Connect with us

News

Selamat Datang iPhone 11 dan iPhone 11 Pro. Berikut Spesifikasi dan Harganya di Indonesia!

Published

on

GwiGwi.com – Apple baru saja mengumumkan perangkat terbarunya di Steve Jobs Theatre pagi ini yaitu iPhone 11 dan iPhone 11 Pro yang merupakan penerus dari lini iPhonenya. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini Apple menayangkan keynote mereka di YouTube dan juga website mereka sendiri. Seperti apa perangkat terhangat Apple ini? Berikut adalah detail, spesifikasi, dan harganya.

iPhone 11

Advertising
Advertising

iPhone XR sudah menjadi salah satu perangkat best-selling selama setahun terakhir dan memang merupakan versi yang lebih menarik daripada seri XS sebelumnya. Perangkat ini memiliki target “anak muda banget” dan memiliki konsep gabungan seperti iPhone 5C bercampur dengan iPhone SE dengan style-nya yang warna warni seperti 5C, namun memiliki kemampuan yang setara dengan kakaknya yang lebih besar. iPhone 11, mengikuti jejak XR dengan warna-warni yang nyentrik, namun tidak mengorbankan performa utama seperti SoC yang digunakan oleh perangkat ini, baterai yang juga mendapatkan upgrade serta fitur-fitur dan kualitas fotografi yang iPhone banget.

iPhone 11 ini akan ditenagai oleh Apple A13 Bionic sebagai SoCnya yang digadang sebagai prosesor tercepat dalam sebuah smartphone. Biasanya klaim ini bisa dibilang sangat benar, karena setiap tahunnya, SoC dari Apple memang walau tidak terbentuk dari the latest and the greatest dari industri SoC, Chip buatan Apple ini mampu melibas semua flagship Android yang ada di pasaran. Selain itu ada juga tambahan sebuah lensa baru untuk kameranya yaitu kamera Ultra-Wide, seperti trend yang sudah cukup lama beredar pada perangkat Android di pasaran. Dengan bergabungnya Lensa Ultra-Wide, iPhone 11 bisa jadi upgrade yang cukup worth-it dari iPhone XR yang bergantung hanya pada 1 buah lensa kamera saja.

Untuk urusan display, layarnya masih menggunakan LCD sama seperti iPhone XR, dengan bentang 6.1 inci dan masih bernama Liquid Retina display. Walau belum menggunakan layar OLED seperti kakanya dan pendahulunya seperti iPhone X, XS dan XS Max, sepertinya iPhone 11 ini tetap memiliki kualitas yang cukup oke dan sepertinya menjadi salah satu pembeda paling jauh selain kamera jika dibandingkan dengan iPhone 11 Pro.

Nantinya iPhone 11 ini akan dibanderol dengan harga mulai dari 699 USD atau setara dengan 9.8 Jutaan rupiah, yang membuatnya menjadi iPhone paling murah, bahkan dengan harga yang lebih murah juga jika dibandingkan dengan XR yang dibanderol dengan harga mulai dari 749 USD. Namun demikian, harga Indonesianya belum dapat dikonfirmasi saat ini karena memang belum akan mendarat di Indonesia.

iPhone 11 Pro dan 11 Pro Max

Penamaan dari iPhone 11 tahun ini memang sedikit aneh. Sehingga sepertinya Apple memutuskan untuk memberi nama iPhone 11 Pro dan 11 Pro Max sebagai penerus dari iPhone XS dan juga XS Max. iPhone 11 Pro memiliki beberapa upgrade yang cukup signifikan jika dibandingkan seri sebelumnya.

Sama seperti iPhone 11, 11 Pro dan 11 Pro Max memiliki SoC Apple A13 Bionic, sehingga seharusnya ketiganya memiliki performa yang serupa. Selain itu 11 Pro mendapatkan sedikit upgrade di segi layar dengan hadirnya Super Retina XDR” OLED display yang memiliki teknologi yang serupa dengan Pro XDR Display dari Apple yang sempat viral karena harga stand-nya.

Untuk soal Kamera, disinilah dimana 11 Pro menjadi menarik. Dengan setup Triple Camera, dimana selain Lensa Normal dan Telephoto, kali ini iPhone seri atas ini memiliki tambahan dengan lensa Ultra Wide, sama seperti iPhone 11. Memang setup kameranya sedikit membingungkan karena Apple memilih desain seperti fidget spinner tidak begitu simetris seperti biasanya dimana setupnya lurus kebawah atau kesamping (dan juga sudah dimiliki beberapa perangkat Android Flagship).

Untuk harga 11 Pro akan mulai dari 999 USD atau sekitar 14 Jutaan Rupiah, sedangkan 11 Pro Max akan mulai dibanderol dengan harga 1099 USD atau sekitar 15 Jutaan Rupiah.

Selain spesifikasi inti yang ada diatas, dimana keduanya menggunakan A13 Bionic, seluruh seri iPhone mendapatkan upgrade disegi baterai, dan digadang akan memiliki All Day Battery, walau hingga saat ini, belum diketahui berapakah ukuran baterainya.

Selain iPhone, ada Apple Watch Series 5, iPad 2019, Apple Arcade dan Apple TV+

Selain mengumumkan iPhone 11, Apple juga membagikan informasi seputar upgrade dari Apple Watch Seri 5 yang mendapatkan upgrade di segi optimalisasi dan fitur dimana sekarang Apple Watch dapat menyimpan lagu kedalamnya sehingga dapat langsung memutar lagu. Selain itu juga, Apple Watch sekarang bisa dipakai untuk mengangkat telephone.

Untuk iPad-nya, iPad generasi ke-7 memiliki bentang layar yang lebih luas, yaitu 10.2 Inci, dukungan smart keyboard dan juga Apple Pencil, serta yang menarik adalah harganya yang tetap di kisaran 329 USD.

Apple Arcade dan Apple TV+ menjadi service yang gencar diperkenalkan oleh Apple dengan adanya game-game berkualitas tinggi, serta Serial Film yang tak kalah menarik dari Original Series di Streaming Service lainnya.

Kedepannya seharusnya semua hal yang diumumkan oleh Apple hari ini akan dapat dijumpai di Indonesia juga terutama untuk seri iPhone-nya yang tentu akan menjadi Trending di Indonesia. Namun demikian, seluruh harga yang diberikan adalah estimasi dengan kurs Dollar yang ada saat ini, dan bisa saja berubah sesuai kenaikan atau penurunan kurs dan juga pajak yang berlaku.

Yang manakah yang bakalan membuat kalian Hype banget?

Advertisement

News

Arc System Works Dirikan Studio Takumi di Tokyo, Siapkan Game Fighting Baru

Published

on

By

Arc System Works Dirikan Studio Takumi Di Tokyo, Siapkan Game Fighting Baru

Arc System Works mengumumkan pembentukan studio pengembangan baru bernama Arc System Works Tokyo Studio “Takumi” pada 2 November 2026. Berlokasi di Urban Center Shinjuku, Tokyo, Jepang, studio ini dibentuk untuk memperkuat kapasitas produksi perusahaan sekaligus membuka peluang pengembangan proyek game baru.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Arc System Works untuk meningkatkan kemampuan pengembangan dan memperluas jangkauan produknya ke pasar internasional. Perusahaan berharap studio baru ini dapat membantu menghadirkan pengalaman bermain yang menarik bagi komunitas gaming di berbagai negara.

Studio Takumi Dukung Pengembangan Game Fighting Baru

Salah satu proyek yang akan mendapatkan dukungan adalah game fighting baru yang terpilih dalam program IP360 milik Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI).

Program tersebut dirancang untuk memberikan dukungan berskala besar dan berjangka panjang bagi industri konten Jepang agar mampu bersaing di pasar global. IP360 juga memiliki target ambisius, yakni meningkatkan nilai penjualan konten Jepang di luar negeri hingga 20 triliun yen pada 2033.

Keterlibatan Arc System Works dalam program ini membuka peluang bagi perusahaan untuk memperluas distribusi karya mereka ke audiens internasional. Meski demikian, detail mengenai game fighting yang dimaksud masih belum diungkapkan, termasuk judul, mekanisme pertarungan, platform, dan jadwal peluncurannya.

Fokus pada Kolaborasi dan Ekspansi Global

Arc System Works menempatkan Studio Takumi sebagai bagian strategis dari rencana pengembangan perusahaan. Selain memperbesar kapasitas produksi, studio ini diharapkan menjadi pusat kolaborasi yang mendukung penciptaan game dengan daya tarik lebih luas.

Pendekatan tersebut sejalan dengan ambisi perusahaan untuk menjangkau lebih banyak pemain di luar Jepang. Melalui penguatan tim dan kemampuan pengembangan, Arc System Works ingin menciptakan karya yang dapat diterima oleh komunitas internasional tanpa kehilangan kualitas pengalaman bermain yang menjadi perhatian utama mereka.

Pembentukan studio baru ini juga menunjukkan upaya perusahaan untuk mempersiapkan sumber daya tambahan dalam menghadapi proyek-proyek mendatang.

 

Arc System Works Buka Perekrutan Anggota Pendiri

Seiring persiapan operasional Studio Takumi, Arc System Works mulai meningkatkan aktivitas perekrutan untuk mencari kreator yang akan bergabung sebagai anggota pendiri.

Kesempatan tersebut ditujukan bagi talenta yang ingin terlibat dalam pembentukan tim pengembangan baru dan mendukung proyek-proyek perusahaan berikutnya. Informasi mengenai posisi yang tersedia serta proses pendaftaran dapat ditemukan melalui halaman rekrutmen resmi Arc System Works.

Untuk saat ini, belum ada pengumuman lebih lanjut mengenai identitas game fighting yang dikembangkan melalui program IP360. Informasi mengenai proyek tersebut dan rencana produksi Studio Takumi masih dinantikan oleh para penggemar.

Continue Reading

News

Activision Siapkan Subseri Baru Call of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare dan Black Ops?

Published

on

By

Activision Siapkan Subseri Baru Call Of Duty, Tinggalkan Pola Modern Warfare Dan Black Ops?

Activision dikabarkan mulai mempersiapkan subseri baru untuk franchise Call of Duty. Rencana ini muncul setelah perusahaan merilis game utama yang berfokus pada Modern Warfare dan Black Ops secara bergantian selama beberapa tahun terakhir.

Dalam wawancara bersama The Game Business, Chief Marketing Officer Activision, Tyler Bahl, mengonfirmasi bahwa perusahaan telah memulai persiapan awal untuk mengembangkan cabang baru tersebut. Langkah ini menjadi respons terhadap keinginan pemain yang mengharapkan pengalaman berbeda dari dua subseri yang selama ini mendominasi franchise.

Meski pengembangan awal telah dimulai, Activision belum mengungkapkan nama, latar cerita, mekanisme permainan, maupun perkiraan jadwal peluncurannya.

Call of Duty Butuh Arah Baru Setelah Lima Tahun

Jika melihat sejarah perilisan beberapa tahun terakhir, Call of Duty: Vanguard menjadi judul terakhir yang memperkenalkan subseri berbeda di luar Modern Warfare dan Black Ops. Game tersebut dirilis pada 2021, setelah Call of Duty: Black Ops Cold War pada 2020 dan sebelum Call of Duty: Modern Warfare II pada 2022.

Setelah itu, Activision kembali bergantian merilis judul dari kedua subseri tersebut. Pola ini membuat sebagian pemain menginginkan sesuatu yang lebih segar, baik dari segi konsep maupun pengalaman bermain.

Bahl menjelaskan bahwa ekspektasi pemain terus berkembang seiring perubahan industri game. Menurutnya, komunitas menginginkan pengalaman yang lebih baik, baru, atau benar-benar berbeda dari apa yang sudah mereka kenal.

Perbedaan latar, cerita, dan mekanisme permainan memang dapat memberikan variasi. Namun, perubahan tersebut belum tentu menghasilkan identitas yang cukup berbeda untuk memenuhi harapan seluruh pemain.

Subseri Baru Bisa Membawa Identitas Berbeda

Kehadiran subseri baru berpotensi memberi Activision ruang untuk bereksperimen dengan pendekatan yang tidak sepenuhnya terikat pada formula Modern Warfare maupun Black Ops.

Namun, belum ada informasi apakah proyek ini akan mengambil latar perang yang berbeda, memperkenalkan karakter baru, atau menghadirkan perubahan besar pada gameplay. Semua kemungkinan tersebut masih belum dapat dipastikan sebelum Activision mengungkap detail resmi.

Jika dikembangkan lebih jauh, proyek ini juga dapat menjadi kesempatan bagi franchise Call of Duty untuk memperluas identitasnya tanpa harus meninggalkan elemen inti yang selama ini dikenal pemain.

Modern Warfare 4 Dikabarkan Menutup Cerita Sejak 2019

Di sisi lain, Call of Duty: Modern Warfare 4 disebut dijadwalkan hadir pada 2026 dan akan melanjutkan pola perilisan yang sudah berjalan. Menurut keterangan Bahl, game tersebut juga akan mengakhiri rangkaian cerita yang dibangun oleh subseri Modern Warfare sejak kebangkitannya pada 2019.

Meski demikian, belum diketahui bagaimana rencana tersebut akan berhubungan dengan pengembangan subseri baru. Activision belum menjelaskan apakah proyek anyar itu akan diperkenalkan setelah cerita Modern Warfare berakhir atau dikembangkan secara paralel.

Untuk saat ini, informasi yang tersedia baru sebatas konfirmasi bahwa persiapan awal subseri baru telah dimulai. Penggemar masih perlu menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui arah berikutnya dari franchise Call of Duty.

 

Continue Reading

News

PS5 Bakal Punya Hub Anime Khusus dari Sony dan Crunchyroll

Published

on

By

Ps5 Bakal Punya Hub Anime Khusus Dari Sony Dan Crunchyroll

Pengguna PlayStation 5 nantinya akan memiliki tempat khusus untuk menemukan berbagai konten yang berkaitan dengan anime. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll mengumumkan kolaborasi untuk menghadirkan sebuah anime hub di PS5.

Fitur baru tersebut dirancang sebagai ruang bagi pemain untuk menemukan anime sekaligus game yang terinspirasi dari anime. Meski nama resmi hub ini belum diumumkan, Sony dan Crunchyroll menargetkan peluncurannya pada musim semi 2027.

Informasi lebih lengkap mengenai fitur serta layanan yang ditawarkan dijanjikan akan diumumkan menjelang peluncurannya.

Jadi Tempat Menemukan Anime dan Game

Anime hub ini akan menjadi bagian dari ekosistem PS5 yang mempertemukan dua komunitas besar, yaitu penggemar anime dan gamer.

Melalui fitur tersebut, pemain nantinya dapat menemukan game yang menggunakan karakter atau dunia dari anime favorit mereka. Di sisi lain, hub ini juga diharapkan menjadi sarana untuk menemukan franchise baru yang sebelumnya belum dikenal oleh pengguna.

Selain menjadi pusat penemuan konten, hub tersebut juga akan memberikan akses yang lebih mudah menuju Crunchyroll.

Kehadirannya akan melengkapi aplikasi Crunchyroll yang saat ini sudah tersedia di PS5. Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat menikmati berbagai tayangan anime, mulai dari episode terbaru, film, seri klasik, hingga konten populer lainnya.

Bagian dari Kolaborasi Sony dan Crunchyroll

Presiden Crunchyroll Rahul Purini menyebut kehadiran hub baru ini sebagai langkah berikutnya dalam kerja sama antara Crunchyroll dan Sony Interactive Entertainment.

Menurutnya, pengembangan fitur tersebut sejalan dengan upaya Crunchyroll untuk menghadirkan pengalaman anime di tempat yang memang sudah sering dikunjungi oleh para penggemarnya.

Kolaborasi antara kedua perusahaan sendiri bukanlah sesuatu yang baru. Crunchyroll telah memiliki integrasi dengan ekosistem PlayStation melalui layanan streaming dan berbagai inisiatif terkait keanggotaan.

Dengan anime hub mendatang, hubungan antara konten anime dan gaming di platform PlayStation akan semakin diperluas.

Sony Terus Perluas Konten Anime di PlayStation

Pengumuman ini juga menunjukkan bagaimana Sony terus memperkuat kehadiran anime dalam ekosistem hiburannya.

Pada 2025, Sony turut mengumumkan proyek anime Ghost of Tsushima: Legends yang dijadwalkan hadir melalui Crunchyroll pada 2027.

Sementara itu, anime hub untuk PS5 masih belum memiliki nama resmi. Sony Interactive Entertainment dan Crunchyroll dijadwalkan mengungkap lebih banyak informasi sebelum fitur tersebut meluncur pada musim semi 2027.

Bagi penggemar anime sekaligus pengguna PS5, fitur ini berpotensi menjadi salah satu tempat baru untuk menemukan rekomendasi anime dan game dalam satu ekosistem.

 

Continue Reading

Interview on GwiGwi

Join Us

Subscribe GwiGwi on Youtube

Trending