Connect with us

Film Anime

Khara Memperingatkan Film Bajakan Evangelion

Published

on

GwiGwi.com – Studio anime Khara memposting pemberitahuan pada hari Sabtu tentang rekaman tidak sah dan pengunggahan footage dari Evangelion: 3.0+1.0: Thrice Upon A Time (Shin Evangelion Gekijō-ban:||), film Evangelion “terakhir” yang dibuka di Jepang pada Senin. Khara memposting pemberitahuan atas nama dirinya dan perusahaan distribusi film TOHO dan Toei.

Khara melaporkan bahwa rekaman dari film tersebut dapat dilihat secara online, dan mencatat bahwa perekaman film yang tidak sah di bioskop adalah kejahatan di Jepang, berdasarkan Undang-Undang Pencegahan Perekaman Film yang Tidak Sah. Studio menambahkan bahwa mengunggah rekaman tersebut ke YouTube, Twitter, Facebook, dan layanan lain juga merupakan pelanggaran hak cipta. Orang-orang yang melanggar undang-undang perekaman yang tidak sah dan Undang-undang Hak Cipta umum Jepang akan menghadapi hukuman 10 tahun penjara, denda hingga 10 juta yen (sekitar US $ 90.000), atau keduanya.

Khara mengatakan akan menuntut pelanggar hukum sepenuhnya. Studio menambahkan bahwa dakwaan telah diajukan dalam kasus serupa yang terjadi pada Juli 2018. Tersangka ditangkap atau didakwa berdasarkan hukum karena rekaman di bioskop dari Space Battleship Yamato Resurrection pada 2010, Mobile Suit Gundam 00 the Movie: A Wakening of the Perintis pada 2011, Magical Girl Lyrical Nanoha the Movie 2nd A's pada 2012, dan The Wind Rises pada 2014.

Evangelion: 3.0+1.0: Thrice Upon A Time menjual 539.623 tiket seharga 802.774.200 yen (sekitar Rp. 105M) pada hari pertamanya di 466 bioskop pada hari Senin. Film ini menjual 21,7% lebih banyak tiket dan menghasilkan 23,8% lebih banyak dalam yen pada hari pembukaannya dibandingkan dengan hari pembukaan film Evangelion: 3.0 You Can (Not) Redo sebelumnya pada tahun 2012. Evangelion: 3.0 dibuka pada hari Sabtu. sementara Evangelion: 3.0+1.0 dibuka pada hari Senin.

Film ini telah mencetak rekor pendapatan IMAX tertinggi pada hari pembukaan di Jepang, setara dengan US $ 740.000 (Rp. 10M) dalam tiket IMAX. Ini juga telah mencatat rekor persentase tertinggi kotor hari pembukaan IMAX untuk film lokal di Jepang, dengan IMAX menyumbang 10% dari kotor hari pembukaan film hanya pada 1% -2% dari total layar.

Staf telah menunda film tersebut dari 23 Januari hingga 8 Maret, setelah mempertimbangkan dengan cermat karena keadaan darurat baru yang diumumkan di empat prefektur di Jepang pada 8 Januari, dan kemudian diperpanjang menjadi total 11 prefektur.

Film tersebut mengalami penundaan lebih awal karena kekhawatiran atas penyakit virus korona baru (COVID-19) dan penyebarannya di dalam dan di luar Jepang. Film ini awalnya dijadwalkan tayang di Jepang pada 27 Juni 2020.

Bagi kalian yang penasaran kalian dapat membaca ulasan Evangelion: 3.0+1.0: Thrice Upon A Time dari gwimin.

Sumber: ANN

Advertisement

Film Anime

Kimetsu no Yaiba: Infinity Castle Siap Rilis Blu-ray & DVD 29 Juli!

Published

on

Kimetsu No Yaiba: Infinity Castle Siap Rilis Blu Ray & Dvd 29 Juli!

www.gwigwi.com –

Kabar bagus buat para penggemar Kimetsu no Yaiba! Film Kimetsu no Yaiba: Infinity Castle dipastikan akan rilis dalam format Blu-ray dan DVD pada 29 Juli.

Kualitas Visual Maksimal di Rumah

Versi Blu-ray ini jadi kesempatan terbaik buat menikmati detail pertarungan dan animasi khas studio Ufotable dengan kualitas gambar paling jernih. Mulai dari efek jurus pernapasan hingga desain kompleks Kastil Tak Terhingga, semuanya bakal terlihat jauh lebih tajam dibanding versi streaming biasa.

Keindahan Infinity Castle

Salah satu daya tarik utama film ini adalah latar Infinity Castle—arena pertarungan surreal yang penuh ilusi ruang dan perspektif. Dengan mastering Blu-ray, detail arsitektur yang “mind-bending” ini bisa dinikmati secara maksimal tanpa kompresi visual.

Detail Jurus Pernapasan Lebih Terasa

Buat yang suka memperhatikan detail, rilisan ini juga memungkinkan kamu melihat setiap teknik pernapasan dengan lebih jelas:

Efek partikel yang lebih halus

Gerakan animasi yang lebih tajam

Transisi aksi yang lebih smooth

Hal-hal kecil yang mungkin terlewat saat nonton di layar biasa jadi lebih terlihat di versi ini.

Wajib Buat Kolektor dan Fans

Selain kualitas visual, rilisan Blu-ray biasanya juga hadir dengan bonus seperti:

Artbook atau ilustrasi eksklusif

Behind the scenes produksi

Audio dan subtitle tambahan

Bagi kolektor, ini jelas jadi item wajib untuk melengkapi koleksi Kimetsu no Yaiba.

Siap Rewatch dengan Pengalaman Baru

Buat yang sudah nonton di bioskop, versi Blu-ray ini tetap layak ditunggu karena menawarkan pengalaman berbeda. Dan buat yang belum sempat nonton, ini jadi momen terbaik untuk menikmati filmnya dengan kualitas optimal.

Tanggal 29 Juli nanti, siap-siap kembali masuk ke dalam Kastil Tak Terhingga—kali ini dengan visual yang benar-benar maksimal.

Continue Reading

Film Anime

Review Anime Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu Episode 3: Konflik Moral dan Strategi Bertahan Hidup

Published

on

Review Anime Shibou Yuugi De Meshi Wo Kuu Episode 1: Awal Permainan Kematian Yang Mencekam

www.gwigwi.com – Episode 3 menjadi titik penting dalam perkembangan cerita Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu. Di episode ini, permainan yang dihadapi para karakter tidak hanya menguji keberanian, tetapi juga moral dan nilai kemanusiaan mereka. Pilihan yang tersedia semakin kejam dan tidak adil.

Tekanan cerita meningkat seiring dengan munculnya konflik internal antar karakter. Beberapa mulai menunjukkan sisi egois demi bertahan hidup, sementara yang lain masih berusaha memegang prinsip moral. Kontras ini menjadi daya tarik utama episode 3, karena memperlihatkan sisi gelap manusia saat berada di ambang kematian.

Dari segi narasi, episode ini terasa lebih padat dibandingkan episode sebelumnya. Ketegangan dibangun secara konsisten, dengan ritme cerita yang lebih cepat. Penonton dibuat sulit menebak arah cerita, karena setiap keputusan membawa dampak yang tidak terduga.

Visual dan musik latar bekerja dengan baik dalam memperkuat atmosfer. Adegan-adegan sunyi justru terasa lebih menekan dibandingkan momen penuh dialog. Ini menunjukkan bahwa anime ini mampu memanfaatkan keheningan sebagai alat penceritaan.

Secara keseluruhan, episode 3 berhasil memperdalam konflik dan karakterisasi. Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu mulai menunjukkan identitasnya sebagai anime survival psikologis yang serius dan penuh lapisan makna.

Continue Reading

Film Anime

Review Anime Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu Episode 4: Ketegangan Mencapai Titik Kritis

Published

on

Review Anime Shibou Yuugi De Meshi Wo Kuu Episode 1: Awal Permainan Kematian Yang Mencekam

www.gwigwi.com – Episode 4 menjadi salah satu episode paling menegangkan sejauh ini dalam Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu. Permainan yang disajikan terasa lebih brutal, bukan hanya secara fisik, tetapi juga emosional. Tekanan yang menumpuk sejak episode awal akhirnya mencapai titik kritis.

Karakter-karakter mulai berubah secara signifikan. Ketakutan, trauma, dan rasa bersalah mulai memengaruhi cara mereka berpikir dan bertindak. Episode ini menyoroti dampak jangka panjang dari permainan kematian, bukan sekadar hasil akhir dari sebuah tantangan.

Cerita di episode 4 disampaikan dengan tempo yang pas. Tidak terasa terburu-buru, namun juga tidak berlarut-larut. Setiap adegan memiliki tujuan jelas dalam mendorong cerita ke arah yang lebih gelap dan kompleks.

Dari segi kualitas produksi, episode ini menunjukkan peningkatan dalam penyajian adegan klimaks. Sudut kamera dan transisi adegan digunakan secara efektif untuk menjaga ketegangan hingga akhir episode.

Sebagai penutup paruh awal cerita, episode 4 berhasil meninggalkan kesan kuat dan rasa penasaran yang tinggi. Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu semakin membuktikan diri sebagai anime yang layak diikuti, terutama bagi penonton yang menyukai cerita permainan kematian dengan pendekatan psikologis mendalam.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending