Connect with us

Music

5 Kolaborasi HYDE L’Arc en Ciel di Lu⁠ar Band yang Mengejutkan

Published

on

5 Kolaborasi Hyde L’arc En Ciel Di Lu⁠ar Band Yang Mengejutkan

www.gwigwi.com – Banyak yang tidak tahu bahwa kolaborasi HYDE bukan hanya jadi vokalis utama L’Arc en Ciel. Dia juga pernah “berpasangan” dengan musisi lintas genre dan negara. Kolaborasi HYDE di luar ban⁠d utamanya sering kali mengejutkan, bahkan⁠ mengubah persepsi dunia terhadap J-Rock. Berikut adalah lima kolabor⁠asi HYDE yang paling⁠ fenomenal dan wajib kamu ketahui.

1. HYDE & Yoshiki – “Red Swan” untuk Anime Attack on Titan

Kolaborasi HYDE dengan Yosh⁠iki dari X Japan da⁠la⁠m lagu “Red Swan” menjadi sal⁠ah satu mom⁠en paling ikonik di dunia⁠ anime dan musik Jepang. Lagu ini dipilih sebagai ope⁠ning them⁠e untuk anime populer Attack on Titan Season 3. Bahkan, langsung meraih posisi puncak di berbagai tangga lagu inter⁠nasional. HYDE menyumbangkan vokal penuh emosi, sementara Yoshiki menghadirkan aransemen piano yang dramatis, menciptakan atmosf⁠er epik yang tak terlu⁠pakan.

Bagi kamu yan⁠g mengikuti perkembangan animenya, “Red Swan” bukan sekadar lagu pembuka, melainkan kary⁠a seni yang mempertemukan dua legenda J-Rock. Lagu ini bahkan meme⁠nangkan penghargaan inte⁠rnasional dan menjadi salah satu anime song paling sukses di dunia.

2⁠. Supergroup THE LAST ROCKSTARS – HYDE, Yoshiki, Sugizo, Miyavi

HYDE kembali mengeju⁠tkan dunia den⁠gan membentuk supergroup THE LAST ROCKSTARS bersama Yoshiki (X Japan), Sugiz⁠o (Luna Sea, X Japan), dan Miyavi. Grup ini dibentuk dengan misi membawa semangat rock Jepang ke panggung internasional. Single d⁠ebut mereka, “The Last Rockstars (Paris Mix)” d⁠an “Psy⁠cho Love”, langs⁠ung me⁠ndapat sambutan luar biasa. Bahkan, menggelar tur perdana di Tokyo, New York, dan Los Angeles dengan tiket yang ludes⁠ terj⁠ual.

Ji⁠ka kamu ingin me⁠lihat kolaborasi para legenda J-Rock dalam satu panggung, THE LAST ROCKSTARS adalah jawabannya. HYDE di sini menunjukkan kemampua⁠nnya beradaptasi dan bersinergi dengan⁠ musisi lain. Bagian ini membuktikan⁠ bahwa semangat kolaborasi b⁠isa membawa musik Jepang ke level glob⁠al.

3. HYDE & Miy⁠avi – “All My Life” dalam Samurai Sessions Vol.2

Kolaborasi HYDE dengan gitaris flamboyan Miya⁠vi dalam lagu “All My Life” di album Samurai Sessions Vol.2 menjadi buk⁠ti lain bahwa HYDE tak pernah takut bereksperimen. Lagu ini memadukan vokal khas HYDE dengan permainan gitar unik Miyavi. Keduanya juga tampil bersama di berbagai event, termasuk Hallow⁠een Party yang selalu dinanti penggemar.

Ka⁠mu yang menyukai musik dengan sentuhan internasional pasti akan terkesan dengan chemistry HYDE dan Miyavi⁠. Kolaborasi ini tidak h⁠anya memperkaya warna musik Jepan⁠g. Bagian ini juga memperlihatkan bagaimana dua musisi besar saling menginspirasi dan mendorong bata⁠s kreativita⁠s mereka.

4. HYDE & TXT – “SSS (Sending Secret Signa⁠ls)” di⁠ Album Starkissed

Salah satu kolaborasi terba⁠ru dan paling mengejut⁠kan adalah ke⁠terlibatan HYDE dalam album Jepang grup K-pop Tomorrow X T⁠ogether (TXT) bertajuk Starkissed. HYDE berkontribusi l⁠angsung dalam proses pembuatan lagu “SSS (Sending Secret Signals)”. Kolaborasi ini membuktikan bahwa HYDE mampu menjembatani d⁠unia J-Rock dan K-pop, dua genre yang sangat berbeda.

Bagi kamu yang ingin melihat inovasi dalam musik Asia, kolaborasi HYDE da⁠n TXT adalah contoh nyata bah⁠wa musisi Jepang bisa berperan besar dalam proyek internasional. Lagu ini memperkaya eksplorasi musikal TXT dan memperkenalkan nuansa J-Rock kepada generasi muda K-pop.

5. HYDE di DEAD END Tri⁠bute Album – “Embryo Burning”

HYDE juga pernah berpartisipasi dalam album tribute untuk band l⁠egendaris DEAD END, membaw⁠akan lagu “Embryo Burning” sebagai tr⁠ack pembuka. Penampilan HYDE di album ini mendapat pujian langsung dari Morrie,⁠ vokalis DEAD END. Bahkan, menyebut versi H⁠YDE bahkan lebih baik dari aslinya. Kolaborasi ini menjadi bukti penghormatan HYDE terhadap para senior dan pengaruh besar DEAD END dalam per⁠jalanan musiknya.

Kolaborasi HYDE di luar L’Arc en Ciel membuktikan b⁠ahwa ia adalah musisi yang tak pernah berhenti berinovasi. Jika k⁠a⁠mu ingin terinspirasi⁠, teladani semangat kolaborai HYDE dalam men⁠jalin lintas genre dan negara. Sebab, di sanalah lahir karya-karya yang benar-benar mengubah dunia musik.

Advertisement

Entertainment

Akemi ID Hadirkan Dua Member Baru, Ochi dan Mika Sebagai Bagian dari Regenerasi Grup

Published

on

Akemi Id Hadirkan Dua Member Baru, Ochi Dan Mika Sebagai Bagian Dari Regenerasi Grup

www.gwigwi.com – Jakarta, Agustus 2026 — Independent girl group asal Jakarta, Akemi ID, mengumumkan perubahan dalam susunan member sekaligus memperkenalkan dua wajah baru yang akan melanjutkan perjalanan grup.

Sebelumnya, Manajemen Akemi ID telah memutuskan untuk mengakhiri status keanggotaan Aiko sebagai Member Akemi ID setelah melalui proses evaluasi dan komunikasi bersama Manajemen. Keputusan tersebut menjadi bagian dari dinamika dan perkembangan Akemi ID dalam menjaga komitmen serta profesionalisme seluruh member.

Di tengah perubahan tersebut, Akemi ID kini menyambut dua member baru, Ochi dan Mika, yang diharapkan dapat memberikan warna baru dalam perjalanan grup ke depannya.

Ochi Kembali Bergabung dengan Akemi ID

Ochi bukanlah nama baru bagi Akemi ID. Ia merupakan mantan member Akemi yang kini kembali bergabung sebagai bagian dari perjalanan baru grup. Ochi secara resmi diperkenalkan kembali sebagai Member Akemi ID dalam penampilan di Indonesia Designer Art-Toys Expo Vol. 4 pada 9 Agustus 2026.

Dalam formasi barunya, Ochi akan membawa identitas warna orange dengan branding bunga orange marigold.

Kembalinya Ochi diharapkan dapat memperkuat dinamika internal maupun penampilan Akemi ID, khususnya melalui kemampuan public speaking yang dimilikinya.

Mika Resmi Naik Menjadi Member Akemi ID

Sementara itu, Mika merupakan trainee yang telah menjalani proses latihan bersama Akemi ID sejak Desember 2025. Setelah melalui proses pengembangan dan evaluasi sebagai trainee, Mika akhirnya resmi bergabung sebagai Member Akemi ID dan diperkenalkan kepada publik dalam event School of Rock pada 17 Agustus 2026.

Mika akan membawa identitas warna white dengan branding bunga white jasmine.

Dengan karakter vokalnya yang memiliki suara merdu, Mika diharapkan dapat memberikan warna tambahan bagi musik dan penampilan Akemi ID.

Menyambut Babak Baru Akemi ID

Dengan bergabungnya Ochi dan Mika, Akemi ID memasuki fase baru dalam perjalanan grup. Keduanya membawa karakter dan kemampuan yang berbeda, namun diharapkan dapat saling melengkapi dengan member Akemi ID lainnya.

Kami berharap kehadiran Ochi dan Mika bisa memberikan warna baru untuk Akemi ID. Ochi dengan kemampuan public speaking-nya, dan Mika dengan karakter vokalnya, tentunya akan menjadi tambahan yang menarik untuk perkembangan Akemi ke depan,” ujar Manajemen Akemi ID.

Sebagai independent girl group yang telah aktif sejak 2018 dan memiliki pengalaman tampil di berbagai panggung, Akemi ID akan terus mengembangkan karya, pertunjukan, serta program-programnya untuk menghadirkan pengalaman yang lebih beragam bagi para penggemar.

Kehadiran Ochi dan Mika menjadi bagian dari langkah Akemi ID untuk terus bertumbuh dan memasuki babak baru dengan semangat serta warna yang baru.

Akemi Operation Team
AKEMI ID

Kontak Akemi

Web: mez.ink/akemi.official

Instagram: https://www.instagram.com/akemiofficial.id/

Facebook: https://www.facebook.com/akemiofficial.id

TikTok: https://www.tiktok.com/@akemiofficial.id

Youtube: https://www.youtube.com/@akemiofficial2756

Spotify: https://open.spotify.com/artist/0dwjZ0qHyZxRynpZFycg01

Whatsapp: 08551614433

Continue Reading

Music

SHIFT UP Dikritik Usai Promosikan Stellar Blade: Bloodrain Lewat Video Musik Berbasis AI

Published

on

Shift Up Dikritik Usai Promosikan Stellar Blade: Bloodrain Lewat Video Musik Berbasis Ai

www.gwigwi.com – SHIFT UP menuai sorotan dari komunitas setelah merilis video musik orisinal untuk Stellar Blade: Bloodrain di kanal YouTube resminya. Video berjudul “Wanna be in LOVE” tersebut dipublikasikan hari ini, namun alih-alih mendapat sambutan positif, konten tersebut justru memicu gelombang kritik dari para penggemar.

Sejumlah penonton menilai video musik tersebut tampak dibuat menggunakan teknologi generative AI.

Dugaan ini muncul karena banyak adegan yang memperlihatkan hasil visual dengan karakteristik yang dianggap tidak konsisten, mulai dari perubahan bentuk wajah, proporsi tubuh, hingga detail anatomi karakter yang terlihat berbeda di setiap adegan.

Salah satu aspek yang paling banyak disorot adalah penampilan Evie, karakter utama dalam Stellar Blade: Bloodrain.

Banyak penggemar menilai wajah dan proporsi tubuh Evie dalam video tersebut tidak sesuai dengan desain resminya di dalam game. Perbedaan tersebut memicu berbagai komentar di media sosial, dengan sebagian pemain mengaku kecewa karena kualitas visualnya dianggap tidak mencerminkan standar yang selama ini dikenal dari SHIFT UP.

Komunitas juga mempertanyakan keputusan pengembang menggunakan video bergaya AI untuk mempromosikan game yang selama ini dipuji berkat kualitas grafis dan desain karakternya. Menurut sejumlah penggemar, pendekatan tersebut justru mengurangi identitas visual Stellar Blade yang selama ini dibangun melalui proses produksi konvensional.

Di sisi lain, ada pula pengguna yang berpendapat bahwa SHIFT UP belum memberikan pernyataan resmi mengenai proses pembuatan video tersebut.

Meski menuai kritik, video musik tersebut tetap berhasil menarik perhatian komunitas dan memicu diskusi luas di berbagai platform.

Kini para penggemar menantikan apakah SHIFT UP akan memberikan klarifikasi terkait proses produksi video tersebut atau memilih mempertahankan pendekatan yang digunakan dalam materi promosi Stellar Blade: Bloodrain.

Continue Reading

Music

for Revenge Rilis ‘I Miss You Every Brand New Day’, Original Song untuk film Spider-Man: Brand New Day

Published

on

By

For Revenge Rilis ‘i Miss You Every Brand New Day’, Original Song Untuk Film Spider Man: Brand New Day

www.gwigwi.com – for Revenge mempersembahkan ‘I Miss You Every Brand New Day', sebuah original song untuk film Spider-Man: Brand New Day. Kolaborasi ini berawal dari tawaran Sony Music dan Sony Pictures, yang melihat karya-karya for Revenge sejalan dengan emosi cerita dalam film tersebut.

Bagi for Revenge, kesempatan ini menjadi sebuah pencapaian sekaligus tantangan kreatif yang istimewa. Untuk pertama kalinya, mereka menulis karya yang tidak hanya berangkat dari pengalaman personal, tetapi juga dari perjalanan emosional Peter Parker. “Buat kami, ini sebuah kehormatan. Nggak pernah bayangin for Revenge bisa diberi kesempatan untuk menulis karya based on salah satu franchise film terbesar di dunia,” ungkap Boniex. Band ini juga mengaku harus menyelami sudut pandang yang berbeda dalam proses penciptaan lagu tersebut. “Biasanya kami membuat karya berdasarkan apa yang kami alami. Kali ini harus menyatu dengan apa yang dirasakan Peter Parker di film tersebut. Sebagai fanboy Spider-Man, sekali lagi, ini sebuah kebanggaan, untuk menggali sisi emosional seorang Peter Parker,” lanjutnya.

‘I Miss You Every Brand New Day' membawa identitas emosional for Revenge ke dalam semesta Spider-Man: Brand New Day. Lagu ini menjadi pertemuan antara narasi personal yang selama ini kuat dalam karya for Revenge dengan dinamika perjalanan salah satu karakter pahlawan super paling ikonis di dunia. Diperkaya oleh kontribusi sejumlah musisi dan sosok kreatif, lagu ini menghadirkan vokal tamu dari Cynantia Pratita, arahan vokal oleh Kamga, serta paduan suara dari Gege Gumilar, Mulia Aprianto, Nadine Arlyanaza, dan Luginia Raftiane. Proses produksinya turut melibatkan sejumlah nama di balik layar industri musik Indonesia, menegaskan skala dan keseriusan karya ini sebagai original songl.

‘I Miss You Every Brand New Day' akan menjadi karya spesial bagi pendengar for Revenge, penggemar Spider-Man, serta siapa pun yang pernah berhadapan dengan rindu, kehilangan, dan harapan untuk memulai sebuah hari yang baru. Dengarkan sekarang di seluruh digital streaming platform di Indonesia

Executive Producer             : Muhammad Soufan for Sony Music Entertainment Indonesia

A&R                                        : Keke Kananta

Performed by                       : for Revenge

Composed by                       : Moch Boniex Nurwega & Faisal Riant Sahputra

Music Produced by              : for Revenge, Faisal Riant Sahputra & Samuel Theophilus Japutra

Vocal Directed  by               : Kamga

Vocal Recorded by              : Yusup Albantani at Sony Music Studios Indonesia

Guest Vocal by                     : Cynantia Pratita

Choir by                                                 : Gege Gumilar, Mulia Aprianto, Nadine Arlyanaza & Luginia Raftiane

Vocal Edited by                    : Sinyo Luntungan at Ebony Ivory Studio

Drums Recorded by            : Ikhsan Rizaldy at Studio 12

Drums Edited by                  : Samuel Theophilus Japutra

Mix Prep by                          : Samuel Theophilus Japutra

Mixed & Mastered by         : Dimas Pradipta at Sum It! Studio

Assisted by                            : Carlo Jogi & Dita Suria at Sum It! Studio

Dolby Atmos by                   : Gamaliel A. Pradipta at Sony Music Studios Indonesia

Published by                         : PT. Sony Music Publishing Indonesia

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending