Connect with us

Berita Anime & Manga

FEATURED: Hal ini yang membuktikan Koutetsujou no Kabaneri mirip dengan Attack on Titan

Published

on

GwiGwi.com – Koutetsujou no Kabaneri (aka Kabaneri of the Iron Fortress) adalah salah satu anime yang paling mencolok pada season musim semi 2016 ini, akan tetapi banyak kritikus yang mengatakan kalau anime ini memiliki terlalu banyak aspek yang mirip dengan anime Attack on Titan untuk dapat dikatakan sukses. Jadi seberapa mirip sebenarnya dua anime? Mari kita lihat.

kabaneri

Anime buatan noitaminA, Koutetsujou no Kabaneri, disebut-sebut banyak orang sebagai versi Steampunk vs Zombie dari anime Attack on Titan. Kedua seri anime ini juga dibuat oleh studio yang sama, Wit studio dan memiliki banyak aspek yang mirip. Meski sejauh ini baru dua episode yang tayang di TV, kabaneri menduduki ranking 97 dengan skor 8.50 di MyAnimeList, menjadikannya anime paling menjanjikan akhir-akhir ini. Tapi, kalau anime ini begitu populer, kenapa banyak fans yang merasa tidak puas dengan minimnya orisinalitas di anime ini? Di artikel ini kita akan melihat kemiripan yang jelas antara dua anime untuk mengetahui apakah Kabaneri mampu menghibur para fans seperti Attack on Titan atau bahkan memberikan lebih dan melampaui Attack on Titan.

Kabane vs Titan

kabane-titan

Di kedua dunia, baik Kabaneri dan Titan, ada monster-monster yang mengancam keberlangsungan umat manusia. Monster-monster jahat ini sangat agresif dan memiliki rasa lapar tak terpuaskan akan daging manusia. Di Kabaneri, monster-monster ini berwujud humanoid mirip zombie yang disebut Kabane. Mereka memburu manusia dan menginfeksi manusia melalui luka gigitan atau cakaran, menularkan virus yang merubah korban menjadi kabane. Monster-monster mirip zombie ini memiliki kulit keabu-abuan, mata merah, garis merah menyala di tubuh mereka dan jantung yang terlihat seperti membara yang sulit dihancurkan. Kabane juga sepertinya lebih pintar dan bergerak lebih cepat daripada titan. Akan tetapi, ada beberapa tipe titan yang masing memiliki kemampuan dan kepintaran yang berbeda. Wujud titan juga tidak semengerikan kabane dan terlihat lebih mirip manusia biasa-berukuran raksasa dan punya kemampuan merusak yang sangat besar tentunya. Kabane dan Titan mirip dalam aspek rasa lapar yang tak terpuaskan akan daging manusia, asal usul yang misterius dan wujud menyerupai manusia.

Stasiun vs Dinding Raksasa

station-wals

Untuk melindungi keberlangsungan hidup mereka, umat manusia di kedua anime ini mendirikan Stasiun dan Dinding Raksasa. Adalah hal yang mustahil untuk tidak membandingkan kedua aspek ini karena fungsi mereka sama persis. Akan tetapi, Stasiun terhubung dengan dunia luar melalui jembatan-jembatan yang dilewati kereta-kereta sementara dinding raksasa di Attack on Titan tidak memiliki ini karena dindingnya sangatlah tinggi (tapi dinding ini punya gerbang dan menara pengawas). Di kedua anime ini, dunia di dalam stasiun/dinding adalah satu-satunya tempat aman untuk hidup yang dari ancaman yang mampu membuat umat manusia punah. Kedua hal ini mirip karena gaya pembangunan dan tujuan pembangunan kedua bangunan ini sama.

Tsunaki Zutsu vs 3D gear

tsuranilo-3d

Tsuranuki Zutsu adalah senjata yang menggabungkan uap bertekanan tinggi dan bubuk mesiu. Ikoma, sang protagonis kabaneri, menciptakan alat ini untuk bisa menghancurkan jantung baja kabane. Sementara itu, 3D gear bukanlah sebuah senjata, tapi perlengkapan yang memungkan para prajurit untuk bergerak cepat dan menggunakan pedang disaat yang sama. Tsuranuki zutsu menggunakan uap sementara 3D gear menggunakan gas. Kedua alat ini mirip baik cara mereka dipakai juga karena dua alat ini adalah satu-satunya cara untuk membunuh kabane dan titan. Dua alat ini mirip karena keunikan mereka, cara mereka dipakai dan tenaga yang menggerakkan mereka.

Ikoma vs Eren

ikoma-eren

Kedua tokoh ini memiliki penampilan yang sangat berbeda, tetapi kedua protagonis ini mempunyai sifat yang mirip: sama-sama keras kepala, penuh keyakinan, nekat, bernafsu dan impulsif. Selain itu, Ikoma dan Eren sama-sama melihat orang yang mereka cintai dibunuh oleh kabane/titan. Hal ini menjadi sumber tekad mereka untuk melenyapkan monster-monster itu. Ikoma bisa dibilang lebih terampil karena mampu membuat Tzuranuki Zutsu, selain itu dia juga lebih punya simpati dan kebencian yang tak terlalu besar pada kabane karena dia pernah menyebutkan bahwa dia ingin menyelamatkan korban yang sudah terinfeksi daripada langsung membunuh mereka. Mereka mirip karena: sifat dan alasan balas dendam.

Kabaneri vs Titan shifter

kabaneri-titan

Hal lain yang sangat mirip adalah ada orang-orang yang mampu berubah dan memiliki kekuatan musuh. Kabaneri adalah orang-orang yang terinfeksi virus tp mampu menghentikan virus sebelum menginfeksi otak mereka dan berubah menjadi sesuatu di antara manusia dan kabane. Titan shifter adalah orang-orang yang mampu berubah menjadi titan dengan di picu oleh luka fisik. Perbedaan besar keduanya adalah kabaneri tidak bisa berubah menjadi manusia, sementara titan shifter dapat berganti-ganti antara wujud manusia dan titan. Mereka mirip karena: peningkatan kemampuan tempur dan penyembuhan, kontrol diri dan kondisi kelelahan sesusah menggunakan kekuatan mereka.

Kesimpulan

Ya, bisa dibilang Kabaneri dan Attack on Titan punya beberapa hal yang mirip tapi, bukan berarti dua anime ini sama persis dan kabaneri disebut sebagai kopian dari Attack on Titan. Daripada fokus pada kemiripan dua anime ini, mungkin lebih baik jika para fans fokus pada keunikan kabaneri yang memperlihatkan pendekatan steampunk yang berbeda dalam menangani ancaman dari luar (kabane) dan ancaman dari dalam kumpulan manusia sendiri (tak adanya empati, ketakutan dll). Perlu diingat baru dua episode kabaneri yang tayang di TV, jadi kita hanya bisa menunggu dan melihat bagaimana Kabaneri membuktikan usahanya untuk mengalahkan Attack on Titan.

Advertisement

Berita Anime & Manga

Kadokawa dan Crunchyroll Siapkan Kejutan Istimewa untuk Penayangan Re:ZERO

Published

on

Review Anime Re:zero Season 4 Episode 1 – Awal Arc 6 Dan Terungkapnya Rahasia Besar

Para penggemar serial Re:ZERO -Starting Life in Another World- (Re:Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu) kembali mendapatkan kabar menarik dari pihak industri. Pihak Kadokawa bersama dengan platform streaming Crunchyroll dilaporkan telah mempersiapkan kejutan serta perlakuan khusus untuk menyambut kelanjutan perjalanan Subaru Natsuki. Saat ini, penayangan Season 4 dari anime populer tersebut sedang berlangsung dan sukses mencuri perhatian para pecinta animasi Jepang di seluruh dunia.

Di balik kesuksesan visual dan alur ceritanya yang solid, pihak Kadokawa mengungkapkan detail menarik mengenai proses di balik layar. Tahap produksi untuk Re:ZERO Season 4 ternyata membutuhkan waktu pengerjaan yang cukup panjang, yaitu sekitar 26 bulan. Durasi produksi yang mencapai lebih dari dua tahun ini dilakukan demi menjaga kerapian detail, konsistensi kualitas animasi, serta penyampaian emosi cerita agar tetap sesuai dengan standar tinggi yang diharapkan oleh para fans.

Meskipun antusiasme penonton sangat tinggi terhadap Season 4 yang tengah mengudara, pihak studio dan penerbit masih menyimpan rapat informasi mengenai masa depan serial ini. Hingga saat ini, pengumuman resmi terkait kepastian tanggal rilis maupun jadwal produksi untuk Season 5 masih belum dirilis secara publik. Namun, kerja sama erat antara Kadokawa dan Crunchyroll memberi sinyal positif bahwa franchise isekai ini akan terus mendapatkan dukungan besar ke depannya.

Continue Reading

Berita Anime & Manga

Penantian Panjang Walpurgisnacht Rising: Alasan di Balik Penundaan Film Terbaru Madoka Magica

Published

on

Mahou Shoujo Madoka★magica Movie 4: Walpurgis No Kaiten Akan Tayang Di Bioskop Indonesia Pada Tahun 2026 Mendatang

Para penggemar serial Puella Magi Madoka Magica harus kembali melatih kesabaran. Film terbaru yang sangat dinantikan, Puella Magi Madoka Magica: Walpurgisnacht Rising, kembali mengalami penundaan jadwal rilis. Hingga saat ini, proses produksinya telah memakan waktu hingga 75 bulan lamanya, menjadikannya salah satu proyek animasi dengan masa pengerjaan paling panjang dalam industri anime modern.

Awalnya, film ini diumumkan akan menyapa penonton pada tahun 2023. Namun, pihak produksi menggeser target rilis ke tahun 2024, hingga akhirnya secara resmi diundur kembali ke tahun 2026. Penundaan berulang ini tentu memicu beragam spekulasi dan rasa penasaran di kalangan komunitas anime mengenai situasi sebenarnya di balik layar pengerjaan film tersebut.

Penyebab utama dari kemunduran jadwal tayang ini adalah kendala teknis yang melibatkan para staf inti. Beberapa animator utama yang memegang peranan krusial dalam pengerjaan Walpurgisnacht Rising rupanya masih terikat kontrak aktif untuk menyelesaikan beberapa proyek seri anime lainnya. Hal ini menciptakan hambatan dalam pembagian fokus serta jadwal produksi, sehingga pengerjaan film tidak dapat berjalan dengan kapasitas maksimal.

Daripada memaksakan rilis dengan standar yang setengah-setengah, pihak studio memutuskan untuk mengambil langkah aman dengan memperpanjang durasi produksi. Langkah ini diambil demi memastikan kualitas visual dan detail estetika yang dihadirkan dapat memenuhi ekspektasi tinggi para penggemar setianya.

Continue Reading

Berita Anime & Manga

Adaptasi Anime “The Strongest Man, Born From Misfortune” Rilis Cuplikan Perdana, Siap Tayang 2027

Published

on

Adaptasi Anime “the Strongest Man, Born From Misfortune” Rilis Cuplikan Perdana, Siap Tayang 2027
www.gwigwi.com -

Para penggemar serial anime bergenre fantasi mendapatkan kabar gembira terkait proyek adaptasi terbaru. Tim produksi anime The Strongest Man, Born From Misfortune (Fuun kara no Saikyou Otoko) resmi meluncurkan cuplikan perdana yang memperkenalkan jajaran karakter dari “Keluarga Abel”. Proyek adaptasi ini dipastikan siap menyapa penonton pada tahun 2027 mendatang di bawah garapan Studio EAST FISH.

Maaf Anda Melihat Iklan

Mengusung gabungan genre aksi, fantasi, isekai, dan reinkarnasi, kisah ini berfokus pada perjalanan hidup Siegbert. Setelah mengalami kecelakaan fatal di kehidupan sebelumnya, ia mendapatkan kesempatan kedua untuk terlahir kembali di dunia baru. Awalnya, Siegbert merasa sangat beruntung karena dibesarkan di tengah keluarga yang penuh kasih sayang dan hangat. Namun, situasi tersebut perlahan berubah ketika ia mulai mempertanyakan apakah tingkat keberuntungannya di dunia ini benar-benar tinggi.

Baca Juga:  Magical Explorer Ungkap Trailer Perdana, Visual Utama, dan Jadwal Tayang Oktober 2026

Konflik utama dalam cerita ini berpusat pada dinamika takdir dan kesempatan. Di dunia baru tersebut, setiap kesempatan yang hadir dianggap sebagai wujud nyata dari sebuah keberuntungan. Seseorang harus mampu menghentikan kesempatan tersebut jika ingin mewujudkan keinginan terbesarnya. Siegbert pun dituntut untuk menaklukkan setiap tantangan keberuntungan yang datang menghampiri.

Perjuangan Siegbert bukan sekadar bertahan hidup atau menjadi yang terkuat, melainkan juga menuntaskan tanggung jawab besar. Ia harus menghentikan konsekuensi dari warisan turun-temurun yang belum sempat dipenuhi oleh Keluarga Abel. Ditenagai oleh visual ciamik dari Studio EAST FISH, adaptasi ini menjadi salah satu judul yang patut dinantikan oleh para pecinta kisah reinkarnasi pada tahun 2027.

Maaf Anda Melihat Iklan
Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending