Connect with us

Box Office

The King’s Man Ungkap Rahasia Besar Asal Usul Agen Rahasia Kingsman

Published

on

GwiGwi.com – Pada penghujung tahun 2021 ini, 20th Century Studios mempersembahkan The King’s Man,  prekuel dari dua film ‘Kingsman’ sebelumnya; “Kingsman: The Secret Service” dan “Kingsman: The Golden Circle”. The King’s Man mengungkap asal usul badan intelijen independen pertama melalui petualangan yang menampilkan para tiran dan dalang kriminal, dalam merencanakan serangkaian peristiwa bersejarah untuk memicu perang yang akan memusnahkan jutaan orang. Satu orang harus berpacu dengan waktu untuk menghentikan mereka. Film ini disutradarai oleh Matthew Vaughn dan dibintangi oleh Ralph Fiennes, Gemma Arterton, Rhys Ifans, Matthew Goode, Tom Hollander, Harris Dickinson, Daniel Brühl, dengan Djimon Hounsou, dan Charles Dance.

Berbeda dengan film-film Kingsman sebelumnya, “The King’s Man” akan membawa penonton ke satu abad sebelumnya, dalam rangkaian peristiwa bersejarah di era Perang Dunia I, dan menjelajahi asal mula agensi Kingsman; bagaimana dan mengapa agensi tersebut dibentuk. “The King’s Man” menceritakan tentang Orlando Oxford (Ralph Fiennes), seorang bangsawan Inggris yang berusaha menjaga putranya, Conrad Oxford (Harris Dickinson), dari dampak negatif peperangan dan sisi gelap dunia. Ia menyadari bahwa keburukan dan kegilaan yang terjadi di dunia dipicu oleh beberapa pihak jahat dibelakang layar. Oxford pun tidak bekerja sendiri, ia dibantu oleh pengawalnya dan orang kepercayaannya, Shola (Djimon Hounsou), dan juga seorang pengurus rumah tangga, Polly (Gemma Arterton) yang pandai.

“The King’s Man” menampilkan cerita sejarah dengan cara unik khas ‘Kingsman’, namun tetap menunjukkan dampak dan kehancuran dari peperangan. Film ini juga menonjolkan detail-detail penting yang menceritakan keterlibatan Kingsman dalam peristiwa-peristiwa tersebut. Sutradara Matthew Vaughn memiliki harapan besar terhadap “The King’s Man” dalam menceritakan bagaimana spionase berubah dari masa ke masa. “The King’s Man” adalah petualangan epik yang akan membawa penonton dalam perjalanan yang tidak terduga dan penuh dengan emosi. Kami harap para penggemar dapat lebih mengenal dan menyukai ‘Kingsman’ melalui film ini,” ucapnya.

Sama seperti film-film ‘Kingsman’ terdahulu, “The King’s Man” juga memperlihatkan Toko Penjahit Kingsman yang juga berfungsi sebagai markas dan gudang senjata organisasi di London. Unsur fashion, secara spesifik setelan jas yang elegan, merupakan hal integral di film ‘Kingsman’ sebelumnya, tak terkecuali dalam “The King’s Man”.

Baca Juga:  Review Film The King's Man, Aksi Spionase di Masa Perang Dunia Pertama

Spesial untuk merayakan perilisan “The King’s Man”, 20th Century Studios Indonesia mempersembahkan sebuah kolaborasi spesial bersama rumah mode ternama Wong Hang Tailor untuk membawa kisah ‘Kingsman’ lebih dekat dengan para penggemar di Indonesia. Wong Hang Tailor merancang lima setelan jas yang terinspirasi dari nilai elegan ‘Kingsman’ yang sangat populer. Lima rancangan ini dibuat spesial untuk para muse yang terdiri dari dua aktor kebanggaan Indonesia Chicco Jerikho dan Arifin Putra, aktris dan penyanyi berbakat Sheila Dara Aisha, dan penyanyi ternama Vidi Aldiano. Komedian berbakat Babe Cabita juga turut berpartisipasi dalam kolaborasi ini, di mana ia akan memperlihatkan sisi lain dirinya yang lebih terkenal dengan gaya kasual.

Kami sangat bangga bisa berkolaborasi dengan 20th Century Studios Indonesia untuk perilisan ‘The King’s Man’. ‘Kingsman’ merupakan salah satu inspirasi mode Wong Hang Tailor. Kami sangat kagum dengan detail setelan jas yang dihadirkan dalam setiap film ‘Kingsman’. Seluruh detail yang dihadirkan sangat sejalan dengan nilai craftsmanship Wong hang Tailor. Kolaborasi ini merupakan mimpi yang sungguh menjadi nyata bagi kami,” ucap Samuel Wongso, salah satu desainer Wong Hang Tailor. Lianto Wongso dari Wong Hang Tailor juga menambahkan, “Kami juga sangat senang bisa berkolaborasi dengan lima talenta berbakat Indonesia sebagai muse dari karya spesial ini. Kami harap masing-masing setelan jas ini dapat memperkuat sisi elegan dari masing-masing selebritis, sama seperti para agen ‘Kingsman’ yang selalu tampak elegan dengan ragam setelan jas yang mereka kenakan.

Para penggemar nantinya bisa melihat hasil kolaborasi ini di media sosial 20th Century Studios Indonesia, media sosial Wong Hang Tailor, serta media sosial para muse.

“The King's Man” akan hadir di seluruh bioskop Indonesia pada 22 Desember 2021 dengan mematuhi seluruh protokol kesehatan yang berlaku.

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Box Office

Review Film Peter Rabbit 2, Sajian Film Keluarga yang Apik

Published

on

Gwigwi.com – Thomas (Domnhall Glesson) dan Bea (Rose Brune) Akhirnya menikah, begitu juga Peter, Benjamin, Mopsy, Flopsy, dan Cotton Tail tinggal bersama dan memulai hidup baru.

Bea pun menulis buku anak-anak yang terinspirasi dari kelinci peliharaan nya yaitu Peter dan kawan-kawan hingga bertemu dengan penerbit besar dan menjanjikan kisah Peter Rabbit mendunia.

Peter pun digambarkan sebagai kelinci yang nakal dan selalu bikin ulah, ia pun ingin sekali saja terlihat baik di mata Thomas dan Bea dan juga ingin menunjukkan pada dunia bahwa ia adalah seekor kelinci yang baik.

Disinilah ia bertemu Barnabas, seekor kelinci liar yang nakal yang merupakan teman lama ayah dari Peter. Ia pun memiliki rencana pencurian makanan terbesar.

Langsung aja ke filmnya, film Ini Akhirnya rilis Setelah mengalami penundaan dikarenakan kondisi pandemi covid-19 yang akhirnya film Ini tayang di awal tahun 2022 untuk di Indonesia.

Film yang berdasarkan adaptasi dari buku anak-anak karangan Beatrix Potter Ini, memang cukup terkenal di seluruh dunia hingga diadaptasi ke film layar lebar dengan sajian cerita yang fresh tanpa merusak cerita aslinya yang Sudah kita kenal.

Baca Juga:  Turning Red dari Disney dan Pixar akan Premier Eksklusif di Disney+ Hotstar

Sebagai sebuah sekuel dari film pertamanya yang rilis di tahun 2018. Film Ini berhasil sukses secara kualitas Karena membawa kisah yang segar untuk generasi sekarang.

Petualangan Peter yang sedang mengalami krisis identitas berhasil disajikan dengan menyenangkan dan mudah dicerna oleh semua kalangan dan sangat relate dengan kehidupan kita sebagai manusia.

Cerita dan jokes yang disajikan pun gak ada yang miss menurut gue, semua sesuai dan tampil di saat yang tepat. Alhasil membuat penonton tertawa Karena melihat kelucuan para kelinci dan hewan lainnya hingga dibawa Sedikit aksi yang menegangkan tetap seru untuk ditonton hingga akhir.

Ditambah dengan soundtrack dari beberapa Lagu yang gak asing seperti Boulevard of broken dreams nya Green Day dan Alright milik Supergrass membuat film Ini menyenangkan dan relate dengan cerita yang disajikan.

Secara keseluruhan, Peter Rabbit 2. Merupakan sajian yang asik untuk ditonton bersama keluarga Karena melihat para hewan yang menggemaskan dan juga cerita yang seru untuk dinikmati.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Box Office

Death on the Nile Tayang Eksklusif di Bioskop Pada 11 Februari 2022

Published

on

GwiGwi.com – Untuk merayakan perilisan 20th Century Studios’ “Death on the Nile” yang akan hadir secara eksklusif di bioskop pada 11 Februari 2022, 20th Century Studios merilis klip spesial untuk kisah kecemburuan penuh emosi yang disutradarai dan dibintangi peraih lima nominasi Academy Award® Kenneth Branagh. Selain itu, rangkaian poster karakter dari sederet bintang papan atas yang menjadi ‘tersangka’ juga telah tersedia.

Berdasarkan novel tahun 1937 karya Agatha Christie, Death on the Nile adalah cerita misteri tentang konflik emosional dan konsekuensi mematikan yang dipicu oleh cinta yang obsesif. Kenneth Branagh, kembali sebagai detektif ikonik Hercule Poirot, bergabung dengan Tom Bateman, peraih empat nominasi Oscar® Annette Bening, Russell Brand, Ali Fazal, Dawn French, Gal Gadot, Armie Hammer, Rose Leslie, Emma Mackey, Sophie Okonedo, Jennifer Saunders dan Letitia Wright. “Death on the Nile,” yang menyatukan kembali tim pembuat film di balik film ternama pada tahun 2017 “Murder on the Orient Express” ditulis oleh Michael Green, diadaptasi dari novel Christie, dan diproduksi oleh Ridley Scott, Kenneth Branagh, Judy Hofflund, dan Kevin J. Walsh, dengan Mark Gordon, Simon Kinberg, Matthew Jenkins, James Prichard dan Mathew Prichard sebagai produser eksekutif.

Baca Juga:  Kuroba Mario & Sakurai Yuki mengumumkan pernikahan

Bercerita tentang detektif Belgia, Hercule Poirot, yang sedang melakukan perjalanan dengan kapal glamor ke Mesir. Perjalanan tersebut berubah menjadi pencarian yang menakutkan ketika pasangan sempurna yang sedang bulan madu dibunuh secara tragis oleh sosok misterius. Berlatar di pemandangan indah gurun yang luas dan megahnya piramida Giza, kisah dramatis tentang cinta yang berakhir nahas ini menampilkan sekelompok turis kosmopolitan yang elegan dengan cerita yang dipenuhi oleh misteri dan kejutan yang akan membuat penonton penasaran sampai akhir.

Direkam dengan kamera Panavision 65mm pada akhir 2019, “Death on the Nile” membawa penonton ke tahun 1930-an, menciptakan ulang ragam lokasi yang menjadi inspirasi bagi Christie dalam menciptakan cerita misteri tentang masyarakat kelas atas yang glamor. Film ini juga akan diproyeksikan dengan format 70mm di beberapa layar terpilih di New York, Los Angeles dan London.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Box Office

Review Film The 355, Aksi Mata-Mata Wanita Seluruh Dunia

Published

on

GwiGwi.com – Film The 355 (yang artinya akan dijelaskan di dalam film) merupakan film aksi mata-mata besutan Simon Kinberg; mengenai agen CIA, Mace (Jessica Chastain) yang ditugaskan bersama partnernya, Nick Fowler (Sebastian Stan) untuk mengambil sebuah alat peretas yang sangat canggih dari seorang agen Colombia yang berkhianat. Sayangnya Nick terbunuh dalam operasi yang gagal itu karena intervensi agen BND, Marie Schmit (Diane Kruger). Mace pun diinvestigasi oleh CIA karena alat itu dicuri oleh kelompok tidak dikenal; namun Mace tidak ditahan.

Untuk mencari alat itu, Mace memutuskan untuk bekerja sama dengan Khadijah (Lupita Nyong’o), seorang mantan agen MI6 yang juga teman lamanya. Dan karena keadaan mendesak, Marie pun akhirnya bekerja sama dengan mereka. Seorang staf intelijen Colombia, Graciela (Penelope Cruz) juga terpaksa bergabung dengan 3 agen Wanita tersebut. Dengan dukungan yang minim dari negara masing-masing, mereka harus membongkar dalang pencurian alat itu dan menghentikannya sebelum digunakan untuk mengacaukan dunia.

Baca Juga:  Review Film The King's Man, Aksi Spionase di Masa Perang Dunia Pertama

The 355 ini sayangnya kurang istimewa karena banyak dialog yang cringe dan klise sehingga susah untuk menganggap ini sebagai film serius. Selain itu sebagian adegan Close Quarter Combat dalam film terlihat seperti orang yang sedang berlatih bela diri sehingga adegannya kurang sinematik. Apalagi banyak plot yang dipaksakan dan menimbulkan beberapa pertanyaan, sebagai contoh saat agen musuh akan melakukan pertukaran alat di sebuah pasar di Maroko, tiba-tiba ada sekelompok orang yang ingin membunuh sang agen namun tidak jelas kelompok ini dari pihak yang mana. Untungnya film ini masih terangkat dengan akting-akting dari para bintangnya. Bagi Gwiples yang ingin menonton film aksi para agen wanita yang lebih down to earth dibandingkan Charlie’s Angels, kalian dapat menonton The 355 di bioskop kesayangkan kalian ya Gwiples!

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x