News
Ragnarok Origin Classic Tetapi Janji Open Server dengan Sakura Vows
www.gwigwi.com – Saat mayoritas MMORPG masih menggunakan status berbayar untuk mendorong pendapatan setiap update, Ragnarok Origin Classic (ROOC) yang diterbitkan oleh Gravity Game Vision justru memilih jalan yang sangat berbeda. Pada versi [Sakura Vows] yang resmi rilis pada tanggal 24 April, ROOC menghadirkan sistem pernikahan dan gameplay terbatas, sekaligus membuka server baru [Sakura Vows], dan semua konten tambahan tersebut, tidak ada satu pun yang terikat dengan angka stats maupun power.
Sejak awal server dibuka, ROOC telah memberikan janji “Keadilan Murni, Grow with Monthly Pass Only “. Desain dari versi [Sakura Vows] kali ini merupakan bukti dari janji tersebut. Sebagai fitur dengan sosialisasi paling kental dalam MMORPG, tim memilih untuk mengembalikannya ke pengalaman sosial yang murni: Kamu menikah karena ingin berpetualang bersama orang ini, bukan karena bisa menambah Power.
Tiga jenis Costumeuntuk pernikahan memiliki stat yang sepenuhnya seragam; [Eternal Contract] Wedding yang paling dasar hanya membutuhkan biaya 999.999 Eden Coin untuk diselenggarakan, memastikan romansa bukan lagi hak istimewa yang hanya bisa didapatkan dengan Diamond atau Top-up.
Di saat game lain masih menggunakan Wedding Pack untuk menciptakan tekanan biaya waktu terbatas, ROOC memilih agar setiap petualang bisa mampu menikah. Ini bukan sekadar sebuah update fitur, melainkan lebih seperti pembuktian atas komitmen terhadap game.
Tiga Opsi Pernikahan: Sesuai Budget, Stats Tetap Setara
Sistem pernikahan pada versi Sakura Vows menghadirkan tiga jenis upacara pernikahan, masing-masing dengan tampilan visual dan nuansa yang berbeda. Namun prinsip intinya tetap sama, yaitu semua stats Costume dari hadiah pernikahan sepenuhnya seragam, dan tidak ada istilah menghabiskan lebih banyak uang membuatmu lebih kuat.
Eternal Contract Wedding – Tanpa batas minimum. Hanya dengan 999.999 Eden Coin, kamu sudah bisa menyelesaikan oath dan menerima Set Costume Eternal Contract serta hadiah pernyataan cinta. ROOC membuktikan dengan tindakan: Romansa tidak butuh kartu kredit.
Sakura Oath Wedding – Menawarkan dekorasi adegan pernikahan eksklusif dan animasi upacara formal. Setelah selesai, kamu akan menerima Set Costume Sakura Oath dan Mount [Sakura Lux Car] edisi terbatas. Suasananya lebih megah, namun Power stats tetap sama.
Beyond the Stars Wedding – Menghadirkan pertunjukan yang memukau secara visual, menampilkan animasi upacara yang megah, Set Costume Beyond the Stars, Mount [Starry Night Car] edisi terbatas, serta Portrait eksklusif. Perbedaannya hanya terletak pada kemegahan dan nilai koleksi, tidak ada hubungannya dengan stats.
Selain itu, Fitur [Wedding Renewal] khusus telah ditambahkan, kini pasangan yang sudah menikah dapat mengadakan pernikahan kembali dengan biaya yang sangat terjangkau, dan mengundang teman-teman Guild untuk mengenang momen manis bersama. Niat desain dari tim official sangat jelas: Pernikahan bukanlah konsumsi sekali pakai, melainkan titik interaksi sosial di jalan petualangan yang bisa dirayakan berulang kali.

Ragnarok Origin Classic Tetapi Janji Open Server Dengan Sakura Vows
Bukan Sekadar Pernikahan: Sosialisasi yang Bebas Tekanan
Ambisi [Sakura Vows] tidak hanya sebatas pada sistem pernikahan saja. Seluruh update ini dirancang dengan serangkaian desain event yang berfokus pada pengalaman sosial:
Seluruh kota Prontera telah diubah menjadi bertema Sakura, menciptakan atmosfer imersif yang terbatas di musim ini.
[Out Loud Confession] – Event yang memungkinkan para petualang untuk mengirimkan pesan pengakuan cinta kepada sosok idaman mereka.
[Rainbow Covenant] – Quest dua orang yang menggunakan nilai kecocokan untuk menentukan akhir petualangan, memperkuat makna interaksi antar mitra.
[MBTI Oracle] – Menggabungkan tes kepribadian ala MBTI untuk menghasilkan Title eksklusif serta rekomendasi pasangan yang cocok.
Selesaikan serangkaian event dan Check-in selama 15 hari untuk mendapatkan item gaya terbatas seperti [Sakura Headwear] dan tunjukkan romansa eksklusifmu.
Di saat yang bersamaan, tim official juga membuka zona event [Sakura Vows] di situs resmi. Mulai hari ini hingga 31 Mei, berpartisipasilah dalam event ini untuk mendapatkan hadiah romantis, dan hadiah utama Backwear [Sakura Spring].
Pada tanggal 27 April, Gameplay perjodohan [Love Potion] dan tantangan PVE [Sakura Spirit] juga akan hadir dan terus menghadirkan konten baru ke dalam versi ini.

Ragnarok Origin Classic Tetapi Janji Open Server Dengan Sakura Vows
Ketika fokus pada pemain bertransformasi dari slogan menjadi inti DNA produk
Melihat kembali pilihan desain [Sakura Vows] kali ini, hal yang paling patut diperhatikan mungkin bukanlah sistem pernikahan itu sendiri, melainkan sikap produk yang diwakilinya.
Sejak server dibuka, produser Big Kitty bersikeras menggunakan bentuk surat terbuka untuk menyelaraskan pemikiran pengembangan, merencanakan update secara terbuka dengan semua petualang, serta melakukan penyesuaian iteratif secara real-time berdasarkan saran optimasi dari pemain. Mode kreasi bersama yang sangat transparan ini membuat banyak pemain benar-benar merasakan dedikasi tim terhadap IP RO dan perhatian terhadap pengalaman pemain.
[Sakura Vows] bukan hanya sekadar Update, tetapi juga bukti dari Team ROOC kepada para pemain: Janji saat pembukaan server bukanlah taktik sementara, melainkan komitmen jangka panjang.
Saat bunga Sakura bermekaran, apakah kamu sudah siap untuk menggandeng tangan “si dia” dan melangkah bersama ke dalam cerita milik kalian berdua?
News
Kreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun dari Dunia Menulis
Yomi Hirasaka, penulis yang dikenal melalui seri Boku wa Tomodachi ga Sukunai atau Haganai, mengumumkan bahwa dirinya telah memutuskan untuk pensiun dari aktivitas menulis. Keputusan tersebut disampaikan setelah ia menyelesaikan sejumlah proyek utama yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Hirasaka menjelaskan bahwa keputusan untuk berhenti menulis bukan disebabkan oleh masalah kesehatan maupun kelelahan akibat pekerjaan. Ia memilih mengakhiri karier karena merasa sudah mencapai kondisi finansial yang cukup untuk menjalani kehidupan tanpa harus terus menghasilkan karya baru.
Dengan kondisi tersebut, Hirasaka ingin menikmati hasil dari kerja kerasnya selama bertahun-tahun. Ia merasa berbagai karya yang telah dibuat sebelumnya sudah memberikan pencapaian yang cukup untuk memasuki fase baru dalam kehidupannya.
Salah satu proyek yang menjadi penutup perjalanan kariernya adalah A Salad Bowl of Eccentrics. Volume ke-10 sekaligus volume terakhir seri tersebut telah diterbitkan pada 17 Juli 2026. Penyelesaian novel tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Hirasaka untuk menuntaskan karya-karya besarnya sebelum benar-benar meninggalkan profesi sebagai penulis.
Nama Yomi Hirasaka sendiri sudah cukup dikenal di industri light novel Jepang. Salah satu karyanya yang paling populer adalah Boku wa Tomodachi ga Sukunai, yang lebih dikenal dengan nama Haganai. Seri tersebut berhasil mendapatkan perhatian luas dan kemudian diadaptasi menjadi anime.
Sepanjang kariernya, karya-karya Hirasaka dilaporkan telah mencapai lebih dari 7 juta kopi dalam penjualan. Selain Haganai, beberapa karyanya juga mendapatkan adaptasi anime, sehingga namanya semakin dikenal oleh penggemar anime dan light novel.
Total terdapat tiga karya Hirasaka yang mendapatkan adaptasi anime, menunjukkan pengaruh sejumlah novelnya terhadap industri hiburan Jepang.
Keputusan pensiun ini menjadi penutup dari perjalanan panjang Hirasaka sebagai penulis. Alih-alih meninggalkan profesi karena tekanan pekerjaan atau kondisi kesehatan, ia memilih berhenti setelah merasa telah mencapai target yang diinginkan.
Kini, Hirasaka dapat menikmati hasil dari berbagai karya yang telah dibuatnya selama bertahun-tahun. Bagi penggemar Haganai dan karya lainnya, keputusan tersebut tentu menandai berakhirnya salah satu perjalanan kreator yang telah menghasilkan sejumlah judul populer di dunia light novel Jepang.
News
Gabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan di Valve
Minh “Gooseman” Le, salah satu kreator Counter-Strike, membagikan cerita menarik mengenai masa kerjanya bersama Valve. Dalam sebuah wawancara, Le menceritakan kebiasaan tidak biasa yang pernah dilakukan Gabe Newell, salah satu pendiri Valve, ketika berada di kantor perusahaan.
Menurut Le, Newell sempat menghabiskan waktu sekitar lima bulan untuk mempelajari teknik nyanyian tenggorokan Mongolia atau Mongolian throat singing. Menariknya, latihan tersebut disebut dilakukan hampir setiap hari di lingkungan kantor Valve.
Ketertarikan Newell terhadap teknik vokal tersebut bermula setelah dirinya menonton sebuah dokumenter yang membahas nyanyian tradisional Mongolia. Setelah mengetahui teknik tersebut, ia kemudian tertarik untuk mempelajarinya secara langsung.
Le menceritakan bahwa Newell bahkan kerap berjalan menyusuri lorong kantor sambil berlatih. Aktivitas tersebut tentu menghasilkan suara yang cukup keras dan akhirnya menarik perhatian karyawan lain.
Suara latihan yang terdengar dari lorong bahkan disebut membuat sejumlah karyawan merasa terganggu. Beberapa di antaranya memilih menutup pintu ruang kerja masing-masing ketika Newell mulai berlatih.
Meski demikian, kebiasaan tersebut ternyata tidak berlangsung selamanya. Setelah kurang lebih lima bulan, Newell akhirnya berhenti berlatih nyanyian tenggorokan dan kemudian mulai tertarik pada hobi lain.
Salah satu hobi berikutnya yang diceritakan Le adalah ketertarikan Newell terhadap senjata tajam dan benda-benda bergaya abad pertengahan. Menurut cerita tersebut, ia mulai mengoleksi berbagai jenis pisau dan bahkan memenuhi ruangannya dengan sejumlah kapak serta pedang.
Cerita tersebut menjadi salah satu bagian menarik dari pengalaman Le selama bekerja di Valve. Alih-alih membahas perkembangan game atau bisnis perusahaan, kisah ini justru memperlihatkan sisi lain dari kehidupan sehari-hari di lingkungan studio pengembang yang dikenal lewat Half-Life, Portal, Dota 2, dan Counter-Strike.
Minh Le sendiri merupakan salah satu sosok penting dalam sejarah Counter-Strike. Ia mengembangkan modifikasi Half-Life bersama Jess Cliffe yang kemudian berkembang menjadi salah satu franchise FPS terbesar di industri game.
Sementara itu, cerita mengenai hobi Gabe Newell tersebut menjadi pengalaman pribadi yang dibagikan Le dalam konteks kenangannya selama berada di Valve. Detail tersebut tidak berkaitan dengan proyek game tertentu, tetapi memberikan gambaran unik mengenai suasana kerja di balik salah satu perusahaan game terbesar di dunia.
News
SophieChat: AI Resmi Diumumkan, Aplikasi Percakapan dengan xdari Atelier
Setelah menghadirkan RyzaChat AI, Koei Tecmo kembali memperkenalkan proyek serupa yang mengambil karakter dari franchise Atelier. Kali ini, perusahaan mengumumkan SophieChat: AI, sebuah aplikasi resmi berlisensi yang memungkinkan penggemar berinteraksi dengan Sophie Neuenmuller dari seri Atelier Sophie.
Aplikasi tersebut masih berada dalam tahap pengembangan dan direncanakan hadir dalam waktu dekat. Pengembangannya dipercayakan kepada SpiralAI, dengan konsep utama berupa pengalaman percakapan berbasis kecerdasan buatan. Melalui aplikasi ini, pengguna nantinya dapat berbicara dengan Sophie menggunakan teks maupun suara.
SophieChat menawarkan beberapa fitur yang dirancang untuk membuat interaksi terasa lebih personal. Pengguna dapat mengirimkan pesan melalui mode teks dan memperoleh respons dari Sophie. Selain itu, tersedia opsi untuk mendengarkan jawaban menggunakan suara karakter, termasuk fitur ASMR yang menghadirkan suara Sophie dengan gaya bisikan dari jarak dekat.
Gaya percakapan juga dapat disesuaikan sesuai kebutuhan pengguna. Mode teks menjadi pilihan bagi mereka yang ingin berinteraksi dengan Sophie secara praktis, sementara fitur suara memberikan pengalaman yang lebih imersif.
Menariknya, Koei Tecmo turut menjelaskan pendekatan mereka dalam menjaga keterlibatan kreator asli. Ilustrasi yang digunakan dalam aplikasi tidak dibuat menggunakan teknologi image-generating AI. Materi visual tersebut dikerjakan secara manual dengan pengawasan NOCO, desainer karakter asli Atelier Sophie.
Dari sisi audio, suara Sophie akan menggunakan rekaman khusus dari Yuka Aisaka, pengisi suara karakter tersebut. Koei Tecmo menyatakan bahwa rekaman tersebut dibuat dengan izin langsung dari sang pengisi suara. Pengembang juga menegaskan bahwa mereka tidak menggunakan suara tanpa izin untuk melatih sistem AI.
Saat ini, SophieChat: AI telah membuka pra-registrasi menggunakan alamat email. Namun, tahap awal pendaftaran masih dibatasi untuk pengguna yang berada di Jepang.
Aplikasi ini menjadi bagian dari proyek resmi berlisensi yang juga dirancang untuk memberikan sebagian pendapatan kepada kreator yang terlibat. Koei Tecmo belum mengungkap tanggal rilis SophieChat secara pasti dan berencana membagikan in
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film HOPE, Big Trouble in Little Village
-
Gaming4 weeks agoFate/EXTRA Record Akhirnya Umumkan Jadwal Rilis Global pada Januari 2027
-
Gaming4 weeks agoRev. NOiR Kembali Dipamerkan di State of Play, Rilis 2027 untuk PS5, Xbox Series, dan PC
-
TV & Movies3 weeks agoBuka Proyek Solo Perdana, Tomohiro Kamiyama (WEST.) Rilis Album “INPUT⇄OUTPUT” Secara Global!
-
TV & Movies3 weeks agoMagnifique Group Angkat Diskusi tentang Masa Depan Media dan Kepercayaan terhadap AI melalui Dua Kelas Khusus di IdeaFest 2026
-
Gaming3 weeks agoBrown Dust 2 Kolaborasi dengan Chained Soldier 2, Hadirkan Tiga Karakter
-
Gaming3 weeks agoAtelier Karia Resmi Dapatkan Jadwal Rilis Februari 2027
-
Smartphone2 weeks agoPeran Ekosistem Samsung Galaxy dalam Mendukung Hidup yang Lebih Seimbang





