News
Vainglory 5V5 MOBA Mode akan Dirilis Februari 2018
GwiGwi.com – Super Evil Megacorp (SEMC), pengembang Vainglory, mobile esport terkemuka sedunia, mengumumkan tentang mode 5V5 yang sangat dinantikan di saat akhir dari ajang Razer 2017 Vainglory World Championship yang diadakan di Singapura.
Mode 5V5 tersebut akan dihadirkan resmi sebagai bagian dari update 3.0 pada bulan Februari 2018. Mode 5V5 Vainglory ini adalah game mode yang dibuat dari titik awal menjadi sebuah game yang sebenarnya bisa dibilang game baru, dan dibuat memakai game engine buatan SEMC yang dinamakan E.V.I.L Engine dengan kemampuannya untuk menghadirkan teknologi terbaik yang ada di platform mobile saat ini.
Vainglory akan menghadirkan banyak teknologi terbaru yang tidak dimiliki oleh yang lain seperti, line-of-sight Fog of War, objektif baru, dan kontrol yang sangat akurat.
Disaat yang sama dengan World Championshipnya, SEMC juga mengatakan kalau mereka akan bertransisi ke mode 5V5 untuk struktur esport dunia mereka mulai di tahun 2018, yang akan memperbesar keanggotaan tim esport mereka, tentu saja.
Di 2014, Vainglory pertama kali diluncurkan sebagai satu-satunya featured aplikasi untuk Apple iPhone 6 keynote. Saat peluncuran tersebut, E.V.I.L Engine mampu menghadirkan Vainglory dalam mode 3V3 MOBA di platform mobile dengan 1.2 juta poligon dan 100 objek yang teranimasi dengan maksimum 60 FPS. Selain itu, Vainglory juga memiliki akurasi tinggi dalam pengontrolan, permainan strategis yang dalam, dan dibuat dengan tujuan untuk memberikan yang terbaik setara game PC atau console.
Hari ini, SEMC telah menghadirkan teknologi baru dengan lebih mengoptimalisasikan E.V.I.L Engine mereka sehingga bisa menghadirkan 5V5 MOBA untuk mobile dengan 3 juta poligon, 200 objek teranimasi dan 120 FPS di perangkat yang mendukung.
Dengan optimasisasi ini, mode 5V5 akan mampu dimainkan di perangkat yang sudah mampu memainkan mode 3V3.
“Dengan memiliki game engine kami sendiri, kami mampu menghadirkan pengalaman bermain di mobile yang belum pernah ada di mobile sebelumnya, bahkan di PC maupun console,”kata Tommy Krul, Chief Technology Officer dari SEMC dan Chief Architect dari E.V.I.L Engine. “Game engine kami adalah sesuatu yang memungkinkan kami untuk memberikan yang terbaik, pada level tertinggi untuk para pengguna Vainglory; hari ini, kami sangat senang dan bangga karena mendapatkan kesempatan untuk menghadirkan game yang tanpa kompromi dan yang terbaik kepada para pemain generasi baru.”
“Kami dari SEMC adalah terdiri dari para gamers dan veteran di industri game, dengan misi untuk memberikan pengalaman multiplayer terbaik di layar sentuh,” kata Kristian Segerstrale, CEO dari SEMC. “Hari ini, kami memiliki jutaan komunitas yang bermain Vainglory tiap bulannya. Vainglory 5V5 akan menjadi pengalaman bermain yang semuanya akan jatuh cinta, dan kami tidak sabar untuk berbagi hal tersebut kepada para pemain sedunia.”
Pertunjukan mode 5V5 Vainglory secara global, telah diadakan secara langsung atau LIVE di acara Razer 2017 Vainglory World Championship di Singapura dan di-stream secara langsung ke para pemirsa sedunia. Event tersebut berlangsung selama 4 hari dengan Grand Final dimana juara dunia baru dimahkotai: Tribe Gaming dari Amerika Utara. Turnamen tersebut dimulai dengan 12 tim dari seluruh dunia, seperti dari Asia Timur, Asia Tenggara, Amerika Utara, Amerika Selatan, dan China, termasuk Elite 8 yang mewakili Indonesia. Setelah hari pertama, seluruh region di dunia masih berkomposisi di hari kedua, menunjukkan baiknya parity atau keseimbangan dari struktur esport mobile Vainglory.
News
PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll
Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.
Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.
Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.
Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game
Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.
Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.
Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.
Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.
Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll
Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.
Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.
Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.
Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.
Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation
Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.
Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.
Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.
Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.
News
PlatinumGames Beri Sinyal Bayonetta Masih Punya Masa Depan
Masa depan Bayonetta tampaknya masih terbuka lebar. PlatinumGames memberikan sinyal bahwa mereka masih memiliki rencana untuk terus mengembangkan karakter ikonik tersebut sekaligus memperluas dunia yang menjadi latar seri Bayonetta.
Dalam wawancara bersama Famitsu, Presiden PlatinumGames Atsushi Inaba belum mengungkap proyek baru secara spesifik. Namun, ketika ditanya mengenai masa depan franchise tersebut, Inaba menyampaikan bahwa studio masih memiliki keinginan kuat untuk mengembangkan Bayonetta dan dunianya.
Pernyataan tersebut tentu menarik perhatian mengingat seri ini belum mendapatkan game utama baru dalam beberapa waktu terakhir. Judul terbaru yang dirilis adalah spin-off Bayonetta Origins: Cereza and the Lost Demon pada 2023.
Banyak Developer Penting Telah Meninggalkan PlatinumGames
Kondisi internal PlatinumGames memang mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah developer senior yang sebelumnya terlibat dalam pengembangan seri Bayonetta telah meninggalkan studio.
Salah satu nama terbesar adalah Hideki Kamiya, kreator Bayonetta sekaligus salah satu pendiri PlatinumGames. Kamiya meninggalkan perusahaan pada 2023 dan kemudian mendirikan studio baru bernama Clovers, yang kini mengembangkan Okami 2.
Selain Kamiya, sejumlah developer lain seperti Abebe Tinari, Yusuke Miyata, Takahisa Taura, Kenji Saito, Masaki Yamanaka, serta Yusuke Hashimoto juga telah meninggalkan PlatinumGames. Hashimoto sendiri kemudian kembali bergabung dengan Capcom dan terlibat dalam proyek Onimusha.
Menariknya, Clovers juga memiliki sejumlah mantan developer yang sebelumnya bekerja dalam pengembangan Bayonetta 3. Kondisi tersebut membuat masa depan seri ini semakin menarik untuk diperhatikan.
Bayonetta Punya Hubungan dengan SEGA dan Nintendo
Selain perubahan internal, Bayonetta juga memiliki situasi kepemilikan IP yang cukup unik. Franchise tersebut berkaitan dengan SEGA dan Nintendo, sementara Nintendo menjadi pihak yang menerbitkan Bayonetta 2 dan Bayonetta 3 secara eksklusif di platformnya.
Komentar Inaba mengenai masa depan Bayonetta disampaikan dalam wawancara bersama Hyung-tae Kim, CEO Shift Up, dalam rangka mempromosikan kolaborasi Bayonetta dengan Stellar Blade untuk Nintendo Switch 2.
Inaba juga menyebut Switch 2 sebagai platform yang memiliki potensi besar. Meskipun PlatinumGames belum memiliki game original sendiri untuk konsol tersebut, pernyataan ini kembali membuka kemungkinan menarik mengenai proyek mereka di masa depan.
Dalam beberapa tahun terakhir, PlatinumGames juga semakin banyak mengerjakan proyek bersama perusahaan lain, termasuk keterlibatan dalam Ninja Gaiden 4, Final Fantasy XVI, eFootball, dan Metal Gear Solid Delta: Snake Eater. Studio tersebut kini juga mengembangkan game Teenage Mutant Ninja Turtles bersama Paramount.
Sementara itu, Inaba sebelumnya menyatakan keinginan PlatinumGames untuk berkembang dari sekadar studio pengembang menjadi perusahaan yang mampu membuat, memasarkan, berkomunikasi, hingga menerbitkan game sendiri.
Untuk saat ini memang belum ada pengumuman mengenai Bayonetta 4 atau proyek Bayonetta baru lainnya. Namun, pernyataan terbaru Inaba menunjukkan bahwa PlatinumGames masih melihat potensi untuk melanjutkan perjalanan sang Umbra Witch di masa mendatang.
News
RyzaChat AI Bakal Batasi Input Pemain Mulai Oktober, Spiral AI Perketat Moderasi
Spiral AI mengumumkan bahwa RyzaChat AI, game chatbot RPG yang menghadirkan karakter Ryza dari seri Atelier Ryza, akan mendapatkan pembatasan input pemain melalui pembaruan model AI pada Oktober 2026.
Keputusan tersebut diambil setelah pengembang menemukan adanya kekhawatiran terkait penyalahgunaan sistem AI oleh sebagian pengguna. Spiral AI menilai beberapa bentuk interaksi berpotensi merusak citra karakter Ryza maupun franchise Atelier secara keseluruhan.
Pengembang menegaskan bahwa RyzaChat AI tidak seharusnya digunakan untuk membuat karakter dari sumber aslinya mengeluarkan pernyataan yang tidak sesuai dengan kepribadiannya. Hal ini mencakup upaya membuat Ryza membahas konten yang melanggar norma atau ketertiban umum, hingga membuat screenshot palsu yang seolah-olah memperlihatkan karakter mengatakan atau melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi di dalam game.
Sistem Moderasi RyzaChat AI Masih Bisa Ditembus

Sebelumnya, RyzaChat AI telah menggunakan sistem moderasi hingga tiga lapis. Input pemain terlebih dahulu diperiksa oleh Game Master AI, yang bertugas menyaring kata atau instruksi bermasalah sebelum diteruskan kepada Character AI.
Ryza juga dirancang untuk menghindari pembicaraan yang terlalu jauh dari karakter maupun dunia Atelier Ryza. Apabila respons yang dihasilkan masih mengandung ekspresi yang dianggap tidak pantas, sistem akan menghapus respons tersebut. Konten yang telah ditolak juga tidak disimpan ke dalam memory AI.
Namun, sistem tersebut ternyata belum sepenuhnya mampu mencegah berbagai upaya manipulasi. Sejumlah pengguna disebut berhasil melewati filter menggunakan prompt injection dan teknik serupa.
Karena itu, Spiral AI kini memilih pendekatan yang lebih ketat dengan membatasi jenis input yang dapat dikirim pemain kepada Ryza. Pengembang juga tengah mempertimbangkan aturan tambahan, termasuk kemungkinan menerapkan batas jumlah karakter dalam input, sambil terus memantau pola penggunaan sistem.
Spiral AI Mulai Tindak Screenshot Palsu
Tidak hanya membatasi percakapan, Spiral AI juga mulai mengambil tindakan terhadap screenshot palsu atau hasil editan yang membuat RyzaChat AI terlihat menghasilkan respons yang sebenarnya tidak pernah muncul dalam game.
Developer menyebut mereka telah mulai mengirimkan permintaan takedown serta laporan kepada sejumlah platform online yang menjadi tempat beredarnya konten tersebut.
Langkah ini juga berpotensi diterapkan pada SophieChat: AI, proyek chatbot lain dari Spiral AI yang menghadirkan karakter Sophie Neuenmuller dari Atelier Sophie.
Saat ini, RyzaChat AI tersedia di iOS dan Android serta sudah mendukung Bahasa Indonesia. Dengan demikian, pengguna Indonesia tetap dapat berinteraksi dengan Ryza menggunakan bahasa lokal. Namun setelah pembaruan Oktober diterapkan, ruang bagi pemain untuk mencoba mengeksploitasi respons AI diperkirakan akan menjadi jauh lebih terbatas.
-
Smartphone3 weeks agoPeran Ekosistem Samsung Galaxy dalam Mendukung Hidup yang Lebih Seimbang
-
Berita Anime & Manga4 weeks agoTemplate Rating Anime Fall 2026: Cara Menilai Cerita, Visual, Musik, dan Karakter
-
TV & Movies3 weeks agoReview Film Zach Cregger’s Resident Evil, ketika NPC menghadapi neraka di Racoon City
-
TV & Movies4 weeks agoReview Film Runner, Si Serius dan Si Jenaka Melawan Kartel
-
Music3 weeks agoBALLISTIK BOYZ Gebrak Era Baru dengan EP “BLAST”, Ungkap Sisi Personal Tanpa Filter
-
Music3 weeks agoBintang J-POP Muda LIL LEAGUE dan KID PHENOMENON Siap Unjuk Talenta di Panggung Dunia Lewat Music Matters Live 2026
-
Berita Anime & Manga4 weeks agoAnime Adaptasi Manga & Light Novel Fall 2026: Cara Menikmati Anime vs Sumber Aslinya
-
Smartphone3 weeks agoReview Infinix HOT 70: Baterai 6000mAh yang Gahar, Bagaimana Performanya?





