Connect with us

News

Sukses dengan Peluncuran Note 40 Series, Infinix Penuhi Keinginan Konsumen dengan Menghadirkan Infinix Note 40 Pro 5G dan Note 40 Pro+ 5G

Published

on

Sukses Dengan Peluncuran Note 40 Series, Infinix Penuhi Keinginan Konsumen Dengan Menghadirkan Infinix Note 40 Pro 5g Dan Note 40 Pro+ 5g

www.gwigwi.com – Infinix, merek teknologi yang menginspirasi generasi muda dengan semangat #JadiinMauLo, kini menghadirkan varian 5G dari Note 40 Series. Infinix Note 40 Pro 5G dan Note 40 Pro+ 5G resmi hadir di pasar Indonesia dan tetap mengusung teknologi charging signature khas Infinix, All-Round FastCharge 2.0 dengan chipset Mediatek Dimensity 7020 5G 6nm. Infinix Note 40 Pro 5G akan tersedia secara eksklusif di Tokopedia dan TikTok mulai 3 Mei 2024 dengan harga spesial Rp3.549.000. Sementara itu, Infinix Note 40 Pro+ 5G akan dapat dinikmati secara eksklusif di Shopee dengan harga spesial Rp4.199.000 di periode yang sama.

Sergio Ticoalu, Head of Marketing Infinix Indonesia, mengatakan, “Sejak peluncuran Maret lalu, Note 40 Series telah mendapat sambutan luar biasa oleh XFans di Indonesia hingga saat ini. Sambil terus memenuhi permintaan tinggi untuk seri 4G, kami juga merespons kebutuhan konsumen akan varian 5G yang telah diluncurkan secara global dan kini hadir di Indonesia. Hadirnya Infinix Note 40 Pro 5G dan Note 40 Pro+ 5G memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen Infinix sesuai preferensi spesifikasi dengan pengalaman performance dengan baterai dan fast charging untuk bermain game, dan keseluruhan entertainment, yang pastinya tetap paling kompetitif di segmennya secara harga”.

Performa Gaming Serba Ngebut

Salah satu spesifikasi terbaru dari Infinix Note 40 Pro 5G dan Note 40 Pro+ 5G adalah dukungan chipset MediaTek Dimensity 7020 5G 6nm. MediaTek Dimensity 7020 dilengkapi dengan teknologi gaming MediaTek HyperEngine 5.0 Lite yang menjamin pengalaman gaming yang superior melalui manajemen multi-jaringan yang cerdas untuk mengurangi latensi, serta memprioritaskan paket data untuk gaming. Dengan proses produksi chip TSMC N6 (kelas 6nm), Dimensity 7020 menunjukkan efisiensi yang tinggi dalam penggunaan daya, sehingga memperpanjang durabilitas baterai.

Tidak hanya itu, Dimensity 7020 yang mendukung jaringan 5G memungkinkan akses cepat di jaringan 5G dengan pengalaman gaming, panggilan suara dan streaming video yang semakin mulus. Teknologi MediaTek 5G UltraSave pun siap untuk memastikan efisiensi penggunaan daya yang optimal pada konektivitas 5G untuk Note 40 Pro dan Note 40 Pro+ 5G.

RAM 8GB yang tertanam di Note 40 Pro 5G dan RAM 12GB yang sudah tersemat di Note 40 Pro+ 5G menambah kecepatan pemrosesan smartphone. Tak hanya itu, sisi storage juga sudah disematkan ruang penyimpanan sebesar 256GB.

All-Round FastCharge 2.0, Proses Charging Next Level dengan Chipset Cheetah yang Ngebut

Infinix memprioritaskan aspek manajemen daya sebagai salah satu keunggulan utama, dengan menghadirkan All-Round FastCharge 2.0 dan chip manajemen daya Cheetah X1. Chip besutan Infinix ini menggabungkan deteksi daya yang lebih presisi, deteksi tegangan yang aman, serta mendukung berbagai skenario pengisian daya untuk memastikan baterai yang lebih efisien dan optimal. Pengguna dapat memilih di antara tiga skenario charging: low-temp, smart, dan hyper charging saat mengisi baterai Infinix Note 40 Pro 5G dan Note 40 Pro+ 5G.

Metode pengisian daya, baik secara konvensional maupun nirkabel, sudah kompatibel dengan Infinix Note 40 Pro 5G dan Note 40 Pro+ 5G. Infinix Note 40 Pro 5G didukung dengan 45W FastCharge 2.0, sementara Note 40 Pro+ 5G bahkan mendukung pengisian daya fast charging hingga 100W. Kedua seri ini juga memiliki fitur 20W Wireless MagCharge untuk pengalaman charging yang praktis.

Kemampuan charging di Infinix Note 40 Pro 5G dan Note 40 Pro+ 5G mencakup Bypass Charging 2.0 yang memungkinkan pengguna tetap menggunakan smartphone saat dalam proses pengisian daya. Selain itu, dukungan protokol PD3.0 juga membuat perangkat charging kompatibel untuk mengisi daya laptop. 

Layar 3D-Curved untuk Pengalaman Imersif Saat Menonton

Infinix Note 40 Pro 5G dan Note 40 Pro+ 5G memberikan pengalaman visual yang menakjubkan dengan layar 3D Curved berpanel AMOLED, menjamin kejernihan konten yang istimewa. Dengan refresh rate hingga 120Hz, keduanya responsif saat bermain game, sementara touch sampling rate 360Hz memastikan pengalaman scroll konten yang halus. Untuk kekuatan dan daya tahan, keduanya dilapisi dengan Corning® Gorilla® Glass yang tahan benturan, memberikan ketenangan pikiran kepada pengguna dalam penggunaan sehari-hari. Selain itu, TÜV Rheinland Eye Certification memberikan perlindungan tambahan bagi kenyamanan mata pengguna.

Fitur AI Active Halo menjadi daya tarik lainnya, menambahkan elemen interaktif dengan lampu di bodi belakang. Fitur ini, yang menggabungkan kecerdasan buatan dan estetika, memungkinkan lampu menyala untuk notifikasi saat bermain game, mendengarkan musik, atau mengisi daya, meningkatkan pengalaman pengguna dengan sentuhan unik dan fungsional.

Kamera Utama 108MP dengan OIS untuk Kreasi Konten Maksimal

Infinix Note 40 Pro 5G dan Note 40 Pro+ 5G sudah ditingkatkan kemampuan fotografinya lewat kamera utama 108MP yang sudah dipasangkan dengan 3x Lossless Superzoom untuk menangkap lanskap perkotaan yang indah. Kameranya juga sudah dipersenjatai oleh OS (Optical Image Stabilization) untuk menghasilkan foto dan video tanpa blur. 

Fitur fotografi lainnya juga tak kalah menarik untuk digunakan oleh pengguna. Seperti kamera selfie 32MP dengan fitur beauty, Super Night untuk foto malam hari tanpa noise, dan Dual Video untuk penggunaan kamera depan dan belakang secara bersamaan yang bermanfaat saat aktivitas vlogging. 

Harga dan Ketersediaan

Untuk pilihan warna, Note 40 Pro 5G akan hadir dalam Vintage Green dan Titan Gold, sementara Note 40 Pro+ 5G akan tersedia dalam Obsidian Black dan Vintage Green. Infinix Note 40 Pro 5G dan Note 40 Pro+ 5G akan tersedia secara online pada sesi first sale mulai Jumat, 3 Mei 2024 mulai pukul 00.00 WIB. Di TikTok dan Tokopedia, Note 40 Pro 5G akan dijual dengan harga Rp3.549.000 dari harga normal Rp3.799.000, sedangkan Note 40 Pro+ 5G akan tersedia di Shopee dengan harga Rp4.199.000 dari harga normal Rp4.499.000.

Setiap pembelian Infinix Note 40 Pro 5G dan Note 40 Pro+ 5G memberikan manfaat tambahan kepada konsumen, termasuk diskon hingga Rp300.000, voucher gratis ongkir, cicilan 0% selama 3 bulan untuk Spaylater, dan proteksi gratis untuk gadget lewat pembelian di Tokopedia.

Advertisement

News

PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll

Published

on

By

Ps5 Bakal Punya Hub Anime Khusus Dari Sony Dan Crunchyroll

Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.

Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.

Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.

Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game

Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.

Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.

Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.

Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.

Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll

Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.

Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.

Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.

Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.

Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation

Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.

Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.

Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.

Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.

 

Continue Reading

News

PlatinumGames Beri Sinyal Bayonetta Masih Punya Masa Depan

Published

on

By

Platinumgames Beri Sinyal Bayonetta Masih Punya Masa Depan

Masa depan Bayonetta tampaknya masih terbuka lebar. PlatinumGames memberikan sinyal bahwa mereka masih memiliki rencana untuk terus mengembangkan karakter ikonik tersebut sekaligus memperluas dunia yang menjadi latar seri Bayonetta.

Dalam wawancara bersama Famitsu, Presiden PlatinumGames Atsushi Inaba belum mengungkap proyek baru secara spesifik. Namun, ketika ditanya mengenai masa depan franchise tersebut, Inaba menyampaikan bahwa studio masih memiliki keinginan kuat untuk mengembangkan Bayonetta dan dunianya.

Pernyataan tersebut tentu menarik perhatian mengingat seri ini belum mendapatkan game utama baru dalam beberapa waktu terakhir. Judul terbaru yang dirilis adalah spin-off Bayonetta Origins: Cereza and the Lost Demon pada 2023.

Banyak Developer Penting Telah Meninggalkan PlatinumGames

Kondisi internal PlatinumGames memang mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah developer senior yang sebelumnya terlibat dalam pengembangan seri Bayonetta telah meninggalkan studio.

Salah satu nama terbesar adalah Hideki Kamiya, kreator Bayonetta sekaligus salah satu pendiri PlatinumGames. Kamiya meninggalkan perusahaan pada 2023 dan kemudian mendirikan studio baru bernama Clovers, yang kini mengembangkan Okami 2.

Selain Kamiya, sejumlah developer lain seperti Abebe Tinari, Yusuke Miyata, Takahisa Taura, Kenji Saito, Masaki Yamanaka, serta Yusuke Hashimoto juga telah meninggalkan PlatinumGames. Hashimoto sendiri kemudian kembali bergabung dengan Capcom dan terlibat dalam proyek Onimusha.

Menariknya, Clovers juga memiliki sejumlah mantan developer yang sebelumnya bekerja dalam pengembangan Bayonetta 3. Kondisi tersebut membuat masa depan seri ini semakin menarik untuk diperhatikan.

Bayonetta Punya Hubungan dengan SEGA dan Nintendo

Selain perubahan internal, Bayonetta juga memiliki situasi kepemilikan IP yang cukup unik. Franchise tersebut berkaitan dengan SEGA dan Nintendo, sementara Nintendo menjadi pihak yang menerbitkan Bayonetta 2 dan Bayonetta 3 secara eksklusif di platformnya.

Komentar Inaba mengenai masa depan Bayonetta disampaikan dalam wawancara bersama Hyung-tae Kim, CEO Shift Up, dalam rangka mempromosikan kolaborasi Bayonetta dengan Stellar Blade untuk Nintendo Switch 2.

Inaba juga menyebut Switch 2 sebagai platform yang memiliki potensi besar. Meskipun PlatinumGames belum memiliki game original sendiri untuk konsol tersebut, pernyataan ini kembali membuka kemungkinan menarik mengenai proyek mereka di masa depan.

Dalam beberapa tahun terakhir, PlatinumGames juga semakin banyak mengerjakan proyek bersama perusahaan lain, termasuk keterlibatan dalam Ninja Gaiden 4, Final Fantasy XVI, eFootball, dan Metal Gear Solid Delta: Snake Eater. Studio tersebut kini juga mengembangkan game Teenage Mutant Ninja Turtles bersama Paramount.

Sementara itu, Inaba sebelumnya menyatakan keinginan PlatinumGames untuk berkembang dari sekadar studio pengembang menjadi perusahaan yang mampu membuat, memasarkan, berkomunikasi, hingga menerbitkan game sendiri.

Untuk saat ini memang belum ada pengumuman mengenai Bayonetta 4 atau proyek Bayonetta baru lainnya. Namun, pernyataan terbaru Inaba menunjukkan bahwa PlatinumGames masih melihat potensi untuk melanjutkan perjalanan sang Umbra Witch di masa mendatang.

Continue Reading

News

RyzaChat AI Bakal Batasi Input Pemain Mulai Oktober, Spiral AI Perketat Moderasi

Published

on

By

Ryzachat Ai Bakal Batasi Input Pemain Mulai Oktober, Spiral Ai Perketat Moderasi

Spiral AI mengumumkan bahwa RyzaChat AI, game chatbot RPG yang menghadirkan karakter Ryza dari seri Atelier Ryza, akan mendapatkan pembatasan input pemain melalui pembaruan model AI pada Oktober 2026.

Keputusan tersebut diambil setelah pengembang menemukan adanya kekhawatiran terkait penyalahgunaan sistem AI oleh sebagian pengguna. Spiral AI menilai beberapa bentuk interaksi berpotensi merusak citra karakter Ryza maupun franchise Atelier secara keseluruhan.

Pengembang menegaskan bahwa RyzaChat AI tidak seharusnya digunakan untuk membuat karakter dari sumber aslinya mengeluarkan pernyataan yang tidak sesuai dengan kepribadiannya. Hal ini mencakup upaya membuat Ryza membahas konten yang melanggar norma atau ketertiban umum, hingga membuat screenshot palsu yang seolah-olah memperlihatkan karakter mengatakan atau melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi di dalam game.

Sistem Moderasi RyzaChat AI Masih Bisa Ditembus

Ryzachat Ai Bakal Batasi Input Pemain Mulai Oktober, Spiral Ai Perketat Moderasi

Sebelumnya, RyzaChat AI telah menggunakan sistem moderasi hingga tiga lapis. Input pemain terlebih dahulu diperiksa oleh Game Master AI, yang bertugas menyaring kata atau instruksi bermasalah sebelum diteruskan kepada Character AI.

Ryza juga dirancang untuk menghindari pembicaraan yang terlalu jauh dari karakter maupun dunia Atelier Ryza. Apabila respons yang dihasilkan masih mengandung ekspresi yang dianggap tidak pantas, sistem akan menghapus respons tersebut. Konten yang telah ditolak juga tidak disimpan ke dalam memory AI.

Namun, sistem tersebut ternyata belum sepenuhnya mampu mencegah berbagai upaya manipulasi. Sejumlah pengguna disebut berhasil melewati filter menggunakan prompt injection dan teknik serupa.

Karena itu, Spiral AI kini memilih pendekatan yang lebih ketat dengan membatasi jenis input yang dapat dikirim pemain kepada Ryza. Pengembang juga tengah mempertimbangkan aturan tambahan, termasuk kemungkinan menerapkan batas jumlah karakter dalam input, sambil terus memantau pola penggunaan sistem.

Spiral AI Mulai Tindak Screenshot Palsu

Tidak hanya membatasi percakapan, Spiral AI juga mulai mengambil tindakan terhadap screenshot palsu atau hasil editan yang membuat RyzaChat AI terlihat menghasilkan respons yang sebenarnya tidak pernah muncul dalam game.

Developer menyebut mereka telah mulai mengirimkan permintaan takedown serta laporan kepada sejumlah platform online yang menjadi tempat beredarnya konten tersebut.

Langkah ini juga berpotensi diterapkan pada SophieChat: AI, proyek chatbot lain dari Spiral AI yang menghadirkan karakter Sophie Neuenmuller dari Atelier Sophie.

Saat ini, RyzaChat AI tersedia di iOS dan Android serta sudah mendukung Bahasa Indonesia. Dengan demikian, pengguna Indonesia tetap dapat berinteraksi dengan Ryza menggunakan bahasa lokal. Namun setelah pembaruan Oktober diterapkan, ruang bagi pemain untuk mencoba mengeksploitasi respons AI diperkirakan akan menjadi jauh lebih terbatas.

 

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending