Connect with us

Music

Single #sukinanda AKB48 boleh saja puncaki Oricon, tapi DAOKO × 米津玄師 menangkan banyak hati pendengarnya

Published

on

GwiGwi.com – Sebut saja akhir dari sebuah era. Minggu lalu, singel ke 49 AKB48 “#sukinanda” terjual lebih dari 1 juta kopi dan memuncaki daftar singel Oricon. Selain menjadi lagu pertama yang menduduki peringkat pertama yang menyertakan hashtag pada judulnya, lagu ini juga membuat AKB48 melampaui Ayumi Hamasaki sebagai penyanyi wanita yang menjual singel terbanyak di sejarah musik Jepang.

Penggemar AKB48 senang. Penggemar Ayumi melewati siklus mirip kubler-ross secara online dimulai dari marah (AKB48 bukanlah seni), negosiasi (AKB adalah grup, ayumi cuma satu orang) dan semi-penerimaan (Ayumi tetap lebih baik). Pada awalnya, banyak orang yang bingung dengan keputusan Oricon untuk menyamakan grup dan penyanyi solo dalam ranking ini, sebelum akhirnya menerima keputusan tersebut.

Pergantian ini tidak bisa dihindari. Seperti yang banyak orang tahu sejak AKB48 mulai memuncaki daftar ranking sejak tahun 2009, AKB sudah lama meningkatkan penjualan dengan cara merilis beberapa versi dari satu singel atau memasukkan merchandise dalam albun seperti tiket meet & greet atau tiket voting pada pemilihan tahunan AKB48. Penggemar garis keras membeli banyak kopi untung mendukung grup favorit mereka atau juga mendapatkan barang-barang bonusnya. Kesuksesan AKB48 ditenagai oleh para penggemar yang penuh passion daripada penggemar musik secara general.

Tapi strategi ini nalah menjadi norma dari musik pop secara global pada tahun 2010an. AKB48 jelas lebih terdepan dari tren saat itu, jadi menyalahkan aspek gimmick ini adalah hal yang tidak perlu (tapi kalian harus melakukan hal yang perlu lakukan, penggemar Ayumi).

Selain di industri Jpop, hal ini juga biasa dilakukan oleh industri Kpop dan mulai dilakukan juga di Amerika Serikat dimana grup seperti Metallica menaiki daftar rangking penjualan karena penjualan albumnya menyertakan tiket konser. Sementara itu Taylor Swift, baru-baru ini memakai strategi ini yang telah dikembangkan lebih jauh, dengan memperbolehkan penggemarnya yang melakukan banyak aktivitas seperti membeli merchandise atau mencuitkan tentang musiknya, untuk maju dalam daftar tunggu pada konsernya yang akan datang.

Tetapi cerita ini menjadi pertanda berakhirnya sebuah era dimana ranking tradisional mempunyai sebuah arti ataupun nilai. Meski penggemarnya saling ribut, baik Ayumi dan AKB48 tidak terlalu relevan beberapa tahun terakhir ini, selain skandal yang terjadi pada mereka. Meski “#sukinanda” memuncaki Oricon pada minggu pertamanya, #sukinanda juga cepat lengser dari daftar ranking Oricon. Diantara jeda dari rilisnya, memuncaki dan jatuhnya singel AKB48, sebuah lagu menunjukkan bagaimana musik sampai ke penikmat musik secara umum. Daoko dan Kenshi Yonezu telah memuncaki berbagai situs streaming dan daftar ranking musik Youtube selama berminggu-minggu dengan Uchiage Hanabi meraih 32juta view dalam satu bulan. Lagu ini muncul di TV, radio, dan bahkan membuat Daoko, yang muncul baru-baru saja ini, muncul pada billboard di Shibuya Crossing. Lagu ini hanya menduduki peringkat 9 di Oricon, tapi di lanskap musik Jepang yang baru, berada di peringkat 9 bukanlah tanda-tanda sukses.

Advertisement

Event

AKEMI ID SIAP GELAR ‘KEMISTAGE VOL. 1: THE BEGINNING’, AWAL BARU PERTUNJUKAN KONSEPTUAL BERKALA DI ZONA KOREA

Published

on

Akemi Id Siap Gelar ‘kemistage Vol. 1: The Beginning’, Awal Baru Pertunjukan Konseptual Berkala Di Zona Korea

www.gwigwi.com – JAKARTA, 19 MEI 2026 – Girl group independent asal Jakarta, Akemi ID, secara resmi mengumumkan gelaran pertunjukan mandiri terbaru mereka yang bertajuk “Kemistage Vol. 1: The Beginning”. Acara ini akan diselenggarakan pada Minggu, 31 Mei 2026, bertempat di Zona Korea, Mangga Dua Square, Jakarta, dengan gerbang utama (Open Gate) yang akan dibuka tepat pukul 12.00 WIB.

Berbeda dengan rangkaian konser mandiri yang pernah diadakan sebelumnya, Kemistage hadir sebagai gebrakan baru Akemi ID dalam menyajikan rangkaian pertunjukan konseptual yang akan digelar secara berkala setiap dua bulan sekali. Melalui edisi perdana bertajuk “The Beginning”, Akemi ID akan membawa para penggemar masuk ke dalam era baru group yang lebih intim, matang, dan sarat akan konsep visual yang segar.

Dalam pertunjukan berdurasi 2,5 jam ini, Akemi ID dijadwalkan akan membawakan deretan lagu original mereka, penampilan khusus dari Trainee terbaru, hingga sesi interactive games interaktif di atas panggung. Rangkaian acara kemudian akan ditutup dengan sesi Meet & Greet eksklusif berupa sesi foto dua arah (Ceki session) antara member dan para pengunjung.

Untuk menjaga keintiman jalannya acara, pihak manajemen menerapkan batasan kuota yang sangat eksklusif, di mana hanya tersedia 24 kursi prioritas bagi penonton tercepat, sementara area lainnya dialokasikan sebagai standing area. Pembelian tiket Pre-Order (PO) telah dibuka dengan harga Rp 50.000,- yang sudah mencakup akses All Day Pass serta merchandise eksklusif. Pihak manajemen juga menyediakan opsi tiket On The Spot (OTS) pada hari-H dengan harga Rp 60.000,-.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas basis penggemar, manajemen Akemi ID memberikan program khusus berupa potongan harga tiket sebesar Rp 5.000,- bagi para pengunjung yang dapat menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) resmi Kemifirst, baik dalam bentuk fisik maupun digital pada saat registrasi ulang di lokasi.

Informasi lebih lanjut mengenai registrasi tiket Pre-Order dan pembaruan berkala mengenai Kemistage Vol. 1: The Beginning dapat diakses melalui akun Instagram resmi @akemiofficial_id atau melalui tautan formulir pendaftaran di https://forms.gle/jbfeYjF4XBy5e7Hr7.

Kontak Akemi

Web: mez.ink/akemi.official

Instagram: https://www.instagram.com/akemiofficial.id/

Facebook: https://www.facebook.com/akemiofficial.id

TikTok: https://www.tiktok.com/@akemiofficial.id

Youtube: https://www.youtube.com/@akemiofficial2756

Spotify: https://open.spotify.com/artist/0dwjZ0qHyZxRynpZFycg01

Whatsapp: 08551614433

Akemi Id Siap Gelar ‘kemistage Vol. 1: The Beginning’, Awal Baru Pertunjukan Konseptual Berkala Di Zona Korea

Akemi Id Siap Gelar ‘kemistage Vol. 1: The Beginning’, Awal Baru Pertunjukan Konseptual Berkala Di Zona Korea

Continue Reading

Music

Bawa Seluruh Katalog Musik ke Platform Streaming, Ae! Juga Rilis MV Single Terbaru

Published

on

By

Bawa Seluruh Katalog Musik Ke Platform Streaming, Ae! Group Juga Rilis Mv Single Terbaru

www.gwigwi.com –

Memadukan kepiawaian musik hard rock yang unik dengan energi jenaka khas daerah asal mereka di Kansai (Jepang Barat), Ae! group sukses menggebrak industri musik pada Mei 2024 lewat single debut mereka, “<> BEGINNING”, yang berhasil menduduki puncak tangga lagu.

Baru saja pada Februari lalu, grup ini merilis album kedua mereka yang bertajuk “Runway”. Album tersebut langsung melesat ke posisi No. 1 di Oricon Weekly Album Charts dengan mencetak rekor penjualan minggu pertama tertinggi sebanyak 321.000 poin—angka yang melampaui penjualan album pertama mereka, “D.N.A.”.

Kabar gembiranya, setelah sekian lama hanya tersedia dalam bentuk fisik CD di Jepang, seluruh katalog musik Ae! group kini akhirnya bisa dinikmati oleh para penggemar di seluruh dunia serta pencinta musik J-Pop melalui platform streaming seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan lainnya kapan saja dan di mana saja.

Berikut adalah daftar lengkap katalog musik Ae! group yang kini sudah bisa didengarkan secara streaming:

  • Single ke-1: <> BEGINNING (Rilis asli: 15 Mei 2024)

  • Single ke-2: Gotta Be (Rilis asli: 9 Oktober 2024)

  • Album ke-1: D.N.A. (Rilis asli: 18 Februari 2025)

  • Single ke-3: Chameleon (Rilis asli: 18 Juni 2025)

  • Album ke-2: Runway (Rilis asli: 25 Februari 2026)

Selain katalog di atas, lagu utama dari single ke-4 mereka yang akan datang, “DEKOBOKO LiFE” (mulai dijual pada 17 Juni), kini juga sudah tersedia untuk diunduh dan di-stream. Membawa nuansa yang ceria dan sangat menggemaskan, lagu ini terpilih sebagai lagu tema (theme song) untuk film layar lebar “Mr. Osomatsu 2” yang akan tayang di bioskop pada 12 Juni. Dalam sekuel film adaptasi komik populer tersebut, para anggota Ae! group akan beradu akting bersama talenta-talenta berbakat lainnya dari STARTO ENTERTAINMENT.

Continue Reading

Music

Tomori Kusunoki Kembali Berkarier Usai Kontroversi Pernikahan, Dapat Dukungan Fans

Published

on

Tomori Kusunoki Kembali Berkarier Usai Kontroversi Pernikahan, Dapat Dukungan Fans

www.gwigwi.com –

Kabar terbaru datang dari dunia seiyuu Jepang. Tomori Kusunoki resmi mengumumkan kembalinya ia ke aktivitas musik setelah sempat vakum akibat tekanan yang muncul pasca pengumuman pernikahannya. Pengumuman ini disampaikan pada 13 April 2026 dan langsung menarik perhatian publik, khususnya para penggemar anime.

Sebelumnya, pada 1 Januari 2026, Tomori Kusunoki mengejutkan fans dengan kabar pernikahannya dengan kekasih yang telah dikenalnya sejak masa SMA. Ia membagikan kabar tersebut melalui sebuah catatan tulisan tangan yang menyentuh, sekaligus meminta agar privasi sang suami tetap dihormati oleh publik.

Namun, tidak semua reaksi berjalan positif. Sebagian penggemar fanatik justru memberikan respons negatif. Mereka merasa kecewa hingga menganggap keputusan tersebut sebagai “pengkhianatan” terhadap citra idola yang selama ini mereka bayangkan. Fenomena ini kembali memunculkan isu lama di industri hiburan Jepang, yaitu ekspektasi berlebihan terhadap kehidupan pribadi seorang idola.

Kontroversi pun semakin memanas di media sosial. Beberapa oknum bahkan melakukan tindakan ekstrem, seperti merusak merchandise karakter yang pernah diperankan oleh Kusunoki. Salah satu yang paling disorot adalah karakter Setsuna Yuki dari franchise Love Live!, yang menjadi salah satu peran ikoniknya.

Meski menghadapi tekanan besar, Tomori Kusunoki tidak sepenuhnya kehilangan dukungan. Banyak penggemar lain, khususnya dari komunitas otaku yang lebih luas, justru menunjukkan solidaritas. Mereka menilai bahwa keputusan untuk menikah adalah hak pribadi yang harus dihormati, serta tidak seharusnya memengaruhi apresiasi terhadap karya dan kariernya.

Kembalinya Kusunoki ke dunia musik menjadi sinyal bahwa ia siap melanjutkan kariernya dengan semangat baru. Dukungan dari fans yang memahami situasinya juga menjadi faktor penting dalam proses pemulihan tersebut.

Kasus ini kembali menyoroti dinamika unik dalam industri hiburan Jepang, di mana kehidupan pribadi seorang figur publik sering kali menjadi sorotan besar. Di sisi lain, hal ini juga membuka diskusi tentang batas antara profesionalitas dan privasi, serta bagaimana fans seharusnya menyikapi idola mereka secara lebih sehat.

Dengan kembalinya Tomori Kusunoki, banyak pihak berharap ia dapat terus berkarya tanpa tekanan berlebihan, sekaligus menjadi contoh bahwa seorang artis tetap bisa menjalani kehidupan pribadi tanpa harus kehilangan identitas profesionalnya.

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending