Connect with us

Box Office

10 Film yang Patut Ditonton di Tahun 2018

Published

on

GwiGwi.com – Beragam film yang menarik dan mengagumkan mewarnai tahun 2017. Film-film di tahun 2018 pun tidak kalah menarik dengan dari film tahun lalu, inilah daftar 10 film yang patut ditunggu dan tidak bisa dilewatkan untuk ditonton di tahun 2018.

1. Black Panther

Black Panther yang pertama kali muncul di Captain America: Civil War ( 2016 ) akan muncul kembali di film solo nya di tahun 2018 nanti. masih dengan Chadwick Boseman  berbagai aktor/aktris ternama seperti Michael B.Jordan, Lupita Nyong’o, Danai Gurira, Martin Freeman, Daniel Kaluuya dan Andy SerkisBlack Panther akan menjadi film superhero pembuka di tahun 2018 dari dan film ini akan dirilis pada Februari 2018

2. Pacific Rim Uprising

Setelah sukses dengan Pacific Rim (2013),para Jaeger akan kembali hadir di tahun 2018 nanti, film ini akan menjadi sekuel dari film sebelumnya. selain menampilkan beragam Jaeger baru, film ini juga dibintangi John Boyega, Scott Eastwood,Charlie Day,Burn Gorman dan Rinko Kikuchi. Pacific Rim Uprising akan dirilis pada Maret 2018 nanti.

3. Avengers Infinity War

Film ini menjadi film yang paling ditunggu karena memang akan menjadi 1 film dengan banyak superhero yang muncul sejauh ini di MCU (Marvel Cinematic Universe) dari Avengers hingga Guardians of the Galaxy dan superhero dengan film solo mereka seperti Dr. Strange, Spider-Man dan Ant-Man akan muncul di film ini. Film superhero ini akan dirilis pada Mei 2018 nanti

4. Solo: A Star Wars Story

Solo: A Star Wars Story akan menjadi salah satu film spin-off dari franchise Star Wars  yang akan menceritakan dari sisi Han Solo  itu sendiri di dunia Star Wars. Film ini akan menampilkan Alden Ehrenreich, Emilia Clarke, Donald Glover dan Woody Harrelson. Film Solo: A Star Wars Story akan dirilis pada Mei 2018 nanti

5. Deadpool: The Second Coming

Deadpool kembali hadir di tahun 2018 nanti, film dari seorang anti-hero ini akan menyajikan jalan cerita yang pastinya tidak bisa dilewatkan di tahun 2018 nanti. Deadpool 2 akan kembali menampilkan seorang Ryan Reynolds, T.J Miller, Brianna Hildebrand dan akan menampilkan seorang Josh Brolin di film ini sebagai karakter baru. Deadpool: The Second Coming akan dirilis pada Juni 2018

Baca Juga:  Review Film X-Men: Dark Phoenix, puncak dari keseluruhan franchise X-men

6. Incredibles 2

Setelah sekian lama ditunggu kehadiran nya, Keluarga Bob Parr akan kembali hadir meramaikan dunia film animasi di tahun 2018 nanti. Film The Incredibles 2 akan menjadi sekuel dari film sebelumnya dan film ini akan dirilis pada bulan Juni 2018 nanti.

7. Jurassic World: The Fallen Kingdom

Dinosaurus pun juga ikut meramaikan dunia perfilman 2018 lewat sekuel dari Jurassic World (2015) dengan jalan cerita yang pastinya berbeda dan sensasi bertemu Dinosaurus akan kembali dirasakan lewat film ini. Film ini akan kembali menampilkan Chris Pratt, Bryce Dallas Howard, B.D Wong, James Cromwell dan kembalinya sosok Jeff Goldblum sebagai Dr Ian Malcolm akan meramaikan film ini. Film Jurassic World the Fallen Kingdom akan dirilis pada Juni 2018

8. X-Men Dark Phoenix

Seri dari superhero mutan X-MEN akan kembali di tahun 2018 nanti dengan judul X-Men Dark Phoenix dan mengambil jalan cerita setelah event di X-Men Apocalypse. Film superhero mutan ini akan kembali menampilkan James McAvoy, Michael Fassbender, Sophie Turner, Jennifer Lawrence, Nicholas Hoult. Film ini akan dirilis pada November 2018 nanti

9. Fantastic Beast : The Crimes of Grindelwald

Merasa kangen dengan kehadiran dunia sihir ? maka sekuel dari film Fantastic Beast and Where to Find Them (2016) ini bisa menjadi tontonan yang tidak bisa dilewatkan kehadirannya nanti. Film ini masih akan menampilkan Eddie Redmayne, Johnny Deep, Ezra Miller, Katherine Waterston,Dan Fogler. Film ini akan dirilis pada November 2018.

10. Aquaman

Tidak hanya Superman dan Wonder Woman saja yang memiliki film solonya, seorang Aquaman juga mendapatkan film solonya di tahun 2018 nanti setelah debut kemunculannya di Justice League (2017). film ini akan dibintangi Jason Momoa, Willem Dafoe, Dolph Lundgren, Patrick Wilson, Nicole Kidman, Amber Heard. Film Aquaman ini akan hadir di bulan Desember 2018.

10 film diatas hanyalah sebagian dari banyaknya film yang akan mewarnai dunia perfilman di tahun 2018 nanti, apakah kalian sudah memiliki akan menonton film apa saja di tahun 2018 nanti?

Box Office

Review Film X-Men: Dark Phoenix, puncak dari keseluruhan franchise X-men

Published

on

GwiGwi.com – Setelah kejadian di X-men: Apocalypse (2016), tim X-men yang beranggotakan Cyclops, Jean Grey, Quicksilver, Mystique,Beast, dan Nightcrawler ditugaskan oleh pemerintah Amerika untuk menyelamatkan astronot yang melakukan sebuah misi luar angkasa.

Karena suatu kelalaian dalam misi tersebut, Jean Grey tertabrak sinar kosmik nyawanya pun terancam, namun berhasil diselamatkan.

Mulanya, semua aman-aman saja namun Jean tidak bisa mengendalikan kekuatannya yang terlihat mengalami sedikit evolusi, disini juga terjadi pergolakan dalam dirinya dan kekuatannya semakin tidak stabil. Jean pun meminta bantuan Erik Lehnsherr atau lebih dikenal sebagai Magneto untuk mengendalikan kekuatan barunya ini.

Momen Ini membuat membuat Magneto turun gunung dan berniat membunuh Jean. Kemudian, muncul ras alien D’bari juga mengincar kekuatan kosmik yang diserap oleh tubuh Jean Grey. Dengan kemampuan shapeshifter-nya para pasukan alien ini menyamar menjadi anggota militer Amerika yang mengincar Jean dan para mutant.

Akankah tim X-men berhasil menyelamatkan bumi dari ancaman magneto yang turun gunung dan ancaman dari alien D’bari?

Franchise X-Men yang kali Ini digarap oleh Simon Kinberg yang sebelumnya hanya duduk sebagai produser sejak X-Men: First Class. Akhirnya rilis dan menjadi penutup saga X-men Yang dimulai sejak tahun 2000.

Kenapa menjadi penutup? Ya kita sudah mengetahui bahwa rumah produksi 20th Century Fox selaku pemegang lisensi X-Men telah diakuisisi oleh Disney.

Film ini juga sempat mengalami proses produksi yang cukup lama karena kesibukan para cast-nya. Serta mengalami proses reshoot yang katanya hasil produksi awal kurang memuaskan.

Kemudian setelah rilis di bulan Juni hasilnya dicerca oleh kritikus karena katanya kualitasnya kurang memuaskan.

Kita di Indonesia kebagian nonton filmnya seminggu setelah libur lebaran karena lebaran blockbuster dimana film-film nasional rilis pada saat libur lebaran.

Baca Juga:  Inilah Trailer Perdana dari Rambo V: Last Blood

Hasilnya, menurut gue gak seburuk dengan apa yang dibilang reviewer luar negeri. Dari segi cerita, filmnya mengambil cerita di komik yaitu Dark Phoenix Saga. Memang sebelumnya cerita Ini telah diangkat di film X-men: The Last Stand (2006), namun timeline X-men yang telah di reset rasanya sah-sah saja jika kisah ini diangkat kembali.

Namun, sangat disayangkan dari segi eksekusinya terkesan nanggung bahkan ada yang terlihat datar. Misal dalam misi penyelamatan luar angkasa, kurang terkesan dramatis ya semua terjadi dengan begitu saja.

Kemudian, adegan yang menjadi favorit gue adalah adegan pertarungan di akhir ketika para mutant mengerahkan seluruh kemampuannya terlihat sangat epik menurut gue.

Para cast dalam filmnya pun memang bukan kaleng-kaleng, kualitas akting mereka tidak diragukan lagi. Sophie Turner tampil memukau tapi sangat disayangkan untuk James McAvoy, secara kharismanya sebagai Charles Xavier di film Ini terkesan meredup padahal di tiga film X-men sebelumnya terlihat sangat apik. Keduanya memiliki jatah menit tampil terbanyak dan berhasil menghidupkan peran masing-masing.

Didukung oleh penampilan apik dari Michael Fassbender, Tye Sheridan, Nicholas Hoult dan Jennifer Lawrence.

Hanya Jessica Chastain yang terasa kurang mengesankan, tapi gue rasa akibat karakterisasi dingin sehingga tidak terlihat perubahan guratan emosi yang signifikan di wajah dan gesturnya.

Secara keseluruhan, Film Ini memang terseok-seok di box office, namun bukan berarti film ini buruk seperti yang dikatakan oleh kritikus dan netizen.

Film Ini masih enak untuk dinikmati dari segi visual efek dan cerita yang mudah dicerna. Mungkin hanya apes aja karena momentum perilisannya yang terasa kurang tepat.

Abaikan bad review para kritikus film, silahkan nikmati saja filmnya lalu beropini.

Continue Reading

Box Office

Review Film Secret Life of Pets 2, tontonan menyenangkan di hari libur sekolah

Published

on

GwiGwi.com – Max (Patton Oswalt) dan teman-temannya sesama hewan peliharaan. Max yang sudah akur dengan Duke kini mendapatkan anggota keluarga baru. Ia adalah Chuck, yang menikah dengan Katie pemilik dari Max.

Mereka pun memiliki anak bernama Liam. Liam selalu mengikuti gaya Max dan Duke. Mereka pun menjadi akrab, apa lagi saat Max memasuki usia balita. Max pun semakin sayang dan membuatnya sangat protektif dan khawatir berlebih kepada Liam.

Katie mengajak Max dan Duke ke pedesaan, di sana mereka bertemu dengan seekor anjing peliharaan bernama Rooster (Harrison Ford). Max berusaha mengatasi rasa takutnya dengan bantuan dari Rooster.

Kemudian, Snowball (Kevin Hart) yang sekarang sudah dipelihara oleh anak perempuan. Ia berniat menjadi super snowball hewan peliharaan super yang memiliki tujuan mulia yaitu menolong hewan-hewan yang tersiksa.

Lalu, datanglah Daisy (Tiffany Haddish), seekor anjing Shih Tzu yang meminta pertolongan. Daisy ingin membantu seekor anak harimau yang di sebuah sirkus.

Lantas snowball melakukan misi penyelamatan anak harimau bersama Daisy. Sementara Gidget (Jenny Slate) mencoba menyelamatkan mainan favorit Max di apartemen penuh kucing.

Ia pun meminta bantuan Chloe (Lake Bell), si kucing tambun. Berhasilkah mereka semua menyelesaikan masalahnya masing-masing?

Sejak melihat trailernya, kita sudah dibuat tertawa dengan tingkah laku para hewan peliharaan Ini. Bahkan masing-masing karakter memiliki trailer sendiri.

Di film ini juga ada karakter-karakter baru seperti Daisy yang diisi Tiffany Haddish dan Rooster yang disulih suarakan oleh Harrison Ford.

Secret Life of Pets 2 menampilkan beragam cerita dari beberapa karakter namun akhirnya mereka semua bertemu dalam sebuah momen petualangan.

Baca Juga:  Review Film Disney’s Aladdin Live Action, masih tetap magical

Max yang jadi gelisah, Gidget yang panik harus berhadapan dengan puluhan kucing, hingga Snowball yang ingin menyelamatkan anak harimau.

Masing-masing memiliki masalahnya sendiri, ceritanya disajikan dengan lompat kesana-kesini mungkin akan membuat kita sedikit mengantuk karena terlalu panjang untuk dipertemukan ke klimaksnya film Ini.

Memang untuk sebuah sekuel, Film Ini sangat pas untuk disebut sebagai sekuel. Dengan ruang lingkup yang lebih luas serta permasalahan yang lebih pelik untuk tiap karakternya.

Untuk tontonan anak-anak mungkin akan terlihat menyenangkan. Namun untuk tontonan dewasa mungkin akan terlihat sedikit membosankan.

Kemudian sisi positifnya, tingkah laku para hewan peliharaan ini seolah olah Dibuat hidup dan memiliki kesamaan dengan para hewan peliharaan pada umum nya di Dunia nyata. Misalnya, Chloe yang mengeong meminta perhatian pemiliknya.

Belum lagi saat dia mengajarkan Gidget menjadi kucing. Bersiaplah tertawa saat muncul sinar laser dan para kucing.

Kemudian Rooster, seekor anjing peternakan pemberani yang mengajarkan banyak hal kepada Max. Tampilannya gagah namun namanya ayam jago. Anjing pedesaan tidur di luar, sementara Max dan Duke terbiasa tidur di dalam rumah.

Belum lagi saat Max diajak Katie ke dokter hewan. Layaknya anjing jika gatal-gatal ia dipakaikan kerucut kepala.

Lucunya lagi tingkah hewan-hewan lainnya yang sedang mengantre di sana yang mempunyai permasalahan kayaknya manusia.

Secara keseluruhan, film Ini masih menjual tingkah laku hewan yang menggemaskan dari segi cerita pun dapat dibilang sebagai sekuel yang ideal untuk sebuah Film. Namun sayangnya mungkin hanya anak-anak yang menikmati Film ini. Namun untuk penonton dewasa terkesan biasa saja atau mungkin malah membosankan

Continue Reading

Box Office

Review Film Disney’s Aladdin Live Action, masih tetap magical

Published

on

GwiGwi.com – Kalian pasti tahu kisah 1001 malam Aladdin kan? Cerita tentang pemuda jalanan yang mendapatkan lampu ajaib dan berhasil menyelamatkan kerajaan dari ancaman penyihir jahat.

Kisah Ini telah beberapa kali diadaptasi lewat beberapa medium dari buku cerita, animasi, film, bahkan Indonesia pun pernah membuat film layar lebar dari kisah ini yang dibintangi oleh Rano Karno dan Lydia Kandou di tahun 1982.

Namun yang paling terkenal adalah film animasi versi Disney di tahun 1992 lewat tangan dingin Jon Musker dan Ron Clements yang dibintangi oleh Robin Williams, Scott Weinger dan Linda Larkin dan menjadi salah satu mahakarya Disney.

Di tahun 2019, Disney mencoba peruntungan mengadaptasi masterpiecenya dengan format live action setelah menuai kesuksesan lewat Cinderella, jungle book, Beauty and the Beast, Alice in Wonderland, dan nanti The Lion King pada bulan Juli tahun ini.

Dikisahkan Aladdin, pemuda jalanan yang berprofesi sebagai pencuri kelas teri di negeri Agrabah bertemu dengan Jasmine Putri sultan dan penemuan lampu ajaib. Aladdin pun berhasil menemukan lampu itu dan diberi tiga permintaan dari genie si penghuni lampu ajaib, serta perseteruan dengan Jafar penasehat kerajaan yang ingin menguasai negeri Agrabah.

Setelah proyek Ini dihujani kritik pedas oleh para netizen karena film ini ditangani oleh sutradara Guy Ritchie dan dibintangi oleh Will Smith, Mena Massoud, dan Naomi Scott.

Film Ini tetap percaya diri melenggang di jajaran film yang rilis pada musim panas tahun ini.

Dari segi cerita, Film Ini masih tetap setia dengan versi animasinya, meskipun dengan ciri khas proyek Live Action Disney yang melakukan sedikit improvisasi tetap disajikan di Film ini.

Mungkin para penonton yang sedikit peka akan menyadari beberapa perubahan dari segi cerita versi live action ini.

Namun hal ini tidak merusak cerita, ditambah dengan visual yang memanjakan Mata, serta penggambaran negeri Agrabah yang merupakan akulturasi dari beberapa budaya timur Tengah, Maroko, Turkey, dan India menjadikan Film ini memiliki daya magisnya tersendiri.

Dari segi cast-nya, Will Smith yang menanggung beban berat memerankan Genie Karena dibandingkan dengan pendahulunya mendiang Robin Williams.

Baca Juga:  Inilah Gambar Promosi Pertama dari Film Godzilla vs. Kong

Berhasil Lepas dari predecessors-nya dan membuat gayanya sendiri dalam memerankan sosok jin penunggu lampu ajaib sahabat setia Aladdin.

Untuk Mena Massoud dan Naomi Scott berhasil membangun chemistry yang baik sebagai Aladdin dan Jasmine, namun sosok Jasmine lebih ditonjolkan mengingat gerakan girl empowerment yang sedang kencang-kencangnya berhembus di industri perfilman Hollywood. Namun porsi pembagian karakter untuk mereka berdua sangat pas.

Untuk tokoh Jafar yang diperankan oleh Marwan Kenzari terlihat kurang mengancam dari perawakannya. As we know, karakter Jafar di versi animasinya memiliki perawakan yang sangat mengancam dan bengis untuk sosok antagonis sebuah Film animasi.

Marwan Kenzari is Jafar in Disney’s live-action ALADDIN, directed by Guy Ritchie.

Andai saja, aktor yang memerankan Hakeem di Film ini yang diperankan oleh Nurman Acar memerankan tokoh Jafar mungkin akan terlihat lebih pas.

Yang menjadi screen stealer di Film ini adalah tokoh Dalia yang diperankan oleh Nasim Pedrad. Dari materi promosi filmnya, mungkin hanya sekedar menjadi tempelan saja tokoh Dalia Ini. Namun ternyata, tokoh orisinil dari Live Action Film Ini memiliki peranan yang sangat penting dalam keutuhan sebuah cerita.

Kalau boleh dibandingkan dengan versi kartunnya, baik live action maupun animasi dari Disney Aladdin, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya serta memiliki daya magis yang Luar biasa. Tidak heran jika Disney memiliki gaya tersendiri dalam men-treatment proyek filmnya.

Dari segi soundtrack-nya pun, masih tetap bagus meskipun terjadi perubahan lirik dari versi animasinya.

Secara keseluruhan, adaptasi Live Action dari Disney’s Aladdin masih bagus dan tidak kalah dengan versi animasinya terdahulu.

Dengan visual yang apik, dan sarat akan pesan moral karena memang ada pesan yang tersirat di Film Ini.

Lewat Film ini juga mengajarkan kita untuk tidak nyinyir duluan dengan performa para orang-orang Yang terlibat di Film Ini. Karena terbukti, dengan apa yang kita lihat di trailernya berbanding terbalik dengan upaya para sutradara dan para pemerannya (kecuali aktor yang memerankan Jafar). Berhasil melakukan yang terbaik untuk Film ini.

Continue Reading

Trending