakapan dengan xdari Atelier
-
News4 weeks agoGabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan di Valve
-
News4 weeks agoKreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun dari Dunia Menulis
-
Smartphone4 weeks agoBebas Drama Pas Mabar! Ini Rahasia Gaming Seru Bebas Suntuk Bareng POCO C81 Pro
-
TV & Movies3 weeks agoREVIEW FILM VERITY, MENGUNGKAP SISI GELAP PENULIS TERSOHOR
-
TV & Movies4 weeks agoJangan Tertipu Image Couple Goals! iQIYI Original ‘Dalam Suka dan Dusta’ Ungkap Sisi Gelap di Balik Pernikahan Selebriti
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Forgotten Island, Animasi DreamWorks Berlatar Mitologi Filipina
-
Smartphone3 weeks agoPOCO F9 Series Siap Meluncur di Indonesia 5 Oktober, Tegaskan Posisi sebagai The True Flagship




