Connect with us

News

POCO X3 NFC Resmi Indonesia, Berikut Spesifikasi dan Harganya!

Published

on

GwiGwi.com – Setelah lama berkutat sebagai Flagship Killer di Indonesia, kini POCO Indonesia dan Xiaomi Indonesia siap menyangsang pasar baru, sebagai Mid Range Killer, dengan POCO X3 NFC. Seri POCO X Series sebelumnya memang belum pernah dirilis di Indonesia, tapi kali ini POCO terlihat sangat siap membabat pasar Mid Range yang memang jadi kekuatan utama Xiaomi and the gang di Indonesia. Seperti apa POCO X3 NFC ini? Bagaimana Spesifikasi dan Harganya? Berikut adalah informasi lengkapnya.

Debut pertama Qualcomm Snapdragon 732G, Gaming in Mind Mid Range Smartphone

Sebagai Mid-Ranger, POCO X3 dibekali oleh Qualcomm Snapdragon 732G, yang merupakan seri terbaru dari Qualcomm untuk kelanjutan seri Snapdragon 700 nya. 732G ini hadir pertama kali di Indonesia dalam smartphone ini, dan tentunya membawakan sejumlah upgrade dari pendahulunya, 720G dan juga 730G. Berfokus pada performa Gaming untuk smartphone mid-range, POCO X3 dan Snapdragon 732G menyentuh angka ANTUTU Benchmark yang luar biasa, di angka 301.000 (301 Ribuan), yang mengalahkan semua seri 700 terdahulunya. Selain itu untuk kemampuan memori, POCO X3 sudah menggunakan UFS 2.1 untuk memorynya (64GB dan 128GB), dan dilengkapi dengan RAM up to 8GB LPDDR4X, yang jika digabungkan akan memberikan performa yang sangat mulus dalam penggunaannya secara keseluruhan termasuk gaming.

Display yang ga Mid Range Sama Sekali!

Sebagai Mid-Range Killer, biasanya akan ada hal yang disunat, namun saat ini, POCO X3 dengan berani menghajar pasar, dikelas mid-range, dengan membawakan display yang ga bisa dibilang biasa. Dengan luas 6.67 inci, ini merupakan layar yang sama besar dengan 3 jagoan flagship Xiaomi lainnya, Mi 10, POCO F2 Pro Resmi Dirilis! Akan Masuk Indonesia? | GwiGwiwww.gwigwi.com › poco-f2-pro-resmi-diluncurkan-mi…, dan juga Black Shark 3. Walau belum amoled, namun layar dari POCO X3 ini dibekali oleh sebuah fitur yang membuat banyak orang akan sulit berpindah, yaitu Refresh Rate 120Hz. Hal ini bisa jadi membuat POCO X3 sebagai salah satu killer smartphone, dengan refresh rate tertinggi, namun memiliki price point yang sangat menarik.

Camera yang cukup mumpuni.

Didukung oleh SONY IMX682, yang merupakan sensor 64MP generasi ke-2 dari Sony, POCO X3 bisa dibilang memiliki sensor smartphone yang sangat baik di kelasnya. Ditemani dengan lensa lainnya seperti Ultra Wide, Macro, dan juga Depth-Sensor, POCO X3 siap memanjakan penggunanya untuk memiliki camera shooter yang sangat mumpuni dalam segala kondisi. Selain itu POCO di dalam kameranya, juga sudah mensematkan improvement by software yang cukup menarik seperti AI Camera yang lebih baik, dan juga Night Shot dengan berbagai filter yang cukup menarik untuk dicoba. Untuk kamera depannya memang tidak terlalu dibahas, namun sensor kamera yang dibekalinya adalah sensor 20MP, yang diletakan ditengah kameranya dengan model Punch Hole seperti saudara jauhnya, yaitu Redmi Note 9 Pro.

Segudang Fitur Lainnya yang Ga Kalah Keren

Tentunya tidak hanya itu saja, POCO X3 juga memiliki beberapa fitur unggulan lainnya seperti NFC, makanya dinamakan POCO X3 NFC, TUV Reinhard, IP53, Baterai besar 5160mAh, dan juga fitur yang diunggulkan POCO soal charging, yaitu 33 Watt Fast Charging dan juga MT Charging, dimana baterai diisi dengan cara mengisi bagian tengah, lalu mendistribusikannya ke atas dan kebawah baterai.

Tidak hanya itu, POCO X3 digadang cocok sekali untuk Mobile Gamer, terlihat dari Spesifikasi dasarnya, layar 120Hz, dan juga sebuah fitur lain yang diunggulkan juga yaitu 240hz Touch Response. POCO mengklaim, dengan segudang fitur itu, Mobile Gamers dapat Stay on Top of Their Game, tanpa perlu mengkhawatirkan hal lainnya.

Harga yang lagi-lagi merusak pasar.

POCO X3 dan keluarga POCO secara keseluruhan selalu suka dengan julukan perusak pasar. Ini terlihat dari sejak smartphone pertama POCO dirilis yaitu POCO F1, dan berlanjut hingga seri-seri berikutnya. POCO X3 diletakan dalam kelasan Mid-Range, yang biasanya dibanderol pada kisaran 3 jutaan, hingga 5 jutaan. Pasar ini juga merupakan pasar yang sangat panas dan sengit di Indonesia dengan hadirnya segudang kompetitor dari brand dan model lain termasuk sekeluarganya sendiri seperti Redmi Note Series. POCO X3 dihadirkan dengan harga yang menantang dengan 2 konfigurasi memori sebagai berikut:

  • POCO X3 NFC RAM 6GB Memory 64GB: Rp 3.099.000,- (Harga Perkenalan), Rp 3.199.000 (MSRP)
  • POCO X3 NFC RAM 8GB Memory 128GB: Rp 3.499.000,- (Harga Perkenalan), Rp 3.599.000 (MSRP)

Kedua konfigurasi tersebut terasa sangatlah pas untuk kelasannya, dan kali ini, POCO berhasil mengobrak abrik pasar. Keduanya juga akan mulai dijual pada tanggal 22 Oktober 2020, melalui Mi.com, dan juga partner penjualan Xiaomi lainnya. Semoga saja tidak Ghoib yah..

Lihat Juga: Full Review POCO X2

Advertisement

News

Fate/Grand Order Rilis Video Pembuka Pameran, Dianimasikan oleh CloverWorks

Published

on

Fate/grand Order Rilis Video Pembuka Pameran, Dianimasikan Oleh Cloverworks

www.gwigwi.com – Pameran Fate/Grand Order Exhibition: Corridor of Stargazing menghadirkan kejutan bagi para penggemar dengan merilis video pembuka yang sebelumnya hanya ditayangkan di area pameran. Video tersebut kini dapat disaksikan secara online dan menampilkan animasi berkualitas tinggi dari CloverWorks.

Video pembuka ini awalnya dibuat khusus untuk teater pembukaan pameran. Isinya merangkum perjalanan panjang para protagonis dalam Fate/Grand Order, sekaligus menghadirkan kembali sejumlah momen penting dari perjalanan mereka. Karakter Mash Kyrielight juga tampil dalam video dengan suara dari Rie Takahashi.

Keterlibatan CloverWorks bukan pertama kalinya studio tersebut mengerjakan materi animasi untuk game Fate/Grand Order. Sebelumnya, mereka juga menangani trailer khusus yang memperkenalkan update game dengan kehadiran Servant bintang lima baru, End of the World Archer.

Untuk video pembuka pameran ini, Haruka Fujita dipercaya menangani posisi sutradara, storyboard, sekaligus episode director. Sementara itu, Masayoshi Tanaka bertugas sebagai animation director.

Bagian visual lainnya ditangani oleh sejumlah staf berpengalaman. Kyoko Hara mengerjakan color design, sedangkan Ryoko Itaya bertanggung jawab sebagai art director. Posisi director of photography diisi oleh Yuya Sakuma, sementara bagian 3DCG dikerjakan oleh Capsule.

Dari sisi produksi, Yuichi Fukushima bertugas sebagai animation producer dan CloverWorks menjadi studio yang menangani keseluruhan produksi animasi.

Video tersebut semakin menarik berkat lagu “Unmei ~Hoshimi no Kairo~” yang menjadi musik pengiring. Lagu ini digubah oleh Keita Haga, kemudian diaransemen bersama Ryota Kikuchi.

Fate/Grand Order Exhibition: Corridor of Stargazing sendiri merupakan pameran khusus yang membawa pengunjung menyelami berbagai aspek dari perjalanan franchise Fate/Grand Order. Berbagai materi visual dan pengalaman interaktif disiapkan untuk memperlihatkan perjalanan para karakter serta dunia yang telah dibangun game tersebut selama bertahun-tahun.

Pameran ini saat ini berlangsung di Mori Arts Center Gallery, Tokyo, Jepang. Pengunjung masih dapat mendatanginya hingga 14 September 2026.

Dengan dirilisnya video pembuka secara online, penggemar yang tidak dapat hadir langsung di Tokyo kini tetap memiliki kesempatan untuk melihat salah satu materi eksklusif dari pameran tersebut. Kehadiran animasi CloverWorks juga menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi penggemar yang mengikuti perkembangan proyek animasi Fate/Grand Order.

Continue Reading

News

Mikeneko Mulai Jual Foto Pribadi lewat Membership, Tuai Dukungan Penggemar

Published

on

Mikeneko Mulai Jual Foto Pribadi Lewat Membership, Tuai Dukungan Penggemar

www.gwigwi.com – Mantan anggota Hololive, Uruha Rushia, yang kini beraktivitas dengan nama Mikeneko, kembali menjadi perhatian komunitas setelah mengungkap langkah baru dalam aktivitas kreatifnya. Ia mulai menawarkan foto dirinya melalui sistem membership berbayar yang dikelolanya secara mandiri.

Langkah tersebut dilakukan setelah Mikeneko menerima sebuah hadiah pakaian dari salah satu penggemar. Ia kemudian mengenakan pakaian tersebut, melakukan sesi pemotretan, dan menjadikan hasilnya sebagai bagian dari konten eksklusif untuk anggota membership.

Konten tersebut menjadi salah satu bentuk monetisasi yang kini dapat dilakukan Mikeneko secara lebih bebas setelah menjalani aktivitas sebagai kreator independen. Berbeda dengan ketika masih berada di bawah agensi, model membership memberikan ruang bagi dirinya untuk menentukan sendiri jenis konten yang ingin ditawarkan kepada komunitas.

Kabar tersebut kemudian menarik perhatian para penggemarnya di media sosial. Alih-alih mendapat respons negatif, banyak penggemar justru memberikan dukungan terhadap keputusan Mikeneko untuk memperluas cara monetisasi kontennya.

Bagi sebagian penggemar, langkah tersebut menunjukkan bahwa Mikeneko memiliki lebih banyak kebebasan dalam mengelola aktivitas kreatif dan menentukan bagaimana karyanya dapat dinikmati oleh pendukung.

Sistem membership sendiri memungkinkan kreator memberikan konten tambahan kepada penggemar yang berlangganan secara rutin. Model ini semakin umum digunakan oleh kreator digital karena dapat menjadi sumber pendapatan langsung sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan komunitas.

Dalam kasus Mikeneko, kehadiran konten foto eksklusif menjadi salah satu bentuk baru dari aktivitas membership tersebut. Dukungan besar dari penggemar juga menunjukkan bahwa komunitasnya masih memiliki antusiasme tinggi terhadap berbagai proyek yang ia jalankan setelah meninggalkan dunia agensi VTuber.

Mikeneko sebelumnya dikenal luas sebagai Uruha Rushia selama bergabung dengan Hololive. Setelah keluar dari agensi tersebut, ia melanjutkan aktivitas sebagai kreator independen dan tetap memiliki basis penggemar yang cukup besar.

Perubahan tersebut memberikan kesempatan baginya untuk mengeksplorasi berbagai bentuk konten dan model bisnis tanpa harus mengikuti struktur produksi sebuah agensi. Membership menjadi salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung keberlangsungan aktivitas kreatifnya.

Meski begitu, konten yang ditawarkan melalui membership tetap menjadi bagian dari aktivitas kreator dan tidak selalu tersedia untuk publik secara umum. Penggemar yang tertarik dapat mengikuti kanal resmi Mikeneko untuk mengetahui jenis konten serta sistem membership yang tersedia.

Dengan semakin banyaknya kreator digital yang memanfaatkan membership sebagai sumber pendapatan, langkah Mikeneko menunjukkan bagaimana mantan talent agensi dapat membangun kembali ekosistem komunitasnya secara mandiri. Dukungan dari ribuan penggemar juga menjadi indikasi bahwa perjalanan Mikeneko sebagai kreator independen masih mendapatkan perhatian besar.

Continue Reading

Entertainment

Akemi ID Hadirkan Dua Member Baru, Ochi dan Mika Sebagai Bagian dari Regenerasi Grup

Published

on

Akemi Id Hadirkan Dua Member Baru, Ochi Dan Mika Sebagai Bagian Dari Regenerasi Grup

www.gwigwi.com – Jakarta, Agustus 2026 — Independent girl group asal Jakarta, Akemi ID, mengumumkan perubahan dalam susunan member sekaligus memperkenalkan dua wajah baru yang akan melanjutkan perjalanan grup.

Sebelumnya, Manajemen Akemi ID telah memutuskan untuk mengakhiri status keanggotaan Aiko sebagai Member Akemi ID setelah melalui proses evaluasi dan komunikasi bersama Manajemen. Keputusan tersebut menjadi bagian dari dinamika dan perkembangan Akemi ID dalam menjaga komitmen serta profesionalisme seluruh member.

Di tengah perubahan tersebut, Akemi ID kini menyambut dua member baru, Ochi dan Mika, yang diharapkan dapat memberikan warna baru dalam perjalanan grup ke depannya.

Ochi Kembali Bergabung dengan Akemi ID

Ochi bukanlah nama baru bagi Akemi ID. Ia merupakan mantan member Akemi yang kini kembali bergabung sebagai bagian dari perjalanan baru grup. Ochi secara resmi diperkenalkan kembali sebagai Member Akemi ID dalam penampilan di Indonesia Designer Art-Toys Expo Vol. 4 pada 9 Agustus 2026.

Dalam formasi barunya, Ochi akan membawa identitas warna orange dengan branding bunga orange marigold.

Kembalinya Ochi diharapkan dapat memperkuat dinamika internal maupun penampilan Akemi ID, khususnya melalui kemampuan public speaking yang dimilikinya.

Mika Resmi Naik Menjadi Member Akemi ID

Sementara itu, Mika merupakan trainee yang telah menjalani proses latihan bersama Akemi ID sejak Desember 2025. Setelah melalui proses pengembangan dan evaluasi sebagai trainee, Mika akhirnya resmi bergabung sebagai Member Akemi ID dan diperkenalkan kepada publik dalam event School of Rock pada 17 Agustus 2026.

Mika akan membawa identitas warna white dengan branding bunga white jasmine.

Dengan karakter vokalnya yang memiliki suara merdu, Mika diharapkan dapat memberikan warna tambahan bagi musik dan penampilan Akemi ID.

Menyambut Babak Baru Akemi ID

Dengan bergabungnya Ochi dan Mika, Akemi ID memasuki fase baru dalam perjalanan grup. Keduanya membawa karakter dan kemampuan yang berbeda, namun diharapkan dapat saling melengkapi dengan member Akemi ID lainnya.

Kami berharap kehadiran Ochi dan Mika bisa memberikan warna baru untuk Akemi ID. Ochi dengan kemampuan public speaking-nya, dan Mika dengan karakter vokalnya, tentunya akan menjadi tambahan yang menarik untuk perkembangan Akemi ke depan,” ujar Manajemen Akemi ID.

Sebagai independent girl group yang telah aktif sejak 2018 dan memiliki pengalaman tampil di berbagai panggung, Akemi ID akan terus mengembangkan karya, pertunjukan, serta program-programnya untuk menghadirkan pengalaman yang lebih beragam bagi para penggemar.

Kehadiran Ochi dan Mika menjadi bagian dari langkah Akemi ID untuk terus bertumbuh dan memasuki babak baru dengan semangat serta warna yang baru.

Akemi Operation Team
AKEMI ID

Kontak Akemi

Web: mez.ink/akemi.official

Instagram: https://www.instagram.com/akemiofficial.id/

Facebook: https://www.facebook.com/akemiofficial.id

TikTok: https://www.tiktok.com/@akemiofficial.id

Youtube: https://www.youtube.com/@akemiofficial2756

Spotify: https://open.spotify.com/artist/0dwjZ0qHyZxRynpZFycg01

Whatsapp: 08551614433

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending