Connect with us

Berita Anime & Manga

Permintaan Kakeru Kobashiri-Sensei untuk Adaptasi Novel ‘The Dawn Of The Witch’ Ini Mengejutkan

Published

on

GwiGwi.com – Kali ini kami akan mengajak kalian semua untuk tahu hasil interview bersama dengan Kakeru Kobashiri-sensei yang merupakan seorang penulis dari novel ringan The Dawn of the Witch (Mahoutsukai Reimeiki). Simak untuk tahu informasi lengkapnya di bawah ini ya!

Novel Mahoutsukai Reimeiki

Mahoutsukai Reimeiki merupakan kisah yang menceritakan seorang siswa yang berada di Akademi Sihir Kerjaan Wenias, namanya adalah Sable. Sable sendiri merupakan siswa tanpa harapan, karena ia lupa ingatan dan tidak bisa mengingat mengapa dirinya bisa berada di tempat itu. Novel yang dibuat oleh Kakeru Kobashiri-sensei ini akhirnya diadaptasi menjadi Manga dan Anime.

Permintaan Kakeru Kobashiri untuk adaptasi Manga

Dalam interview yang dilakukan Kobashiri dengan mipon, ia ditanya mengenai kiprahnya sebagai seorang penulis Mulai dari bagaimana cerita ia bisa masuk ke dunia penulis hingga pendapat-pendapatnya terkait dengan karya yang ia buat dan inspirasinya. Kobashiri dalam kesempatannya, menyampaikan beberapa cerita mengenai karyanya itu. Salah satu pertanyaan yang dilontarkan kepada Kakeru Kobashiri adalah “Ketika novelmu akan dijadikan sebagai adaptasi manga, dan sekarang menjadi adaptasi anime. Apakah ada permintaan kepada artist pembuat ilustrasinya?”

Mendengar pertanyaan itu, Kobashiri-sensei tertawa kemudian menanggapinya, “Tentu saja, saya memiliki permintaan kepada artis desainer karakter yang melakukan tugas itu. Saya membuatnya sangat jelas untuk desainer karakter novel yaitu Iwasaki Sensei, Tatsuwo Sensei dan desainer karakter anime lainnya. Saya meminta mereka untuk membuat bagian bawah dan kaki Holt menjadi lebih tebal”

“Saya juga memberi tahu mereka, “Ingat, dia punya pantat yang besar!” Jadi untuk menjawab pertanyaan tersebut, jawabannya adalah Iya” Ujar Kobashiri sensei sembari terkekeh.

Selain itu sebelum karyanya diadaptasi menjadi manga atau anime, Kobashiri mengungkapkan bahwa ia memberikan beberapa permintaan kepada artis pembuat karakter anime atau manga-nya. Ia ingin bahwa karakter yang dibuat sesuai dengan apa yang ia inginkan, seperti contohnya untuk karakter Holt ia ingin menonjolkan sisi feminim namun tetap ingin menunjukkan sisi gelap dan suram di karakternya.

Itulah ringkasan singkat mengenai salah satu pertanyaan dari interview yang dilakukan bersama Kobashiri-sensei mengenai novel ringan ciptaannya yang diadaptasi dalam bentuk manga dan juga anime. Apakah kamu merupakan salah satu fans dari Kobashiri dan suka dengan karya-karyanya?

Advertisement

Berita Anime & Manga

Review Anime Reborn as a Space Mercenary Episode 1: Aksi Gamer Biasa Jadi Kapten Kapal OP di Luar Angkasa!

Published

on

Review Anime Reborn As A Space Mercenary: I Woke Up Piloting The Strongest Starship! Episode 2

Reborn as a Space Mercenary: I Woke Up Piloting the Strongest Starship! atau Rebuilt World / Mezamashitara Saikyou Soubi to Uchuusen-mochi Datta node, Iddate Koshidate ni Naru merupakan serial anime petualangan sci-fi isekai yang disutradarai Norihiko Nagahama . Anime yang digarap oleh Studio A-Cat ini mengadaptasi serial light novel populer karya Lute. Berbeda dari anime isekai pada umumnya yang berlatar dunia fantasi pedang dan sihir, serial ini menyajikan premis unik berlatar petualangan luar angkasa penuh dengan pertempuran pesawat canggih dan teknologi futuristis.

Anime ini menceritakan Hiro (disuarakan oleh Makoto Furukawa), seorang gamer biasa yang mendadak terbangun di dalam kokpit pesawat ruang angkasa antarbintang. Ia menyadari bahwa dirinya telah berpindah dimensi ke dunia game simulasi ruang angkasa favoritnya, Stella Online. Hebatnya, Hiro dibekali dengan kapal perang super canggih berstatus overpowered bernama Krishna, yang membuatnya dengan mudah menaklukkan armada bajak laut antariksa dan meraih reputasi sebagai tentara bayaran hebat dalam waktu singkat. Tak hanya itu, layaknya protagonis isekai sejati, petualangan Hiro di galaksi juga diwarnai dengan kehadiran jajaran harem gadis-gadis kawaii, diawali dari Elma (disuarakan oleh Anna Nagase), seorang gadis ras elf antariksa yang menjadi kawan pertamanya.

Review Anime Reborn As A Space Mercenary: I Woke Up Piloting The Strongest Starship! Episode 2

Review Anime Reborn As A Space Mercenary: I Woke Up Piloting The Strongest Starship! Episode 2

Bagaimanakah kelanjutan aksi Hiro dalam menjelajahi luasnya galaksi bersama armada dan kru mewahnya? Apakah ia sanggup mempertahankan kejayaannya sebagai tentara bayaran terkuat di Stella Online? Gwiple dapat mengetahui jawabannya di platform streaming kesayangan seperti CrunchyRoll.

Sutradara Norihiko Nagahama mengemas episode pertama ini dengan tempo yang sangat pas, namun adegan pertempuran pesawatnya tergolong biasa saja. Akting suara Makoto Furukawa amatlah apik dalam memperlihatkan pergeseran ekspresi Hiro dari seorang gamer yang kebingungan menjadi kapten kapal yang percaya diri dan tangguh saat membantai musuh-musuhnya. Lagu tema pembukanya “Unstoppable” dinyanyikan oleh band FLOW, sedangkan ending theme is “MY WAY” oleh ASTERISM.

Reborn as a Space Mercenary: I Woke Up Piloting the Strongest Starship! episode 1 memang merupakan tayangan generik isekai tema power fantasy dan harem di luar angkasa dimana magic digantikan oleh superioritas teknologi yang mungkin mirip dengan Mobuseka.

Continue Reading

Berita Anime & Manga

Review Anime The Vermilion Mask: Ketika Topeng Terkutuk Menjadi Kutukan dan Kekuatan!

Published

on

Review Anime The Vermilion Mask: Ketika Topeng Terkutuk Menjadi Kutukan Dan Kekuatan!

The Vermilion Mask atau Aka no Kamen merupakan serial anime aksi-fantasi bernuansa dark yang disutradarai Tetsuaki Watanabe. Anime yang digarap oleh Studio One Double-0 ini menyajikan kisah perjalanan Peru (disuarakan oleh Taihi Kimura), seorang pemuda yang ahli membuat aneka jenis topeng dan memiliki misi menghancurkan topeng-topeng yang pernah dibuat oleh gurunya dan sekarang keberadaannya tersebar di berbagai tempat.

Dipenuhi amarah dan rasa haus akan keadilan, Peru mengenakan topeng terkutuk Vermillion Mask—yang memberinya kekuatan supernatural dahsyat namun perlahan mengikis kemanusiaannya. Dalam perjalanannya menuntut balas, Peru bertemu dengan Sona (disuarakan oleh Yuuki Yamamoto), seorang gadis putri kerajaan yang ayahnya dikudeta dan sekarang ingin membalas dendam pada kelompok pelaku kudeta.

Review Anime The Vermilion Mask: Ketika Topeng Terkutuk Menjadi Kutukan Dan Kekuatan!

Review Anime The Vermilion Mask: Ketika Topeng Terkutuk Menjadi Kutukan Dan Kekuatan!

Bagaimanakah takdir akan membawa langkah Peru dan Sona di tengah kepungan musuh dan rahasia besar di balik Vermillion Mask yang dibuat oleh gurunya? Para Gwiple dapat mengetahui jawabannya secara langsung di platform streaming kesayangan masing-masing. Serial ini tidak hanya menawarkan visual yang memukau mata, tetapi juga jajaran lagu tema yang siap membakar semangat penontonnya. Opening Vermillion Mask yang berjudul “Firestarter” dinyanyikan oleh grup rock terkenal Man With A Mission dengan penuh semangat yang menggebu-gebu. Sedangkan pada bagian ending, lagu berjudul 「Koe」 dibawakan dengan sangat apik dan melankolis oleh grup musik Yutori, memberikan kesan mendalam setelah episode selesai ditayangkan.

Sutradara Tetsuaki Watanabe mengemas alur cerita anime ini dengan tempo yang sangat pas, menyelipkan kilas balik masa lalu Peru dan Sona di dalam plot utama tanpa pernah terasa mengganggu kenyamanan alur cerita. Akting suara Kaito Ishikawa amatlah memukau dalam memperlihatkan pergeseran ekspresi Peru dari seorang pemuda biasa yang konyol menjadi sosok pembantai tanpa ampun yang dipenuhi adrenalin dendam kesumat. Sementara itu, Yuuki Yamamoto berhasil menampilkan karakter Sona secara prima sebagai mantan putri raja yang bertekad kuat untuk menghukum orang-orang yang telah mengkudeta keluarganya.

Continue Reading

Serial Anime

Review Black Clover Season 2 Episode 1: Adaptasi Manga yang Makin Memukau

Published

on

By

Review Black Clover Season 2 Episode 1: Adaptasi Manga Yang Makin Memukau

Black Clover Season 2 akhirnya kembali membawa kisah Asta dan kawan-kawan ke layar anime. Episode pertamanya langsung melanjutkan cerita dari bagian manga yang menjadi salah satu momen penting dalam perkembangan konflik. Menariknya, episode pembuka ini mengadaptasi materi dari chapter 74 dan chapter 75 dengan sejumlah penyesuaian yang membuat versi animenya terasa lebih hidup.

Salah satu hal yang paling mencuri perhatian dalam Black Clover Season 2 Episode 1 adalah kualitas animasinya. Adegan pertarungan, ekspresi karakter, hingga beberapa momen dramatis mendapatkan penggambaran yang cukup detail. Bagi pembaca manga, terdapat beberapa adegan yang sebelumnya hanya bisa dibayangkan melalui panel, tetapi kini mendapatkan tambahan visual dan gerakan dalam versi anime.

Keputusan tersebut menjadi salah satu nilai menarik dari episode perdana ini. Alih-alih sekadar memindahkan panel manga ke layar, tim produksi memberikan sejumlah adegan tambahan yang membantu memperkuat atmosfer cerita. Beberapa momen juga terasa lebih emosional karena didukung oleh ekspresi karakter, musik, serta penggunaan animasi yang lebih dinamis.

Dari sisi cerita, episode pertama Black Clover Season 2 tetap mempertahankan inti kejadian dari manga chapter 74 dan 75. Alurnya tidak terasa terburu-buru sehingga penonton masih memiliki kesempatan untuk menikmati perkembangan karakter sekaligus memahami situasi yang sedang berlangsung.

Bagi penggemar lama yang sudah mengikuti manga, tambahan adegan tersebut tentunya menjadi sesuatu yang menarik untuk diperhatikan. Sementara bagi penonton anime-only, episode ini tetap dapat dinikmati tanpa harus mengetahui secara detail bagaimana adegan tersebut ditampilkan dalam versi manga.

Secara keseluruhan, Black Clover Season 2 Episode 1 menjadi pembuka yang cukup menjanjikan. Adaptasi yang tidak sepenuhnya terpaku pada panel manga justru memberikan pengalaman berbeda, terutama melalui beberapa adegan tambahan yang tidak ditemukan dalam sumber aslinya.

Black Clover Season 2 dapat disaksikan melalui platform Crunchyroll setiap Sabtu pukul 21.00 WIB. Dengan kualitas animasi dan beberapa tambahan adegan yang ditawarkan sejak episode pertama, menarik untuk melihat bagaimana episode-episode berikutnya akan mengembangkan cerita dan menghadirkan pertarungan yang lebih besar.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending