News
Xiaomi 14T Series Resmi Rilis di Indonesia, Berikut Harga dan Spesifikasinya
www.gwigwi.com – Xiaomi Indonesia resmi meluncurkan Xiaomi 14T Series, yaitu Xiaomi 14T dan Xiaomi 14T Pro. Hadir dengan tagline ”Master Light, Capture Night” seri terbaru ini didesain untuk mendefinisikan ulang standar fotografi mobile, terutama dalam menangkap gambar berkualitas di kondisi pencahayaan minim. Dengan kolaborasi bersama Leica, Xiaomi 14T Series memadukan lensa Leica Summilux dengan teknologi Advanced AI dan performa kelas flagship, menghasilkan foto dengan detail tajam serta karakter visual yang kuat, baik di siang maupun malam hari.

Kiri : Anton Ismael, Wentao Zhao, Tulus, Andi Renreng
“Xiaomi 14T Series merupakan wujud komitmen kami untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pengguna, terutama bagi penggemar fotografi mobile. Melalui kolaborasi dengan Leica dan dukungan fitur AI terkini, kami percaya bahwa Xiaomi 14T Series akan memberikan pengalaman fotografi luar biasa di segala tantangan kondisi pencahayaan.” ungkap Wentao Zhao, Country Director Xiaomi Indonesia.
Xiaomi 14T Series Hadirkan Pengalaman Fotografi Berkualitas

Menghadirkan sistem triple camera dengan dukungan penuh dari Leica untuk menghasilkan pengalaman fotografi yang premium. Xiaomi 14T Pro dibekali dengan lima focal lengths dan sensor Light Fusion 900. Sementara itu, Xiaomi 14T menggunakan sensor Sony IMX906 dengan empat focal lengths.
Kedua model pada Xiaomi 14T Series dilengkapi kamera utama 50MP, kamera telephoto 50MP, dan kamera ultrawide 12MP, menghasilkan foto yang tajam di siang maupun malam hari. Teknologi Light Fusion dan dukungan Xiaomi AISP menjadikan hasil fotografi malam lebih tajam dengan warna yang lebih hidup.
Selain kemampuan fotografi yang mengesankan, Xiaomi 14T Series juga unggul dalam videografi, memungkinkan perekaman video sinematik dengan mudah. Movie Mode secara default merekam dengan rasio aspek 2.39:1 dan mendukung fitur Cinematic Blur serta perpindahan fokus Rack Focus untuk hasil video lebih sinematik.
Xiaomi 14T Series Hadirkan Advanced AI

Selain unggul dalam fotografi, Xiaomi 14T Series juga dilengkapi teknologi Advanced AI untuk mendorong kreativitas dan produktivitas. Xiaomi bekerja sama dengan Google untuk memperkenalkan fitur Circle to Search, yang memungkinkan pencarian visual dengan cepat dan intuitif.
Xiaomi 14T Series juga memiliki berbagai fitur AI lainnya, seperti AI Image Editing yang mencakup AI Eraser Pro dan AI Image Expansion, yang memudahkan pengguna untuk mengedit foto dengan lebih mudah dan cepat. Untuk video, fitur AI Film memungkinkan pengguna membuat video pendek sinematik, sementara AI Portrait memberikan pengalaman pembuatan avatar yang realistis dan unik. Dalam hal produktivitas, fitur seperti AI Notes dan AI Recorder dirancang untuk mendukung aktivitas harian, mempermudah pengelolaan catatan dan rekaman bagi pengguna yang selalu bergerak cepat.

Spesifikasi Xiaomi 14T Series
Dari segi performa, Xiaomi 14T Pro ditenagai oleh prosesor MediaTek Dimensity 9300+, Sementara Xiaomi 14T dilengkapi dengan prosesor MediaTek Dimensity 8300-Ultra. Kedua model tersebut dilengkapi baterai 5.000mAh yang mendukung teknologi 120W HyperCharge dan 50W wireless charging untuk Xiaomi 14T Pro, Sementara itu, Xiaomi 14T hadir dengan teknologi 67W HyperCharge.
Kedua smartphone ini memiliki layar AMOLED CrystalRes 6,67 inci dengan resolusi 1,5K dan refresh rate hingga 144Hz. Layar tersebut mendukung HDR10+ dan tingkat kecerahan maksimal mencapai 4.000 nits untuk memberikan pengalaman visual yang tajam dan jernih. Dan juga sudah dilengkapi sertifikasi IP68 untuk ketahanan air dan debu.
Jajaran terbaru dari AIoT Titan Gray Collection

Tidak hanya perangkat smartphone, Xiaomi juga memperkenalkan beberapa perangkat wearable terbaru yang terdiri dari Xiaomi Watch 2, Xiaomi Buds 5, dan Xiaomi Smart Band 9. Xiaomi Watch 2 dan Xiaomi Smart Band 9 kini hadir dalam warna baru Titan Gray yang memberikan kesan elegan dan modern.
Varian dan Harga
Xiaomi 14T Series hadir dalam 2 varian warna Titan Gray dan Titan Black, serta varian penyimpanan 12GB/256GB dan 12GB/512GB.
Berikut harga Xiaomi 14T Series:
Xiaomi 14T
- Rp 6.499.000 (12 GB/ 256 GB)
- Rp 6.999.000 (12 GB/ 512 GB)
Xiaomi 14T Pro
- Rp 8.499.000 (12 GB/ 256 GB)
- Rp 8.999.000 (12 GB/ 512 GB)

Harga dan varian
Xiaomi 14T Series dan Perangkat AIoT terbaru akan dipasarkan mulai tanggal 5 Oktober 2024.
Selama masa penjualan perdana, seri Xiaomi 14T varian 12GB/256GB bisa didapatkan secara eksklusif di mi.co.id serta Xiaomi Official Store di Tokopedia dan varian 12GB/512GB bisa didapatkan melalui mi.co.id serta Xiaomi Official Store di Blibli, Tokopedia, dan Shopee.
Sementara untuk seri Xiaomi 14T Pro varian 12GB/256GB bisa didapatkan secara eksklusif di mi.co.id serta Xiaomi Ofiicial Store di Blibli dan varian 12GB/512GB bisa didapatkan melalui mi.co.id serta Xiaomi Official Store di Blibli, Tokopedia, dan Shopee.
Penawaran khusus selama masa penjualan perdana pada 5-11 Oktober 2024 untuk pembelian Xiaomi 14T akan mendapatkan Gift Box Xiaomi 14T dan untuk Pembelian Xiaomi 14T Pro akan mendapatkan 50W Wireless Charging Stand Pro.

News
PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll
Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.
Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.
Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.
Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game
Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.
Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.
Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.
Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.
Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll
Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.
Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.
Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.
Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.
Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation
Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.
Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.
Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.
Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.
News
PlatinumGames Beri Sinyal Bayonetta Masih Punya Masa Depan
Masa depan Bayonetta tampaknya masih terbuka lebar. PlatinumGames memberikan sinyal bahwa mereka masih memiliki rencana untuk terus mengembangkan karakter ikonik tersebut sekaligus memperluas dunia yang menjadi latar seri Bayonetta.
Dalam wawancara bersama Famitsu, Presiden PlatinumGames Atsushi Inaba belum mengungkap proyek baru secara spesifik. Namun, ketika ditanya mengenai masa depan franchise tersebut, Inaba menyampaikan bahwa studio masih memiliki keinginan kuat untuk mengembangkan Bayonetta dan dunianya.
Pernyataan tersebut tentu menarik perhatian mengingat seri ini belum mendapatkan game utama baru dalam beberapa waktu terakhir. Judul terbaru yang dirilis adalah spin-off Bayonetta Origins: Cereza and the Lost Demon pada 2023.
Banyak Developer Penting Telah Meninggalkan PlatinumGames
Kondisi internal PlatinumGames memang mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah developer senior yang sebelumnya terlibat dalam pengembangan seri Bayonetta telah meninggalkan studio.
Salah satu nama terbesar adalah Hideki Kamiya, kreator Bayonetta sekaligus salah satu pendiri PlatinumGames. Kamiya meninggalkan perusahaan pada 2023 dan kemudian mendirikan studio baru bernama Clovers, yang kini mengembangkan Okami 2.
Selain Kamiya, sejumlah developer lain seperti Abebe Tinari, Yusuke Miyata, Takahisa Taura, Kenji Saito, Masaki Yamanaka, serta Yusuke Hashimoto juga telah meninggalkan PlatinumGames. Hashimoto sendiri kemudian kembali bergabung dengan Capcom dan terlibat dalam proyek Onimusha.
Menariknya, Clovers juga memiliki sejumlah mantan developer yang sebelumnya bekerja dalam pengembangan Bayonetta 3. Kondisi tersebut membuat masa depan seri ini semakin menarik untuk diperhatikan.
Bayonetta Punya Hubungan dengan SEGA dan Nintendo
Selain perubahan internal, Bayonetta juga memiliki situasi kepemilikan IP yang cukup unik. Franchise tersebut berkaitan dengan SEGA dan Nintendo, sementara Nintendo menjadi pihak yang menerbitkan Bayonetta 2 dan Bayonetta 3 secara eksklusif di platformnya.
Komentar Inaba mengenai masa depan Bayonetta disampaikan dalam wawancara bersama Hyung-tae Kim, CEO Shift Up, dalam rangka mempromosikan kolaborasi Bayonetta dengan Stellar Blade untuk Nintendo Switch 2.
Inaba juga menyebut Switch 2 sebagai platform yang memiliki potensi besar. Meskipun PlatinumGames belum memiliki game original sendiri untuk konsol tersebut, pernyataan ini kembali membuka kemungkinan menarik mengenai proyek mereka di masa depan.
Dalam beberapa tahun terakhir, PlatinumGames juga semakin banyak mengerjakan proyek bersama perusahaan lain, termasuk keterlibatan dalam Ninja Gaiden 4, Final Fantasy XVI, eFootball, dan Metal Gear Solid Delta: Snake Eater. Studio tersebut kini juga mengembangkan game Teenage Mutant Ninja Turtles bersama Paramount.
Sementara itu, Inaba sebelumnya menyatakan keinginan PlatinumGames untuk berkembang dari sekadar studio pengembang menjadi perusahaan yang mampu membuat, memasarkan, berkomunikasi, hingga menerbitkan game sendiri.
Untuk saat ini memang belum ada pengumuman mengenai Bayonetta 4 atau proyek Bayonetta baru lainnya. Namun, pernyataan terbaru Inaba menunjukkan bahwa PlatinumGames masih melihat potensi untuk melanjutkan perjalanan sang Umbra Witch di masa mendatang.
News
RyzaChat AI Bakal Batasi Input Pemain Mulai Oktober, Spiral AI Perketat Moderasi
Spiral AI mengumumkan bahwa RyzaChat AI, game chatbot RPG yang menghadirkan karakter Ryza dari seri Atelier Ryza, akan mendapatkan pembatasan input pemain melalui pembaruan model AI pada Oktober 2026.
Keputusan tersebut diambil setelah pengembang menemukan adanya kekhawatiran terkait penyalahgunaan sistem AI oleh sebagian pengguna. Spiral AI menilai beberapa bentuk interaksi berpotensi merusak citra karakter Ryza maupun franchise Atelier secara keseluruhan.
Pengembang menegaskan bahwa RyzaChat AI tidak seharusnya digunakan untuk membuat karakter dari sumber aslinya mengeluarkan pernyataan yang tidak sesuai dengan kepribadiannya. Hal ini mencakup upaya membuat Ryza membahas konten yang melanggar norma atau ketertiban umum, hingga membuat screenshot palsu yang seolah-olah memperlihatkan karakter mengatakan atau melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi di dalam game.
Sistem Moderasi RyzaChat AI Masih Bisa Ditembus

Sebelumnya, RyzaChat AI telah menggunakan sistem moderasi hingga tiga lapis. Input pemain terlebih dahulu diperiksa oleh Game Master AI, yang bertugas menyaring kata atau instruksi bermasalah sebelum diteruskan kepada Character AI.
Ryza juga dirancang untuk menghindari pembicaraan yang terlalu jauh dari karakter maupun dunia Atelier Ryza. Apabila respons yang dihasilkan masih mengandung ekspresi yang dianggap tidak pantas, sistem akan menghapus respons tersebut. Konten yang telah ditolak juga tidak disimpan ke dalam memory AI.
Namun, sistem tersebut ternyata belum sepenuhnya mampu mencegah berbagai upaya manipulasi. Sejumlah pengguna disebut berhasil melewati filter menggunakan prompt injection dan teknik serupa.
Karena itu, Spiral AI kini memilih pendekatan yang lebih ketat dengan membatasi jenis input yang dapat dikirim pemain kepada Ryza. Pengembang juga tengah mempertimbangkan aturan tambahan, termasuk kemungkinan menerapkan batas jumlah karakter dalam input, sambil terus memantau pola penggunaan sistem.
Spiral AI Mulai Tindak Screenshot Palsu
Tidak hanya membatasi percakapan, Spiral AI juga mulai mengambil tindakan terhadap screenshot palsu atau hasil editan yang membuat RyzaChat AI terlihat menghasilkan respons yang sebenarnya tidak pernah muncul dalam game.
Developer menyebut mereka telah mulai mengirimkan permintaan takedown serta laporan kepada sejumlah platform online yang menjadi tempat beredarnya konten tersebut.
Langkah ini juga berpotensi diterapkan pada SophieChat: AI, proyek chatbot lain dari Spiral AI yang menghadirkan karakter Sophie Neuenmuller dari Atelier Sophie.
Saat ini, RyzaChat AI tersedia di iOS dan Android serta sudah mendukung Bahasa Indonesia. Dengan demikian, pengguna Indonesia tetap dapat berinteraksi dengan Ryza menggunakan bahasa lokal. Namun setelah pembaruan Oktober diterapkan, ruang bagi pemain untuk mencoba mengeksploitasi respons AI diperkirakan akan menjadi jauh lebih terbatas.
-
News4 weeks agoSophieChat: AI Resmi Diumumkan, Aplikasi Percakapan dengan xdari Atelier
-
News3 weeks agoGabe Newell Disebut Pernah Berlatih Nyanyian Tenggorokan Mongolia Selama 5 Bulan di Valve
-
News3 weeks agoKreator Haganai Yomi Hirasaka Resmi Pensiun dari Dunia Menulis
-
Smartphone4 weeks agoBebas Drama Pas Mabar! Ini Rahasia Gaming Seru Bebas Suntuk Bareng POCO C81 Pro
-
TV & Movies3 weeks agoREVIEW FILM VERITY, MENGUNGKAP SISI GELAP PENULIS TERSOHOR
-
TV & Movies4 weeks agoJangan Tertipu Image Couple Goals! iQIYI Original ‘Dalam Suka dan Dusta’ Ungkap Sisi Gelap di Balik Pernikahan Selebriti
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Forgotten Island, Animasi DreamWorks Berlatar Mitologi Filipina
-
Smartphone3 weeks agoPOCO F9 Series Siap Meluncur di Indonesia 5 Oktober, Tegaskan Posisi sebagai The True Flagship




