Film Anime
10 Film Anime yang perilisannya ditunda karena Covid-19
GwiGwi.com – Wabah Covid-19 yang melanda dunia ikut merangsek di industri anime. Beberapa judul anime yang telah melakukan produksi, namun terpaksa harus menunda perilisan karyanya karena pandemi.
Berikut ini adalah daftar film anime yang harus menunda screening akibat penutupan bioskop di Jepang selama pandemi.
1. Shimajiro The Movie: Shimajiro to Tobu Fune
Rencana tayang 28 Februari 2020, ditunda hingga waktu yang tidak diketahui. Cerita film ini berpusat pada Jin, seorang tupai penemu yang tinggal di Greenwood, negeri yang jauh di seberang lautan. Hujan belum datang ke Greenwood dalam waktu yang lama. Untuk mengatasi masalah negeri ini, Jin memutuskan untuk membangun sebuah kapal terbang untuk membuat hujan turun, dan ia meminta bantuan Shimajirō.
2. Doraemon The Movie: Nobita no Shin Kyouryuu
Dalam film ini, diceritakan, Nobita yang baru mendapatkan dua teman baru, dinosaurus kembar bernama Kyu adn Myu. Pertemanan itu lalu mengantarkan Nobita dan kawan-kawan menjejah waktu, menuju periode cretaceous untuk menemukan teman bagi Kyu dan Myu. Namun, rupanya pilihan tersebut adalah sebuah kesalahan fatal. Rencana tayang 6 Maret 2020, ditunda hingga waktu yang tidak diketahui.
3. Puri Cure Miracle Leap The Movie: Minna to Fushigi na Ichinichi
Precure Miracle Leap: Minna to no Fushigi na Ichinichi adalah film anime ke-28 dari franchise PreCure movie. Film baru ini menampilkan karakter dari kedua Hugtto! Precure dan Bintang ☆ Twinkle Precure. Rie Kitagawa membawakan lagu tema film berjudul “Healin ‘Good ❤ Precure Touch!!.” Tim produksi untuk film anime Precure Miracle Leap: Minna to no Fushigi na Ichinichi mengumumkan bahwa film tersebut telah dijadwalkan ulang untuk tayang di bioskop Jepang pada 16 Mei (jika tidak ada penundaan lagi.)
4. Fate/stay night: Heaven's Feel III. spring song
Film anime trilogi Fate/stay night: Heaven’s Feel diadaptasi dari rute cerita Heaven’s Feel dari novel visual Fate/stay night yang dirilis pada 2004 oleh studio TYPE-MOON. Selain menjadi film anime, cerita dari rute ini juga telah diadaptasi menjadi serial komik pada 2015 lalu.
Dalam rute ini dikisahkan karakter Sakura Matou yang seharusnya tidak ada kaitannya dengan peristiwa Holy Grail War yang berlangsung di kota Fuyuki. Namun akibat tragedi masa kecil yang ia alami, sifat Sakura mengalami beberapa perubahan. Dan perlahan, Sakura ikut terlibat dalam Holy Grail War dan akan mengantarkan sang karakter utama, Shirou Emiya ke dalam takdir yang tidak ia duga sebelumnya.
Rencana tayang 28 Maret 2020, ditunda hingga waktu yang tidak diketahui.
5. Princess Principal: Crown Handler
https://www.youtube.com/watch?v=CC05OxEZUXA
Rencana tayang 10 April 2020, ditunda hingga waktu yang tidak diketahui.
Seri spy action ini akan mengikuti kisah 5 gadis dari London di abad ke 19. Sebuah kota di kerajaan Albion yang terbagi menjadi barat dan timur oleh sebuah dinding besar. Gadis-gadis tersebut akan menjadi mata-mata sebagai murid di sekolah elit Mayfair milik sang Ratu. Para gadis ini kemudian menggunakan kepiawaian masing-masing untuk tetap aktif di dunia spionase.
Adaptasi anime pertamanya tayang pada musim panas tahun 2017 dengan jumlah 12 episode. Franchise orisinal ini merupakan bentukan dari banyak media seperti Tokyo MX, Lantis, Bandai Visual dan masih banyak lagi.
6. Detective Conan: Hiiro no Dangan
Rencana tayang 17 April 2020, ditunda hingga waktu yang tidak diketahui. Cerita dari film ke-24 dari serial Detective Conan ini akan berkisah seputar kejadian pada saat Jepang hendak merayakan pembukaan acara World Sport Games (WSG), sebuah acara kompetisi olahraga dunia yang segera dilaksanakan di Tokyo. Di saat yang sama, akan diluncurkan pula kereta cepat bernama “Japanese Bullet” yang dibuat dengan teknologi mutakhir. Rencananya, kereta tersebut akan melaju dari Stasiun Shin Nagoya ke Stasiun Tokyo dengan kecepatan 1000 km/jam. Namun, hal-hal aneh mulai terjadi dan mengakibatkan adanya penculikan terhadap para eksekutif. Conan pun berusaha mengungkap kasus ini dengan menilik kembali serangkaian kejadian penculikan pada acara WSG 15 tahun lalu di Boston, Amerika Serikat.
7. Patlabor The Movie 4DX
Rencana tayang 17 April 2020, ditunda hingga waktu yang tidak diketahui. Patlabor The Movie sendiri aslinya rilis tahun 1989 dan menjadi film anime terbaik di tahun 1980-an, dirilis kembali dalam format 4DX dengan pengalaman efek gerak, angin, cahaya, bau dan efek 3D bagi penontonnya.
8. Crayon Shinchan The Movie: Gekitotsu! Rakuga Kingdom to Hobo Yonin no Yuusha
Rencana tayang 24 April 2020, ditunda hingga waktu yang tidak diketahui. Cerita film terbaru Crayon Shin-chan ini menampilkan Shin-Chan yang mempunyai kekuatan dari “krayon ajaib. Di mana krayon ajaib itu dimiliki oleh kerajaan terapung yang disebut Kerajaan Rakuga.
Kerajaan memperoleh energinya dari coretan krayon. Tatkala energi di kerajaan menipis dan menghilang karena sudah jarang manusia mencoret-coret lagi. Akhirnya, untuk menyelamatkan kerajaannya, pasukan militer mulai memaksa manusia untuk kembali mencoret-coret. Lalu bagaimana Shin-Chan dan teman-temannya menghentikan hal tersebut?
9. Violet Evergarden The Movie
Rencana tayang 24 April 2020, ditunda hingga waktu yang tidak diketahui.
https://www.youtube.com/watch?v=4viOAPGIXxk
Anime ini diangkat dari sebuah Light Novel karya Kana Akatsuki dan diilustrasikan oleh Akiko Takase dengan volume pertamanya rilis di bulan Desember tahun 2015. Sebelumnya, cerita tersebut memenangkan penghargaan Kyoto Animation dalam kategori Novel di tahun 2014 sebagai karya novel yang pertama kali memenangkan hadiah utama penghargaan tersebut.
10. Majo Minarai wo Sagashite
Dalam anime ini dikisahkan mengenai petualangan Doremi dan kawan-kawannya yang berlatih menjadi penyihir cilik handal di bawah asuhan penyihir Majo Rika. Adapun dalam film layar lebar Magical DoReMi: Majo Minarai wo Sagashite ini akan diceritakan mengenai kisah 3 wanita dewasa yang saling bertemu karena satu takdir misterius, dan membuat mereka bertemu dengan Doremi dkk.
https://www.youtube.com/watch?v=-2RnZ3dA7u8
Rencana tayang 15 Mei 2020, ditunda hingga waktu yang tidak diketahui.
Film Anime
Crunchyroll Hadirkan 5 Film Ikonik Makoto Shinkai Untuk Para Penggemar Di Indonesia
Mulai tanggal 22 September, para penggemar anime di Indonesia dapat menonton 5 film yang telah menuai banyak penghargaan dari sutradara tersohor Makoto Shinkai, tayang secara eksklusif di Crunchyroll. Koleksi film ini menyatukan beberapa karya Shinkai yang terkenal, mulai dari 5 Centimeters per Second hingga The Garden of Words, sekaligus beberapa karya populer lain di sepanjang kariernya. Film-film tersebut akan tersedia dengan dilengkapi subtitle bahasa Indonesia, memberikan kesempatan lebih luas bagi para penggemar untuk menikmati kisah-kisah dari Shinkai.
Koleksi film Makoto Shinkai meliputi:
-
The Garden of Words (2013)
-
5 Centimeters per Second (2007)
-
Voices of a Distant Star (2002)
Dikenal luas karena kemampuannya mengembangkan dunia visual yang memukau serta narasi yang menggugah emosi, film-film dari Shinkai mengeksplorasi tema takdir, cinta, ikatan, dan waktu, yang mampu menyentuh hati para penonton lintas generasi. Koleksi ini mencakup kisah-kisah romantis yang memikat, perjalanan menuju kedewasaan yang penuh renungan, serta kisah-kisah yang sangat manusiawi yang telah sukses memikat jutaan orang di seluruh dunia.
Jelajahi lebih dari 650 judul anime di Crunchyroll di seluruh Indonesia, hampir 400 judul di antaranya telah dilengkapi dengan subtitle bahasa Indonesia. Biaya berlangganan dimulai dari Rp 39.000/bulan, sementara untuk paket Mega Fan seharga Rp 49.000/bulan, pelanggan dapat menonton dengan menggunakan hingga 4 perangkat, mengunduh konten secara offline, dan mengakses 80 judul eksklusif di Game Vault.
Film Anime
Kimetsu no Yaiba: Infinity Castle Siap Rilis Blu-ray & DVD 29 Juli!
www.gwigwi.com –
Kabar bagus buat para penggemar Kimetsu no Yaiba! Film Kimetsu no Yaiba: Infinity Castle dipastikan akan rilis dalam format Blu-ray dan DVD pada 29 Juli.
Kualitas Visual Maksimal di Rumah
Versi Blu-ray ini jadi kesempatan terbaik buat menikmati detail pertarungan dan animasi khas studio Ufotable dengan kualitas gambar paling jernih. Mulai dari efek jurus pernapasan hingga desain kompleks Kastil Tak Terhingga, semuanya bakal terlihat jauh lebih tajam dibanding versi streaming biasa.
Keindahan Infinity Castle
Salah satu daya tarik utama film ini adalah latar Infinity Castle—arena pertarungan surreal yang penuh ilusi ruang dan perspektif. Dengan mastering Blu-ray, detail arsitektur yang “mind-bending” ini bisa dinikmati secara maksimal tanpa kompresi visual.
Detail Jurus Pernapasan Lebih Terasa
Buat yang suka memperhatikan detail, rilisan ini juga memungkinkan kamu melihat setiap teknik pernapasan dengan lebih jelas:
Efek partikel yang lebih halus
Gerakan animasi yang lebih tajam
Transisi aksi yang lebih smooth
Hal-hal kecil yang mungkin terlewat saat nonton di layar biasa jadi lebih terlihat di versi ini.
Wajib Buat Kolektor dan Fans
Selain kualitas visual, rilisan Blu-ray biasanya juga hadir dengan bonus seperti:
Artbook atau ilustrasi eksklusif
Behind the scenes produksi
Audio dan subtitle tambahan
Bagi kolektor, ini jelas jadi item wajib untuk melengkapi koleksi Kimetsu no Yaiba.
Siap Rewatch dengan Pengalaman Baru
Buat yang sudah nonton di bioskop, versi Blu-ray ini tetap layak ditunggu karena menawarkan pengalaman berbeda. Dan buat yang belum sempat nonton, ini jadi momen terbaik untuk menikmati filmnya dengan kualitas optimal.
Tanggal 29 Juli nanti, siap-siap kembali masuk ke dalam Kastil Tak Terhingga—kali ini dengan visual yang benar-benar maksimal.
Film Anime
Review Anime Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu Episode 3: Konflik Moral dan Strategi Bertahan Hidup
www.gwigwi.com – Episode 3 menjadi titik penting dalam perkembangan cerita Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu. Di episode ini, permainan yang dihadapi para karakter tidak hanya menguji keberanian, tetapi juga moral dan nilai kemanusiaan mereka. Pilihan yang tersedia semakin kejam dan tidak adil.
Tekanan cerita meningkat seiring dengan munculnya konflik internal antar karakter. Beberapa mulai menunjukkan sisi egois demi bertahan hidup, sementara yang lain masih berusaha memegang prinsip moral. Kontras ini menjadi daya tarik utama episode 3, karena memperlihatkan sisi gelap manusia saat berada di ambang kematian.
Dari segi narasi, episode ini terasa lebih padat dibandingkan episode sebelumnya. Ketegangan dibangun secara konsisten, dengan ritme cerita yang lebih cepat. Penonton dibuat sulit menebak arah cerita, karena setiap keputusan membawa dampak yang tidak terduga.
Visual dan musik latar bekerja dengan baik dalam memperkuat atmosfer. Adegan-adegan sunyi justru terasa lebih menekan dibandingkan momen penuh dialog. Ini menunjukkan bahwa anime ini mampu memanfaatkan keheningan sebagai alat penceritaan.
Secara keseluruhan, episode 3 berhasil memperdalam konflik dan karakterisasi. Shibou Yuugi de Meshi wo Kuu mulai menunjukkan identitasnya sebagai anime survival psikologis yang serius dan penuh lapisan makna.
-
News4 weeks agoSophieChat: AI Resmi Diumumkan, Aplikasi Percakapan dengan xdari Atelier
-
News3 weeks agoGabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan di Valve
-
News3 weeks agoKreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun dari Dunia Menulis
-
Smartphone4 weeks agoBebas Drama Pas Mabar! Ini Rahasia Gaming Seru Bebas Suntuk Bareng POCO C81 Pro
-
TV & Movies3 weeks agoREVIEW FILM VERITY, MENGUNGKAP SISI GELAP PENULIS TERSOHOR
-
TV & Movies4 weeks agoJangan Tertipu Image Couple Goals! iQIYI Original ‘Dalam Suka dan Dusta’ Ungkap Sisi Gelap di Balik Pernikahan Selebriti
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Forgotten Island, Animasi DreamWorks Berlatar Mitologi Filipina
-
Smartphone3 weeks agoPOCO F9 Series Siap Meluncur di Indonesia 5 Oktober, Tegaskan Posisi sebagai The True Flagship









