Gaming
Halls of Torment Versi 1.0: Siap Mengguncang STEAM Hari Ini!
www.gwigwi.com – Halo, para gamer! Ada kabar gembira yang pasti bikin kamu semua bersemangat. Halls of Torment, game roguelite yang terinspirasi oleh Diablo, resmi diluncurkan dalam versi 1.0 di Steam hari ini. Game ini telah mendapatkan perhatian besar dengan hampir 1 juta pemain dan skor positif rata-rata mencapai 96%. Selama 16 bulan masa Early Access, Halls of Torment berhasil membangun komunitas yang solid. Yuk, kita bahas lebih dalam tentang apa yang membuat game ini begitu spesial!
Mengenal Halls of Torment
Bayangkan kamu memilih salah satu dari 11 pahlawan dan memulai perjalanan di Halls of Torment, sebuah dunia yang penuh dengan tantangan dan kegelapan. Game ini hadir dengan gaya visual retro yang mengingatkan kita pada RPG klasik tahun 90-an. Setiap langkah yang kamu ambil akan membawamu lebih dalam ke dalam dunia yang mematikan, di mana makhluk-makhluk jahat siap menyerang.
Ketika memasuki Halls of Torment, kamu harus melawan berbagai makhluk yang muncul dari kegelapan dan bertahan dari gelombang serangan musuh hingga kamu menghadapi salah satu lord terkutuk. Dalam perjalanan ini, kamu akan mengumpulkan berbagai kemampuan, trait, dan item yang bisa membantu memperkuat karaktermu. Setiap kali bermain, kamu bisa menciptakan build yang unik dan berbeda, menjadikan setiap pengalaman bermain terasa baru dan menantang.
Kisah Sukses Selama Masa Early Access
Selama 16 bulan di masa Early Access, Halls of Torment telah meraih lebih dari 21.500 ulasan dari pemain di seluruh dunia. Dengan tingkat kepuasan yang mencapai 96%, tak bisa dipungkiri betapa serunya permainan ini! Rata-rata pemain menghabiskan waktu sekitar 20 jam dan median waktu bermain mencapai 12 jam. Tentu saja, fakta ini menunjukkan betapa ketagihannya game ini sehingga banyak pemain ingin kembali lagi.
Dan tahukah kamu? Selama masa Early Access, game ini terjual sebanyak 905 ribu kopi dengan tingkat pengembalian yang sangat rendah, hanya 3%! Artinya, pemain sangat puas dengan apa yang ditawarkan. Tim pengembang, Chasing Carrots, berhasil menghadirkan gaya visual yang membawa nostalgia dari game-game klasik, membuat pemain merasa seolah-olah kembali ke masa lalu dengan sentuhan modern.
Fitur Menarik yang Membuat Game Ini Istimewa
Halls of Torment bukan sekadar game biasa. Dengan visual yang terinspirasi dari gaya seni klasik, game ini membawa kita kembali ke era game 90-an, di mana setiap detail dibuat dengan penuh cinta dan perhatian. Dalam perjalananmu, kamu akan menemukan sistem progresi yang berbasis quest, yang memungkinkan karakter berkembang secara signifikan.
Di setiap sesi permainan, kamu akan menjelajahi lingkungan yang beragam, melawan berbagai makhluk jahat, dan menghadapi boss menantang. Setiap boss memiliki mekanik unik dan pola serangan berbeda, memberikan tantangan yang segar di setiap pertemuan. Pilihan karakter pun beragam sehingga membuatmu bisa menemukan gaya bermain yang paling cocok. Bukan itu saja, setiap pemain bisa menemukan cara unik untuk mengatasi rintangan yang ada.
Misi yang harus kamu selesaikan tidak hanya bervariasi, tetapi juga memberi kamu kesempatan untuk mengumpulkan item-item yang akan memperkuat karakter. Menariknya, ada item-item unik yang bisa dibawa kembali ke dunia permukaan, memungkinkan untuk mengkostumisasi pengalaman permainan di run berikutnya. Kekuatan karakter akan semakin terasah ketika kamu menemukan artefak dan ramuan ajaib yang bisa mengubah jalannya permainan.
Konten Baru yang Hadir di Versi 1.0
Di versi 1.0 ini, Halls of Torment menawarkan lebih banyak konten untuk para pemain. Kamu akan menemukan stage terakhir yang bernama The Vault, di mana waktu berputar dan keputusan ada di tanganmu tentang seberapa banyak waktu yang ingin kamu habiskan di sana. Ini menjadi tantangan tersendiri, karena setiap detik yang kamu ambil dapat menentukan nasib karaktermu.
Tak hanya itu, ada juga Shrine of Torment yang memberikan tantangan baru bagi para pemain. Di sini, kamu dapat menemukan artefak yang bisa memodifikasi gameplay, memberikan pengalaman yang lebih dinamis dan mendebarkan. Dengan mode permainan yang lebih pendek, lebih banyak musuh, jebakan, dan loot yang menunggu untuk kamu ambil, setiap sesi bermain akan terasa lebih seru.
Sebagai tambahan, karakter-karakter yang kamu mainkan kini bisa mencapai tingkatan baru dengan trait tingkat 5. Hal ini memberi peluang untuk melakukan kostumisasi lebih lanjut pada setiap run, sehingga tidak ada dua sesi permainan yang sama. Dan dengan dukungan untuk format layar lebar serta berbagai fitur kualitas hidup lainnya, pengalaman bermain Halls of Torment semakin menyenangkan.
Dengan harga resmi 6,66 EUR (sekitar 108.000 IDR) dan diskon peluncuran 25% selama minggu pertama, Halls of Torment adalah pilihan yang tepat untuk kamu yang mencari game aksi seru dengan banyak tantangan. Jangan sampai ketinggalan untuk mencoba game ini dan bergabung dengan komunitas yang telah dibangun selama ini.
Jadi, siapkan dirimu untuk menjelajahi Halls of Torment dan hadapi kegelapan yang ada di dalamnya! Kunjungi Steam untuk informasi lebih lanjut dan jangan lupa cek trailer serunya di sini. Selamat bermain!
Gaming
Tembus 1 Juta Wishlist, “STRANGER THAN HEAVEN” Cetak Rekor Baru untuk RGG Studio
Antusiasme para gamer di seluruh dunia terhadap proyek game terbaru garapan Ryu Ga Gotoku (RGG) Studio tampaknya sudah tidak terbendung lagi. SEGA secara resmi mengumumkan bahwa STRANGER THAN HEAVEN, yang dijadwalkan meluncur pada 15 Januari 2027, telah dimasukkan ke dalam daftar wishlist lebih dari 1 juta kali di berbagai platform. Angka fantastis ini sekaligus mencatatkan rekor baru sebagai pencapaian wishlist tertinggi sepanjang sejarah RGG Studio.

Tembus 1 Juta Wishlist, “stranger Than Heaven” Cetak Rekor Baru Untuk Rgg Studio
Menyambut antusiasme tinggi tersebut, sesi pemesanan awal (pre-order) untuk edisi fisik maupun digital telah resmi dibuka. Pemain yang melakukan pre-order berhak mendapatkan bonus in-game item eksklusif berupa senjata bernama Dosu: Kagekiri.
Selain Edict Standard, SEGA menghadirkan Deluxe Edition yang menyajikan beragam konten digital tambahan. Paket ini mencakup kostum orisinal (Makoto Daito), 4 Performer, 4 senjata, 3 item produksi panggung, poster promosi, Record Player untuk trek musik internal, hingga Electronic Camera. Pengguna Edict Standard juga diberikan fleksibilitas untuk melakukan Deluxe Upgrade kapan saja secara terpisah.

Tembus 1 Juta Wishlist, “stranger Than Heaven” Cetak Rekor Baru Untuk Rgg Studio

Tembus 1 Juta Wishlist, “stranger Than Heaven” Cetak Rekor Baru Untuk Rgg Studio
Bagi para kolektor, SEGA merilis Collector's Edition khusus platform PlayStation®5 dalam jumlah terbatas. Edisi spesial ini dikemas dalam designer box eksklusif yang berisi kaset fisik PS5, SteelBook®, voucher DLC Deluxe Upgrade, hingga piringan hitam (vinyl record) yang memuat lagu-lagu pilihan termasuk lagu tema utama “STRANGER THAN HEAVEN”.
STRANGER THAN HEAVEN dipastikan hadir di platform Xbox Series X|S, Xbox Game Pass, PC (Steam & Microsoft Store), dan PlayStation®5. Pemain sudah bisa menambahkan game ini ke dalam wishlist di toko digital pilihan masing-masing.
Gaming
Intip Bocoran Perdana Pertempuran Wuthering Waves Versi 3.7 dari Shuhei Yoshida
Para penggemar game action RPG populer Wuthering Waves baru saja mendapatkan kejutan manis. Tokoh ternama industri game, Shuhei Yoshida, secara eksklusif membagikan cuplikan gameplay perdana dari Wuthering Waves Versi 3.7 melalui akun media sosial pribadinya. Unggahan ini memberikan gambaran awal mengenai aksi pertempuran yang bakal hadir dalam pembaruan besar mendatang.
Cuplikan
一足先に見せてもらいました!
『鳴潮』の新しい共鳴者【心】と【サメイ】、美麗な戦闘シーンの実機映像です。Sneak peek!
A preview of combat gameplay for the upcoming new Resonators “Hsin” and “Suo Ming” in Wuthering Waves.※『鳴潮』公式の許諾を受けてのシェアです#鳴潮… pic.twitter.com/yZPBH7QHKt
— Shuhei Yoshida (@yosp) September 3, 2026
video singkat tersebut memperlihatkan fokus utama pada mekanisme pertarungan yang intens dan seru. Penampilan ini sukses memberikan penyegaran serta gambaran bagi para pemain mengenai kualitas laga yang dapat mereka antisipasi saat Versi 3.7 resmi diluncurkan nanti.
Pihak pengembang, Kuro Games, menegaskan bahwa cuplikan yang dibagikan oleh Shuhei hanyalah sebuah first look atau pratinjau singkat. Kuro Games berjanji akan memberikan lebih banyak detail serta informasi lanjutan secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan. Pengumuman mendatang dipastikan bakal mengupas tuntas berbagai konten anyar, jajaran karakter baru, hingga beragam fitur segar yang siap memperkaya pengalaman menjelajah dunia Wuthering Waves.
Bagi para Rover yang penasaran dan ingin menyaksikan langsung aksi pertempuran tersebut, tautan unggahan Shuhei Yoshida beserta rekaman video mentah (raw footage) untuk demo Versi 3.7 sudah dapat diakses secara publik. Peluncuran cuplikan ini menandai dimulainya rangkaian pengumuman besar Kuro Games untuk pembaruan Wuthering Waves di masa mendatang.
Gaming
Memukau dan Penuh Penghargaan, Game RPG “Artis Impact” Siap Meluncur di Nintendo Switch
Happinet Corporation melalui label “Happinet Indie Collection” secara resmi mengumumkan bahwa game adventure RPG yang sangat dinantikan, Artis Impact, akan meluncur secara global untuk platform Nintendo Switch pada 17 September 2026. Game ini akan hadir dalam edisi fisik maupun digital, dengan sesi pre-order versi unduhan yang sudah dibuka di Nintendo Store.
Artis Impact merupakan proyek independen luar biasa yang dikembangkan secara mandiri selama empat tahun oleh Mas, seorang pengembang game asal Malaysia. Kepopuleran game ini dibuktikan lewat serangkaian penghargaan bergengsi yang telah diraihnya, termasuk menyabet penghargaan tertinggi Vermilion Gate Award (Grand Prize) di ajang BitSummit PUNCH 2026, Grand Prize di RPG Maker Award 2026, serta menjadi nominasi SELECTED INDIE 80 di Tokyo Game Show 2025.
Mengambil latar waktu 3,000 tahun di masa depan, Artis Impact menyajikan dunia post-apocalyptic yang porak-poranda akibat keserakahan manusia. Di tengah kehancuran bumi, umat manusia bertahan hidup di bawah kendali AI liar. Cerita berfokus pada Akane, seorang agen pemula dari kelompok perlawanan “Lith”, yang berpetualang bersama mitra robot AI kecilnya bernama “Bot” untuk menyingkap rahasia kelam di balik dunia yang sunyi tersebut.
Secara visual, game ini tampil sangat memikat berkat sentuhan seni pixel art yang cantik sekaligus melankolis. Pengembang menggarap lebih dari 4.000 bingkai animasi gambar tangan (hand-drawn pixel frames) untuk menghasilkan pergerakan karakter yang sangat halus. Alur cerita utama dan misi sampingannya dikemas penuh kejutan dramatis, memadukan nuansa serius dan komedi dari ekspresi para karakternya.
Mendukung delapan bahasa termasuk bahasa Indonesia, Artis Impact siap menghadirkan pengalaman RPG yang emosional dan mendalam bagi para pengguna Nintendo Switch.
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film Mutiny: Klasik Statham Yang Kurang Menggebuk
-
Gaming3 weeks agoArknights Resmi Rilis Versi PC, Berikut Spesifikasi yang Dibutuhkan
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Dear You, Surat yang Terlupakan
-
Gaming3 weeks agoArknights: Endfield Segera Hadir di Steam, Akses Pemain PC Bakal Lebih Mudah
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Seni Merayu Tuhan, Drama Religi 2.0?
-
TV & Movies2 weeks agoReview Film Kung Fu Soccer, Evolusi Komedi Absurd Stephen Chow di Era Modern
-
Berita Anime & Manga2 weeks agoOvergeared Ungkap Trailer Kedua, Visual Baru, dan 6 Karakter Tambahan
-
News2 weeks agoFate/Grand Order Rilis Video Pembuka Pameran, Dianimasikan oleh CloverWorks




