Connect with us

Berita Anime & Manga

Review Gate: Jieitai Kanochi nite, Kaku Tatakaeri Episode 3

Published

on

[alert-warning]SPOILER ALERT! Read at your own risk[/alert-warning]

GwiGwi.com – Jumpa lagi dengan LeinRa. Anime Gate: Jieitai Kanochi nite, Kaku Tatakaeri sudah mencapai episode 3 nih. Di episode lalu Itami Youji dan teman-temannya di Recon Team Three menemukan seorang perempuan elf yang terjatuh ke dasar sumur di pemukiman yang dibakar naga dan tampak tidak sadarkan diri. Mereka akhirnya menolong perempuan tersebut, dan menemukan bahwa perempuan tersebut masih hidup dan hanya pingsan saja.

1

Recon Team Three lalu kembali ke Coda Village untuk memberitahukan yang telah terjadi kepada pemukiman yang mereka tuju tadi sekaligus meminta kepala desanya untuk menerima elf tersebut untuk mereka rawat. Kepala desa menyatakan mereka tidak bisa menerima elf. Selain itu, mereka harus segera mengungsi dari desa mereka karena ada kemungkinan naga tersebut menyerang desa mereka juga.

2

Di dekat desa itu ada tinggal seorang penyihir bersama seorang muridnya, namanya Kato dan Lelei. Tentunya mereka mendengar kabar tentang naga tersebut dan memutuskan untuk ikut mengungsi bersama penduduk desa lainnya. Kato sepertinya sudah meramalkan kedatangan naga tersebut, tapi kedatangannya pada hari itu dikatakannya terlalu cepat 50 tahun dari yang dia ramalkan.

3

Kato dan Lelei menemukan diri mereka dihadang antrian panjang pengungsi desa tersebut yang tak kunjung bergerak. Rupanya salah satu keluarga di desa tersebut membawa terlalu banyak barang di kereta pengangkut mereka sehingga gandar (tongkat yang menghubungkan dua roda yang berseberangan) keretanya patah dan kereta tersebut jatuh beserta isi dan penumpangnya. Lelei memutuskan untuk melihat dengan pasti apa yang terjadi setelah melihat Recon Team Three yang tidak pernah dilihatnya berlari membantu berjalannya pengungsian. Dia menemukan bahwa anak dari keluarga yang mengalami masalah dengan keretanya itu mengalami pingsan karena kepalanya terbentur dan mengalami patah tulang rusuk juga. Anggota Recon Team Three yang ada di situ menyarankan Lelei untuk mundur karena ditakutkan kuda yang telah lepas dari kereta tersebut akan mengamuk dan membahayakan sekitarnya. Benar saja, kuda tersebut hampir menerjang Lelei kalau tidak ditembak.

4

Malam hari, dan ada sekumpulan bandit yang berencana untuk memanfaatkan keadaan penduduk Coda Village yang sedang mengungsi untuk mereka jarah dan perbudak. Tapi rencana mereka tidak akan pernah berjalan, karena seorang anak perempuan datang membunuh mereka satu per satu dengan kapak raksasanya demi nama dewanya, Emloy. Dia adalah salah satu dari Twelve Apostle of Dark God Emloy, Rory Mercury.

5

Besoknya para pengungsi dari Coda Village melanjutkan perjalanan mereka…yang ternyata tidak punya tujuan yang tentu itu. Setidaknya begitu menurut Itami Youji. Dia bahkan berpikir mereka akan terus berjalan sampai yakin bahwa naga tersebut tidak mengejar mereka lagi. Ini bisa terlihat dari bagaimana kepala desa tidak mengijinkan salah satu kereta pengungsi yang rusak untuk diperbaiki dahulu karena dia takut kalau mereka berhenti mereka akan jadi mangsa empuk naga tersebut. Pengungsi yang keretanya rusak tersebut terpaksa hanya membawa apa yang bisa dibawa dengan tenaganya. Keretanya bahkan dibakar karena mereka sempat menolak untuk tetap berjalan.

6

Mereka lalu bertemu dengan Rory Mercury. Penduduk desa tersebut tampak mengenal dan menghormati dirinya. Rory yang penasaran dengan kendaraan yang dikendarai Itami dan teman-temannya memutuskan ikut naik.

7

Mereka sampai di Roche Hill yang berjarak cukup jauh dari Coda Village. Tak dirasa mereka sudah berjalan sejauh itu. Tapi mereka tidak bisa bersantai karena daerah di situ sangat panas…dan naga yang membakar pemukiman tersebut menemukan mereka! Naga itu pun langsung membuat masalah kepada rombongan pengungsian.

8

Keseluruhan Recon Team Three langsung bersiap dalam formasi bertempur dan mulai menembaki naga tersebut dengan semua senjata yang mereka punya. Tapi seperti yang dikatakan Itami di episode sebelumnya, bahkan senjata anti-udara kaliber 12,7mm mereka tidak cukup untuk menembus kulit naga tersebut.

9

Perempuan elf yang tadinya pingsan dan dibaringkan di kendaraan Itami ternyata sadar dan menyadari apa yang terjadi. Perempuan tersebut menyarankan Itami untuk mengincar mata naga tersebut (walau dengan bahasa yang tidak dia mengerti dan lebih mengandalkan dirinya menunjuk-nunjuk matanya sendiri). Untungnya Itami mengerti maksud perempuan itu dan mulai memerintahkan Recon Team Three untuk menembak ke arah mata naga tersebut.

10

Tidak ada dari mereka yang berhasil mengenai mata naga tersebut karena naga tersebut langsung menyadari hal itu dan berusaha melindungi satu-satunya matanya yang masih berfungsi (mata kirinya tampak sudah terkena panah, yang menjadi alasan Itami menyadari maksud elf tadi). Tapi, ini cukup untuk membuat naga tersebut tidak bisa menyerang dan hanya bisa bertahan.

11

Momen ini dimanfaatkan Recon Team Three untuk menembakkan satu-satunya RPG (Rocket-propelled Grenade, bukan Role Playing Game :v) yang mereka bawa ke naga tersebut. Namun karena getaran tiba-tiba akibat jalur kendaraan yang tidak rata, bidikan Katsumoto jadi kacau dan RPG tersebut tampaknya akan tidak mengenai naga tersebut.

12

Rory yang tampaknya mengerti keadaan tersebut langsung keluar dan melempar kapaknya ke dekat naga tersebut untuk memaksanya berpindah ke posisi yang akan membuatnya terkena RPG tersebut.

13

Dan berhasil! RPG tersebut mengenai lengan kiri naga tersebut hingga hancur. Naga itu lalu pergi karena merasa tidak bisa melawan balik.

14

Kedatangan naga tersebut telah mengakibatkan jatuhnya banyak korban dari penduduk Coda Village. Kepala desa Coda Village memutuskan untuk meneruskan perjalanan mereka tanpa bantuan Recon Team Three lagi, dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan Itami dan kawan-kawan selama itu.

15

Namun mereka menitipkan anak-anak yang kehilangan orang tua mereka karena naga tersebut beserta perempuan elf tersebut kepada Recon Team Three. Tampak Kato, Lelei, dan Rory ikut bersama Recon Team Three juga. Itami akhirnya memutuskan agar Recon Team Three kembali ke markas mereka di Arnus Hill.

 

BONUS:

[youtube id=”_EXcRW63_7w” width=”600″ height=”340″ position=”center”]

Advertisement

Berita Anime & Manga

Wawancara Eksklusif Pengisi Suara Clevatess, Bahas Karakter dan Pengalaman Mengisi Suara

Published

on

Wawancara Eksklusif Pengisi Suara Clevatess, Bahas Karakter Dan Pengalaman Mengisi Suara

Dalam kesempatan kali ini, kami mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara bersama para pengisi suara bahasa Inggris dari anime Clevatess. Wawancara ini membahas pengalaman mereka dalam menghidupkan karakter masing-masing, proses di balik pengisian suara, hingga bagaimana mereka melihat perkembangan karakter sepanjang cerita.

Bagi para penonton yang mengikuti English Dub Clevatess, wawancara ini tentunya dapat memberikan sudut pandang berbeda mengenai proses di balik suara karakter yang selama ini mereka dengarkan. Beberapa pengisi suara utama yang terlibat dalam versi bahasa Inggris di antaranya adalah Katie Wetch sebagai Alicia, Sean Letourneau sebagai Clevatess, dan Morgan Berry sebagai Klen.

Katie Wetch (Pemeran Alicia)

No. Pertanyaan Wawancara Jawaban
1 Ketika pertama kali mendapatkan peran sebagai Alicia, apa kesan pertama Anda terhadap dirinya? Dan apakah kesan tersebut berubah setelah Anda semakin mengenal karakter Alicia sepanjang serial ini? Awalnya menganggap Alicia sekadar pahlawan tangguh yang kaku, tetapi seiring cerita berkembang, ia menyadari kedalaman emosi dan beban berat yang dipikul Alicia.
2 Alicia adalah seorang pahlawan legendaris yang sangat kuat dan penuh tekad, tetapi kita juga melihat beberapa momen ketika ia menunjukkan sisi rentannya. Bagaimana Anda menemukan keseimbangan antara kedua sisi tersebut saat memerankan Alicia? Fokus pada kontrol nada suara—menggunakan intonasi tegas saat bertarung, lalu melunakkannya pada momen pribadi untuk menunjukkan rasa lelah atau ketakutannya.
3 Alicia memiliki kepribadian yang sangat kuat dan kehadiran yang begitu berwibawa. Apa bagian yang paling menantang dalam menemukan suara Alicia dan membuatnya terasa berbeda dari karakter-karakter lain yang pernah Anda perankan? Menjaga wibawa karakternya tanpa membuat suaranya terdengar monoton atau terlalu galak, serta membedakan tekstur suaranya dari karakter pahlawan lain.
4 Jika Anda bisa memberikan satu nasihat kepada Alicia sebelum peristiwa d i Season 2, apa yang akan Anda katakan kepadanya? Memintanya untuk lebih terbuka kepada orang lain, tidak memikul semua beban seorang diri, dan lebih memercayai kawan-kawan di sekitarnya.

 

Morgan Berry (Pemeran Klen – Clevatess)

No. Pertanyaan Wawancara Jawaban
1 Ketika pertama kali mengetahui bahwa Anda akan mengisi suara Klen, apa reaksi pertama Anda terhadap karakter tersebut? Sangat antusias dan penasaran karena Klen memiliki dinamika unik antara penampilan anak-anak yang polos dengan potensi kekuatan yang sangat besar.
2 Klen memiliki perpaduan yang sangat unik antara kepolosan, kecerdasan, dan kekuatan yang luar biasa. Bagaimana Anda menemukan keseimbangan yang tepat di antara berbagai sisi kepribadiannya tersebut saat mengisi suaranya? Menggabungkan nada bicara anak-anak yang penuh rasa ingin tahu dengan intonasi yang lebih dingin dan berbobot saat kekuatannya muncul.
3 Apa bagian yang paling menantang dalam menciptakan suara Klen dan membuatnya terasa berbeda dari karakter-karakter lain di Clevatess? Menjaga kekhasan tekstur suara anak laki-laki yang energik agar tidak terdengar sama dengan karakter anak laki-laki lain yang pernah diperankan.
4 Tanpa memberikan spoiler besar, Season 2 memberikan Klen beberapa tantangan yang sangat berbeda. Bagian mana dari perkembangan karakter Klen di musim ini yang paling membuat Anda bersemangat untuk diperankan? Bersemangat memperlihatkan momen ketika Klen mulai memahami konsekuensi kekuatannya dan mulai mengambil keputusan yang lebih dewasa.
5 Jika Klen bisa menghabiskan satu hari penuh bersama Alicia atau Luna, menurut Anda siapa yang akan ia pilih—dan apa yang kira-kira akan mereka lakukan bersama? Kemungkinan memilih Alicia untuk menjelajah tempat baru atau belajar bertarung bersama melalui aktivitas latihan yang penuh p

Melalui wawancara ini, kami akan mengajak kalian mengenal lebih dekat para pengisi suara bahasa Inggris Clevatess dan mendengarkan cerita mereka selama terlibat dalam produksi anime tersebut. Mulai dari tantangan saat memerankan karakter, pendekatan mereka terhadap setiap adegan, hingga pengalaman bekerja dalam proyek anime dengan dunia fantasi yang cukup kompleks.

Seluruh informasi dan wawancara yang dibahas dalam artikel ini didukung oleh Crunchyroll. Bagi kalian yang belum mengikuti petualangan Clevatess, anime ini dapat disaksikan melalui Crunchyroll dalam pilihan bahasa yang tersedia.

Continue Reading

Berita Anime & Manga

Kadokawa dan Crunchyroll Siapkan Kejutan Istimewa untuk Penayangan Re:ZERO

Published

on

Review Anime Re:zero Season 4 Episode 1 – Awal Arc 6 Dan Terungkapnya Rahasia Besar

Para penggemar serial Re:ZERO -Starting Life in Another World- (Re:Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu) kembali mendapatkan kabar menarik dari pihak industri. Pihak Kadokawa bersama dengan platform streaming Crunchyroll dilaporkan telah mempersiapkan kejutan serta perlakuan khusus untuk menyambut kelanjutan perjalanan Subaru Natsuki. Saat ini, penayangan Season 4 dari anime populer tersebut sedang berlangsung dan sukses mencuri perhatian para pecinta animasi Jepang di seluruh dunia.

Di balik kesuksesan visual dan alur ceritanya yang solid, pihak Kadokawa mengungkapkan detail menarik mengenai proses di balik layar. Tahap produksi untuk Re:ZERO Season 4 ternyata membutuhkan waktu pengerjaan yang cukup panjang, yaitu sekitar 26 bulan. Durasi produksi yang mencapai lebih dari dua tahun ini dilakukan demi menjaga kerapian detail, konsistensi kualitas animasi, serta penyampaian emosi cerita agar tetap sesuai dengan standar tinggi yang diharapkan oleh para fans.

Meskipun antusiasme penonton sangat tinggi terhadap Season 4 yang tengah mengudara, pihak studio dan penerbit masih menyimpan rapat informasi mengenai masa depan serial ini. Hingga saat ini, pengumuman resmi terkait kepastian tanggal rilis maupun jadwal produksi untuk Season 5 masih belum dirilis secara publik. Namun, kerja sama erat antara Kadokawa dan Crunchyroll memberi sinyal positif bahwa franchise isekai ini akan terus mendapatkan dukungan besar ke depannya.

Continue Reading

Berita Anime & Manga

Penantian Panjang Walpurgisnacht Rising: Alasan di Balik Penundaan Film Terbaru Madoka Magica

Published

on

Mahou Shoujo Madoka★magica Movie 4: Walpurgis No Kaiten Akan Tayang Di Bioskop Indonesia Pada Tahun 2026 Mendatang

Para penggemar serial Puella Magi Madoka Magica harus kembali melatih kesabaran. Film terbaru yang sangat dinantikan, Puella Magi Madoka Magica: Walpurgisnacht Rising, kembali mengalami penundaan jadwal rilis. Hingga saat ini, proses produksinya telah memakan waktu hingga 75 bulan lamanya, menjadikannya salah satu proyek animasi dengan masa pengerjaan paling panjang dalam industri anime modern.

Awalnya, film ini diumumkan akan menyapa penonton pada tahun 2023. Namun, pihak produksi menggeser target rilis ke tahun 2024, hingga akhirnya secara resmi diundur kembali ke tahun 2026. Penundaan berulang ini tentu memicu beragam spekulasi dan rasa penasaran di kalangan komunitas anime mengenai situasi sebenarnya di balik layar pengerjaan film tersebut.

Penyebab utama dari kemunduran jadwal tayang ini adalah kendala teknis yang melibatkan para staf inti. Beberapa animator utama yang memegang peranan krusial dalam pengerjaan Walpurgisnacht Rising rupanya masih terikat kontrak aktif untuk menyelesaikan beberapa proyek seri anime lainnya. Hal ini menciptakan hambatan dalam pembagian fokus serta jadwal produksi, sehingga pengerjaan film tidak dapat berjalan dengan kapasitas maksimal.

Daripada memaksakan rilis dengan standar yang setengah-setengah, pihak studio memutuskan untuk mengambil langkah aman dengan memperpanjang durasi produksi. Langkah ini diambil demi memastikan kualitas visual dan detail estetika yang dihadirkan dapat memenuhi ekspektasi tinggi para penggemar setianya.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending