Connect with us

Japan

Untuk mengakhiri “Karoshi” Jepang mulai mengadopsi Jam Istirahat Tetap

Published

on

GwiGwi.com – Karoshi merupakan sebuah fenomena yang terjadi di Jepang. Di mana masyarakat mengalami tingkat kematian tinggi disebabkan bekerja tanpa jeda, atau terlalu keras. Tiap tahunnya data pencatatan kasus Karoshi ini terus saja meningkat.

Hal tersebut membuat khawatir pemerintah Jepang. Karena bila tak segera dihentikan maka angka kematian akan terus mengalami peningkatan.

Namun baru-baru ini beberapa perusahaan yang ada di Jepang mulai menerapkan waktu istirahat. Diikuti juga dengan respon pemerintah yang juga mendukung perusahaan yang mengadopsi sistem istirahat.

Baca Juga:  Lawson Jepang berhenti jualan majalah dewasa

Pada dasarnya ini hanyalah sebuah sistem yang dimana para pekerja perusahaan harus bisa mendapatkan jam istirahat minimum saat mereka selesai bekerja dengan tetap. Bila di Indonesia tentu hal ini sudah biasa, namun untuk Jepang ini nampaknya masih harus ada penyesuaian.

Advertisement
Click to comment

Japan

Lawson Jepang berhenti jualan majalah dewasa

Published

on

By

GwiGwi.com – Kabar buruk bagi pecinta majalah dewasa, pasalnya Lawson Jepang mengumumkan akan berhenti jualan majalah dewasa di outlet mereka.

Proses ini sudah dimulai dan dijadwalkan hingga akhir Agustus seluruh outlet sudah tak lagi menjual majalah-majalah ini.

Sebenarnya ini bukan hal baru, Mini Stop juga telah meniadakan konten berbau porno di outlet mereka, sedangkan Lawson di daerah Okinawa juga sudah tak lagi menjual majalah dewasa sejak November 2017.

Mungkin karena kesuksesan keputusan Okinawa, maka Lawson memutuskan mengaplikasikannya ke seluruh outlet di Jepang.

Baca Juga:  Lawson Jepang berhenti jualan majalah dewasa

Alasan lainnya, panitia Olimpiade juga melarang konten dewasa terlihat turis pada Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.

Apakah keputusan akan permanen? atau akan kembali sedia kala seusai Olimpiade, di tahun 2021?

Continue Reading

Japan

Melihat Pandangan Negatif Jepang Mengenai Orang-Orang Bertato Jelang Olimpiade Tokyo 2020

Published

on

By

GwiGwi.com – Jepang merupakan salah satu negara di dunia yang memberikan pandangan negatif pada orang bertato. Apalagi menjelang Olimpiade Tokyo yang akan digelar pada tahun 2020. Penilaian mengenai peserta yang bertato dan tidak tentu akan semakin diperketat.

Berdasarkan informasi yang diberitakan oleh AFP Jepang, seorang perempuan bertato, Mana Izumi (29), mengatakan bahwa diskriminasi pada orang bertato di Jepang sangatlah menyedihkan.

Ya, orang Jepang melihat orang bertato seperti orang jahat yang menakutkan. Mereka yang bertato selama berabad-abad sudah diidentikkan sebagai seorang penjahat. Padahal tato sendiri memiliki arti seni bagi sebagian orang.

Larangan bertato di negeri Sakura itu sudah berlangsung sejak tahun 1948. Hingga sekarang stigma buruk masih saja menempel di benak orang-orang Jepang.

Continue Reading

Japan

Fashion Terbaru Jepang yang Membawa Suasana Tradisional Terasa Kembali

Published

on

By

GwiGwi.com – Samurai-Style merupakan fashion terbaru Jepang yang beberapa tahun terakhir ini sedang menjadi sorotan. Bagaimana tidak, desain pakaian modern namun terinspirasi dari pakaian tradisional tersebut membuat tampilan menjadi unik.

Takahiro Sato yang merupakan desainer Samurai Style dari brand Kuden, mengatakan kalau ia terinspirasi saat menemukan kimono dan set haori hakama miliknya yang pernah ia kenakan. Ada kenangan sekaligus nilai tradisional yang ia rasakan.

Sehingga gagasan untuk bisa menghidupkan kembali pakaian tersebut terlahir dan Kuden mulai membuat rancangan style tersebut.

Baca Juga:  Lawson Jepang berhenti jualan majalah dewasa

Meskipun Samurai Style ini merupakan pakaian tradisional namun penampilan orang yang mengenakannya tetap bergaya dan unik. Sehingga tidak heran bila banyak yang meminatinya apalagi para pencita mode.

Continue Reading

Trending