Connect with us

News

Xiaomi Luncurkan Generasi Penerus Smartphone Android One Mi A2 dan Mi A2 Lite

Published

on

GwiGwi.com – Pemimpin teknologi global Xiaomi memperluas daftar Perangkat Android One nya dengan memperkenalkan Mi A2 dan Mi A2 Lite, yang memiliki fitur kemampuan fotografi yang mumpuni dan sejumlah peningkatan signifikan dari generasi sebelumnya. Dimulai dari harga 179 Euro di Spanyol, kehadiran dua perangkat ini semakin memperkokoh komitmen Xiaomi dalam menawarkan produk-produk yang menakjubkan dengan harga sebenarnya agar semua orang di dunia dapat memiliki kualitas hidup yang lebih baik melalui inovasi teknologi.

Kesuksesan Mi A1 yang diluncurkan September tahun lalu sebagai perangkat Android One Xiaomi pertama. Dua perangkat baru yang diumumkan hari ini dirancang untuk membawa pengalaman menggunakan seri Android One ke sebuah tingkat yang baru, khususnya dengan pengalaman fotografi luar biasa yang ditawarkan.

Mi A2 memiliki kekuatan fotografi dengan menggunakan dual kamera AI 12MP+20MP dan kamera depan 20MP. Perangkat ini ditenagai oleh Qualcomm® SnapdragonTM 660 SoC dengan Qualcomm® Artificial Intelligence Engine (AIE) yang kuat. Sementara itu, Mi A2 Lite yang berukuran lebih kecil merupakan pilihan terbaik lainnya, karena dilengkapi dengan dual kamera AI 12MP+5MP serta kapasitas baterai 4.000mAh. Sebagai salah satu keunggulan dari kolaborasi Android One, kedua perangkat akan mendapatkan kapasitas tanpa batas untuk menyimpan foto berkualitas tinggi melalui Google Photos, sehingga pengguna tidak perlu khawatir kehabisan kapasitas tempat penyimpanan foto.

Xiaomi Senior Vice President Wang Xiang mengatakan: “Mi A2 dan Mi A2 Lite merupakan dua perangkat yang akan membawa kerjasama saling menguntungkan dengan Google ke sebuah tingkat yang baru, melanjutkan kesuksesan Mi A1 tahun lalu. Dengan pengalaman pengguna yang luar biasa dan ditawarkan dengan harga sebenarnya, seri Android One kami telah berkembang dan menghasilkan reputasi yang sangat baik, sehingga kami dapat memenangkan hati banyak pengguna lainnya dalam perjalanan ekspansi global ini.”

“Kami sangat takjub dengan berbagai respon positif untuk Mi A1 selama setahun terakhir ini,” ungkap Jamie Rosenberg, Google's Vice President of Android and Google Play Business.“Kami sangat bersemangat untuk memperluas kolaborasi Android One tahun ini dengan memperkenalkan dua perangkat baru yang luar biasa, Mi A2 dan Mi A2 Lite. Kami tidak sabar menunggu konsumen di seluruh dunia untuk melihat dan mencoba perangkat ini.”

Mi A2 – Didesain dengan indah, dengan dual kamera 20MP.

Mi A2 menggunakan layar berukuran 5.99 inci yang mempesona dengan rasio full screen display 18:9, dilindungi oleh 2.5D Corning® Gorilla® Glass 5 panel, dalam bodi alumunium yang didesain secara elegan, dengan bagian belakang yang melengkung dan meruncing di bagian ujung keempat sisinya. Dengan ukuran yang hanya setebal 7.3mm, Mi A2 menawarkan estetika dan ergonomis yang menawan pada saat yang bersamaan.

Dengan kamera depan beresolusi 20MP Sony IMX376 dan dual kamera AI 12MP + 20MP — merupakan salah satu spesifikasi terbaik pada kisaran harga ini, Mi A2 dapat menghasilkan  foto-foto yang indah yang dipastikan akan mengesankan para penggunanya.

Mi A2 merupakan mimpi yang menjadi kenyataan bagi para penggemar selfie. Sensor depan beresolusi 20MP yang memiliki fitur teknologi Super Pixel yang menggabungkan empat piksel menjadi satu piksel besar berukuran 2.0µm, sehingga akan meningkatkan sensitivitas sensor cahaya dan menghasilkan gambar yang lebih jelas serta cerah meskipun dalam kondisi minim cahaya. Selain itu, kamera depannya pun dilengkapi dengan efek AI Portrait, AI Beautify 4.0 dan HDR, serta Selfie-light 4500K, yang akan sangat memudahkan pengguna untuk mendapatkan hasil selfie yang indah.

Kamera belakang beresolusi 20MP dilengkapi sensor Super Pixel dengan bukaan besar ƒ/1.75, yang akan memberikan hasil foto yang lebih jelas, cerah bahkan dalam kondisi minim cahaya. Digabungkan pula dengan kamera pendukung beresolusi 12MP dengan ukuran piksel besar 1.25μm dan bukaan ƒ/1,75, memungkinkan Mi A2 untuk menghasilkan foto dengan efek bokeh yang indah. Selain itu, pengguna dapat memilih secara manual kamera belakangnya, 20MP atau 12MP sesuai dengan pencahayaan di lingkungan sekitar, misalnya pengguna dapat beralih ke sensor 20MP saat hendak mengambil foto dalam kondisi minim cahaya guna memanfaatkan ukuran piksel besar 2,0μm untuk hasil foto yang lebih terang.

Ditenagai oleh platform Qualcomm® SnapdragonTM 660 dengan Artificial Intelligence Engine, Mi A2 menawarkan pengalaman yang gesit dan mulus. Dengan arsitektur Kryo yang canggih, serta digabungkan dengan LPDDR4x RAM hingga 6GB, dimana Mi A2 menawarkan perpaduan sempurna antara kinerja dan efisiensi daya.

Mi A2 Lite – Dual Kamera, dengan daya tahan baterai hingga dua hari

Mi A2 Lite adalah salah satu perangkat Android One pertama yang memfasilitasi keunikan layar berukuran 19:9. Dengan layar sebesar 5.84” FHD+ full screen display diletakkan pada bodi solid  yang tersusun rapi, membuatnya sangat mudah dan nyaman untuk digenggam dengan satu tangan saja. Layarnya juga didesain dengan berbagai macam fitur yang sangat bermanfaat seperti Auto Contrast, Reading Mode, dan Night Mode.

Mi A2 Lite menggunakan dual kamera AI 12MP+5MP, dengan sensor utama 12MP dan ukuran piksel besar 1.25µm serta dilengkapi dengan fitur phase-detection autofocus (PDAF) untuk autofocus yang cepat dan akurat. Perangkat ini pun dilengkapi dengan kamera depan beresolusi 5MP yang mendukung mode AI Portrait, sehingga dapat menghasilkan foto dengan efek bokeh bahkan tanpa perlu memiliki lensa pendukung.

Dibekali baterai berkapasitas 4000mAh yang mengagumkan, Mi A2 Lite dapat bertahan hingga 6 jam untuk bermain game dan hingga 34 jam untuk memutar musik secara non-stop. Kemampuan ini juga didukung oleh fitur power-efficient Qualcomm Snapdragon 625, yang memberikan Mi A2 Lite kemampuan untuk bermain game 3D dengan lancar namun tetap hemat baterai.

Android One. Inovasi terbaru dari Google.

Sebagai perangkat Android One, Mi A2 dan Mi A2 Lite menjalankan Android 8.1 murni, dengan inovasi perangkat lunak terbaru buatan Google, seperti baterai pintar yang dapat menyesuaikan pemakaian dengan kebiasaan pengguna. Kedua perangkat ini pun akan membuat pengguna lebih mudah dalam mencari jawaban dan menyelesaikan pekerjaan dengan bantuan Google Assistant dan Google Lens. Dalam segi keamanan, pengguna akan mendapatkan pembaruan sistem keamanan setiap bulan dan Google Play Protect bawaan. Selain itu, Mi A2 dan Mi A2 Lite mendukung Project Treble Google, yang menghasilkan sistem pembaruan yang lebih mudah serta cepat dibandingkan perangkat Android lain, sehingga pengguna dapat merasakan kecanggihan fitur terbaru.

Mi A2 hadir dalam tiga versi dengan rincian harga di Spanyol sebagai berikut: varian 4GB+32GB dibanderol seharga 249 Euro, varian 4GB+64GB seharga 279 Euro, dan untuk varian 6GB+128GB seharga 349 Euro. Mi A2 Lite akan tersedia dalam varian 3GB+32GB yang dibanderol seharga 179 Euro dan varian 4GB+64GB seharga 229 Euro. Kedua jenis perangkat ini akan diluncurkan secara bertahap di 40 pasar di seluruh dunia, dengan ketersediaan dimulai pada akhir Juli.

(Google, Android One, Google Play and other marks are trademarks of Google LLC.)

Baca juga: Xiaomi Mi A2 dan Mi A2 Lite Resmi Dirilis, Berapa Harganya?

Advertisement

News

Arc System Works Dirikan Studio Takumi di Tokyo, Siapkan Game Fighting Baru

Published

on

By

Arc System Works Dirikan Studio Takumi Di Tokyo, Siapkan Game Fighting Baru

Arc System Works mengumumkan pembentukan studio pengembangan baru bernama Arc System Works Tokyo Studio “Takumi” pada 2 November 2026. Berlokasi di Urban Center Shinjuku, Tokyo, Jepang, studio ini dibentuk untuk memperkuat kapasitas produksi perusahaan sekaligus membuka peluang pengembangan proyek game baru.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Arc System Works untuk meningkatkan kemampuan pengembangan dan memperluas jangkauan produknya ke pasar internasional. Perusahaan berharap studio baru ini dapat membantu menghadirkan pengalaman bermain yang menarik bagi komunitas gaming di berbagai negara.

Studio Takumi Dukung Pengembangan Game Fighting Baru

Salah satu proyek yang akan mendapatkan dukungan adalah game fighting baru yang terpilih dalam program IP360 milik Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI).

Program tersebut dirancang untuk memberikan dukungan berskala besar dan berjangka panjang bagi industri konten Jepang agar mampu bersaing di pasar global. IP360 juga memiliki target ambisius, yakni meningkatkan nilai penjualan konten Jepang di luar negeri hingga 20 triliun yen pada 2033.

Keterlibatan Arc System Works dalam program ini membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas distribusi karya mereka ke audiens internasional. Meski demikian, detail mengenai game fighting yang dimaksud masih belum diungkapkan, termasuk judul, mekanisme pertarungan, platform, dan jadwal peluncurannya.

Fokus pada Kolaborasi dan Ekspansi Global

Arc System Works menempatkan Studio Takumi sebagai bagian strategis dari rencana pengembangan perusahaan. Selain memperbesar kapasitas produksi, studio ini diharapkan menjadi pusat kolaborasi yang mendukung penciptaan game dengan daya tarik lebih luas.

Pendekatan tersebut sejalan dengan ambisi perusahaan untuk menjangkau lebih banyak pemain di luar Jepang. Melalui penguatan tim dan kemampuan pengembangan, Arc System Works ingin menciptakan karya yang dapat diterima oleh komunitas internasional tanpa kehilangan kualitas pengalaman bermain yang menjadi perhatian utama mereka.

Pembentukan studio baru ini juga menunjukkan upaya perusahaan untuk mempersiapkan sumber daya tambahan dalam menghadapi proyek-proyek mendatang.

 

Arc System Works Buka Perekrutan Anggota Pendiri

Seiring persiapan operasional Studio Takumi, Arc System Works mulai meningkatkan aktivitas perekrutan untuk mencari kreator yang akan bergabung sebagai anggota pendiri.

Kesempatan tersebut ditujukan bagi talenta yang ingin terlibat dalam pembentukan tim pengembangan baru dan mendukung proyek-proyek perusahaan berikutnya. Informasi mengenai posisi yang tersedia serta proses pendaftaran dapat ditemukan melalui halaman rekrutmen resmi Arc System Works.

Untuk saat ini, belum ada pengumuman lebih lanjut mengenai identitas game fighting yang dikembangkan melalui program IP360. Informasi mengenai proyek tersebut dan rencana produksi Studio Takumi masih dinantikan oleh para penggemar.

Continue Reading

News

Activision Siapkan Subseri Baru Call of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare dan Black Ops?

Published

on

By

Activision Siapkan Subseri Baru Call Of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare Dan Black Ops?

Activision dikabarkan mulai mempersiapkan subseri baru untuk franchise Call of Duty. Rencana ini muncul setelah perusahaan merilis game utama yang berfokus pada Modern Warfare dan Black Ops secara bergantian selama beberapa tahun terakhir.

Dalam wawancara bersama The Game Business, Chief Marketing Officer Activision, Tyler Bahl, mengonfirmasi bahwa perusahaan telah memulai persiapan awal untuk mengembangkan cabang baru tersebut. Langkah ini menjadi respons terhadap keinginan pemain yang mengharapkan pengalaman berbeda dari dua subseri yang selama ini mendominasi franchise.

Meski pengembangan awal telah dimulai, Activision belum mengungkapkan nama, latar cerita, mekanisme permainan, maupun perkiraan jadwal peluncurannya.

Call of Duty Butuh Arah Baru Setelah Lima Tahun

Jika melihat sejarah perilisan beberapa tahun terakhir, Call of Duty: Vanguard menjadi judul terakhir yang memperkenalkan subseri berbeda di luar Modern Warfare dan Black Ops. Game tersebut dirilis pada 2021, setelah Call of Duty: Black Ops Cold War pada 2020 dan sebelum Call of Duty: Modern Warfare II pada 2022.

Setelah itu, Activision kembali bergantian merilis judul dari kedua subseri tersebut. Pola ini membuat sebagian pemain menginginkan sesuatu yang lebih segar, baik dari segi konsep maupun pengalaman bermain.

Bahl menjelaskan bahwa ekspektasi pemain terus berkembang seiring perubahan industri game. Menurutnya, komunitas menginginkan pengalaman yang lebih baik, baru, atau benar-benar berbeda dari apa yang sudah mereka kenal.

Perbedaan latar, cerita, dan mekanisme permainan memang dapat memberikan variasi. Namun, perubahan tersebut belum tentu menghasilkan identitas yang cukup berbeda untuk memenuhi harapan seluruh pemain.

Subseri Baru Bisa Membawa Identitas Berbeda

Kehadiran subseri baru berpotensi memberi Activision ruang untuk bereksperimen dengan pendekatan yang tidak sepenuhnya terikat pada formula Modern Warfare maupun Black Ops.

Namun, belum ada informasi apakah proyek ini akan mengambil latar perang yang berbeda, memperkenalkan karakter baru, atau menghadirkan perubahan besar pada gameplay. Semua kemungkinan tersebut masih belum dapat dipastikan sebelum Activision mengungkap detail resmi.

Jika dikembangkan lebih jauh, proyek ini juga dapat menjadi kesempatan bagi franchise Call of Duty untuk memperluas identitasnya tanpa harus meninggalkan elemen inti yang selama ini dikenal pemain.

Modern Warfare 4 Dikabarkan Menutup Cerita Sejak 2019

Di sisi lain, Call of Duty: Modern Warfare 4 disebut dijadwalkan hadir pada 2026 dan akan melanjutkan pola perilisan yang sudah berjalan. Menurut keterangan Bahl, game tersebut juga akan mengakhiri rangkaian cerita yang dibangun oleh subseri Modern Warfare sejak kebangkitannya pada 2019.

Meski demikian, belum diketahui bagaimana rencana tersebut akan berhubungan dengan pengembangan subseri baru. Activision belum menjelaskan apakah proyek anyar itu akan diperkenalkan setelah cerita Modern Warfare berakhir atau dikembangkan secara paralel.

Untuk saat ini, informasi yang tersedia baru sebatas konfirmasi bahwa persiapan awal subseri baru telah dimulai. Penggemar masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui arah berikutnya dari franchise Call of Duty.

 

Continue Reading

News

PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll

Published

on

By

Ps5 Bakal Punya Hub Anime Khusus Dari Sony Dan Crunchyroll

Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.

Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.

Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.

Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game

Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.

Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.

Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.

Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.

Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll

Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.

Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.

Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.

Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.

Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation

Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.

Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.

Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.

Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.

 

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending