Connect with us

Kamera

Sony Indonesia Resmi Luncurkan Alpha ZV-E10, Kamera yang Didesain Khusus untuk Para Vlogger

Published

on

GwiGwi.com –  Sony Indonesia resmi meluncurkan Alpha ZV-E10, kamera terbaru dengan lensa yang dapat ditukar dari seri Alpha, didesain khusus untuk para vlogger. Kamera ini memiliki teknologi pencitraan yang terdepan dari Sony serta kegunaan yang luas. Alpha ZV-E10 memiliki sensor APS-C yang menghasilkan performa foto dan video berkualitas tinggi. Keserbagunaan kreatif dengan beragam fungsi yang dioptimalkan membuat kamera ini cocok untuk semua vlogger.

Maaf Anda Melihat Iklan

Kazuteru Makiyama, President Director PT Sony Indonesia menyampaikan, “Kami menilai bahwa diperlukan cara baru dalam memperlihatkan serta menyalurkan karya secara lebih kreatif, seru, dan ekspresif. Maka dari itu, kami sangat antusias untuk memperkenalkan kamera seri Alpha terbaru yang secara khusus didesain untuk para vlogger. Alpha ZV-E10 adalah kamera mirrorless dengan sensor besar – APS-C Exmor CMOS yang didesain untuk memudahkan penggunanya dalam berkreasi secara maksimal. Kamera ini juga memungkinkan para pengguna untuk mengganti-ganti lensa dengan mudah, sesuai dengan kebutuhan, agar dapat berkarya secara maksimal. Alpha ZV-E10 sangat cocok bagi para vlogger yang ingin beralih pada pengaturan yang lebih canggih, namun memiliki fitur yang mudah digunakan”.

Harga dan Ketersediaan

Sony Alpha ZV-E10 akan hadir di Indonesia pada bulan November 2021 dengan harga Rp10.999.000. Harga tersebut sudah termasuk dengan lensa kit 16-50 mm, serta tersedia dalam warna hitam dan putih. Anda juga bisa mendapatkan Alpha ZV-E10 melalui pre-order pada tanggal 29 September 2021 hingga 17 Oktober 2021. Dengan mengikuti pre-order, Anda juga bisa mendapatkan keuntungan berupa program purchase with purchase spesial untuk produk Shooting Grip GP-VPT2BT seharga Rp1.199.000 dan microphone ECM-W2BT seharga Rp3.399.000 yang bisa didapatkan bersamaan dengan Pre-Order Alpha ZV-E10.

Fitur dan Spesifikasi Alpha ZV-E10

Alpha ZV-E10 dilengkapi sensor CMOS Exmor APS-C dengan 24,2-megapiksel (perkiraan efektif) dan mesin pemrosesan gambar BIONZ X untuk menghasilkan gambar berkualitas tinggi dengan sensitivitas tinggi, penggambaran tekstur detail, serta bokeh natural yang indah. Selain itu, Alpha ZV-E10 memiliki fitur khusus video yang telah diakui dan disukai di kamera digital populer ZV-1, termasuk “Background Defocus”[i] yang dapat beralih antara latar belakang buram (bokeh) dan tajam dengan mulus, serta mode “Product Showcase Setting”[ii] yang memungkinkan kamera mengalihkan fokus dari wajah subjek ke objek yang disorot secara otomatis.

Kamera Alpha ZV-E10 menampilkan desain video-first dalam bentuk yang ringan (sekitar 12 oz. / 343g[iii]) dan dilengkapi dengan Layar LCD Vari-angle bukaan samping yang populer sehingga memungkinkan para vlogger untuk menghubungkan mikrofon eksternal di atas kamera. Hal ini memudahkan pengguna dalam pengaturan kamera sekaligus memungkinkan mereka untuk melihat layar dalam mode pengambilan gambar selfie, serta dari sudut tinggi dan rendah.

Selain layar, kamera Alpha ZV-E10 juga didukung dengan berbagai fungsi lain yang mudah digunakan dan dirancang khusus untuk foto dan video, termasuk tombol Still/Movie/Slow dan Quick motion baru yang terletak di atas kamera, sehingga mempermudah vlogger untuk mengubah antara mode pengambilan gambar yang diinginkan dengan satu sentuhan.

Kamera terbaru ini juga memiliki fitur video terdepan, seperti perekaman video 4K dan Slow Motion dengan gambar berkualitas tinggi (FHD 120p). Stabilisasi gambar elektronik dengan Mode Aktif[iv] juga tersedia dan menghadirkan perekaman video yang stabil, bahkan pada saat berjalan dan pengambilan gambar dengan tangan. Lebih lagi, teknologi AF (autofokus) canggih dari Alpha ZV-E10 memberikan AF yang cepat dan tepat dengan performa pelacakan yang sangat baik, serta audio berkualitas tinggi untuk perekaman suara yang jernih.

Keserbagunaan Kreatif

Kamera dengan Lensa yang Dapat Ditukar untuk Ekspresi Kreatif yang Lebih Luas

Alpha ZV-E10 memungkinkan pengguna untuk memperluas ekspresi kreatif dengan memanfaatkan lensa ideal untuk setiap pengambilan gambar yang diinginkan. Pengguna dapat memilih lensa yang sempurna berdasarkan visi kreatif mereka melalui berbagai macam lensa yang kompatibel dalam jajaran lensa E-mount Sony.

Autofokus terdepan

Teknologi AF Sony yang terdepan di industri memungkinkan pengguna untuk menyerahkan tugas pemfokusan ke kamera, sehingga mereka dapat berkonsentrasi dalam menyusun pengambilan gambar. Berkat adanya Fast Hybrid AF dan Real-time Eye AF untuk video[v], serta Real-time Tracking[vi], Alpha ZV-E10 dapat melacak wajah dan mata subjek untuk pemfokusan otomatis yang cepat dan tepat, bahkan pada saat pengambilan gambar on-the-go dan di situasi yang menantang. Pengguna juga dapat menyesuaikan pengaturan AF kamera, seperti AF Transition Speed dan AF Subject Shift Sensitivity, untuk memilih antara pemfokusan cepat atau pemfokusan lambat sesuai dengan preferensi kreatif mereka.

Selain itu, fungsi Touch Focus pada kamera Alpha ZV-E10 memungkinkan pengguna untuk secara intuitif mengatur posisi fokus dalam gambar diam hanya dengan menyentuh layar. Dengan satu ketukan, pengguna dapat langsung mengalihkan posisi fokus ke subjek di pinggiran gambar. Fungsi ini tersedia dalam mode foto dan video

Audio Berkualitas Tinggi

Teknologi terdepan Sony memungkinkan Alpha ZV-E10 untuk menangkap rekaman suara sebening kristal yang menangkap suara pembicara dengan jelas, berkat Directional 3-Capsule Mic internal dan wind screen untuk mengurangi kebisingan angin secara signifikan. Memperluas pilihan audio, Alpha ZV-E10 didukung dengan interface audio Digital melalui Multi Interface (MI) Shoe Cap dan jack mikrofon untuk menghubungkan mikrofon eksternal. Berkat adanya jack headphone, pengguna dapat menghubungkan headphone untuk memantau rekaman suara secara akurat. Waktu output audio juga dapat diatur untuk Live atau Lip Sync.

Mengutamakan Subjek

Menggunakan algoritma Face Priority AE (autoexposure) asli yang mampu melakukan transisi AE yang cepat, Alpha ZV-E10 secara otomatis mengoreksi pencahayaan, sehingga wajah subjek tidak terlalu terang maupun terlalu gelap ketika gambar diambil dalam pengaturan berbeda dengan perubahan cahaya yang dramatis. Hal ini memungkinkan kamera mendeteksi wajah subjek dan menyesuaikan pencahayaan untuk memastikan bahwa wajah digambarkan pada kecerahan optimal, bahkan saat pengambilan gambar selfie dalam pemandangan dengan perubahan pencahayaan yang ekstrem, dan bahkan jika wajah subjek berpaling sesaat dari kamera. Lebih lagi, kamera ini memiliki kemampuan pengenalan warna canggih yang sama dengan kamera ZV-1 yang terkenal untuk mengoptimalkan warna kulit pada subjek apa pun baik dalam mode foto maupun video.

Fitur Video Mutakhir:

  • Perekaman film 4K internal melalui pixel readout penuh tanpa pixel binning[vii]
  • Codec[viii] XAVC S™ kecepatan bit tinggi pada 100Mbps saat perekaman 4K
  • Slow & Quick Motion[ix]
  • Perekaman Full HD berkecepatan tinggi pada 120 fps
  • Pengambilan gambar interval[xi] untuk video time-lapse[xii] yang menakjubkan
  • Hybrid Log-Gamma (HDR) [xiii] / S-Gamut3.Cine / S-Log3, S-Gamut3 / S-Log3
Baca Juga:  Ponsel Sony Xperia baru akan diumumkan pada 26 Oktober

Dirancang untuk Vlogger

Kamera terbaru Alpha ZV-E10 direkomendasikan untuk vlogger yang ingin merekam beragam ekspresi dengan fitur lensa yang dapat ditukar. Pengguna dapat dengan nyaman mengoperasikan kamera terbaru Alpha ZV-E10 berkat grip bodi yang mudah dipegang dan tombol MOVIE besar yang terletak di bagian atas kamera. Saat dipasangkan dengan Shooting Grip opsional dengan Wireless Remote Commander (GP-VPT2BT, dijual terpisah), pengambilan gambar satu tangan disederhanakan dengan kemudahan akses zoom, record dan tombol yang dapat disesuaikan. Lampu perekaman (tally light) juga tersedia di bagian depan bodi untuk indikasi status perekaman. Frame merah pada layar LCD juga muncul saat perekaman untuk memberitahu pengguna dengan cepat dan mudah jika perekaman aktif saat berada di belakang kamera.

Fitur unik Alpha ZV-E10 adalah tuas zoom yang dapat mengoperasikan zoom optik dengan lensa power zoom dan zoom Clear Image dengan lensa prime. Saat memasangkan kamera dengan lensa prime, pengguna dapat melakukan zoom tanpa kehilangan resolusi video guna mempertahankan video 4K penuh. Pengguna juga dapat memilih dari 8 pengaturan kecepatan zoom untuk menambah fleksibilitas kreatif.

Kamera Alpha ZV-E10 dilengkapi dengan performa baterai yang tahan lama dengan daya yang cukup untuk pengambilan gambar hingga 125 menit[xiv] atau 440 gambar[xv] dengan pengisian daya penuh, sehingga pengguna dapat merekam untuk waktu yang lama tanpa khawatir. Saat pengambilan gambar di dalam ruangan, catu daya AC seperti AC-PW20AM opsional dapat mengisi daya, sehingga pengguna dapat terus merekam tanpa mengkhawatirkan konsumsi baterai. Daya juga dapat disuplai melalui konektor USB Type-C®, memungkinkan baterai eksternal memberi daya pada kamera untuk memperpanjang masa pakai baterai saat pengambilan gambar on the go. Untuk menghemat baterai kamera, Layar LCD Vari-angle milik Alpha ZV-E10 memungkinkan pengguna untuk menempatkan kamera pada mode hemat Daya[xvi] dengan menutupnya dan langsung melakukan pengambilan gambar dengan membuka panel.

Tetap Terhubung

Live Streaming

Alpha ZV-E10 juga merupakan kamera yang sangat cocok untuk menunjang kegiatan para pengguna yang sedang menerapkan work from home, school from home, atau kegiatan online lainnya, karena kamera ini dapat digunakan sebagai webcam atau kamera live streaming berkualitas tinggi hanya dengan menghubungkannya ke PC atau smartphone[xvii] untuk meningkatkan mobilitas saat streaming tanpa memerlukan software tambahan. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan kualitas gambar Alpha ZV-E10 yang luar biasa dan audio sejernih kristal, serta Face Priority AE dan Soft Skin Effect saat live streaming atau panggilan video. Alpha ZV-E10 mendukung standar yang digunakan untuk kamera USB seperti UVC (USB Video Class) / UAC (USB Audio Class). Dengan Alpha ZV-E10, pengguna juga dapat terhubung ke sumber daya listrik melalui kabel USB saat live streaming untuk penggunaan yang lebih lama. Untuk menambah kenyamanan, pengguna juga dapat menetapkan fungsi ini ke tombol khusus agar dapat langsung memulai streaming.

Data dan Transfer File Mudah

Dengan menggunakan aplikasi Imaging Edge Mobile[xviii], pengguna dapat mentransfer file gambar dan video yang dipilih ke perangkat seluler melalui Wi-Fi. Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna untuk mentransfer file gambar RAW. Setelah kamera terhubung dengan aplikasi Imaging Edge Mobile, data lokasi file dapat diperoleh dari perangkat seluler dan direkam. Pengguna dapat mentransfer file dari kartu SD di kamera ke smartphone (perangkat seluler) melalui Bluetooth meskipun kamera dimatikan[xix].

[i]Background Defocus adalah nama fungsi yang ditetapkan secara default ke tombol C1. Nilai bukaan pada Bokeh Switch Defocus / Clear adalah sebagai berikut. Film: [Background Defocus: Defocus] bukaan terlebar lensa; [Background Defocus: Clear] F8-11, dikontrol secara otomatis antara  F8 dan F11 sesuai dengan lingkungan. Foto: [Background Defocus: Defocus] bukaan terlebar lensa; [Background Defocus: Clear] F11. Nilai F tidak ditampilkan pada Film atau Foto. Item menu yang terkait dengan Bokeh Switch bernama “Background Defocus”.

[ii]Saat Product Showcase Setting diaktifkan, stabilisasi gambar pada model ini tetap menyala.

[iii] Dengan baterai dan kartu memori disertakan.

[iv]Potongan gambar dalam Mode Aktif. Mode Aktif tidak tersedia saat merekam pada frame rate 120 (100) fps, termasuk S&Q.

[v]Real-time Eye AF untuk hewan tidak tersedia saat perekaman film.

[vi]“Pelacakan” di menu.

[vii]Saat merekam pada 24p. Dengan stabilisasi gambar Mati/Mode Standar.

[viii]Kartu memori SDHC/SDXC Class 10 atau lebih tinggi diperlukan untuk merekam film dalam format XAVC S. Kartu UHS-I (U3) SDHC/SDXC diperlukan untuk 100Mbps.

[ix]Perekaman suara tidak dimungkinkan. Diperlukan kartu SDHC/SDXC Class 10 atau lebih tinggi.

Kartu SDHC/SDXC Class 10 atau lebih tinggi diperlukan untuk perekaman film dengan format XAVC S. Kecepatan UHS kelas 3 atau lebih tinggi diperlukan untuk perekaman 100 Mbps. Frame rate adalah 1-120fps (NTSC) atau 1-100fps (PAL).

[xi]Wi-Fi tidak beroperasi selama pengambilan gambar interval.

[xii]Pembuatan film time-lapse dimungkinkan pada PC.

[xiii]Hubungkan produk ini ke TV Sony yang kompatibel dengan HDR (HLG) melalui kabel USB untuk menampilkan film HDR (HLG).

[xiv]Waktu perekaman terus menerus untuk film.

[xv]Standar CIPA.

[xvi]Pada model ini, apa pun orientasi layarnya (menghadap ke dalam atau ke luar), pengguna dapat melakukan pengambilan gambar setelah membuka layar.

[xvii]OS PC atau smartphone pengguna harus kompatibel dengan UVC/UAC untuk menggunakan fungsi ini. Di antara smartphone, pengoperasian telah diverifikasi dengan Xperia 1 II dan Xperia 5 II (memerlukan firmware terbaru) untuk Android™ 11 atau yang lebih baru (Per May 2021). Kompatibilitas dengan smartphone lainnya tergantung pada spesifikasi pabrikan. Kabel USB dan/atau adaptor terminal yang tersedia secara komersial dapat digunakan untuk menyambungkan ke peralatan dengan port USB Type-C.

[xviii] Diperlukan Imaging Edge Mobile versi 7.5.1 atau yang lebih baru.

[xix] “Matikan koneksi” di pengaturan smartphone pada kamera harus AKTIF, serta kamera dan smartphone harus terhubung melalui Bluetooth.

Maaf Anda Melihat Iklan
Advertisement
Click to comment
0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Kamera

Kenalan Dengan Sony ZV-E10, Kamera Buat Vloggers dengan Lensa Bisa Diganti.

Published

on

By

GwiGwi.com – Hari ini Sony memperkenalkan kamera seri Alpha terbaru dengan lensa yang dapat ditukar untuk para kreator, Alpha ZV-E10. Kamera terbaru ini mengombinasikan teknologi pencitraan terdepan Sony dengan kegunaan yang luas dan serangkaian fitur yang dibuat khusus dan dioptimalkan untuk para kreator.

Maaf Anda Melihat Iklan

Alpha ZV-E10 dilengkapi sensor CMOS Exmor APS-C dengan 24,2-megapiksel (perkiraan efektif) dan mesin pemrosesan gambar BIONZ X untuk menghasilkan gambar berkualitas tinggi dengan sensitivitas tinggi, penggambaran tekstur detail, serta bokeh natural yang indah. Selain itu, Alpha ZV-E10 memiliki fitur khusus video yang telah diakui dan disukai di kamera digital populer ZV-1, termasuk “Background Defocus” yang dapat beralih antara latar belakang buram (bokeh) dan tajam dengan mulus, serta mode “Product Showcase Setting” yang memungkinkan kamera mengalihkan fokus dari wajah subjek ke objek yang disorot secara otomatis.

Kazuteru Makiyama, President Director PT Sony Indonesia menyampaikan, “Kami sangat antusias memperkenalkan Alpha ZV-E10, kamera dengan lensa yang dapat ditukar terbaru dari Sony, untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat dari para kreator. Kamera terbaru Alpha ZV-E10 merupakan alat yang ideal untuk para kreator foto dan video yang ingin bertransisi ke pengaturan yang lebih canggih, karena menggabungkan keserbagunaan dan kualitas gambar luar biasa dari kamera dengan lensa yang dapat ditukar yang didukung oleh sensor lebih besar dengan fitur ramah pengguna yang dirancang khusus untuk foto dan video.”

Kamera Alpha ZV-E10 menampilkan desain video-first dalam bentuk yang ringan (sekitar 12 oz. / 343g) dan dilengkapi dengan Layar LCD Vari-angle bukaan samping yang populer sehingga memungkinkan para kreator untuk menghubungkan mikrofon eksternal di atas kamera. Hal ini memudahkan pengguna dalam pengaturan kamera sekaligus memungkinkan mereka untuk melihat layar dalam mode pengambilan gambar selfie, serta dari sudut tinggi dan rendah.

Selain layar, kamera Alpha ZV-E10 juga didukung dengan berbagai fungsi lain yang mudah digunakan dan dirancang khusus untuk foto dan video, termasuk tombol Still/Movie/Slow dan Quick motion baru yang terletak di atas kamera, sehingga mempermudah kreator untuk mengubah antara mode pengambilan gambar yang diinginkan dengan satu sentuhan.

Kamera terbaru ini juga memiliki fitur video terdepan, seperti perekaman video 4K dan Slow Motion dengan gambar berkualitas tinggi (FHD 120p). Stabilisasi gambar elektronik dengan Mode Aktif juga tersedia dan menghadirkan perekaman video yang stabil, bahkan pada saat berjalan dan pengambilan gambar dengan tangan. Lebih lagi, teknologi AF (autofokus) canggih dari Alpha ZV-E10 memberikan AF yang cepat dan tepat dengan performa pelacakan yang sangat baik, serta audio berkualitas tinggi untuk perekaman suara yang jernih.

Keserbagunaan Kreatif

Kamera dengan Lensa yang Dapat Ditukar untuk Ekspresi Kreatif yang Lebih Luas

Alpha ZV-E10 memungkinkan pengguna untuk memperluas ekspresi kreatif dengan memanfaatkan lensa ideal untuk setiap pengambilan gambar yang diinginkan. Pengguna dapat memilih lensa yang sempurna berdasarkan visi kreatif mereka melalui berbagai macam lensa yang kompatibel dalam jajaran lensa E-mount Sony.

Autofokus terdepan

Teknologi AF Sony yang terdepan di industri memungkinkan pengguna untuk menyerahkan tugas pemfokusan ke kamera, sehingga mereka dapat berkonsentrasi dalam menyusun pengambilan gambar. Berkat adanya Fast Hybrid AF dan Real-time Eye AF untuk video, serta Real-time Tracking, Alpha ZV-E10 dapat melacak wajah dan mata subjek untuk pemfokusan otomatis yang cepat dan tepat, bahkan pada saat pengambilan gambar on-the-go dan di situasi yang menantang. Pengguna juga dapat menyesuaikan pengaturan AF kamera, seperti AF Transition Speed dan AF Subject Shift Sensitivity, untuk memilih antara pemfokusan cepat atau pemfokusan lambat sesuai dengan preferensi kreatif mereka.

Selain itu, fungsi Touch Focus pada kamera Alpha ZV-E10 memungkinkan pengguna untuk secara intuitif mengatur posisi fokus dalam gambar diam hanya dengan menyentuh layar. Dengan satu ketukan, pengguna dapat langsung mengalihkan posisi fokus ke subjek di pinggiran gambar. Fungsi ini tersedia dalam mode foto dan video.

Audio Berkualitas Tinggi

Teknologi terdepan Sony memungkinkan Alpha ZV-E10 untuk menangkap rekaman suara sebening kristal yang menangkap suara pembicara dengan jelas, berkat Directional 3-Capsule Mic internal dan wind screen untuk mengurangi kebisingan angin secara signifikan. Memperluas pilihan audio, Alpha ZV-E10 didukung dengan interface audio Digital melalui Multi Interface (MI) Shoe Cap dan jack mikrofon untuk menghubungkan mikrofon eksternal. Berkat adanya jack headphone, pengguna dapat menghubungkan headphone untuk memantau rekaman suara secara akurat. Waktu output audio juga dapat diatur untuk Live atau Lip Sync. 

Mengutamakan Subjek

Menggunakan algoritma Face Priority AE (autoexposure) asli yang mampu melakukan transisi AE yang cepat, Alpha ZV-E10 secara otomatis mengoreksi pencahayaan, sehingga wajah subjek tidak terlalu terang maupun terlalu gelap ketika gambar diambil dalam pengaturan berbeda dengan perubahan cahaya yang dramatis. Hal ini memungkinkan kamera mendeteksi wajah subjek dan menyesuaikan pencahayaan untuk memastikan bahwa wajah digambarkan pada kecerahan optimal, bahkan saat pengambilan gambar selfie dalam pemandangan dengan perubahan pencahayaan yang ekstrem, dan bahkan jika wajah subjek berpaling sesaat dari kamera. Lebih lagi, kamera ini memiliki kemampuan pengenalan warna canggih yang sama dengan kamera ZV-1 yang terkenal untuk mengoptimalkan warna kulit pada subjek apa pun baik dalam mode foto maupun video.

Fitur Video Mutakhir:

  • Perekaman film 4K internal melalui pixel readout penuh tanpa pixel binning 
  • Codec XAVC S™ kecepatan bit tinggi pada 100Mbps saat perekaman 4K 
  • Slow & Quick Motion
  • Perekaman Full HD berkecepatan tinggi pada 120 fps
  • Pengambilan gambar interval  untuk video time-lapse yang menakjubkan
  • Hybrid Log-Gamma (HDR) / S-Gamut3.Cine / S-Log3, S-Gamut3 / S-Log3 

Dirancang untuk Kreator

Baca Juga:  Ponsel Sony Xperia baru akan diumumkan pada 26 Oktober

Kamera terbaru Alpha ZV-E10 direkomendasikan tidak hanya untuk kreator konten kelas atas tetapi juga untuk perekaman video kasual, foto snap sehari-hari dan bahkan untuk pemula. Pengguna dapat dengan nyaman mengoperasikan kamera terbaru Alpha ZV-E10 berkat grip bodi yang mudah dipegang dan tombol MOVIE besar yang terletak di bagian atas kamera. Saat dipasangkan dengan Shooting Grip opsional dengan Wireless Remote Commander (GP-VPT2BT, dijual terpisah), pengambilan gambar satu tangan disederhanakan dengan kemudahan akses zoom, record dan tombol yang dapat disesuaikan. Lampu perekaman (tally light) juga tersedia di bagian depan bodi untuk indikasi status perekaman. Frame merah pada layar LCD juga muncul saat perekaman untuk memberitahu pengguna dengan cepat dan mudah jika perekaman aktif saat berada di belakang kamera.

Fitur unik Alpha ZV-E10 adalah tuas zoom yang dapat mengoperasikan zoom optik dengan lensa power zoom dan zoom Clear Image dengan lensa prime. Saat memasangkan kamera dengan lensa prime, pengguna dapat melakukan zoom tanpa kehilangan resolusi video guna mempertahankan video 4K penuh. Pengguna juga dapat memilih dari 8 pengaturan kecepatan zoom untuk menambah fleksibilitas kreatif. 

Kamera Alpha ZV-E10 dilengkapi dengan performa baterai yang tahan lama dengan daya yang cukup untuk pengambilan gambar hingga 125 menit atau 440 gambar dengan pengisian daya penuh, sehingga pengguna dapat merekam untuk waktu yang lama tanpa khawatir. Saat pengambilan gambar di dalam ruangan, catu daya AC seperti AC-PW20AM opsional dapat mengisi daya, sehingga pengguna dapat terus merekam tanpa mengkhawatirkan konsumsi baterai. Daya juga dapat disuplai melalui konektor USB Type-C®, memungkinkan baterai eksternal memberi daya pada kamera untuk memperpanjang masa pakai baterai saat pengambilan gambar on the go. Untuk menghemat baterai kamera, Layar LCD Vari-angle milik Alpha ZV-E10 memungkinkan pengguna untuk menempatkan kamera pada mode hemat Daya dengan menutupnya dan langsung melakukan pengambilan gambar dengan membuka panel.

Tetap Terhubung

Live Streaming

Alpha ZV-E10 juga merupakan kamera yang sangat cocok untuk menunjang kegiatan para pengguna yang sedang menerapkan work from home, school from home, atau kegiatan online lainnya, karena kamera ini dapat digunakan sebagai webcam atau kamera live streaming berkualitas tinggi hanya dengan menghubungkannya ke PC atau smartphone untuk meningkatkan mobilitas saat streaming tanpa memerlukan software tambahan. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan kualitas gambar Alpha ZV-E10 yang luar biasa dan audio sejernih kristal, serta Face Priority AE dan Soft Skin Effect saat live streaming atau panggilan video. Alpha ZV-E10 mendukung standar yang digunakan untuk kamera USB seperti UVC (USB Video Class) / UAC (USB Audio Class). Dengan Alpha ZV-E10, pengguna juga dapat terhubung ke sumber daya listrik melalui kabel USB saat live streaming untuk penggunaan yang lebih lama. Untuk menambah kenyamanan, pengguna juga dapat menetapkan fungsi ini ke tombol khusus agar dapat langsung memulai streaming.

Data dan Transfer File Mudah

Dengan menggunakan aplikasi Imaging Edge Mobile, pengguna dapat mentransfer file gambar dan video yang dipilih ke perangkat seluler melalui Wi-Fi. Aplikasi ini juga memungkinkan pengguna untuk mentransfer file gambar RAW. Setelah kamera terhubung dengan aplikasi Imaging Edge Mobile, data lokasi file dapat diperoleh dari perangkat seluler dan direkam. Pengguna dapat mentransfer file dari kartu SD di kamera ke smartphone (perangkat seluler) melalui Bluetooth meskipun kamera DIMATIKAN.

Harga dan Ketersediaan

Alpha ZV-E10 akan segera tersedia di Indonesia dalam warna hitam dan putih. Untuk daftar lengkap mengenai spesifikasi dan informasi, silakan kunjungi: https://www.sony.co.id/en/electronics/interchangeable-lens-cameras/zv-e10

Cerita eksklusif dan pengambilan konten baru yang menarik dengan kamera terbaru dan produk pencitraan Sony lainnya dapat ditemukan di https://www.sony.co.id/en/alphauniverse/home, sebuah situs yang dibuat untuk mengedukasi dan menginspirasi seluruh penggemar dan pelanggan dari Sony α – brand Alpha.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Kamera

Sony Electronics Hadirkan Lensa Ringkas dengan Angle Ultra-lebar, FE 14mm F1.8 G Master™

Published

on

By

GwiGwi.com – Sony Electronics Inc. semakin memperluas jajaran lensa E-mount-nya dengan memperkenalkan FE 14mm F1.8 GM (model SEL14F18GM) – lensa sudut ultra-lebar, bukaan besar, dan ringkas yang memungkinkan pengguna mengabadikan dunia dengan perspektif baru, terutama saat memotret landscape, arsitektur, astrograf, interior, perekaman wide-shot, dan self-vlogging.

Maaf Anda Melihat Iklan

Kazuteru Makiyama, President Director PT Sony Indonesia menyampaikan, “Anggota terbaru dari seri G Master Sony, FE 14mm F1.8 GM, memberikan resolusi luar biasa, fokus otomatis yang cepat dan senyap, serta sangat ringkas. Kami senantiasa berinovasi berdasarkan kebutuhan pelanggan kami dan akan terus mengembangkan teknologi terbaik agar mereka dapat mewujudkan visi kreatif mereka.”

Resolusi Luar Biasa dalam Desain Ringkas dan Ringan

Lensa FE 14mm F1.8 GM memiliki fitur desain optik yang ringkas, berukuran hanya 83mm x 99.8mm dan berat sekitar 460g, dengan teknologi optik canggih yang memberikan resolusi luar biasa dan kontras menakjubkan. Dua elemen XA (extreme aspherical) mempertahankan resolusi yang sangat baik di seluruh area gambar bahkan di sudut, dalam desain yang ringkas dan ringan. Dua elemen kaca ED (Extra-low Dispersion) dan satu elemen kaca Super ED menghasilkan penyempurnaan optik yang menekan aberasi kromatik dan memberikan kontras yang sangat baik serta rendering yang presisi di semua aperture.

Pengguna dapat dengan tepat merender sumber titik cahaya berkat aperture maksimum F1.8, memungkinkan untuk menangkap astrofotografi atau memotret di lingkungan dengan cahaya rendah lainnya tanpa harus menggunakan kecepatan rana yang sangat lambat. Saat memotret dalam kondisi pencahayaan yang menantang, teknologi Nano AR Coating II asli Sony memaksimalkan kejernihan dengan meredam flare dan ghosting.

Lensa FE 14mm F1.8 GM dapat menghasilkan bokeh indah di F1.8, bahkan dengan panjang fokus 14mm ultra-lebar. Dengan jarak fokus minimum 0,25m, FE 14mm F1.8 GM menawarkan kemungkinan yang lebih luas untuk pengambilan gambar still dan video close-up, serta menciptakan bokeh menakjubkan yang dikenal dalam seri lensa premium Sony G Master. Selain itu, elemen XA yang presisi, mekanisme apertur 9-blade circular, dan aberasi yang dikelola secara optimal memungkinkan FE 14mm F1.8 GM menghasilkan bokeh latar belakang yang indah tanpa efek onion-ring yang tidak diinginkan.

Baca Juga:  Ponsel Sony Xperia baru akan diumumkan pada 26 Oktober

Fokus Otomatis Terdepan

Dengan menggunakan dua Motor Linear XD (extreme dynamic), fokus dapat diperoleh dan dipertahankan secara akurat bahkan saat memotret dengan depth of field yang sempit di F1.8, memberikan keandalan yang dibutuhkan seorang profesional untuk menyelesaikan pekerjaan dalam kondisi yang menantang. Selain itu, FE 14mm F1.8 GM memungkinkan AF senyap dengan getaran minimal untuk transisi fokus yang mulus, sempurna untuk pembuatan konten video.

Kontrol dan Keandalan Tingkat Profesional

Lensa baru ini juga dilengkapi beberapa opsi kontrol canggih dan serbaguna, termasuk focus hold buttonfocus mode switch, dan focus ring untuk memastikan pengoperasian yang mulus dan efisien dalam berbagai lingkungan pengambilan gambar. Untuk penyesuaian tambahan, sejumlah fungsi dapat ditetapkan ke focus hold button dari interface bodi kamera. FE 14mm F1.8 GM juga dilengkapi Linear Response MF untuk pemfokusan manual yang langsung dan tepat. Aperture ring yang memungkinkan kontrol apertur intuitif juga disertakan. Untuk kebebasan berkreasi, FE 14mm F1.8 GM menyertakan dudukan filter belakang yang menerima filter tipe lembar standar untuk ND, koreksi warna, filter lembut, dan lain-lain.

Desain tahan debu dan kelembapan[i] memberikan keandalan yang dibutuhkan untuk kondisi yang menantang. Elemen lensa depan memiliki lapisan fluor yang menangkis air, minyak, dan kontaminan lainnya. Elemen belakang juga dilapisi fluor untuk menjaga permukaan tetap bersih saat mengganti filter belakang. Lensa juga memiliki built-in petal hood yang secara efektif memblokir cahaya asing yang dapat menyebabkan flare dan bayangan.

Ketersediaan

Informasi mengenai harga dan ketersediaan dari kamera Lensa FE 14mm F1.8 GM di Indonesia akan segera diumumkan.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Kamera

Sony Indonesia Resmi Luncurkan Tiga Lensa G dalam Seri Lensa Full-Frame

Published

on

By

GwiGwi.com – Sony Indonesia resmi mengumumkan tiga lensa G™ yang luar biasa untuk jajaran E-mount, yaitu FE 50mm F2.5 G (model SEL50F25G), FE 40mm F2.5 G (model SEL40F25G) dan FE 24mm F2.8 G (model SEL24F28G). Lensa terbaru ini memberikan kualitas gambar tingkat tinggi dan bokeh indah dengan desain ringan dan ringkas, sempurna bagi para fotografer dan videografer untuk menghasilkan gambar memukau dengan mobilitas yang mudah.

Maaf Anda Melihat Iklan

Ketiga lensa ini dapat memberikan resolusi tinggi, pengoperasian intuitif, serta kemampuan autofokus yang cepat, tepat dan senyap saat dipasangkan dengan kamera full-frame atau APS-C Sony. Lensa ini telah diperkenalkan sebagai pelengkap foto dan video yang sempurna untuk berbagai penggunaan, termasuk pengambilan gambar sehari-hari, portrait dan pemandangan.

Kazuteru Makiyama, President Director PT Sony Indonesia mengungkapkan, “Sony terus berinovasi dalam menghadirkan alat yang dibutuhkan para kreator untuk mengabadikan keindahan dunia. Menghadirkan resolusi tinggi dan bokeh memukau dalam desain yang ringkas dan canggih, lensa FE 50mm F2.5 G, FE 40mm F2.5 G dan FE 24mm F2.8 G memungkinkan para pengguna merasakan pengalaman menyenangkan memiliki lensa yang dapat menangkap pemandangan yang sama dari perspektif yang berbeda.” Ketiga lensa terbaru ini memberikan masing-masing focal length untuk pengambilan gambar apa pun sehingga keseluruhan lensa merupakan kombinasi fantastis berkat pengoperasian intuitif dan kualitas rangka yang luar biasa.

Selain itu, pertukaran lensa dapat dilakukan dengan mudah, bahkan pada saat menggunakan gimbal, karena ketiga lensa ini memiliki ukuran yang sama (diameter 68mm x 45mm), diameter filter yang sama (49mm) dan berat yang hampir sama (FE 50mm F2.5 G 174g, FE 40mm F2.5 G 173g dan FE 24mm F2.8 G 162g), serta fokus internal. Ketiga lensa ini memiliki desain eksterior yang sama, namun focal length pada lensa ini ditandai dengan jelas untuk pergantian yang cepat. FE 50mm F2.5 G terbaik untuk portrait teman / keluarga dalam kehidupan sehari-hari, FE 40mm F2.5 G cocok untuk snap foto dan video (foto sehari-hari / pembuatan film menggunakan gimbal), FE 24mm F2.8 G cocok untuk pemandangan, travel, dan perekaman video dengan latar belakang yang luas, seperti vlogging.

Resolusi tinggi dalam desain yang ringkas

Lensa FE 50mm F2.5 G, FE 40mm F2.5 G dan FE 24mm F2.8 G memiliki desain yang ringkas dan ringan, namun dapat menghadirkan kualitas gambar lensa G yang tinggi. Ketiga lensa ini dapat memberikan resolusi tinggi dan menekan colour fringing berkat elemen aspherical dan elemen ED[i] (Extra-low Dispersion) glass, sehingga kualitas gambar dapat dicapai dengan optik yang canggih. Elemen aspherical yang dimiliki lensa ini dapat memastikan performa resolusi yang baik di setiap sudut gambar, bahkan dari bukaan terlebar dengan shallow depth of field. Nikmati pengambilan gambar dengan resolusi tinggi menggunakan desain yang ringkas.

Bokeh yang memukau dari lensa G dapat dicapai dengan pengoptimalan circular aperture dan dihasilkan pada diafragma terbesar dari setiap lensa (FE 50mm F2.5 G F2.5 pada 50mm, FE 40mm F2.5 G F2.5 pada 40mm dan FE 24mm F2.8 G F2.8 pada 24mm).

Ketiga lensa ini cocok digunakan di berbagai lokasi, baik saat pengambilan gambar menggunakan bodi full-frame atau APS-C untuk portrait, pemandangan, snap shots atau video dengan gimbal dan lainnya, karena dirancang untuk mobilitas optimal, serta cukup ringkas dan ringan. Ukuran dan beratnya juga diseimbangkan dengan sempurna. Rasakan manfaat dari penggunaan beberapa lensa yang sesuai dengan pemandangan atau subjek apa pun.

Jarak Fokus

Baca Juga:  Ponsel Sony Xperia baru akan diumumkan pada 26 Oktober

Selain sudut pandang 50mm yang sempurna untuk portrait dan pengambilan gambar foto sehari-hari atau video, lensa FE 50mm F2.5 G memiliki jarak fokus minimum 0,35m (AF) / 0,31m (MF) dan perbesaran maksimum 0,18x (AF) / 0,21x (MF) yang ideal untuk beragam pemandangan dan objek.

Sudut pandang FE 40mm F2.5 G 40mm ideal untuk pengambilan gambar foto sehari-hari atau video dengan jarak fokus minimum 0,28m (AF) / 0,25m (MF) dan perbesaran maksimum 0,20x (AF) / 0,23x (MF). Khususnya untuk pembuatan video, 40mm adalah sudut pandang yang disukai karena sesuai dengan penglihatan natural dan untuk foto, 40mm memungkinkan subjek untuk lebih terlihat dari latar belakangnya.

Dengan sudut pandang 24mm yang lebar, lensa FE 24mm F2.8 G cocok dalam situasi yang mempunyai latar belakang, seperti pemakaian gimbal atau pengambilan gambar selfie dengan grip yang terpasang. Dengan jarak fokus minimum 0,24m (AF) / 0,18m (MF) dan perbesaran maksimum 0,13x (AF) / 0,19x (MF), pengguna juga dapat mengambil gambar close-up dengan latar belakang bokeh.

 

Pengoperasian dan keandalan tinggi

Terlepas dari ukurannya yang ringkas, lensa ini memiliki tombol tahan fokus, tombol mode fokus, aperture ring, dan tombol klik diafragma lensa untuk pengoperasian yang ideal. Tombol tahan fokus pada lensa ini dapat disesuaikan dari menu kamera dan dapat diberi fungsi yang diinginkan pengguna. Aperture ring memberikan kesan yang lebih intuitif dan langsung dibandingkan dengan mengoperasikan bukaan dari bodi kamera saat pengambilan foto atau video. Bukaannya juga menyediakan click stop yang dapat diubah dan dapat dimatikan untuk pembuatan video menggunakan tombol klik diafragma. Selain itu, dengan Linear Response MF, aperture ring dapat merespon secara tepat dan linier saat pemfokusan manual, sehingga kontrol terasa cepat dan intuitif, secara langsung mencerminkan maksud fotografer dan videografer, serta memungkinkan penyesuaian fokus yang halus.

Lensa ini memiliki eksterior aluminium dan logo Sony yang terukir, sehingga memastikan hasil akhir premium dan canggih, serta peningkatan kekuatan dan daya tahan. Secara praktis, diameter filter pada tutup lensa dan hood lensa sama[ii] (49mm), sehingga memungkinkan tutup dan filter yang sama dipasang ke tutup dan hood lensa. Lensa terbaru ini juga dirancang agar tahan debu dan kelembapan[iii] untuk memastikan penggunaan di lingkungan luar ruangan apa pun.

 

Autofokus yang cepat, tepat dan senyap

Lensa FE 50mm F2.5 G, FE 40mm F2.5 G dan FE 24mm F2.8 G ideal untuk pengambilan gambar pada subjek yang bergerak, karena dilengkapi dengan dua motor linier untuk menghasilkan autofokus (AF) yang cepat dan tepat dengan performa pelacakan luar biasa yang stabil meskipun ada pergerakan mendadak pada subjek. AF pada ketiga lensa ini juga senyap, sehingga dapat digunakan baik untuk pengambilan gambar foto dan video.

 

Harga dan Ketersediaan

Lensa FE 50mm F2.5 G, FE 40mm F2.5 G dan FE 24mm F2.8 G akan segera tersedia di Indonesia pada bulan Mei 2021 dengan harga Rp8.999.000 untuk setiap lensa. Pembelian pre-order untuk ketiga lensa ini dapat dilakukan mulai tanggal 16 April – 2 Mei 2021. Pembelian dalam masa pre-order akan mendapatkan paket spesial berupa Sony Exclusive Lens Bag senilai Rp1.000.000.

[i]FE 24mm F2.8 G 1 x ED, 3 x elemen aspherical
FE 40mm F2.5 G 3 x elemen aspherical
FE 50mm F2.5 G 1 x ED, 2 x elemen aspherical
[ii] Hal ini tidak berlaku untuk FE 24mm F2.8 G.
[iii]Tidak dijamin 100% tahan debu dan kelembapan.

Maaf Anda Melihat Iklan
Continue Reading

Trakteer

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x